<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>konten &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/konten/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "konten"</description>
	<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 12:30:51 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Strategi Pengembangan Pembelajaran Berbasis TIK]]></title>
<link>http://kwarta.wordpress.com/?p=318</link>
<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 10:54:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>Kwarta Adimphrana</dc:creator>
<guid>http://kwarta.id.wordpress.com/2008/08/25/strategi-pengembangan-pembelajaran-berbasis-tik/</guid>
<description><![CDATA[Indonesia sebagai negara berpopulasi tertinggi ke-4 tentunya memiliki tantangan yang nyaris yang sam]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:georgia;">Indonesia sebagai negara berpopulasi tertinggi ke-4 tentunya memiliki tantangan yang nyaris yang sama dengan negara China dan India. Problem kesehatan dan pendidikan selalu dijadikan parameter untuk mengukur kesejahteraan rakyat di suatu Negara. Indonesia dengan populasi 247 juta dimana diantaranya terdapat 51 juta siswa dan 2,7 juta guru di lebih dari 293.000 sekolah, serta 300.000 dosen di lebih dari 2.700 perguruan tinggi yang tersebar di 17.508 pulau, 33 provinsi, 461 kabupaten/kota, 5.263 Kecamatan, dan 62.806 desa. Tentunya juga memiliki tantangan khusus di bidang pendidikan.</span></div>
<div style="text-align:justify;">
<p><span style="font-family:georgia;">Beberapa tantangan diantaranya adalah: masih banyaknya anak usia sekolah yang belum dapat menikmati pendidikan dasar 9 tahun: angka partisipasi anak berusia sekolah 7-12 tahun untuk bersekolah masih dibawah 80% (APK SMP 85,22 dan APK SMA 52,2). Tantangan berikutnya adalah (<span>1</span>) tidak meratanya penyebaran sarana dan prasarana pendidikan/sekolah (sebagai contoh: tidak semua sekolah memiliki saluran telepon, apalagi koneksi internet): Kota vs Desa/Daerah Terpencil/Daerah Perbatasan, Indonesia Barat vs Indonesia Timur. (<span>2</span>) Tidak seragamnya dan masih rendahnya mutu pendidikan di setiap jenjang sekolah yang ditandai dengan tingkat kelulusan UN yang masih rendah, demikian pula nilai UN yang diperoleh siswa. (<span>3</span>) Rendahnya kualitas kompetensi tenaga pengajar, dimana dari jumlah guru yang ada 2.692.217, ternyata yang memenuhi persyaratan (tersertifikasi) hanya 727.381 orang atau baru 27% dari total jumlah guru di Indonesia. Dan yang tidak kalah penting adalah (<span>4</span>) rendahnya tingkat pemanfaatan TIK di sekolah yang telah memiliki fasilitas TIK (utilitas rendah), disisi lain tidak semua sekolah mempunyai sarana TIK yang memadai.</span></p>
<p><span style="font-family:georgia;">Sejumlah perubahan paradigma di dalam proses pembelajaran perlu kita lakukan agar kita siap memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Berikut ini adalah paradigma yang perlu segera diubah dan secepatnya menyesuaikan dengan perkembangan sistem, infrastruktur dan konten pembelajaran berbasis TIK:</span><br />
<span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:georgia;"><br />
</span></span><a href="http://3.bp.blogspot.com/_BqBqZ_jtvJg/SKz5K3AN5HI/AAAAAAAAAcI/wboECOUcwOA/s1600-h/Strategi+TIK.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BqBqZ_jtvJg/SKz5K3AN5HI/AAAAAAAAAcI/wboECOUcwOA/s320/Strategi+TIK.jpg" border="0" alt="" /></a><a href="http://3.bp.blogspot.com/_BqBqZ_jtvJg/SKz5K1wtP-I/AAAAAAAAAcQ/IbclnDWmR5k/s1600-h/Strategi+TIK+%282%29.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BqBqZ_jtvJg/SKz5K1wtP-I/AAAAAAAAAcQ/IbclnDWmR5k/s320/Strategi+TIK+%282%29.jpg" border="0" alt="" /></a><br />
<span style="font-family:georgia;">Pada kesempatan ini pula perlu sama-sama kita luruskan kembali bahwa TIK bukan hanya komputer dan internetnya, TIK juga melingkupi media informasi seperti radio dan televisi serta media komunikasi seperti telepon maupun telepon seluler dengan SMS, MMS, Music Player, Video Player, Kamera Foto Digital, dan Kamera Video Digital-nya serta e-Book Reader-nya. Jadi banyak media alternatif yang dapat dipilih oleh pengajar untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan. TIK yang termanfaatkan dengan baik dan tepat di dalam pendidikan akan: memperluas kesempatan belajar, meningkatkan efisiensi, meningkatkan kualitas belajar, meningkatkan kualitas mengajar, memfasilitasi pembentukan keterampilan, mendorong belajar sepanjang hayat berkelanjutan, meningkatkan perencanaan kebijakan dan manajemen, serta mengurangi kesenjangan digital.</span></p>
<p><span style="font-weight:bold;"><span style="font-family:georgia;color:#ff6600;">Pemanfaatan TIK</span><br />
<span style="font-family:georgia;"><br />
Menurut pemanfaatannya, TIK di dalam pendidikan dapat dikategorisasikan menjadi 4 (empat) kelompok manfaat. </span></span><br />
<span style="font-family:georgia;"><span style="font-weight:bold;">Pertama</span>, TIK sebagai Gudang Ilmu Pengetahuan, di kelompok ini TIK dimanfaatkan sebagai sebagai Referensi Ilmu Pengetahuan Terkini, Manajemen Pengetahuan, Jaringan Pakar Beragam Bidang Ilmu, Jaringan Antar Institusi Pendidikan, Pusat Pengembangan Materi Ajar, Wahana Pengembangan Kurikulum, dan Komunitas Perbandingan Standar Kompetensi.</span><br />
