<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>my-hope-indonesia &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/my-hope-indonesia/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "my-hope-indonesia"</description>
	<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 17:23:56 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[BUKAN NEGARA AGAMA]]></title>
<link>http://onlyhim.wordpress.com/2008/02/17/bukan-negara-agama/</link>
<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 17:08:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>crossmercy</dc:creator>
<guid>http://onlyhim.wordpress.com/2008/02/17/bukan-negara-agama/</guid>
<description><![CDATA[Apa mungkin di negara Indonesia ini lebih berlaku hukum alam yang mengalahkan hukum positif?
Kita li]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Apa mungkin di negara Indonesia ini lebih berlaku hukum alam yang mengalahkan hukum positif?<br />
Kita lihat saja kenyataan bahwa yang mayoritas merasa dirinya kuat dan menindas yang minoritas. Menyebut yang minoritas sebagai "yang sesat" dan menyebut dirinya sendiri sebagai yang "paling benar". Bahkan dengan kekuasaannya hendak mempengaruhi kebijakan pemerintah. Kondisi inilah yang dialami oleh negara Indonesia, sebuah negara hukum yang seharusnya melindungi hak-hak setiap warga negaranya termasuk untuk beragama dan negara demokrasi yang seharusnya menghormati sekecil apapun perbedaan yang ada.<br />
Adalah suatu kewajiban bagi setiap pemimpin umat untuk mendidik umatnya agar cerdas secara jasmani maupun rohani. Artinya pemimpin umat harus mendidik umatnya agar menghormati hukum positif yang ada. Jangan malah mengajarkan hukum rimba/alam :"TINDAS MINORITAS!"<br />
Injil diberitakan dengan maksud memberikan pengharapan kepada orang-orang yang membutuhkan suatu pengharapan. Dengan mendengar Injil akan tumbuh suatu kekuatan di dalam jiwa. Kekuatan untuk membangun kehidupan pribadi yang telah hancur. Kekuatan untuk membangun bahtera rumah tangga yang mungkin telah terlanjur rusak karena perselingkuhan atau karena hal yang lainnya. Bahkan kekuatan untuk membangun suatu bangsa dan meraih terobosan-terobosan yang selama ini belum terpikirkan. Harapan ini timbul karena mendengar Injil, karena Injil sesungguhnya adalah kekuatan Tuhan dan kabar gembira, dan karena hati yang mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.<br />
Semoga tulisan ini ikut mengambil andil dalam rangka membangun manusia Indonesia yang seutuhnya dan ikut mencerdaskan kehidupan bangsa ini. Mari kita bangun PERSATUAN DAN KESATUAN bangsa ini dengan tetap menghormati perbedaan yang telah ada atau yang akan ada. Bhineka Tunggal Ika! Jayalah Indonesia! Kami cinta padamu Indonesia! Tuhan memberkati.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hipnotis Masal - My Hope Indonesia]]></title>
<link>http://thedunixi.wordpress.com/2007/12/16/myhope/</link>
<pubDate>Sun, 16 Dec 2007 01:00:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>Deddy Andryanna</dc:creator>
<guid>http://thedunixi.wordpress.com/2007/12/16/myhope/</guid>
<description><![CDATA[Ditulis pada Desember 14, 2007 oleh sandynata
Beberapa minggu belakangan ini masyarakat telah ‘dip]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<pre>Ditulis pada <span class="postdate">Desember 14, 2007</span> oleh sandynata</pre>
<p class="snap_preview"><font color="#0000ff">Beberapa minggu belakangan ini masyarakat telah ‘dipanas-panasi’ dengan sebuah berita akan diputarnya sebuah </font><a href="http://www.google.co.id/search?q=film+sebuah+penantian"><font color="#0000ff">film</font></a><font color="#0000ff"> yang ‘katanya’ adalah sebuah bentuk terselubung dari misi kristenisasi. Terlepas dari benar tidaknya tujuan dari film tersebut, satu hal yang membuat saya terpingkal-pingkal dari isi berita yang tersebar, yang mengakatan bahwa</font></p>
<p><!--more--></p>
<blockquote><p><font color="#0000ff">…film tersebut mampu ‘menghipnotis’ penonton dan membuat mereka murtad seperti yang telah terjadi di India (2 juta lebih penonton film menjadi murtad) .. lalu menganjurkan untuk mematikan TV pada tanggal diputarnya film tersebut (15 Des)</font></p>
<p><font color="#0000ff">..</font></p></blockquote>
<p><font color="#0000ff">iiihhhhh.. paranoid bangetsss!!! gitu loocchhhhh!!!!…</font></p>
<p><font color="#0000ff">selama ini saya hanya dapat berita tersebut dari internet, tapi kagetnya, bangun tidur pagi ini langsung disodori selebaran oleh Ayah saya, isinya… ya berita ini.. kalau saya baca isinya memang provokatif banget, dengan tegas saya katakan kepada ayah saya “Apa ini?? jangan disebarin!.. bikin ribut aja!.. ” Kenapa saya bilang bikin ‘ribut’ ? karena saya khawatir jika saudara2 muslim saya yang beraliran ‘keras’ menanggapi hal ini dengan tidak pada proporsinya bisa bisa saudara2 kita yang non-muslim yang tidak tahu apa-apa bisa menjadi korban.</font></p>
