<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>penabur &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/penabur/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "penabur"</description>
	<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 08:53:42 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Penabur Kasih di Korea (Rm Maryo SJ)]]></title>
<link>http://ratnaariani.wordpress.com/?p=1127</link>
<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 03:28:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
<guid>http://ratnaariani.id.wordpress.com/2008/09/20/penabur-kasih-di-korea-rm-maryo-sj/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah” &#8211;Pesta St Andreas Ki]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>"Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah” --Pesta St Andreas Kim Taegon, </strong><span style="font-size:11pt;">mam, dan Paulus Chong Hasang dkk, martir Korea,</span><a href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/53/Saintandrewkim.jpg/180px-Saintandrewkim.jpg"><img class="alignleft" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/53/Saintandrewkim.jpg/180px-Saintandrewkim.jpg" alt="" width="149" height="206" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Para martir dari Korea yang kita kenangkan hari ini adalah seorang imam pribumi dan awam-awam. Andreas Kim Taegon meninggal dunia sebagai martir sebagai imam muda, baru setahun ditahbiskan sebagai imam, sedangkan Paulus Chong Hasang adalah seorang katekis. Mereka telah memperoleh karunia Allah melalui atau dengan pelayanan para misionaris dari Prancis dan terpanggil untuk menjadi penabur-penabur kasih karunia Allah atau Warta Gembira kepada saudara-saudarinya di Korea. Kerja keras pelayanan mereka karena rahmat Allah menghasilkan buah yang sungguh menggembirakan: sampai kini banyak orang Korea terpanggil untuk mengikuti atau murid-murid Yesus. Kita semua dipanggil untuk menabur ‘benih-benih’ kasih karunia atau warta gembira kepada sesama dan saudara-saudari kita di dalam hidup sehari-hari. Kami percaya bahwa dalam diri setiap manusia atau orang ada kerinduan atau dambaan untuk hidup bahagia dan sejahtera alias memiliki hati yang terbuka untuk diajak hidup berbahagia dan sejahtera, hatinya merupakan tanah subur yang siap sedia untuk ditaburi benih-benih hidup bahagia dan sejahtera. </span><!--more--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Maka marilah dalam berbagai cara hidup dan cara bertndak kita dimanapun dan kapanpun dengan rendah hati senantiasa menaburkan benih-benih hidup bahagia dan sejahtera, yaitu nilai-nilai atau keutamaan-keutamaan hidup, misalnya : ‘bekerja keras, berani memikul resiko, berdisiplin, beriman, berhati lembut, berinisiatif, berpikir matang, berpikiran jauh ke depan, bersahaja, bersemangat, bersikap konstruktif, bersyukur, bertanggungjawab, bertenggang rasa, bijaksana, cerdik, cermat, dinamis, efisien, gigih, hemat, jujur, berkemauan keras, kreatif, kukuh hati, lugas, mandiri, mawas diri, menghargai karya orang lain, menghargai kesehatan, menghargai waktu, pemaaf, pengabdian, pengendalian diri, produktif, rajin, ramah tamah, rasa kasih sayang,rasa percaya diri, rela berkorban, rendah hati, sabar, setia, sikap adil, sikap hormat, sikap tertib, sopan santun, sprotif, susila, tangguh, tegas, tekun, tetap janji, terbuka, ulet” (Prof Dr Edi Sedyawati/edit: Pedoman Penanaman Budi Pekerti Luhur, Balai Pustaka- Jakarta 1997)</span><br />
<span style="font-size:11pt;"><br />
