Berjalan bersama di atas susunan bata kuno jembatan Kau dan dia menuju kampus ke hidupan Di belakang, di antara timur dan barat yang melintang Matahari menitah angin mengelus helai rambut kalian Tit… lagi →
blalang_kupukupuasharjunandar wrote 1 year ago: Berjalan bersama di atas susunan bata kuno jembatan Kau dan dia menuju kampus ke hidupan Di belakang … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Kesepakatan kita adalah kesepakatan bintang-matahari Kau datang siang, malam aku berdiri Satu kau un … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Tahulah aku bagaimana akhir dari satu rasa merindu Seorang tokoh utama yang dibunuh si pengarang Di … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Di bawah empat tiang yang dipertemukan lingkaran Adalah penjuru angin Di tengah bening kolam adalah … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Untuk itulah ruang sunyi itu ada dan terbuka pintunya Untuk kau lihat gerak-gerik tikus-tikus yang b … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Sanggupkah kau bedakan dusta antara suka dan cinta? Ketika masih telur dia, di jerami rumput Kau pas … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Ada bagian tulisan yang hanya kubisikkan kepada telinga malam Tentang pahitnya rasa buah mojo tuhan … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Yang kupinta hanyalah jemari lembut yang membelai Gerai rambutku yang landai Yang kupinta hanyalah s … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Apakah padamu dan padaku Cinta Sudah dan perlu mempertanyakan Cinta: Apakah kalian berdua mencintai … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Abad dan perang Datang dan masuklah ke dalam Tubuhku Sedang jatuh cinta Kepada perempuan patung Di e … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Suara-suara yang nanar dan tak pernah lugas Mendatangi telingaku kembali bergegas Suara-suara berkul … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Bukanlah kebiasaan baik Mendeskripsikan sesuatu Bila kau sedang Jatuh cinta Citraan perspektif Yang … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Seseorang pernah datang dan padaku berkata: Janganlah kau mati sebelum memainkan gitar Malam pertama … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Dengan sumpah pocong delapan mata angin Kau sumpal lubangmu Agar aku tak meninggalkanmu Tapi siapaka … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Perempuan sendiri yang selalu bermimpi Mencinta dan dicinta kupukupu Di malam-malam yang gerah dan l … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Bukankah kelegaan diam-diam menyelinap Setelah membandang sesak Gumpalan asap mempertegas ruang Usai … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Cuaca yang panas, pelan-pelan Menjinjitkan tumit kakinya Sebelum berjalan, jauh menyongsong Dingin, … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Aku masih bisa melihat wajah itu Wajah yang tak bisa dikatakan seutuhnya Raut, yang lenyap, tapi mas … more →
asharjunandar wrote 1 year ago: Akhirnya putih seratmu dan kental cairanku Diresahkan oleh perca huruf mati Bertaburan di atas meja, … more →