<p><font color="#0000ff">Alhamdulillah, ditengah-tengah kegalauan saya terhadap umat yang telah/akan terhasut/terprovokasi, saya masih bersyukur, setelah saya telusuri masih banyak kok </font><a href="http://mediacare.blogspot.com/2007/12/seruan-eramuslim-matikan-tv-pada-sabtu.html"><font color="#0000ff">sodara2 saya yang masih <strong>CERDAS dan WARAS!</strong></font></a></p>
<p><font color="#0000ff">tulisan lain:</font></p>
<p><a href="http://rozenesia.wordpress.com/2007/12/11/isu-kristenisasi-via-audio-visual/"><font color="#0000ff">Isu Kristenisasi via Audio Visual</font></a></p>
<blockquote><p><font color="#0000ff">…Entah bagaimana kesimpulan yang diambil kaum Muslim sendiri setelah mendengar pesan akan isu kristenisasi ini. Entah itu langsung percaya, mencak-mencak tuduh sana-sini, mencari bukti, atau tidak peduli. Atau bahkan memakai kalimat sakti: “<em>Yah, pesan seperti ini memang ada baiknya tidak perlu langsung dipercaya, tapi tidak ada salahnya kita berhati-hati, kan</em>?” ya? </font><a href="http://joesatch.wordpress.com/"><font color="#0000ff">Mbahmu salto!</font></a><font color="#0000ff"> Sama saja, nampaknya kalimat ini juga mengandung unsur kecurigaan terhadap pihak lain. Memang bagus saran agar tidak langsung percaya, tapi saran agar berhati-hati? <strike>Kalau memang tidak tertarik, tidak usah ditonton, gitu aja kok repot</strike> Sekali lagi arogansi beragama, yang oleh </font><a href="http://rosenqueencompany.wordpress.com/"><font color="#0000ff">Geddoe</font></a><font color="#0000ff"> dinyatakan sebagai </font><a href="http://rosenqueencompany.wordpress.com/2007/04/23/macam-macam-tsuudzon/"><font color="#0000ff">prasangka buruk yang wajib</font></a><font color="#0000ff">.<br />
…</font></p></blockquote>
<p><a href="http://musadiqmarhaban.wordpress.com/2007/12/11/stop-sms-provokatif-menjelang-natal/"><font color="#0000ff">Stop SMS Provokatif Menjelang Natal!!</font></a></p>
<blockquote><p><font color="#0000ff">…Bakal ke hipnotis kalo nonton??! ha ha ha … ada-ada aja … Kapan yaa ada jutaan orang India pernah ke hipnotis?! Masuk CNN gak yaa?! Bukannya di India itu banyak pakar-pakar hipnotis … ?!<br />
…</font></p></blockquote>
<p><a href="http://aulahikmah.wordpress.com/2007/12/11/rencana-tayangan-my-hope-indonesia-misi-gerejakah/"><font color="#0000ff">Rencana Tayangan “My Hope Indonesia” (Misi Gerejakah?)</font></a></p>
<blockquote><p><font color="#0000ff">…Lalu bagaimana dengan sikap kita? Anda lebih tahu jawabannya. Saya hanya berpesan jangan sampai hal ini disikapi dengan kepala panas apalagi berujung pada kekerasan. Sebagai muslim yang cerdas, seyogyanya kita bertindak secara cerdas pula, bukan dengan otot.<br />
…</font></p></blockquote>
<p><a href="http://genenetto.blogspot.com/2007/12/komentar-my-hope-indonesia.html"><font color="#0000ff">Komentar My Hope Indonesia</font></a></p>
<blockquote><p><font color="#0000ff">…Dan seharusnya kita tidak terlalu percaya dengan berita misterius yang mengatakan orang bisa dihipnotis lewat tivi secara massal. (Bisa saja ilmu tersebut nyata, tetapi kalau memang demikian, coba jelaskan kenapa tidak dipakai terus2an oleh semua perusahaan besar dan partai politik? Kalau kita memang bisa dihipnotis secara massal, dengan teknik yang sederhana, yang punya ilmu ini tinggal menjualnya secara bebas untuk menghipnotis rakyat di manca negara supaya di negara masing2 selalu angkat “Mr. X” sebagai Presiden terus2an. Ternyata tidak demikian.)</font></p>
<p><font color="#0000ff">…</font></p>
<p><font color="#0000ff">Yang Maha Kuasa, Allah, bukan orang lain. Yang menguasikan kehidupan kita, Allah, bukan orang lain. Jangankan murtad, kita hidup sampai besok malam atau wafat di luar sangkaan kita, semuanya hanya terjadi sesuai dengan Kehendak Allah. Kalau Allah izinkan hidayah terus bagi kita sampai wafat, menonton tanyangan mana pun sampai satu juta kali tidak bakalan mengubah keimanan kita. Insya Allah</font></p>
<p><font color="#0000ff">….</font></p></blockquote>
<p><span style="font-family:Arial;"><br />
</span><a href="http://mediacare.blogspot.com/2007/12/seruan-eramuslim-matikan-tv-pada-sabtu.html"><font color="#0000ff">Seruan EraMuslim: Matikan TV pada Sabtu, 15 Desember 2007 sore!</font></a></p>
<blockquote><p><font color="#0000ff">…</font></p>
<p><font color="#0000ff">Yang jadi pertanyaan: Kenapa sebuah program TV musti ditakuti?<br />
Bagaimana dengan program penuh belatung yang menjijikkan dan<br />
mayat-mayat gentayangan, kenapa malah disukai?<br />
…</font></p></blockquote>
<p><a href="http://kangtutur.wordpress.com/2007/12/12/siapa-yang-harus-waspada/"><font color="#0000ff">Siapa yang harus waspada?<br />
</font></a><a href="http://chaosregion.wordpress.com/2007/12/14/repot-amat/"><font color="#0000ff">Repot Amat?<br />