·   “Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan. Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah” (1Kor 15:43-44). Kutipan ini bagus untuk menjadi permenungan atau refleksi kita. “Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah’, demikian peringatan Paulus. Menaburkan tubuh alamiah rasanya berarti bekerja keras melayani sesama dan saudara-saudari sesuai dengan tugas perutusan atau pekerjaan atau fungsi dan jabatan kita masing-masing. Dari kerja keras melayani akan tumbuh dan lahirlah keutamaan-keutamaan atau nilai-nilai kehidupan yang menggairahkan, membangkitkan atau menghidupkan sebagaimana saya kutipkan di atas. Penghayatan nilai-nilai atau keutamaan-keutamaan diatas memang harus disertai dengan kerja keras, yang pada gilirannya nilai-nilai atau keutamaan-keutamaan tersebut akan semakin diperdalam dan diteguhkan, itulah kiranya makna dari ‘yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah’. Salib dan kebangkitan tidak dapat dipisahkan, pada saat disalibkan/dipanggi l Tuhan pada saat itu juga dibangkitkan; di dalam kerja keras melayani di situ pula kebahagiaan dinikmati. Marilah kepada anak-anak kita bina dan didik untuk kerja keras melayani, tentu saja butuh keteladanan atau kesaksian dari orangtua atau orang dewasa dalam kerja keras melayani.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong>===============================================================<br />
</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;">Bacaan : </span><span style="font-size:10pt;">Luk 8:4-15</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;">“Ketika orang banyak berbondong-bondong datang, yaitu orang-orang yang dari </span></em><em><span style="font-size:10pt;">kota</span></em><em><span style="font-size:10pt;"> ke </span></em><em><span style="font-size:10pt;">kota</span></em><em><span style="font-size:10pt;"> menggabungkan diri pada Yesus, berkatalah Ia dalam suatu perumpamaan: "Adalah seorang penabur keluar untuk menaburkan benihnya. Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu diinjak orang dan burung-burung di udara memakannya sampai habis. Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, dan setelah tumbuh ia menjadi kering karena tidak mendapat air. Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, dan semak itu tumbuh bersama-sama dan menghimpitnya sampai mati. Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, dan setelah tumbuh berbuah seratus kali lipat." Setelah berkata demikian Yesus berseru: "Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!" Murid-murid- Nya bertanya kepada-Nya, apa maksud perumpamaan itu. </span></em><em><span style="font-size:10pt;">Lalu</span></em><em><span style="font-size:10pt;"> </span></em><em><span style="font-size:10pt;">Ia</span></em><em><span style="font-size:10pt;"> menjawab: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti</span></em><span style="font-size:10pt;">.”<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tidak ada yang adil]]></title>
<link>http://cs1912.wordpress.com/2008/09/15/tidak-ada-yang-adil/</link>
<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 13:52:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>cs_1912</dc:creator>
<guid>http://cs1912.id.wordpress.com/2008/09/15/tidak-ada-yang-adil/</guid>
<description><![CDATA[Apa maksudnya &#8220;tidak ada yang adil?&#8221;
Sebelumnya, hari ini pas saya sekolah ada ulangan m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Apa maksudnya "tidak ada yang adil?"</p>
