Menjalani hidup di zaman yang serba pintar; hape pintar, tivi pintar, cucian pintar, dapur pintar, hingga orang pintar (dukun/paranormal), Wak Lah hinggap panik dan gelisah. Melalui kedua sifat yang kurang baik itu, menjelma serumpun ancang-ancang untuk menyelamatkan aset—tak pintar—yang sebagian kecil pernah populer di jagat “istimewa” ini. 961 more words