</font></a><a href="http://anthonysteven.wordpress.com/2007/12/14/sebuah-penantian-kristenisasi/"><font color="#0000ff">Sebuah Penantian.. Kristenisasi?</font></a><br />
<a href="http://www.eramuslim.com/ustadz/aqd/7c12003422-film-ftv-natal-kristenisasi.htm"><font color="#0000ff">Ustadz Menjawab: Film FTV Natal Kristenisasi</font></a><br />
<a href="http://retorika.wordpress.com/2007/12/14/gak-perlu-panik-tapi-yang-jelas-malah-bikin-penasaran/"><font color="#0000ff">Gak Perlu Panik, Tapi yang Jelas Malah Bikin Penasaran!!!</font></a><br />
<a href="http://hariadhi.wordpress.com/2007/12/13/mereka-yang-pintar-kok-kita-yang-kebakaran-jenggot/"><font color="#0000ff">Mereka yang Pintar, Kok Kita yang Kebakaran Jenggot?</font></a></p>
<p><strong><font color="#0000ff">* nonton bareng yuuukk!! sambil gelar tiker makan kacang goreng <img src="http://sandynata.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="D" class="wp-smiley" /> *</font></strong></p>
<p><strong><u><font color="#0000ff">UPDATE!! UPDATE!!</font></u></strong></p>
<p><strong><font color="#0000ff">Astaghfirullahalladzim!!.. tulisan ini saya buat untuk mengajak kita semua berpikir kritis, tenang, dan bijaksana, jangan lantas digunakan untuk saling menyerang dengan sodara-sodara kita yang lain, tolong bagi yang memberi komentar supaya lebih bijak dalam mengutarakan pendapat dan jangan OOT (Out Of Topic). </font></strong></p>
<p><strong><font color="#0000ff">Dengan terpaksa komentar-komentar yang mengarah ke SARA/OOT saya moderated!</font></strong></p>
<p><strong><u><font color="#0000ff">UPDATE!! UPDATE!!</font></u></strong></p>
<p><strong><font color="#0000ff">Sudah di tonton kah??? Apa sudah pada murtad semua kah yang nonton?? gimana rasanya terhipnotis?? wahahahahaha… </font></strong></p>
<p><font color="#0000ff">sayang tadi saya nggak sempet nonton karena ada </font><a href="http://sandynata.wordpress.com/2007/12/15/rapat-kedua-persiapan-pendirian-komunitas-blogger-malang/"><font color="#0000ff">rapat</font></a></p>
<p><u><strong><font color="#0000ff">UPDATE!! UPDATE!!</font></strong></u></p>
<p><strong><font color="#0000ff">Komentar saya TUTUP, karena sudah OOT dan menyinggung SARA</font></strong></p>
<p class="poweredbyperformancing"><font color="#0000ff">Powered by </font><a href="http://scribefire.com/"><font color="#0000ff">ScribeFire</font></a><font color="#0000ff">.</font></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Yang Membuat Heboh itu...(My Hope Indonesia)]]></title>
<link>http://kabarihari.wordpress.com/2007/12/15/yang-membuat-heboh-itumy-hope-indonesia/</link>
<pubDate>Sat, 15 Dec 2007 09:47:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>*hari</dc:creator>
<guid>http://kabarihari.wordpress.com/2007/12/15/yang-membuat-heboh-itumy-hope-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Seminggu belakangan ini, ada sebuah kehebohan (atau sebuah refleksi ketakukan yang berlebihan?) dika]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><font face="Trebuchet MS"><img src="http://kabarihari.wordpress.com/" height="177" alt="IMG_0450-1" hspace="8" width="230" align="left" border="0" />Seminggu belakangan ini, ada sebuah kehebohan (atau sebuah refleksi ketakukan yang berlebihan?) dikarenakan pesan singkat SMS atau YM tentang isu Kristenisasi. </font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Dan itu banyak dibahas di blogosphere juga. Tentang tayangan My Hope Indonesia atau yang diterjemahkan menjadi Sebuah Penantian, konon katanya tayangan itu akan disiarkan serentak di beberapa stasiun TV, tapi yang sudah pasti akan menayangkannya adalah RCTI. Diberitakan juga bahwa tayangan itu telah disiapkan secara khusus dengan berpuasa sebulan penuh oleh kalangan Kristen dengan tujuan untuk menghipnotis pemirsanya yang belum mengimani Yesus menjadi menerima dan mengimaninya. Di India katanya tayangan serupa telah membuat jutaan orang bertobat dan menjadi Kristen. </font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Duh..bombastis sekali, dan tentu saja hal-hal kontroversi begini sudah pasti akan banyak sekali yang menanggapi (sebagian sepertinya tanpa ada klarifikasi) dengan banyak himbauan khusus bagi umat Muslim untuk mematikan TV saat tayangan berlangsung, bahkan kalau yang ingin menonton diwajibkan dengan mengambil wudhu terlebih dulu. ???</font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Sepintas yang terlintas di benak saya adalah reaksi tersebut koq terasa berlebihan sekali. Orang memang sebaiknya waspada dalam segala hal, tapi ini koq sepertinya bukan sekedar kewaspadaan tapi lebih terasa sebagai sebuah ketakutan. Ketakutan karena apa saya juga ngga begitu ngerti.