<span style="font-family:georgia;"><span style="font-weight:bold;">Kedua</span>, TIK sebagai Alat bantu Pembelajaran, di dalam kelompok ini sekurang-kurangnya ada 3 fungsi TIK yang dapat dimanfaatkan sehari-hari di dalam proses belajar-mengajar, yaitu (1) TIK sebagai alat bantu guru yang meliputi: Animasi Peristiwa, Alat Uji Siswa, Sumber Referensi Ajar, Evaluasi Kinerja Siswa, Simulasi Kasus, Alat Peraga Visual, dan Media Komunikasi Antar Guru. Kemudian (2) TIK sebagai Alat Bantu Interaksi Guru-Siswa yang meliputi: Komunikasi Guru-Siswa, Kolaborasi Kelompok Studi, dan Manajemen Kelas Terpadu. Sedangkan (3) TIK sebagai Alat Bantu Siswa meliputi: Buku Interaktif , Belajar Mandiri, Latihan Soal, Media Illustrasi, Simulasi Pelajaran, Alat Karya Siswa, dan media Komunikasi Antar Siswa.</span><br />
<span style="font-family:georgia;"><span style="font-weight:bold;">Ketiga</span>, TIK sebagai Fasilitas Pembelajaran, di dalam kelompok ini TIK dapat dimanfaatkan sebagai: Perpustakaan Elektronik, Kelas Virtual, Aplikasi Multimedia, Kelas Teater Multimedia, Kelas Jarak Jauh, Papan Elektronik Sekolah, Alat Ajar Multi-Intelejensia, Pojok Internet, dan Komunikasi Kolaborasi Kooperasi (Intranet Sekolah). dan</span><br />
<span style="font-family:georgia;"><span style="font-weight:bold;">Keempat</span>, TIK sebagai Infrastruktur Pembelajaran, di dalam kelompok ini TIK kita temukan dukungan teknis dan aplikatif untuk pembelajaran – baik dalam skala menengah maupun luas – yang meliputi: Ragam Teknologi Kanal Distribusi, Ragam Aplikasi dan Perangkat Lunak, Bahasa Pemrograman, Sistem Basis Data, Komputer Personal, Alat-Alat Digital, Sistem Operasi, Sistem Jaringan dan Komunikasi Data, dan Infrastruktur Teknologi Informasi (Media Transmisi).</span><br />
<span style="font-family:georgia;"><br />
Berangkat dari optimalisasi pemanfaatan TIK untuk pembelajaran tersebut kita berharap hal ini akan memberi sumbangsih besar dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia yang cerdas dan kompetitif melalui pembangunan masyarakat berpengetahuan (knowledge-based society). Masyarakat yang tangguh karena memiliki kecakapan: (<span>1</span>) ICT and media literacy skills, (<span>2</span>) critical thinking skills, (<span>3</span>) problem-solving skills, (<span>4</span>) effective communication skills, dan (<span>5</span>) collaborative skills yang diperlukan untuk mengatasi setiap permasalahan dan tantangan hidupnya.</span></p>
<p><span style="font-family:georgia;"><span style="color:#ff6600;"><span style="font-weight:bold;">Peran Guru &#38; Siswa</span></span></span><span style="color:#ff6600;"><br />
</span> <span style="font-family:georgia;"><span style="color:#ff6600;"><br />
</span>Di dalam proses belajar-mengajar tentunya ada subjek dan objek yang berperan secara aktif, dinamik dan interaktif di dalam ruang belajar, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Guru &#38; Siswa sama-sama dituntut untuk membuat suasana belajar dan proses transfer of knowledge–nya berjalan menyenangkan serta tidak membosankan. Oleh karena itu penataan peran Guru &#38; Siswa di dalam kelas yang mengintegrasikan TIK di dalam pembelajaran perlu dipahami dan dimainkan dengan sebaik-baiknya.</span><br />
<span style="font-family:georgia;"><br />
Kini di era pendidikan berbasis TIK, peran Guru tidak hanya sebagai pengajar semata namun sekaligus menjadi fasilitator, kolaborator, mentor, pelatih, pengarah dan teman belajar bagi Siswa. Karenanya Guru dapat memberikan pilihan dan tanggung jawab yang besar kepada siswa untuk mengalami peristiwa belajar. Dengan peran Guru sebagaimana dimaksud, maka peran Siswa pun mengalami perubahan, dari partisipan pasif menjadi partisipan aktif yang banyak menghasilkan dan berbagi (sharing) pengetahuan/keterampilan serta berpartisipasi sebanyak mungkin sebagaimana layaknya seorang ahli. Disisi lain Siswa juga dapat belajar secara individu, sebagaimana halnya juga kolaboratif dengan siswa lain.</span></p>
<p><span style="font-family:georgia;">Untuk mendukung proses integrasi TIK di dalam pembelajaran, maka Manajemen Sekolah, Guru dan Siswa harus memahami 9 (sembilan) prinsip integrasi TIK dalam pembelajaran yang terdiri atas prinsip-prinsip:</span><br />
<span style="font-family:georgia;">[<span>1</span>] <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">Aktif</span>: memungkinkan siswa dapat terlibat aktif oleh adanya proses belajar yang menarik dan bermakna.</span><br />
<span style="font-family:georgia;">[<span>2</span>] <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">Konstruktif</span>: memungkinkan siswa dapat menggabungkan ide-ide baru kedalam pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya untuk memahami makna atau keinginan tahuan dan keraguan yang selama ini ada dalam benaknya.</span><br />
<span style="font-family:georgia;">[<span>3</span>] <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">Kolaboratif</span>: memungkinkan siswa dalam suatu kelompok atau komunitas yang saling bekerjasama, berbagi ide, saran atau pengalaman, menasehati dan memberi masukan untuk sesama anggota kelompoknya.</span><br />
<span style="font-family:georgia;">[<span>4</span>] <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">Antusiastik</span>: memungkinkan siswa dapat secara aktif dan antusias berusaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan. </span><br />
<span style="font-family:georgia;">[<span>5</span>] <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">Dialogis</span>: memungkinkan proses belajar secara inherent merupakan suatu proses sosial dan dialogis dimana siswa memperoleh keuntungan dari proses komunikasi tersebut baik di dalam maupun luar sekolah.</span><br />
<span style="font-family:georgia;">[<span>6</span>] <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">Kontekstual</span>: memungkinkan situasi belajar diarahkan pada proses belajar yang bermakna (real-world) melalui pendekatan ”problem-based atau case-based learning”</span><br />
