Derrida, dari segala penolakannya pada strukturalisme, menjadikannya sebagai pemikir post-strukturalis yang paling penting. Dari proyek dekonstruksinya, ia tidak saja menghancurkan sendi-sendi dalam s… lagi →
Bangsamanusiabenietzsche wrote 1 week ago: Derrida, dari segala penolakannya pada strukturalisme, menjadikannya sebagai pemikir post-struktural … more →
benietzsche wrote 1 week ago: “Bahasa adalah sebuah ironi,” demikian ujar Yasraf (dalam Sobur, 2004 : vi) saat hendak menuturkan p … more →
benietzsche wrote 1 week ago: Seorang lelaki dengan janggut tebal dan pakaian panjang, berkhotbah di tengah masyarakat desa yang s … more →
benietzsche wrote 1 week ago: Fachri, menjadi sentrum, menjadi realitas imajiner, dengan kemiripan karakter saat lakon-lakon dalam … more →
benietzsche wrote 2 weeks ago: “Apa jadinya bila kiamat datang esok hari?” Demikian pertanyaan yang pula seolah menjadi gugatan dal … more →
ejajufri wrote 2 months ago: Kalau mendengar istilah “ayatullah“, kita akan terbayang dengan ulama “yang berapi … more →
mafahimcenter wrote 2 months ago: oleh Fajar Gemilang Ramadani editor Ridwan Taufik Kurniawan Riuh suasana siang itu. Suara teriakan m … more →
benietzsche wrote 4 months ago: Dahulu, bangun pagi serasa hal biasa bagi bangsa ini. Bahkan, sebelum pagi sekalipun, kadang beberap … more →
cb gama wrote 5 months ago: Oleh C.B. Gama Kehidupan manusia terus mengalami perubahan, perkembangan, dan kemajuan. Namun manusi … more →
theososiologica wrote 5 months ago: Kapitalisme Amerika; “Senjata Makan Tuan”* Oleh; Ridwan Faridz* Diawal kemunculannya, Modernitas mem … more →
benietzsche wrote 6 months ago: “Jutaan orang di dunia menderita penyakit kelamin. Di antaranya berumur 15-24 tahun. Mereka ti … more →
benietzsche wrote 6 months ago: Pendidikan memang tidak pernah hanya bagi mereka yang mampu. Pendidikan adalah upaya seumur hidup, i … more →
ojieks wrote 11 months ago: orang bilang jakarta sekarang udah jadi kota metropolitan terkenal di mancanegara orang juga bilang … more →
tediaurig wrote 1 year ago: Seperti layaknya petinju yang hampir kalah, tanah Indonesia terus-menerus dipukul bertubi-tubi oleh … more →
pantarhei filsafat ugm wrote 1 year ago: Siapa Takut Bencana?… : Kado Hari Bumi untuk Derita Saksi Bencana Oleh Nurul Hidayah Sepenggal … more →
benietzsche wrote 2 years ago: Dulunya, BTP bukanlah tempat yang istimewa untuk warga Makassar. Alih-alih, mendengar nama BTP saja, … more →
itempoeti wrote 3 years ago: Modernitas kehidupan saat ini telah menenggelamkan manusia dalam rutinitas keseharian yang sangat me … more →