</font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Pagi tadi sengaja saya membeli sebuah harian pagi &#34;Koran Sindo&#34;, karena biasanya jadwal acara TV selalu ada di semua koran, dan ternyata memang benar tercantum pada jam 16:30 ada tayangan FTV Natal: Sebuah Penantian tapi cuma ada di stasiun RCTI saja koq, ngga ada di stasiun TV lain. (Jadi sepertinya ngga bener kalo tayangan My Hope (Sebuah Penantian) itu ditayangkan serentak di beberapa stasiun TV.)</font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Sebetulnya apa anehnya di bulan desember yang sudah pasti memang bertepatan dengan suasana Natal, sebuah stasiun TV menayangkan sebuah acara bertemakan Natal? Di koran Sindo yang saya beli itu jelas-jelas menyebutkan itu tayangan FTV Natal. Ya FTV NATAL. Bukankah sangat lazim sekali stasiun TV menayangkan acara tematik keagamaan seperti itu? Cek deh, setiap kali bulan Ramadhan pasti berjibun acara bertema Ramadan (Sinetron, talk show dll).</font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Yang mungkin perlu diklarifikasi menurut saya sebenarnya adalah, benarkah ada ritual doa dan puasa yang mengiringi tayangan itu dengan tujuan agar pemirsanya terhinotis dan kemudian murtad dan menjadi Kristen. Benarkah ada hal-hal itu? ataukah ritual itu memag ada dan dilakukan tapi dengan tujuan agar tayangan itu sukses ditayangkan di TV? Sukses seperti apa? </font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Begini, tidak bisa dipungkiri, ada banyak orang Kristen dan Katolik sendiri yang hanya beragama KTP. Ngga sepenuhnya mengimani iman Kristen (seperti saya misalnya <img src="http://kabarihari.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" border="0" /> ), karenanya bisa jadi tayangan itu disiapkan dengan doa dan ritual puasa dengan tujuan agar kalangan kristen KTP menjadi tersentil imannya dan bertobat? Bukankah itu sebuah kesuksesan? Membawa kembali domba-domba yang tersesat itu kembali ke kandangnya?</font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Kalaupun sampai ada yang umat lain yang ikut-ikutan tersentil imannya dan kemudian berubah menjadi Kristen, saya koq ngga begitu yakin itu akan terjadi ya? Misal sampai terjadi, saya yakin kalau mereka itu pasti beragamanya hanya di KTP saja. </font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Pertanyaan saya sekarang &#34;Kira-kira mana yang lebih bagus atau lebih benar ya, Si Anu beragama X tetapi hanya di KTP atau Si Anu yang pindah ke agama Y dan benar-benar sepenuh hati menjalankan ajaran agama Y setelah menonton sebuah tayangan FTV?&#34;</font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Dilematis, seperti kutipan cerita yang pernah saya baca dibawah ini, (sayangnya saya lupa dari buku apa).</font></p>
<blockquote>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Ada dua orang politisi yang bersahabat karib, si A &#38; Si B dari sebuah partai X. Suatu ketika, si B setelah melihat program kerja partai Y yang dirasa lebih sejalan dengan ideologinya, maka memutuskan untuk pindah ke partai Y. </font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Bagaimana reaksi si A? Dia berubah menganggap si B adalah seorang musuh karena di telah berkianat. </font></p>
<p align="justify"><font face="Trebuchet MS">Si C dari partai Y bereaksi berbeda, dia menganggap si B adalah sahabat dan saudara karena si B telah melihat kebenaran dan bertobat.</font></p>
</blockquote>
<p dir="ltr" align="justify"><font face="Trebuchet MS">Eh, kenapa jadi ngomongin partai ya? <img src="http://kabarihari.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" border="0" /> tapi saya yakin anda ngerti maksud saya kan? Saran saya sih seandainya anda Muslim, nonton atau engga nonton tayangan My Hope (Sebuah Penantian) itu, tetaplah loyal dengan agama anda. Ya tetaplah Loyal karena kalau tidak itu berarti anda adalah pengkhianat dan mungkin darah anda akan dianggap halal lho.</font></p>
<p dir="ltr" align="justify"><font face="Trebuchet MS">Sekarang tanggal 15 Desember dan sudah jam 16.30 lewat, dan saya sedang nonton FTV itu, dan sepertinya saya terhipnotis...<img src="http://kabarihari.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" border="0" /></font></p>
<p dir="ltr" align="justify"><font face="Trebuchet MS">Update: Sepertinya dugaan saya sejak awal benar, sama sekali ngga ada yang heboh dengan tayangan FTV itu. Ceritanya tentang pergulatan bathin seorang anak yang sudah menjadi dewasa dan tidak dapat menerima kembali ayah telah menyesal dan bertobat, karena si anak masih merasa sakit hati dengan apa yang sang ayah lakukan dulu semasa dia kecil yaitu meninggalkan keluarga dan pergi dengan wanita lain. </font></p>
<p dir="ltr" align="justify"><font face="Trebuchet MS">Menurut saya itu tema cerita yang biasa-biasa saja. Mungkin hanya pemerannya saja yang istimewa -karena kebetulan saya menyukai mereka- yaitu  Restu Sinaga, Rudi Salam, Nana Mirdad. Oia saya lupa, satu-satunya keistimewaan FTV ini adalah kerena dikabarkan sebagai misi gereja atau Kristenisasi.</font></p>