<span style="font-family:georgia;">[<span>7</span>] <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">Reflektif</span>: memungkinkan siswa dapat menyadari apa yang telah ia pelajari serta merenungkan apa yang telah dipelajarinya sebagai bagian dari proses belajar itu sendiri. (Jonassen (1995), dikutip oleh Norton et al (2001)).</span><br />
<span style="font-family:georgia;">[<span>8</span>] <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">Multisensory</span>: memungkinkan pembelajaran dapat disampaikan untuk berbagai modalitas belajar (multisensory), baik audio, visual, maupun kinestetik (dePorter et al, 2000).</span><br />
<span style="font-family:georgia;">[<span>9</span>] <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">High order thinking skills training</span>: memungkinkan untuk melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi (seperti problem solving, pengambilan keputusan, dll.) serta secara tidak langsung juga meningkatkan ”ICT &#38; media literacy” (Fryer, 2001).</span></p>
<p><span style="font-weight:bold;"><span style="font-family:georgia;"><span style="color:#ff6600;"><span>Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)</span></span></span></span><span style="color:#ff6600;"><br />
</span> <span style="font-family:georgia;"><br />
Sebagaimana telah dijelaskan di atas, maka bukti otentik terjadinya pembelajaran berbasis TIK dapat kita cermati dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun dan implementasinya yang dilaksanakan oleh setiap guru mata pelajaran di sekolah. RPP yang mengintegrasikan TIK di dalam pembelajaran dapat disusun melalui 2 (dua) pendekatan, yaitu pendekatan idealis dan pendekatan pragmatis. </span><br />
<span style="font-family:georgia;"><br />
<span style="font-weight:bold;">Pertama</span>, Pendekatan Idealis dapat dimulai dengan menentukan topik, kemudian menentukan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai; dan menentukan aktifitas pembelajaran dengan memanfaatkan TIK (seperti modul, LKS, program audio, VCD/DVD, CD-ROM, bahan belajar on-line di internet, atau alat komunikasi sinkronous dan asinkronous lainnya) yang relevan untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut. </span><br />
<span style="font-family:georgia;"><br />
<span style="font-weight:bold;">Kedua</span>, Pendekatan Pragmatis dapat diawali dengan mengidentifikasi TIK (seperti buku, modul, LKS, program audio, VCD/DVD, CD-ROM, bahan belajar on-line di internet, atau alat komunikasi sinkronous dan asinkronous lainnya) yang ada atau mungkin bisa dilakukan atau digunakan, kemudian memilih topik-topik apa yang bisa didukung oleh keberadaan TIK tersebut, dan diakhiri dengan merencanakan strategi pembelajaran yang relevan untuk mencapai kompetensi dasar dan indikator capaian hasil belajar dari topik pelajaran tersebut. </span></p>
<p><span style="font-family:georgia;">Adapun strategi yang dapat dipilih sesuai dengan kedua pendekatan tersebut adalah strategi: Resources-based learning (pembelajaran berbasis sumber daya), Case/problem-based learning (pembelajaran berbasis permasalahan/kasus sehari-hari), Simulation-based learning (pembelajaran berbasis simulasi), dan Colaborative-based learning (pembelajaran berbasis kolaborasi). </span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><span style="font-weight:bold;"><span style="font-family:georgia;">Peran TVE &#38; Jardiknas</span></span><br />
</span> <span style="font-family:georgia;"><br />
Sebagaimana kita ketahui bersama, tantangan terbesar negara kita dalam mencerdaskan bangsa adalah akses setiap masyarakat Indonesia ke sumber-sumber pengetahuan dan informasi pendidikan. Oleh karena itulah Depdiknas berupaya menjawab tantangan tersebut dengan inisiatif yang penuh inovasi melalui penyelenggaraan siaran TV Edukasi yang diresmikan pada tahun 2004 ini merupakan televisi yang mengkhususkan pada siaran pendidikan, termasuk program pembelajaran. Kemudian pada tahun 2006, Depdiknas menggelar Jardiknas (Jejaring Pendidikan Nasional) yang merupakan jaringan TIK nasional terbesar yang dimanfaatkan oleh Depdiknas untuk keperluan komunikasi data administrasi, konten pembelajaran, serta informasi dan kebijakan pendidikan.</span></p>
<p><span style="font-family:georgia;">TVE yang kini telah memiliki saluran 2 untuk Guru ini memiliki pola siaran: Informasi yang berisikan materi: News, Pola siaran yang berisikan Kebijakan, Profil Guru, dan sebagainya; Tutorial (Pendidikan Formal) yang berisikan materi: pembelajaran berdasarkan kurikulum Program SD, SMP, SMA, SMK, PJJ S-1 PGSD konsorsium dan Program S1 PGSD Non Konsorsium; dan Pengayaan yang berisikan materi: pengkayaan dan materi yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Guru.</span></p>
<p><span style="font-family:georgia;">Sedangkan Jardiknas saat ini memiliki 1.072 node (simpul) Zona Kantor dan Perguruan Tinggi yang tersebar di 33 provinsi dan 456 kabupaten/kota. Jardiknas yang berpusat di NOC Pustekkom Ciputat Banten dan NOC Telkom Karet Jakarta ini difasilitasi bandwidth intranet, internet domestik dan internet internasional yang cukup memadai untuk mendukung e-administrasi dan e-pembelajaran di Indonesia. Dalam waktu dekat – dalam rangka memenuhi Inpres nomor 5 tahun 2008 – Depdiknas akan mengembangkan Jardiknas Zona Sekolah untuk 15.000 sekolah dan Jardiknas Zona Perorangan untuk 7.943 tenaga pengajar yang memiliki laptop. Media koneksi Jardiknas Zona Sekolah berorientasi static internet (fixed), sedangkan Jardiknas Zona Perorangan berorientasi kepada mobile internet.</span></p>
<p><span style="font-family:georgia;color:#ff6600;"><span style="font-weight:bold;">Konten</span></span><span style="color:#ff6600;"><br />