<p>Sebelumnya, hari ini pas saya sekolah ada ulangan matematika bab peluang. Ada satu nomor yang saya kira sudah bener 100% eh malah ternyata salah 100%. Padahal cuma hitung-hitungan pecahan biasa yang kalau nggak bisa sih sebenarnya lucu. Tapi ya apa daya sudah salah, tidak apa-apa yang penting masih tuntas.</p>
<p>Kembali ke konteks "tidak ada yang adil". Sepertinya, kalau dipikir-pikir sih angkatan science club smak1 angkatan saya agak-agak swt. Soalnya Yayasan PENABUR mau mengambil alih kepemimpinan dan kepengurusan atas science club. Maksudnya adalah Yayasan PENABUR ingin ikut campur dalam urusan science club ini. Saya diberitahu bahwa mereka ingin mengurus semua aspek dari science club ini, mulai dari pendaftaran, tes masuk, termasuk tim pengajar setiap mata pelajaran. Jadi ya apa daya, rencana saya ingin datang setiap Sabtu dengan maksud ingin mengajar astronomi (dan juga pengen buang stres akibat belajar di sekolah) sudah hancur lebur. Kalau dipikir-pikir sih tetap mau ikut klub astronomi, tapi kalau mendengar yayasan PENABUR yang urus, saya jadi mikir 2 kali buat ikut atau nggak. Ada pengalaman Yayasan sudah pernah menjalankan rencana yang mirip seperti ini 2 tahun yang lalu dan ternyata rencana 2 tahun yang lalu tersebut gagal total. Entah tahun ini. Kalau berhasil ya bagus, kalau tidak ya sudahlah. Apa daya saya sebagai murid. :(</p>
<p>Btw, ada yang tahu nggak kapan sih pelatnas astronomi dimulai? Kayanya kita paling nggak jelas kabarnya bagaimana. Saya nggak dapet info dari para petinggi astronomi dari Bandung sana, padahal mapel lain sudah mulai direncanakan. Biologi misalnya, kira-kira pertengahan Oktober mereka sudah mulai menjalankan pelatihan di ITB.</p>
<p>Tapi, walaupun "tidak ada yang adil", tetap saja pasti akan muncul juga keadilan tersebut entah kapan. Ditunggu saja :D</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dikecewakan BPK PENABUR Internasional]]></title>
<link>http://cs1912.wordpress.com/?p=260</link>
<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 14:50:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>cs_1912</dc:creator>
<guid>http://cs1912.id.wordpress.com/2008/09/09/dikecewakan-bpk-penabur-internasional/</guid>
<description><![CDATA[Permasalahan diawali saat mendaftarkan anak saya untuk melanjutkan sekolah di kelas VII di sekolah B]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Permasalahan diawali saat mendaftarkan anak saya untuk melanjutkan sekolah di kelas VII di sekolah BPK PENABUR Internasional Kelapa Gading Jakarta Utara, tahun ajaran 2008/2009.</p>
<p>Saat pendaftaran, pihak sekolah memberikan spesifikasi/keterangan/janji, antara lain proses belajar berlangsung hingga pukul 12.00 untuk sertifikasi Cambridge saja atau pukul 14.00 bagi yang mengikuti pelajaran tambahan sesuai muatan lokal.</p>
<p>Guru yang mengajar adalah <em>native speaker </em>atau ekspatriat dengan sertifikasi Cambridge. Jumlah guru adalah dua guru per kelas, masing-masing satu guru utama yang <em>native/</em>ekspatriat dibantu satu guru lokal.</p>
<p>Ketika tahun ajaran dimulai, saya dikejutkan dengan pelaksanaan belajar-mengajar yang baru selesai pukul 16.35 belum termasuk ekstrakurikuler setiap hari Senin hingga Jumat. Setelah dihujani protes dari para orang tua murid, kemudian sejak 1 Agustus 2008, jadwal diubah menjadi pulang pukul 15.45.</p>