<p dir="ltr" align="justify"><font face="Trebuchet MS">Tapi sejujurnya saya masih penasaran, adakah yang terhipnotis??? <img src="http://kabarihari.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" border="0" /></font></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Repot Amat ?]]></title>
<link>http://chaosregion.wordpress.com/2007/12/14/repot-amat/</link>
<pubDate>Fri, 14 Dec 2007 07:21:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mihael "D.B." Ellinsworth</dc:creator>
<guid>http://chaosregion.wordpress.com/2007/12/14/repot-amat/</guid>
<description><![CDATA[ 
&#8220;Repot Amat ?&#8221;


Besok itu, acara yang sudah banyak dibicarakan di milis Kristen, aka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em><img src="http://chaosregion.wordpress.com/files/2007/12/main-image-komunitas-blogger-2.jpg" alt="main-image-komunitas-blogger-2.jpg" /> </em></p>
<p align="center"><font size="1" color="#000000" face="Verdana"><em>"Repot Amat ?"</em></font><font size="2" color="#000000" face="Verdana"><br />
</font></p>
<p><font size="2" color="#000000" face="Verdana"></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Besok itu, acara yang sudah banyak dibicarakan di milis Kristen, akan ditayangkan.</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Besok itu, acara yang menurut rencana akan </font><a target="_blank" href="http://hisyambasyeban.wordpress.com/2007/12/13/matikan-tv-pada-sabtu-15-desember-2007-sore/"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">diset lewat stasiun swasta</font></a><font size="2" color="#000000" face="Verdana"> itu, akan disiarkan.</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Besok itu, acara yang benar - benar diusut oleh seseorang anti-Islam dan pendukung Zionis, akan diluncurkan.</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Besok itu, acara yang berdurasi 1 jam nonstop tanpa iklan itu, akan diperlihatkan.</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Besok itu ada acara.</font></p>
<p></font>
</p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Acara apa ?</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Acara apa ?</font></p>
<p><!--more--></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Kalau ditilik melalui penerawangan saya, film yang bernama "</font><a target="_blank" href="http://sibak.wordpress.com/2007/12/12/sebuah-penantian/"><em><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Sebuah Penantian</font></em></a><font size="2" color="#000000" face="Verdana">", yang dibintangi oleh <em>Restu Sinaga, Christine Hakim, Mario Lawalatta, </em>dan<em> Nana Mirdad </em>itu akan ditayangkan di sebuah channel televisi swasta. 3, kalau benar - benar diusahakan. Semua Gereja sudah menyetujui penayangan acara ’sakral’ itu. Semua institusi bermayoritas Kristen sudah menuggu - nunggu hal itu. Semua penginjil Zionis sudah mengharapkan acara seperti itu. Tujuannya, agar seluruh Indonesia dapat menerima Yesus sebagai Tuhan.</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Tak tanggung - tanggung, proses ritualnya sudah setara dengan acara main dukun. Sudah melewati ritual kekristenan khusus. Puasa sebulan penuh. Semua awaknya berasal dari jemaat Gereja. Semuanya anak - anak Tuhan Yesus. <em>Hwarakadah</em>.</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Tentunya dengan begitu, kita semua akan menyadari bahwa Kristen adalah musuh dibalik selimut. Semua Muslim akan menganggap itu adalah produk tayangan Kafir™ dan Zionis™ Israel™. Sementara anak - anak tidak boleh menonton, orang muslim ’diwajibkan’ untuk mengambil air wudhu, berdzikir, dan meminta perlindungan ketika anda semua (yang penasaran) melihat sebuah kepercayaan nasrani di dalam tayangan itu.</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Memang tidak dipersalahkan. Memang kita semua harus waspada, tetapi untuk apa paranoid ?</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana"><strong>Larangan itu akan menyebabkan kita semua ingin menontonnya</strong>. Sudah menjadi teori dan <em>dumasar</em> bagi anak kecil yang sering melanggar larangan orang tua. Ditambah lagi kalau anda menyerukan gerakan matikan TV pada jam - jam yang dimaksud. Coba anda tilik kelakuan orang yang disebelah saya sekarang ini, dia makin penasaran dengan acara tersebut karena sudah diwanti - wanti untuk tidak ditonton. Jadi, amatlah percuma kalau kita melarangnya.</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana"><strong>Sudah banyak acara serupa yang dibiarkan</strong>. Lho, kita tidak sadar ? Coba lihat kalau setiap setengah 5 subuh selalu ada acara Islami yang membahas tentang hal - hal sejenisnya. Meski anda terang - terangan tidak setuju, tapi anda jangan mangkir kalau keduanya punya tujuan untuk mencerahkan agama. Saya kira tujuan - tujuan yang sudah diperkirakan di atas baru sebatas praduga yang memang tidak bisa menjadi sebuah fakta.</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Mengadaptasi dari apa yang pernah dipopulerkan di Republik Mimpi,</font></p>