</span> <span style="font-family:georgia;"><span style="color:#ff6600;"><br />
</span>Kita memahami bahwa infrastruktur semegah apapun tidak akan berarti sama sekali jika tiada konten bermanfaat di dalamnya. Setiap hari pengguna internet berselancar di dunia maya hanya untuk mencari konten yang benar-benar diinginkannya secara instan. Baik didorong oleh rasa keingintahuan terhadap suatu fenomena maupun sekedar membuktikan sebuah informasi. </span><br />
<span style="font-family:georgia;"><br />
Demikian halnya konten pendidikan yang disajikan melalui TVE maupun disediakan melalui Jardiknas. Beberapa konten e-learning yang selama ini cukup mendukung pembelajaran berbasis TIK adalah: Bimbingan Belajar Online, Bank Soal Online, Uji Kompetensi Online, Smart School, Telekolaborasi, Digital Library, Research Network, dan Video Conference PJJ.</span></p>
<p><span style="font-family:georgia;">Salah satu konten yang cukup menyita perhatian publik akhir-akhir ini adalah program buku murah yang dikemas di dalam aplikasi Buku Sekolah Elektronik (BS) yang dapat diakses melalui: bse.depdiknas.go.id. BSE merupakan langkah reformasi di bidang perbukuan dimana Depdiknas telah membeli Hak Cipta buku-buku teks pelajaran SD, SMP, SMA, dan SMK tersebut. Softcopy buku-buku teks pelajaran tersebut didistribusikan melalui web BSE agar guru atau masyarakat dapat mengakses, mengunduh, mencetak, mendistribusikan, atau menjualnya sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) dimana saja dan kapan saja. Selain BSE versi Online yang dapat diakses melalui internet, Depdiknas juga telah menyediakan dan mendistribusikan BSE versi Offline yang dikemas di dalam cakram padat DVD.</span></p>
<p><span style="font-family:georgia;">Demikian strategi pengembangan pembelajaran berbasis TIK yang terus-menerus dikembangkan dan didukung oleh Depdiknas melalui sejumlah inisiatif dan inovasi di bidang teknologi pembelajaran, teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Kita dapat berharap suatu saat nanti TVE dan Jardiknas dapat menjadi Pusat Konten Pembelajaran yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja melalui koneksi Kabel, Nirkabel &#38; Satelit.</span></p>
<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_BqBqZ_jtvJg/SKz5LM0urfI/AAAAAAAAAcY/pIOodRE5G1Q/s1600-h/Strategi+TIK+%283%29.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BqBqZ_jtvJg/SKz5LM0urfI/AAAAAAAAAcY/pIOodRE5G1Q/s320/Strategi+TIK+%283%29.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<div style="text-align:center;">---</div>
<div style="text-align:center;">Disampaikan pada seminar<br />
<span style="font-style:italic;font-weight:bold;">"<span style="color:#ff6600;">Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi<br />
untuk Meningkatkan Mutu Belajar dan Pembelajaran"</span></span> <span style="font-family:georgia;"><br />
Hotel Cisarua Indah Mountain Resort<br />
Jum'at, 15 Agustus 2008</span></div>
<div style="text-align:center;"><span>::</span></div>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fondasi Untuk Sukses Ngeblog]]></title>
<link>http://caramembuatblog.wordpress.com/?p=34</link>
<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 23:50:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rahmat ST</dc:creator>
<guid>http://caramembuatblog.id.wordpress.com/2008/08/04/fondasi-untuk-sukses-ngeblog/</guid>
<description><![CDATA[Blog seperti apa yang akan sukses? Saya meneliti beberapa blog yang cukup sukses, ada beberapa strat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Blog seperti apa yang akan sukses? Saya meneliti beberapa blog yang cukup sukses, ada beberapa strategi yang bisa kita terapkan jika kita ingin membuat blog yang berhasil. Jika kita ingin membuat <a href="http://www.rahmatst.info/saran/ngeblog" target="_blank">blog untuk bisnis atau mencari uang</a>, maka strategi-strategi ini sangat penting untuk diaplikasikan. Aplikasikanlah stretagi ini dalam kehidupan blog Anda, maka blog Anda akan menjadi aset yang tidak akan Anda jual dengan harga Rp 100 juta pun.<!--more--></p>
<p><strong>Strategi Pertama: Pilihlah Ceruk Pasar yang Benar.</strong></p>
<p>Dua hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih ceruk pasar ialah cinta dan uang. Anda harus mencintai tema yang Anda pilih dan memiliki postensi pasar yang akan menghasilkan uang banyak untuk Anda. Kecintaaan akan membuat Anda bekerja dengan semangat, Anda tidak akan cepat bosan, dan Anda enjoy dalam mengelola blog Anda.</p>
<p>Pilihan ceruk pasar juga akan menentukan persaingan yang Anda hadapi. Apakah Anda akan mealwan raksasa yang sudah ada atau Anda melirik suatu segmen pasar yang belum tersentuh oleh para pemain besar. Jika Anda memutuskan untuk bersaingan dengn raksasa yang sudah ada, tentu Anda harus menyiapkan sumber daya yang memadai agar bisa memenangkan persaingan setidaknya mengambil sebagian market share dari pebisnis lama. Namun jika Anda mengambil ceruk pasar yang belum tersentuk, tidak akan banyak sumber daya yang diperlukan. Tetapi Anda harus memastikan bahwa ceruk pasar yang Anda pilih memiliki potensi pasar yang menguntungkan.</p>
<p><strong>Strategi kedua: Fokuslah kepada konten.</strong></p>
<p>Seperti dijelaskan pada <a href="http://caramembuatblog.wordpress.com/2008/08/03/konten-adalah-raja/" target="_blank">posting sebelumnya</a>, konten memegang peranan penting dalam blog. Quantitas dan Qualitas sangat penting. Jangan copy paste melulu sebab menunjukan bahwa blog Anda tidak memberikan sesuatu yang baru. Janga juga terlalu sedikit sebab pembaca memerlukan informasi yang mencukupi. Buatlah 10 posting pada saat awal pembuatan blog dan rutinlah menulis 2 hari sekali, atau minimal 1 kali dalam seminggu.</p>