<p>Perubahan jadwal itu dilakukan dengan cara memotong jatah waktu istirahat siswa serta jam masuk sekolah dimajukan ke 07.15 dari 07.30. Lebih parah lagi, guru yang mengajar hanya satu guru/kelas dan sebagian bukan ekspatriat seperti yang dijanjikan. Bahkan beberapa guru tidak dapat berkomunikasi lisan secara baik dalam bahasa Inggris sebagaimana seharusnya di sekolah yang menggunakan kurikulum Cambridge dan menyatakan dirinya sekolah internasional.</p>
<p>Dalam perbincangan lewat telepon (15/8), Bapak Yadi dari yayasan dengan arogan menyatakan, memang mulai bulan Maret 2008 telah diputuskan tidak ada lagi sistem dua guru per kelas.</p>
<p>Ini tindakan sewenang-wenang setelah menerima uang registrasi (dibayarkan Februari 2008) sekian banyak terus melakukan perubahan sepihak tanpa mengindahkan janji yang diberikan pada saat penerimaan siswa. Ternyata yayasan/sekolah menghalalkan semua cara untuk mendapatkan siswa.<strong> </strong></p>
<p style="text-align:right;"><em>Sumber : Harian Kompas 9 September 2008 (Surat Pembaca)</em></p>
</blockquote>
<p>Saya terlihat kepo. Tapi menurut saya yang tadi pas pulang sekolah langsung baca koran, ada feeling-feeling lucu, geli, atau berbagai hal. Karena apa? Karena yang saya kutip adalah salah satu surat pembaca yang sudah saya ketik ulang (dengan sedikit perbaikan) tentang "Kekecewaan terhadap BPK PENABUR". Apa maksudnya? Baca ulang kutipan surat pembaca yang di atas.</p>
<p>FYI, BPK PENABUR ini adalah institusi yang sedemikian besar, yang mempunyai sekolah sampai ke provinsi Lampung, kota Cirebon, dll, yang sudah banyak mengirimkan anak-anak didiknya ke olimpiade kancah nasional atau internasional dan menghasilkan banyak medali dan penghargaan lainnya, yang salah satu sekolahnya (SMAK 1 PENABUR Jakarta) merupakan salah satu sekolah yang ada nama (baca : terkenal) di Indonesia.</p>
<p>Kalau menurut saya, saya yakin sudah banyak pihak yang merasa <em>gedeg</em> ama sikap BPK PENABUR. Eh ternyata ada juga yang berani "buka dosa" PENABUR. Keliatan deh belangnya sekarang.</p>
<p>Sekali lagi, maaf bagi kekepoan saya dalam mengekspos berita ini terlalu berlebihan, tetapi saya nggak peduli tuh :D.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penabur Computer Training]]></title>
<link>http://lennie2nd.wordpress.com/?p=292</link>
<pubDate>Sat, 26 Jul 2008 16:22:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>lennie2nd</dc:creator>
<guid>http://lennie2nd.id.wordpress.com/2008/07/26/penabur-computer-training/</guid>
<description><![CDATA[hmm.. blakangan ini gue bner2 such a lazy blogger, ngga mood banget  well, 4 hari kemaren (Senin - K]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>hmm.. blakangan ini gue bner2 such a lazy blogger, ngga mood banget :) well, 4 hari kemaren (Senin - Kamis, 21-24 Juli 2008), gue ikut pelatihan bersama BPK Penabur buat tim komputer yang mau ke OSN 2008. kebetulan taun ini cukup banyak juga yang lulus ke OSN dari BPK, yaitu Wilson, Adit (Jakarta), Reinhart (Bandung), dan Natan (Cirebon). 2 anak Cirebon dan 1 anak Bandung juga ikut dalam rangka persiapan buat OSN 2009. gue sendiri sih ikut sebagai penggembira aja :D</p>
<p>kita dilatih oleh Brian Marshal (IOI 2007), yang kebetulan lagi liburan, di SMAK 1 Bandung. di sana juga ketemu beberapa mahasiswa ITB yang dulu jadi asisten di Pelatnas I 2007. rombongan SMAK 1 Jakarta sendiri uda kayak parasit; makan siang dibayarin SMAK 1 Bandung, penginepan numpang SMAK 1 Cirebon... alhasil segala budget dari skolah dipake buat makan sepuas2nya :)</p>