<blockquote><p><font size="2" color="#000000" face="Verdana"><em>Sedikit - sedikit, bilang sesat.<br />
Sedikit - sedikit, bilang sesat,<br />
Bilang sesat, kok cuman sedikit - sedikit...?</em></font></p></blockquote>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana"><strong>Yak, apa - apa dibilang sesat</strong>. Saya sudah melihat sedemikian banyak bentuk dan rupa peng-<em>sesat</em>-an yang terjadi di muka bumi Indonesia. Mulai dari Kristen, dibilang sesat. Zionis, didakwa sesat. Al-Qiyadah, difatwa sesat. Andai FPI juga didaulat sesat, hidup jadi sedikit lebih adil. Dan memang, hampir semua cukup <em>layak</em> dilabel seperti itu, tapi ingat, memberi fatwa sesat keseluruh penjuru menyebabkan agama kita akan dicap sebagai juru pemberi sesat. Tentunya tidak salah, tapi masa kita menerapkan standar ganda seperti ini ?</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana"><strong>Standar ganda</strong> ? Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, dikala kita memberi fatwa haram untuk acara Kristiani tersebut, kita masih dimanjakan oleh sebuah fakta bahwa acara serupa masih ada untuk kita, setiap hari, pada jam - jam subuh. Di sesi lain, ada acara Hidayah, yang memberikan refleksi tentang kekjaman Tuhan terhadap orang - orang Murtad, tentunya dikemas dalam konteks Islami nan menyegarkan.</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Kita tidak lupa ’kan, kalau tujuannya untuk mencerahkan agama orang...? Saya tahu kalau ada prosesi pemurtadan bagi penonton non-muslim. Tetapi, apakah kita punya kewajiban untuk melarangnya ? Ingat, setakut apapun kita bagi kasus seperti ini, pemegang sejati kepercayaan kita hanya ada di tangan Tuhan. Kalau masih tidak percaya akan kekuatan Sang Maha Pencipta, berarti kalian telah menuhankan hipnotis acara tersebut. ;)</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Tentunya, bukan berarti kita perlu waspada. Saya hanya ingin mengingatkan, janganlah lupa dengan apa yang sudah kita lakukan bagi kelangsungan Agama Muslim yang kabarnya menguasai dunia selama 1000 tahun. ;)</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana">Oh, ya. Tentunya, secara pribadi ini, saya lebih mendukung pembumihangusan TV seperti itu, kenapa ? Karena dengan begitu listrik Indonesia bisa disimpan untuk hal yang lebih berguna. 1 jam saja, tapi kalau dimatikan oleh segenap umat Muslim di Indonesia, yang tersimpan bisa besar. Selama ini 'kan, ada orang yang teriak - teriak matikan TV selama beberapa menit, kita tidak menganggap. :lol:</font></p>
<p align="justify"><font size="2" color="#000000" face="Verdana"><strong>Artikel Terkait :</strong></font></p>
<p><font size="2" color="#000000" face="Verdana"></p>
<ol>
<li><a target="_blank" href="http://sibak.wordpress.com/2007/12/12/sebuah-penantian/">Sebuah Penantian</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://sandynata.wordpress.com/2007/12/14/hipnotis-masal-my-hope-indonesia-hahahaha/">Hipnotis Masal - My Hope Indonesia - hahahaha</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://suryaningsih.wordpress.com/2007/12/14/program-my-hope-dan-pemurtadan/">Program My Hope dan Pemurtadan</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://cintarasulullah.wordpress.com/2007/12/13/waspadai-misi-di-tv-15-desember-2007/">Waspadai Misi di TV 15 Desember 2007</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://retorika.wordpress.com/2007/12/14/gak-perlu-panik-tapi-yang-jelas-malah-bikin-penasaran/">Gak Perlu Panik, Tapi Yang Jelas Malah Bikin Penasaran !!!</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://drianchicken.multiply.com/journal/item/114/Waspadailah_Dombasasi_Umat_Domba_Karena_Murtad_Lebih_Berbahaya_Dari_Naiknya_Harga_BBM">Waspadailah Dombasasi Umat Domba, Karena Murtad Lebih Berbahaya Dari Naiknya Harga BBM</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://tausyiah275.blogsome.com/2007/12/13/acara-pemurtadan-di-tv/">Acara Pemurtadan di TV?</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://kammirema.wordpress.com/2007/12/10/58/">Missionaris di TV Nasional</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://apick.wordpress.com/2007/12/13/sms/">SMS</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://rozenesia.wordpress.com/2007/12/11/isu-kristenisasi-via-audio-visual/">Isu Kristenisasi via Audio Visual</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://www.salman.web.id/waspadai-misi-kristenisasi-di-rcti-15-desember-2007.html">Waspadai Misi Kristenisasi di RCTI 15 Desember 2007</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://3l3ctr0n.wordpress.com/2007/12/13/matikan-tv-mu/">Matikan TV mu!