<p><strong>Strategi ketiga: jangan lupakan search engine</strong></p>
<p>Anda bisa mendapatkan pengunjung tanpa search engine dengan promosi. Namun Anda tidak akan mendapatkan pengunjung yang pasif. Jika Anda sudah mendapatkan posisi yang baik pada search engine, maka Anda akan mendapatkan pengunjung yang banyak dan terus menerus. Saya mendapatkan puluhan ribu pengunjung dari search engine tanpa harus promosi.</p>
<p><strong>Strategi keempat: Bina hubungan dengan pembaca Anda</strong></p>
<p>Upayakan agar Anda bisa berkomunikasi secara teratur dengan pembaca Anda. Anda bisa berkomunikasi melalui posting blog atau melalui email. Anda bisa berkomunikasi melalui postingan blog melalui RSS Feed, sedangkan komunikasi melalui email bisa melalui Mailing List. Komunikasi inilah yang akan mengubah dari pembaca menjadi pelanggan Anda.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konten adalah Raja]]></title>
<link>http://caramembuatblog.wordpress.com/?p=25</link>
<pubDate>Sun, 03 Aug 2008 08:36:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>Rahmat ST</dc:creator>
<guid>http://caramembuatblog.id.wordpress.com/2008/08/03/konten-adalah-raja/</guid>
<description><![CDATA[Jika Anda serius ingin membuat blog yang bisa menghasilkan uang untuk Anda, maka saya akan menyebutk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda serius ingin membuat blog yang bisa menghasilkan uang untuk Anda, maka saya akan menyebutkan salah satu rahasia dari dua rahasia dalam ngeblog yang sukses ialah konten. Banyak yang mengatakan bahwa konten adalah raja atau Content is The King. Alasannya sederhana, kebanyakan orang membuka internet ialah untuk mencari sesuatu yang bermanfaat yaitu hiburan, informasi dan kemudahan. Bahkan orang yang mau membeli sesuatu pun dari internet, banyak yang mencari informasi terlebih dahulu.<!--more--></p>
<p>Jika Anda mau ngeblog, Anda harus meau menulis yang bermanfaat. Saya tekankan menulis, bukan meng-copy punya orang lain. Bukan saya tidak mau di copy, silahkan saja. Namun akan lebih baik jika Anda menulis artikel, cerita, atau berita yang asli tulisan Anda sendiri. Berikut alasannya:</p>
<ol>
<li>Adalah tidak etis jika kita mencopy tulisan orang lain. Bisnis adalah masalah kepercayaan, jika anda tidak dipercaya orang, bagaimana pun hebatnya sebuah produk maka Anda tidak bisa menjual apa pun. Saya dengan mudah bisa menemukan artikel saya yang di copy oleh orang lain. Begitu juga orang lain bisa dengan mudah sadar saat artikelnya dicopy. Mengcopy artikel bukan hanya akan menurunkan kredibilitas Anda, tetapi bisa berurusan dengan hukum.</li>
<li>Search engine ingin memberikan layanan terbaik bagi penggunanya. Search engine tidak mau menampilkan artikel hasil copy-an sebab dia sudah punya data dimana artikel asli bisa ditemukan. Saat blog Anda ditemukan banyak berisi artikel atau konten copy-an, blog Anda bisa dianggap blog sampah dan tidak akan dilirik oleh search engine.</li>
<li>Kalau pun Anda mengcopy dengan etis, dengan cara mencatumkan nama penulis, memasang link yang hidup, tetapi tetap saja yang lebih beruntung ialah si pemilik artikel karena mendapatkan link dari Anda. Akan lebih baik menjadi orang yang dicopy daripada yang mengcopy. Bukankah tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah?</li>
</ol>
<p><strong>Alternatif.</strong></p>
<p>Saya tahu, bahwa menulis artikel itu tidaklah mudah. tetapi masih ada alternatif lain untuk mengisi blog Anda dengan konten yang bukan copyan. Betul, saya akan memberikan solusi untuk Anda.</p>
<ol>
<li>Bayarlah seseorang untuk menulis artikel untuk Anda. Ada orang yang menjual jasa menulis artikel lho. Saya salah satunya (promosi, silahkan hubungi saya jika memang perlu).</li>
<li>Buatlah suatu komentar atau review terhadap artikel orang lain di blog Anda sambil menunjukan link artikel aslinya. Tindakan ini malah bagus sebab Anda memberikan informasi yang lengkap untuk pengunjung blog Anda. Alternatif lain Anda bisa membuat artikel sebagai pelangkap artikel yang sudah ada ditulis oleh orang lain.</li>
<li>Tingkatkan kemampuan Anda menulis dengan rajin-rajin membaca tulisan orang lain. Jika Anda kesulitan menulis mungkin karena pikiran Anda masih kurang isinya. Bagaimana bisa mengeluarkan sesuatu jika pikiran Anda kosong.</li>
<li><a href="http://caramembuatblog.wordpress.com/2008/08/02/mencari-ide-posting/">Tingkatkan motivasi dan kreativitas Anda</a>, sebab seringkali orang tidak bisa menulis karena tidak kreatif dan kurangnya motivasi.</li>
</ol>
<p><strong>Tantangan Bagi Anda</strong></p>
<p>Jika Anda serius ingin <a href="http://www.rahmatst.info/saran/ngeblog/">mendapatkan uang dari blog</a>, saya menantang Anda untuk menulis 10 artikel berkualitas dalam waktu 5 hari. Masukanlah artikel tersebut ke dalam blog Anda. Jika Anda mampu melakukan ini, berarti Anda sudah memiliki fondasi yang kuat untuk menghasilkan uang dari blog. Anda pasti bisa. Saya bisa menulis 5 artikel dalam 1 hari, kenapa Anda tidak?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hit Dengan Konten Positif]]></title>
<link>http://kebebasan.wordpress.com/?p=457</link>
<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 01:39:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>irvan132</dc:creator>
<guid>http://kebebasan.id.wordpress.com/2008/04/18/hit-dengan-konten-positif/</guid>
<description><![CDATA[Blog itu bebas, tergantung dari penulisnya. Menulis apa saja, sesuai selera. Menulis apa yang kita s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><em>Blog</em> itu bebas, tergantung dari penulisnya. Menulis apa saja, sesuai selera. Menulis apa yang kita sukai. Tidak peduli kepada apa yang akan dikatakan pembaca nanti setelah membaca <em>blog</em> kita. Di situlah salah satu seni <em>blogging</em>.</p>