<p>pelatiannya asik lah, apalagi jem gue masi jem liburan :) dan turned out berguna juga buat gue, buat refresh otak dan juga dapet banyak pengetahuan baru juga, nuntasin pelajaran2 pelatnas yang gue masi nggak ngerti. coding heap dan dijkstra n log n untuk pertama kalinya (embarrassed =(  )  selama dengerin Brian jelasin temen2 yang mau OSN, dalam hati gue mikir, gila mereka untung banget yaa.. coba dulu gue ada ginian (bete dalam hati :P )<br />
ah ya, satu hal yang ga kecapai di sana adalah : tidur puas!!! dalam 2 pelatnas sebelomnya, gue tidur uda kayak babi, bisa 10-11 jem sehari... dan gue pengen nglakuin itu juga tadinya pas pelatian kemaren. eh taunya villanya jauh, dah gitu tiep pulang dari smukie bandung pasti ngiter2 nyati hotspot dulu di mal :) alhasil selama di sana tidurnya jadi ngga ampe puas =( gapapa lah, jadi bisa kenal ama anak2 cacat dari cirebon (one big note : mesti sempet2in ke cirebon buat wisata kuliner!!!) lol, mereka ane2 banget :P</p>
<p>blogpost dari Gabriel ('manajer' tim komputer SMAK 1 Cirebon ) <a href="http://blog.gabrielsw.com/?p=12/" target="_blank">here </a>(with photos!)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penabur Goes To "Mandriva For Linux"]]></title>
<link>http://grumindo.wordpress.com/?p=20</link>
<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 04:16:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>grumindo</dc:creator>
<guid>http://grumindo.id.wordpress.com/2008/07/20/penabur-goes-to-mandriva-for-linux/</guid>
<description><![CDATA[Sekilas hal yang saya dapatkan dari Sekolah SMPK PENABUR KOTA MODERN &amp; Sekitarnya :
Lab. Kompute]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sekilas hal yang saya dapatkan dari Sekolah SMPK PENABUR KOTA MODERN &#38; Sekitarnya :</p>
<h3>Lab. Komputer SMP KOTA MODERN</h3>
<p>SMP KOTA MODERN mempunyai ruang laboratoriun Komputer yang berukuran kurang lebih 10 m X 8 m dimana didalamnya berisi 20 komuter untuk siswa , 1 komputer guru dan 1 komputer Server.</p>
<p>Mulai tahun ajaran baru 2008 - 2009 Lab. Komputer menggunakan program Mandriva for Linux sebagai Operating Systemnya menggantikan Microsoft Window XP.</p>
<p>Walaupun dengan perbandingan penggunaan 1 unit komputer untuk dua siswa dalam belajar namun siswa siswi tetap bersemangat belajar.<br />
Sebagai fasilitas pendukung ruangan dilengkapi dengan 2 unit penyejuk ruangan yaitu AC dengan kapasitas 2 PK yang dingin sehingga siswa siswi dapat betah belajar didalam ruangan sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan hasil yang memuaskan.</p>
<p>Bapak Ambardi dan Bapak Rig Heru Sudarwanto, sebagai guru IT yang telah berpengalaman dibidangnya telah siap membantu kemajuan belajar siswa-siswi di SMP KOTA MODERN. Disamping itu beliau juga telah siap sebagai guru pengajar juga siap mengembangkan sekolah dibidang IT, dan bersedia membantu teman-teman guru ataupun karyawan disekolah.</p>
<p><strong>Komentar saya untuk OS Penabur sekarang :</strong></p>
<ol>
<li>Saya lebih setuju jika menggunakan Ubuntu atau Windows Vista™</li>
<li>Tapi, LINUX dapat dipakai untuk belajar namun belum bisa berbuat apa-apa.<br />
Windows Vista dikarenakan karena harus bayar, sedangkan Linux FREE !!</li>
<li>Jika komentar ini dibaca mohon dipertimbangkan!!</li>
</ol>
<p>Salam,<br />
Glenn Rumindo</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Surat ga berani dikirim]]></title>
<link>http://budeg.wordpress.com/?p=12</link>
<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 02:25:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>budeg</dc:creator>
<guid>http://budeg.id.wordpress.com/2008/07/02/surat-ga-berani-dikirim/</guid>
<description><![CDATA[Surat Kaleng MO!!
