Yusran Ilyas, S.hum

Tanggal 20 Desember 1956, Ahmad Husein mengambil oper kekuasaan pemerintahan dari Gubernur Roeslan Moeljohardjo. [1] Ketika itu DPR-ST (Dewan Perwakilan Rakyat-Sumatera Tengah) masih dibekukan sehingga Ahmad Husein dengan Dewan Bantengnya benar-benar menjadi penguasa tunggal. 831 more words