<p>Akan tetapi, bagaimana jika <em>blog</em> diisi dengan konten negatif? Berpikirlah 2 kali, bahkan sampai 1000 kali! Mengapa? Kalau menurut saya, itu tidak penting. Alangkah banyaknya sesuatu yang berguna yang dapat kita tulis. Hal yang bermanfaat bagi orang lain. Sebisa mungkin ciptakan konten positif.</p>
<p>Konten positif menurut saya adalah konten yang memenuhi kriteria di bawah ini:</p>
<ol>
<li>Narasumber yang <span style="text-decoration:underline;">jelas</span>.</li>
<li>Tidak menimbulkan interpretasi ganda (ambigu).</li>
<li>Tidak asal mengutip.</li>
<li>Merupakan pengetahuan.</li>
<li>Dapat dipertanggungjawabkan.</li>
<li>(silakan tambah sendiri...) :D</li>
</ol>
<p>Oleh sebab itu, isilah <em>blog</em> anda dengan konten positif. Trafik yang meningkat hanya sebuah <strong>efek samping</strong> dari <em>blog</em> dengan konten positif. Itu hanya sebuah indikator saja. Selebihnya, semua tergantung kepada isi <em>blog</em> itu sendiri.</p>
<p>*Menuju 100.000 <em>hit</em> dengan konten positif. :P</p>
<p>Salam,</p>
<p>-IT-</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Laporan Diskusi menkominfo dengan blogger]]></title>
<link>http://kamal87.wordpress.com/?p=58</link>
<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 17:53:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>kamal87</dc:creator>
<guid>http://kamal87.id.wordpress.com/2008/04/07/laporan-diskusi-menkominfo-dengan-blogger/</guid>
<description><![CDATA[Saya baru saja pulang dari acara diskusi sharing dan silaturahmi antara pak M Nuh (depkominfo) denga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Saya baru saja pulang dari acara diskusi sharing dan silaturahmi antara pak M Nuh (<a href="http://depkominfo.go.id" target="_blank">depkominfo</a>) dengan para blogger. Pertemuan tersebut terasa sangat menarik, begitu banyak pertanyaan, kritik dan juga saran yang dilemparkan para peserta pada pihak depkominfo terkait Undang-undang yang baru saja keluar, yaitu UU ITE. Para pejabat depkominfo (pak M Nuh, pak edmon, pak basuki dan pak nurcahya <span style="color:#999999;"><em>(klo gak salah, agak lupa namanya)</em></span>) juga menerima dengan hangat setiap pernyataan yang dikeluarkan para peserta. Intinya acara silaturahim ini berjalan dengan sangat hangat, komunikatif, aspiratif dan menyenangkan.</p>
<p>Disini saya ingin mengomentari beberapa pernyataan yang muncul dalam acara tersebut yang saya anggap bagus dan berbobot.</p>
<p><strong>pertama</strong><br />
pertanyaan dari mas <a href="http://avianto.com/" target="_blank">boy avianto</a>. Beliau mengatakan bahwa dia merasa bangsa kita seperti bangsa yang kerdil dan tidak dewasa karena melakukan pemblokiran pada situs youtube hanya karena satu entri film berjudul "<span style="color:#800000;">fitna</span>" yang notabene hanya satu bagian sangat kecil dibandingkan video-video lain di <a href="http://youtube.com" target="_blank">youtube</a> yang juga memiliki kebermanfaatan yang besar. Beliau melanjutkan, "<span style="color:#003300;">daripada kita berbuat seperti itu, akan jauh lebih baik jika kita mendorong anak bangsa ini untuk membuat konten-konten positif. Contoh: alih-alih memblokir youtube mungkin lebih baik jika depkominfo mendorong masyarakat untuk membuat film anti-fitna yang lebih positif</span>"<br />
atas komentar tersebut, depkominfo menjawab<br />
<strong> pak Nuh</strong>: Tentu saja kita akan mendorong peningkatan konten-konten positif di Internet, tapi itu bukan berarti kita membiarkan yang negatif toh...<br />
<strong> pak basuki</strong>: kita ini sedang beramar ma'ruf nahi munkar. Kita dituntut untuk beramar ma'ruf dengan menyerukan masyarakat untuk membuat dan membuka konten-konten positif. Tapi diluar itu, kita tidak boleh lupa dengan nahi munkar-nya donk. Kita ber nahi munkar dengan cara memblokir situs-situs negatif seperti itu.</p>
<p><strong>kedua</strong><br />
mas eko (<span style="color:#999999;"><em>bener gak sih namanya :p</em> </span>). beliau adalah orang yang dijadikan kambing hitam oleh seorang "tokoh" <span style="color:#993300;">(!pakar)</span> telematika Indonesia sebagai dalang dibalik pen-<em>deface</em>-an situs depkominfo. Disana beliau mengadukan perihal penuduhan tersebut kepada depkominfo. Beliau bertanya apakah penuduhan tersebut bisa dibenarkan secara hukum? Beliau juga bahkan memutarkan rekaman wawancara sang tokoh di salah satu stasiun radio sebagi bukti pengkambinghitamannya. Pada saat mas eko ini memutarkan rekaman tersebut segenap ruangan menjadi hening dan serius. Semua orang-benar mendengarkan dengan seksama isi rekaman suara tersebut. Pada akhirnya, beliau meminta penegasan dari menkominfo mengenai posisi blogger sebagai part of the family.<br />
jawaban pak nuh: Ternyata pak nuh agak kuper juga :) beliau benar-benar baru tahu mengenai kasus blogger yang dituduh oleh seorang tokoh telematika itu dari rekaman yang diputarkan pada acara silaturahmi tersebut. Tapi, intinya pak nuh mengaskan bahwa <span style="color:#333399;"><strong>blogger sebagai sebuah komunitas adalah part of the family</strong></span>, dan bukan part of the enemy. Blogger merupakan salah satu komunitas yang harus dibangun dan diberdayakan sebagai sebuah potensi bagi bangsa.</p>