Pesan: 	Jakarta, 28 Ferbuari 2008
Kepada
Yth Kepala Sekolah SMAK 1 BPK PENABUR
Jal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Surat Kaleng MO!!<br />
Pesan: 	Jakarta, 28 Ferbuari 2008<br />
Kepada<br />
Yth Kepala Sekolah SMAK 1 BPK PENABUR<br />
Jalan Tanjung Duren Raya 4<br />
Jakarta Barat</p>
<p>Dengan hormat,<br />
Saya sebagai murid dari XIA mau memberi pertanyaan kepada anda sebagai kepala sekolah dan mantan guru SMAK 1 BPK PENABUR, sebenarnya apakah fungsi guru di sekolah kita ini?<br />
Apakah guru di sekolah yang dibanggakan oleh banyak orang ini hanyalah bertugas untuk menerangkan secara sangat general atau mendasar, lalu mengajak murid untuk maju ke depan dan membuat soal yang telah dijadikan pekerjaan rumah dan tidak menerangkannya kembali dengan jelas?<br />
Lalu dengan mudahnya membuat soal ulangan dengan tipe yang sangat berbeda dan dengan banyak jumlahnya, tidak memikirkan waktu yang membatasi. Apakah efisien untuk guru memeriksa pekerjaan rumah siswa-siswi perorangan sewaktu proses belajar mengajar berlangsung, membuat berkurangnya setengah jam dari proses itu sendiri? Apakah berguna apabila sang guru menceritakan kehidupannya sendiri atau becerita tentang pertandingan bola sewaktu proses belajar mengajar masih berlangsung? Apakah menyuruh murid ( sesuai tanggal atau skor bola terkini yang sesuai dengan nomor absen murid ) untuk maju mengerjakan soal bukan dilihat dari kemampuan dan perkembangan si murid itu sendiri adalah sesuatu yang layak? Apakah menjadi seorang yang tidak higienis ( bermuncratan saliva-nya sewaktu berbicara, bermulut bau, berketombe banyak, berbau badan ) adalah sesuatu yang penting dalam hal pengajaran? Apakah dibenarkan dalam pengguruan untuk mengancam murid untuk mengurangi nilai, sewaktu guru tersebut merasa dipojokkan? Apakah layak bagi seorang guru untuk berlambat-lambat masuk ke kelas, padahal seharusnya ulangan telah dimulai? Apakah benar seorang guru mengajar dengan sangat berbedanya di kelas yang berbeda-beda, dengan menerangkan sesuatu sampai selesai di kelas satu sehingga semua murid mengerti dan tidak menerangkan bagian tersebut di kelas lain? Apakah layak apabila seorang guru menilai berdasarkan diri sendiri ( semaunya<br />
saja, tanpa standar tertentu ) dengan membedakan nilai untuk seorang siswi dan seorang siswa? Apakah dibenarkan untuk seorang guru wakil mengancam seperti,<br />
“Lu dari tadi, Gw Lempar juga lu!!” kepada salah satu muridnya, hanya karena dia tidak menghapus papan? Apakah benar seorang guru menyuruh muridnya untuk menggosokkan lap yang telah terkontaminasi ke tangannya sendiri, hanya karena murid tersebut tidak membawa lap untuk praktikum dan harus meminjammnya kepada seorang ‘cleaning service’. Apakah menurut anda seorang guru berkemampuan untuk mengajar apabila ulangan ulang yang diberikan kepada murid hanya meloloskan 5 murid daripada 32 murid di suatu kelas? Apakah benar apabila seorang guru tadi tidak memberikan ulangan ulang , bahkan remedial ulang untuk kelas tersebut?</p>
<p>PS: Sekolah brengsek!!!!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[IPA? IPS? Yang Mana Yang Lebih Baik?]]></title>
<link>http://cs1912.wordpress.com/2008/06/07/ipa-ips-yang-mana-yang-lebih-baik/</link>
<pubDate>Sat, 07 Jun 2008 12:06:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>cs_1912</dc:creator>
<guid>http://cs1912.id.wordpress.com/2008/06/07/ipa-ips-yang-mana-yang-lebih-baik/</guid>