</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://friendzofgod.wordpress.com/2007/12/13/film-sebuah-penantian-layak-dinanti/">Film “Sebuah Penantian”- Layak Dinanti!</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://hariadhi.wordpress.com/2007/12/13/mereka-yang-pintar-kok-kita-yang-kebakaran-jenggot/">Mereka yang Pintar, Kok Kita yang Kebakaran Jenggot?</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://mediacare.blogspot.com/2007/12/seruan-eramuslim-matikan-tv-pada-sabtu.html">Seruan Eramuslim: Matikan TV pada Sabtu, 15 Desember 2007 sore!</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://genenetto.blogspot.com/2007/12/komentar-my-hope-indonesia.html">Komentar My Hope Indonesia</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://akusuka.wordpress.com/2007/12/14/komentar-saya-mengenai-my-hope-indonesia-wahai-orang-islam-yang-miskin-pindahlah-ke-agama-apa-saja-yang-dapat-membuat-hidupmu-sejahtera-lahir-dan-batin-di-dunia/">Komentar Saya Mengenai “My Hope Indonesia”? Wahai Orang Islam yang Miskin, Pindahlah ke Agama (apa saja) yang Dapat Membuat Hidupmu Sejahtera Lahir dan Batin (di Dunia)</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://anthonysteven.wordpress.com/2007/12/14/sebuah-penantian-kristenisasi/">Sebuah Penantian.. Kristenisasi?</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://kangtutur.wordpress.com/2007/12/12/siapa-yang-harus-waspada/">Sebuah Penantian. Siapa yang harus Waspada?</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://mydin.wordpress.com/2007/12/13/my-hope-indonesia/">My Hope Indonesia</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://musadiqmarhaban.wordpress.com/2007/12/11/stop-sms-provokatif-menjelang-natal/">Stop SMS Provokatif Menjelang Natal!!</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://aulahikmah.wordpress.com/2007/12/11/rencana-tayangan-my-hope-indonesia-misi-gerejakah/">Rencana Tayangan “My Hope Indonesia” (Misi Gerejakah?)</a></li>
</ol>
<p></font></p>
<p align="right"><font size="2" color="#000000" face="Verdana"> <img border="0" align="right" width="173" src="http://chaosregion.files.wordpress.com/2007/12/tradema04.png" height="69" /></font></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Komentar Saya Mengenai "My Hope Indonesia"? Wahai Orang Islam yang Miskin, Pindahlah ke Agama (apa saja) yang Dapat Membuat Hidupmu Sejahtera Lahir dan Batin (di Dunia)]]></title>
<link>http://akusuka.wordpress.com/2007/12/14/komentar-saya-mengenai-my-hope-indonesia-wahai-orang-islam-yang-miskin-pindahlah-ke-agama-apa-saja-yang-dapat-membuat-hidupmu-sejahtera-lahir-dan-batin-di-dunia/</link>
<pubDate>Fri, 14 Dec 2007 01:32:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>akusuka</dc:creator>
<guid>http://akusuka.wordpress.com/2007/12/14/komentar-saya-mengenai-my-hope-indonesia-wahai-orang-islam-yang-miskin-pindahlah-ke-agama-apa-saja-yang-dapat-membuat-hidupmu-sejahtera-lahir-dan-batin-di-dunia/</guid>
<description><![CDATA[Ya silahkan anda baca post bagus mengenai My hope Indonesia di blog &#8220;blog aulahikmah&#8221;.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ya silahkan anda baca post bagus mengenai My hope Indonesia di blog <a href="http://aulahikmah.wordpress.com/">"blog aulahikmah"</a>.  Terlepas dari itu semua saya sudah bosan selama ini mendengar orang-orang Islam yang sangat khawatir mengenai program kristenisasi di Indonesia kepada orang islam yang misikin entah dengan cara iming-iming beberapa dus indomie lah, diberikan pekerjaan lah dan lain-lain. Yang terbaru program My Hope dianggap sebagai acara yang sangat "berbahaya" dan dua buah sms dari sesama rekan muslim memperingatkan saya.<!--more--><!--more--></p>
<blockquote><p><em>btw, provider telpon seluler untung berapa milyar dari sms semacam ini ya?</em></p></blockquote>
<p>Jujur saja orang-orang islam (termasuk saya) baik yang kaya maupun yang miskin di Indonesia, masih hanya sebatas "kemauan di bibir" buat membantu saudara-sadara muslim lain yang hidupnya susah, di bawah kemiskinan. Tidak ada upaya atau gerakan nasional yang bisa membujuk supaya orang-orang islam mengumpulkan harta secara teratur (bulanan) yang kemudian dana yang terkumpul digunakan untuk pemberdayaan umat baik membantu mengkuliahkan anak-anak tukang becak, atau sekedar memberikan kursus supaya anak tukang becak tidak lagi sekedar menjadi tukang becak seperti Bapaknya.</p>
<blockquote><p><em>kira-kira akan terkumpul berapa puluh/ratus milyar ya? Silahkan baca tulisan terkait:<br />
<a href="http://akusuka.wordpress.com/2007/11/09/mengkaji-ulang-ibadah-haji-di-indonesia/">http://akusuka.wordpress.com/2007/11/09/mengkaji-ulang-ibadah-haji-di-indonesia/</a></em></p></blockquote>
