(anggaplah sebuah novena) salam bagimu, wahai ibu perjalananku sungguhlah tak kupahami begitu banyak tikungan dan persimpangan yang menjerihkan nyaliku sementara cinta, satu-satunya peta yang kupunya … lagi →
Ourlastwords'sichimusai wrote 1 year ago: (anggaplah sebuah novena) salam bagimu, wahai ibu perjalananku sungguhlah tak kupahami begitu banyak … more →
ichimusai wrote 1 year ago: baiknya kita terus berpuisi melontarkan mimpi-mimpi di wajah kenyataan yang lelah dan pahit mengelus … more →
ourlastwords wrote 1 year ago: hari ini sekali lagi engkau permainkan diriku dengan menabrakkan motor kesayanganku ke hidung sebuah … more →
oksigenmurni wrote 1 year ago: mencintaimu adalah kepedihan tersendiri di mana kerinduan hanya menjelma sebatas angan-angan dan keh … more →
oksigenmurni wrote 1 year ago: di jalan ini masa lalu dan masa depan menjelma jejak-jejak berdebu yang tak punah oleh sapuan waktu … more →
oksigenmurni wrote 1 year ago: malam yang kusut, semesta merajut, menyimpulkan benang kegilaan di tiap ujung urat sarafku fajar tad … more →
oksigenmurni wrote 1 year ago: senyummu adalah pelabuhan tempat seribu kapal rela bersandar menikmati dermaga keteduhan segaris tip … more →
oksigenmurni wrote 1 year ago: jika saja, aku mampu menjulur lidah ke lembah-lembah masa lampau akan kujilati jejak-jejak sejarahku … more →
oksigenmurni wrote 1 year ago: sebenarnya aku ingin memberimu sekuntum bunga tetapi aku malu kenapa tak seisi padang hingga tak mun … more →
oksigenmurni wrote 1 year ago: berdiri di atas jembatan kereta membeku seperti bayi raksasa berselimut cahaya bulan tinggal setenga … more →
oksigenmurni wrote 1 year ago: betapa heran aku yang hijau dan terkapar oleh garangnya nasib masih ingin melangutkan cinta hidup ya … more →