<description><![CDATA[Yep, buat semua anak SMAK PENABUR hari ini (tepatnya sih kemaren) adalah hari terakhir buat mereka y]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Yep, buat semua anak SMAK PENABUR hari ini (tepatnya sih kemaren) adalah hari terakhir buat mereka yang ada remedial ulangan umum (kalau ada yang ulangan umumnya di remedial). Buat SMAK 1 sendiri sih masih ada ampe hari Senin. Remedial Matematika, Bahasa Asing, Sejarah, dll. Saya tidak punya jadwalnya.</p>
<p>Oke, saya mau bicara tentang masuk IPA atau IPS. Sebelum itu, jadwal saya selama bulan ini tuh libur sampai tanggal 14 Juli. Nanti tanggal 13 Juni kami semua dibagi rapor oleh sekolah. Ini rapor penentuan masuk IPA atau IPS. Kalau di SMAK 1 sih, penentuan masuk IPAnya itu pelajaran <em>major </em>IPAnya (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi) nggak boleh ada yang lebih rendah daripada 60, khusus kimia 65, lalu Afektif nggak boleh ada yang D. Selain itu jumlah minimal nilainya pun harus 275, cukup berat? Bagi yang sekolah di SMAK 1, hal yang ringan pun bisa terasa sangat berat. Well, bayangkan saja kita ulangan umum fisika saja sampai harus ada ulangan umum ulang. Lalu untuk jurusan IPS, pelajaran <em>major </em>IPSnya tidak boleh ada yang lebih rendah daripada 65, lalu Afektif juga tidak boleh ada yang D dan jumlah minimal nilainya harus 260. Sepintas terlihat lebih mudah daripada IPA, padahal sama saja tuh. Bagi yang punya daya ingat <strong>sesaat </strong>yang tidak cukup bagus, maka ini akan menjadi kendala. Saya sendiri termasuk salah satunya. Saya remedial sejarah, padahal saya menargetkan tidak ada remedial ulangan umum untuk semester ini. Sayang sekali.</p>
<p>Sekarang masalahnya adalah pilihan anak-anak SMA kelas X untuk kelas XI nantinya apakah mau mengambil jurusan IPA/IPS? Memang pada dasarnya IPA dan IPS merupakan suatu hal yang berbeda dan bertolakbelakang tapi IPA dan IPS merupakan 2 jurusan yang saling melengkapi. Jadi tidak ada IPA maka tidak ada IPS dan juga sebaliknya. Buat yang mau masuk IPA berarti harus siap menerima cekokan rumus-rumus yang sangat banyak jumlahnya dan juga siap-siap cari bimbingan belajar kalau nggak terlalu bisa terima. Kalau yang mau masuk IPS, berarti harus berani tidur malam kalau misalnya ada ulangan yang sekali ulangan tuh bisa 50 halaman.</p>
<p>Untuk masalah pendidikan lanjut pada nantinya, kita bisa lihat bahwa jurusan IPS memiliki pilihan untuk kuliah yang lebih sedikit. Singkat kata, lulusan IPA bisa masuk jurusan IPA dan IPS pada kuliah sedangkan sebaliknya tidak. Jurusan IPS tidak bisa masuk IPA, tetapi ada beberapa universitas di Indonesia dan di luar negeri yang bisa menerima hal-hal seperti ini, dengan syarat mereka harus mengikuti tes seperti anak-anak lain.</p>
<p>Masalahnya sekarang banyak anak-anak yang memilih jurusan IPA karena gengsi. Saya punya teman, pas saya tanya dia kenapa dia mau masuk SMAK 1, dia bilang karena gengsi pada temannya. Hal ini bisa menjadi sandungan buat dia karena dia masuk sini bukan untuk belajar yang benar tapi malah buat gengsi-gengsian, salah kan? Di sisi yang lain, katanya IPA adalah jurusan yang emang benar-benar udah pasti sukses. Padahal nggak kok. Ada tukang becak lulusan D3 Elektro di UGM. Sedangkan yang tidak sekolah saja bisa berinvestasi dan punya uang banyak. Jadi silahkan dipikirkan, IPA bukanlah jurusan yang menjanjikan kesuksesan 100% dan IPS juga bukan sebuah jurusan yang suram dan tidak ada masa depan. Salah besar.</p>