<p>Agama (Islam kek, Bahai kek, Kong Hucu kek) seharusnya bisa membuat pemelukanya kaya (hidup berkecukupan) baik di dunia maupun di akhirat. Agama yang menjanjikan kesejahteraan di akhirat doang, agama omong kosong! Waktu jaman Nabi Muhammad hingga jaman Dinasti Abbasiyah, semua orang Islam di jamin kesejahteraannya di dunia. Kalau sekarang Islam tidak lagi dapat menjamin kesejahteraan baik batin dan juga jasmani pemeluknya, silahkan siapa saja pindah agama ke agama lain yang dapat menjamin kesejahteraan pemeluknya.</p>
<blockquote><p><em>Buat para pemimpin partai islam, para pemimpin organisasi islam, Sudahkah Bapak-Bapak melakukan tindakan untuk mensejahterakan Umat Islam secara nasional? Kira-kiran kapan Umat Islam dapat hidup sejahtera lahir dan batin?</em></p></blockquote>
<p>Saya mencoba mengingatkan saudara-saudara muslim dengan kalimat bijaksana dari Sahabat Nabi terpandai, sayidina Ali bin Abi Thalib: "kalau kemiskinan berupa mahluk hidup, aku akan membunuhnya!" Maksud Ali adalah "kemiskinan dekat dengan kekafiran". Ali tahu bahwa mustahil orang yang lapar, orang yang dipenuhi dengan was-was dan kekhawatiran (akan masa depan pendidikan dan kesejahteraan keluarganya) bisa beribadah dengan baik.</p>
<p><strong>Update 17 Des 2007:</strong></p>
<p>Saya bukan Ustadz, bukan Kyai, bukan Syaikh.... hanya orang Islam biasa yang masih banyak mempunyai kekurangan (lebih besar dari kelebihan). Maksud saya nulis post di atas, marilah kita ukur diri Umat Islam.... sudahkah kita All Out dalam membantu dan menguatkan keimanan saudara-saudara muslim kita yang miskin sehingga mereka tidak mudah terbujuk pindah agama?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mereka yang Pintar, Kok Kita yang Kebakaran Jenggot?]]></title>
<link>http://hariadhi.wordpress.com/2007/12/13/mereka-yang-pintar-kok-kita-yang-kebakaran-jenggot/</link>
<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 15:10:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>hariadhi</dc:creator>
<guid>http://hariadhi.wordpress.com/2007/12/13/mereka-yang-pintar-kok-kita-yang-kebakaran-jenggot/</guid>
<description><![CDATA[

Nah.. rasakanlah akibat fatwa harammu soal gambar yang membabi-buta itu. Umat lain sudah selangkah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://hariadhi.wordpress.com/files/2007/12/belahcermin.jpg" alt="belahcermin.jpg" /></p>
<p>Nah.. rasakanlah akibat fatwa harammu soal gambar yang <strong>membabi-buta</strong> itu. Umat lain sudah selangkah lebih maju dalam mensosialisasikan agamanya. Sementara kau <strong>jauh </strong>tertinggal di belakang.</p>
<p>Mereka kreatif, memakai film untuk memberitakan ayat-ayat Tuhan mereka, menebar simpati ke seluruh dunia. Memberi tontonan yang bisa dinikmati orang banyak. Sementara kau terpencil di belakang mimbar. Cuma bisa menyebarkan kebencian atas umat lain. Memuntahkan seribu kata anjing dan kafir. Bukannya menghibur atau menarik simpati, sumpah serapahmu cuma bisa memerahkan kuping orang lain.</p>
<p><!--more-->Seniman memperlihatkan keindahan agamanya kau kafirkan, gambar kau haramkan, orang menulis tentang agama kau anjingkan. Akal kau injak-injak. Hendak kau ganti dengan perbuatan menurut bak kerbau dicucuk hidung kepada fatwa-fatwa orang yang kau agungkan. Buatmu hanya orang duduk membaca Alquran saja yang pantas disayang Tuhan.</p>
<p>Sekarang kampanye mereka terbukti efektif, kau malah ngamuk-ngamuk. Mengkambinghitamkan televisi, menyalahkan media, kau tuduh itu hipnotis.</p>
<p>Kau tak pernah sadar diri, menyebarkan agama itu bukan masalah benar-salah saja. Bukan masalah dalil, bukan pula fatwa. Menyebarkan agama adalah masalah memikat hati orang lain, seperti dulu rasul memperlihatkan kejernihan hatinya dengan bersabar saat disiksa penentangnya, padahal dengan sejentik permohonan saja Allah bisa memusnahkan mereka semua.</p>
<p>Tidak perlu memboikot film My Hope Indonesia, Sebuah Penantian, atau apapun namanya itu. Lihat saja dan pelajari, bagaimana pintarnya mereka menarik simpati. Praktekkan itu dalam dakwahmu. Daripada kau ngamuk-ngamuk, menyebar sms mengemis kepada seluruh umat tak nonton sore hari tanggal 15 Desember.</p>
<p>Karena cepat atau lambat toh semua orang juga akan tahu dan nonton. Kau tak bisa menghalangi informasi karena kau hidup di zaman teknologi, <strong>bukan zaman sorban. </strong></p>
<p>Yang ketinggalan zaman boleh memilih punah di belakang.<strong><br />
</strong><strong> </strong></p>
<p><strong>Update</strong></p>
<p><em>Buat yang pusing baca post ini maksudnya apa, coba lihat kartun yang baru saya tambahin. Maksudnya mau bicara tentang perilaku tidak mau menerima kekurangan diri sendiri dan terus menyalahkan orang lain. Ingat peribahasanya, kan? (Kartun dibuat sendiri, saya bebaskan dalam lisensi <strong>public domain</strong>, silakan disebarkan dan diedit semaunya)</em></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
