Sesekali saja presiden datang berkunjung, belum tentu sekali dua bulan. Selepas itu tak nampak satu kegiatanpun dalam Istana. Bangunan tua itu diam saja. Tidak begitu di sekitaran. Malam selalu meriah… lagi →
De Te Fabula Narraturnarratur wrote 6 months ago: Sesekali saja presiden datang berkunjung, belum tentu sekali dua bulan. Selepas itu tak nampak satu … more →
narratur wrote 1 year ago: Pagi ini langit menyenandungkan sendu kembali. Awan gelap bertumpuk-tumpuk bikin udara pagi yang b … more →
narratur wrote 1 year ago: …Disini tak ada nasib. Tak ada nasib yang mirip putaran roda. Orang bekerja cuma buat hidup. T … more →
narratur wrote 1 year ago: Di sebuah pertigaan saya menghentikan langkah, sadar kehilangan arah. ’Ikutin aja taburan bunganya,’ … more →
narratur wrote 1 year ago: yang datang tak perlu disoraki yang pergi usah ditangisi mari saling melambai, di pelabuhan langit s … more →
narratur wrote 1 year ago: Seharian kemarin Jogja diguyur hujan. Main Playstation atau baca buku-buku menarik yang kebetulan sa … more →
narratur wrote 1 year ago: Malam itu tak ada pilihan. Bumi Berantakan-nya Frantz Fanon buat kening berkerut. Tertatih mendaras … more →
narratur wrote 1 year ago: Berita kematian pertama kali terdengar waktu saya sedang di warnet. Penjaganya teriak-teriak. Mengul … more →
narratur wrote 1 year ago: Jakarta memang neraka, saya benar-benar merasakannya kali ini. Hari itu, minggu, lazimnya orang-oran … more →
narratur wrote 1 year ago: Sendal pijat dari kayu dengan tonjolan-tonjolan seperti barisan kapsul sebesar ibu jari, melayang. B … more →