<p>Faktanya, nanti di lapangan anda akan melihat bahwa justru lulusan IPS lah yang akan duduk di atas, kantor yang full AC melihat anak-anak buahnya yang jurusan IPA bekerja di lapangan. Ya kan?</p>
<p>Pilihan anda adalah masa depan anda, jadi pilihlah yang benar, jangan sampai anda jatuh pada pilihan yang salah dan akhirnya hancur. Good luck with your choice. Satu lagi, jangan ikut-ikut teman kalau pilih jurusan.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Akhirnya selesai juga..]]></title>
<link>http://wangsacl.wordpress.com/?p=113</link>
<pubDate>Fri, 14 Mar 2008 03:10:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ivan Wangsa C.L.</dc:creator>
<guid>http://wangsacl.id.wordpress.com/2008/03/14/akhirnya-selesai-juga/</guid>
<description><![CDATA[Yak, ditayangkan di TRANS TV setiap hari Minggu jam 19.00 WIB, inilah TV Show yang baru pertama kali]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Yak, ditayangkan di TRANS TV setiap hari Minggu jam 19.00 WIB, inilah TV Show yang baru pertama kali ditayangkan di Indonesia... Akhirnya selesai juga!! (lho?)</p>
<p>Apanya c yang selesai?</p>
<p>Try Out nya selesai!</p>
<p>Barusan aja beres TO Biologi se-Penabur, yang mengerikan...</p>
<p>Tapi....</p>
<p><!--more Baca Selanjutnya... --></p>
<p>Sabtu masi ada TO Paguyuban II!!! Arrggghhhhh....</p>
<p>I hate this!!!</p>
<p>Gue sudah ujian berturut-turut tanpa henti dari Ujian Semester V Aksel, TO I Paguyuban, TO I DKI, TO US Penabur, dan sekarang bakal TO II Paguyuban!!!</p>
<p>Apa mereka ga punya rasa kasihan ya?</p>
<p>Seolah-olah pura-pura ga tau apa-apa.</p>
<p>Lanjutan dari TO II Paguyuban, itu ada Ujian Praktek, TO II DKI, UN, US!!!</p>
<p>Bisa-bisa gila deh gue.</p>
<p>OK, segini dulu.</p>
<p>Sebagai penutup, ada lagu dari Selingkuh Band, judulnya Kangen.</p>
<p>Kebalik ya? Dari Kangen Band, judulnya selingkuh :oops:</p>
<p>Dan lagu ini dipake buat nunjukkin kalo syair memang dipake sampe sekarang oleh guru BI kita tercinta, Daniel Daulat Duli Tuanku Machriba.</p>
<p align="center"><b>Selingkuh - Kangen Band</b></p>
<p align="left">Pacarku kamu tukang batu<br />
Badanmu lebar kayak pintu<br />
Pacarku kamu jangan malu<br />
Mukamu keras kayak batu</p>
<p align="left"><b>Reff:</b><br />
Tapi kamu tak berbulu<br />
Kayak hantu lawang sewu</p>
<p align="left">Pacarku kamu memang ayu<br />
'Palamu bulat kayak batu<br />
Pacarku kumismu seribu<br />
Tapi rambutmu tinggal satu</p>
<p align="left">&#160;</p>
<p align="left">P.S. : Lagu ini dimain-mainkan secara sempurna oleh Teamlo! :mrgreen:</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kombinasi Melelahkan]]></title>
<link>http://kevinalexander.wordpress.com/?p=9</link>
<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 04:45:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>zeroalpha112</dc:creator>
<guid>http://kevinalexander.id.wordpress.com/2008/02/23/kombinasi-melelahkan/</guid>
<description><![CDATA[Sekarang lagi Ulangan Umum, masih bisa dikendalikan, tetapi yang bikin pusing adalah: pada saat kita]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang lagi Ulangan Umum, masih bisa dikendalikan, tetapi yang bikin pusing adalah: pada saat kita lagi pusing-pusingnya UUB, sekolah malah bikin try out UN! Gila, gila. Udah gitu, bentar lagi ada ujian musik lagi, triple deh jadinya. Nah, maka itu gw cari kesenangan dulu dengan ngeblog, sebelum undang-undang berbahaya (UUB) dilanjutkan.<br />
YAh, setidaknya dikit lagi selesai.<br />
Udah dulu y.</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