<p>Sebenarnya masih banyak, obrolan-obrolan menarik yang diperbicangkan pada acara tersebut. Tapi karena saya sama sekali tidak mencatat akhirnya semua yang ditulis diatas hanya berdasarkan ingatan saya saja. Lagipula saya yakin diluar sana akan banyak blogger-blogger senior macem <a href="http://romisatriawahono.net" target="_blank">mas romi</a>, <a href="http://harry.sufehmi.com" target="_blank">mas harry sufehmi</a>, <a href="http://budiputra.com" target="_blank">mas budi putra</a>, <a href="http://priyadi.net" target="_blank">mas priyadi</a>, <a href="http://riyogarta.com" target="_blank">mas riyogarta </a>dll yang akan menuliskan review dari acara diskusi tersebut.</p>
<p>Satu lagi quote terakhir yang sangat saya appreciate dari Pak Nuh. Beliau mengatakan bahwa momen-momen silaturahmi seperti ini, forum-forum sharing seperti ini harus terus dihidupkan. Pak Nuh mengatakan bahwa pihaknya akan terus membuka forum-forum keterbukaan seperti itu yang akan memperluas ide pengembangan IT di Indonesia.</p>
<p>Semoga kedepannya IT di Indonesia bisa maju. Lebih maju daripada Malaysia, China, India bahkan amerka sekalipun. amin.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Quality and Quantity Content]]></title>
<link>http://asalbaca.wordpress.com/?p=48</link>
<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 07:38:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>asalbaca</dc:creator>
<guid>http://asalbaca.id.wordpress.com/2008/04/05/quality-and-quantitiy-content/</guid>
<description><![CDATA[Ok agak serius nih, postingan kali ini idenya dari obrolan dengan andi ma dari rssnya problogger. Da]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ok agak serius nih, postingan kali ini idenya dari obrolan dengan <a title="joomla template" href="http://iboldesign.com" target="_blank">andi</a> ma dari rssnya <a title="prof blogger" href="http://problogger.net" target="_blank">problogger</a>. Dari dua pilihan kualitas dan kuantitas kira-kira milih yang mana hayo? :) .. <!--more--></p>
<p>Kualitas konten adalah sesuatu yang dapat berguna bagi pengunjung website atau blog kita. Kalau dari sifat manusia sih, dimana-mana orang tu pasti senang jika dia mendapatkan sesuatu yang bisa membantu/bermanfaat/berguna untuk dirinya sendiri, entah itu ilmu, ide, atau mungkin barang (apalagi kalau gratisan). Apa manfaatnya bagi pemilik web/blog? Dengan memberikan sesuatu yang berguna untuk pengunjung/pembaca, tentunya mereka akan berterima kasih (kalau inget :p ) kepada kita. Bagaimana bentuk terima kasih itu?</p>
<ul>
<li>Akan terus menerus datang ke web/blog kita (menjadi pengunjung/pembaca setia)</li>
<li>Membeli barang-barang</li>
<li>Langganan rss</li>
<li>Memberi link atau merekomendasikan website/blog kita ke orang-orang</li>
</ul>
<p>Paling tidak keempat hal itu yang saya pikirkan. Dari keempat manfaat tersebut mana yang <strong>tidak</strong> menguntungkan kita? Hmm..pertanyaan yang aneh yah? :p ..Saya pribadi yakin keempat manfaat di atas adalah yang diimpikan (weleh) oleh semua web master/blogger -&#62; lha iyalah, sapa juga yang gak mau terkenal :) .</p>
<p>Seperti apakah konten yang berkualitas itu? Dari hasil pembicaraan (sambil makan di warung padang) ma <a title="joomla template" href="http://iboldesign.com" target="_blank">jabalan</a>, konten yang berkualitas itu adalah sesuatu yang <strong>murni</strong> berasal dari pemikiran dan pengalaman kita (tentunya yang positif). Apakah susah membuat konten yang berkualitas? Sesuatu yang berkualitas itu sebenarnya relatif kan? Jadi menurut saya yang penting adalah <strong>kemurnian</strong> konten dulu. Yang penting asli hasil pekerjaan kita, suatu saat <a title="cara menulis postingan" href="http://asalbaca.wordpress.com/2008/03/24/cara-menulis-postingan-yang-bagus-untuk-blog/" target="_self">kualitas itu pasti akan muncul sendiri</a>.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan kuantitas konten? Nah kalau yang ini saya barusan belajar dari rssnya problogger. Di rssnya yang terbaru (kalau tidak salah), ada satu diagram mengenai <em>quality and quantity content</em> (kalau mau tahu tentang diagramnya, berlangganan langsung aja deh ya :p )..Khususnya mengenai kuantitas, di diagramnya problogger dijelaskan kalau kuantitas konten berhubungan dengan <em>ukuran arsip dan search results</em>. Nah kalau yang ini, saya inget perkataannya mas isnaini (waktu pertama kali gabung ma jumatan). Kalau jika ingin blog kita kedatangan pengunjung, postinglah banyak-banyak. Mas isnaini menyebutnya dengan sebutan <em>menjaring</em>. Semakin besar jaringnya (artikel/tulisan/postingan), semakin besar peluang mendapatkan pengunjung dari <em>searchengine</em>.</p>
<p>Mana yang lebih dulu? Kualitas? Ataukah kuantitas? Menurut saya adalah kualitas dulu. Ini yang paling penting. Membangun sebuah konten yang berkualitas bukanlah sesuatu yang mudah dan bisa tercapai dalam hitungan hari (paling tidak begitulah yang terjadi pada diri saya :) ). Kuantitas kalau menurut saya, adalah <em>efek samping</em> dari usaha untuk membangun kualitas. Lagipula kalau misalnya jumlah postingan 1000 tapi 'biasa-biasa' aja dengan postingan 10 tapi 'luar biasa' milih mana hyo? Kalau saya milih postingan 1000 tapi 'luar biasa'..Hehe, :)</p>
<p>Kesimpulan: Semua itu butuh <a title="berapa lama hyo?" href="http://asalbaca.wordpress.com/2008/03/22/berapa-lama-waktu-yang-diperlukan-untuk-sukses-ngeblog/" target="_self">proses</a> dan juga <a title="mental itu perlu" href="http://asalbaca.wordpress.com/2008/03/22/mental-ngeblog/" target="_self">mental</a>! :)</p>
<p><a href="http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&#38;url=http://asalbaca.wordpress.com/2008/04/05/quality-and-quantitiy-content/"><br />
<img src="http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_e_100x20.png" border="0" alt="" /><br />
</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[antara roy suryo, depkominfo, UU ITE dan prospek IT Indonesia]]></title>
<link>http://kamal87.wordpress.com/?p=57</link>
<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 21:12:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>kamal87</dc:creator>
<guid>http://kamal87.id.wordpress.com/2008/04/02/antara-roy-suryo-depkominfo-uu-ite-dan-prospek-it-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[mungkin sudah banyak yang tahu, beberapa waktu yang lalu situs depkominfo di-hack sama seorang hacke]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>mungkin sudah banyak yang tahu, beberapa waktu yang lalu situs depkominfo di-hack sama seorang hacker (yaialah, masak sama blogger :) ). Sang hacker yang gaka tau apakah dia juga blogger melakukan aksi deface pada situs depkominfo itu berisi ucapan selamat pada pemerintah atas disahkannya UU ITE yangbener-bener laghi heboh saat ini. Dan satu hal yang membuat aksi deface nya itu kontroversial adalah karena sang hacker memasang foto roy suryo yang lagi bergaya dengan sangat aneh (tentunya itu hasil editan potosop, bisa diliat metadatanya kan mas roy? :) )</p>
<p>Walhasil, atas aksi hackingnya itu sang surya jadi murka. Dia menuduh bahwa pelaku aksi tersebut adlah hacker (yap, klo yg ini sudah jelas) dan blogger (lha... darimana asal usulnya nih??). Mungkin kecdepan, saran buat mas roy, coba hilangkanlah tendensi sinisme negatifnya pada para blogger. Katanya mas enda mau ngajak pak roy berdialog ya? gimana kabar terakhirnya saya belum tahu.</p>
<p>anyway, di postingan kali ini saya bukan mau mengulas tentang aksi sama-sama tidak dewasa dianatar semua pihak. Pada postingan kali ini saya mau membahas tentang UU ITE, dan pengaruhnya bagi perkembangan IT Indonesia dimasa depan.</p>
<p>Entah kenapa banyak orang yang merasa skeptis dengan diberlakukannya UU ITE ini. Padahal hukumnya sendir belum benar-benar dijalankan. Kalau saya sendiri melihat UU ITE ini akan membawa banyak dampak positif bagi perkembangan IT di Indonesia. Berikut beberapa diantaranya:</p>
<ol>
<li>Selama ini, banyak penyedia jasa layanan web financial yang enggan memberikan layananny di Indoensia. Kenapa? karena payung hukum di Indonesia untuk transaksi finansial melalui internet belum jelas, bahkan belum ada. Akibatnya, hacker-hacker bisa dengan mudah berkeliaran melakukan aksi perampokan dinegerinya sendiri. Alhamdulillah dengan berjalannya UU ITE. Sekarang transaksi online macam itu akan dijamin kemananannya oleh pemerintah. Dengan begitu kepercayaan penyedia jasa layanan web financial internasional akan mulai tumbuh. Mereka akan mulai masuk ke Indonesia. Paypal sudah mulai masuk. Kalau merek semua sudah masuk. Dijamin, para pengguna internet di Indonesia bisa lebih memberdayakan sumber daya informasi tak terbatas ini secara lebih positif.</li>
<li>Pornografi akan diberantas. Dengan adanya pemberantasan pornografi ini. Maka konten-konten web Indonesia akan terdorong pada hal-hal yang positif. Sehingga konten web Indonesia akan penuh anfaat buat rakyatnya. Ini jelas merupakan angin segar bagi dunia internet Indonesia yang tentunya akan berimbas pula pada perkembangan IT yang lebih positif.</li>
<li>Pemabajakan sudah dipastikan akan terus berkurang. Kontrolling terhadap pembajakan akan menjadi lebih besar dengan adanya UU ini. Dengan begitu tingkat pembajakan di Indonesia akan berkurang. Hal ini akan mendorong tumbuhnya industri software dalam negeri. Dan ini merupakan salah satu faktor pertumbuhan IT yang positif.</li>
<li>Pembangunan infrastruktur IT saat ini sudah benar-benar digencarkan oelh pemerintah terutama depkominfo. Bahkan pak nuh sudah mengatakan bahwa beliau akan membawa internet sampai ke pelosok desa. Infrastruktur IT merupaakan salah satu masalah utama kenapa IT di Indonesia sulit berkemabng. Dengan adanya diversifikasi infrstruktur secara massif seperti ini. Maka IT di Indonesia akan bisa maju terus.</li>
</ol>
<p>4 point diatas sudah cukup untuk memberikan gambaran akan cerahnya prospek IT Indonesia dimasa mendatang. Saya sangat yakin suatu saat nanti Indonesia mampu emnjadi negara yang menguasai teknologi IT. Saya sangat yakin Indonesia mampu seperti malaysia, Cina dan India yang melakukan percepatan besar-besaran pada penguasaan teknologi. Mari kita sama-sama optimis akan perkembangan IT di Indonesia. Untuk Indonesia yang lebih maju, lebih hi-tech, lebih berdaya.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Era Pemblokan Dimulai]]></title>
<link>http://kebebasan.wordpress.com/?p=439</link>
<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 06:58:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>irvan132</dc:creator>
<guid>http://kebebasan.id.wordpress.com/2008/03/24/era-pemblokan-dimulai/</guid>
<description><![CDATA[Setelah sekian lama, akhirnya era ini bakal terjadi juga. Situs-situs porno akan diblok untuk intern]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sekian lama, akhirnya era ini bakal terjadi juga. Situs-situs porno akan diblok untuk internet di Indonesia pada bulan April nanti. Ini merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan meminimalisasi penyalahgunaan internet. Secara teknis, pemblokan situs-situs ini akan terjadi di dalam 3 <i>layer</i>. <i>Layer</i> pertama adalah pemblokan dari pengguna internet itu sendiri. Jadi, pemerintah akan menyediakan <i>software</i> khusus  yang dapat di-<i>download</i> dan diinstal di komputer pengguna. <i>Layer</i> kedua adalah pemblokan dari institusi-institusi di Indonesia. Maksudnya adalah seorang administrator jaringan dapat memblok dari <i>gateway</i> mereka masing-masing. Terakhir, adalah <i>layer</i> ketiga. Di sini pemblokan dilakukan di level <i>Internet Service Provider</i> (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Internet_service_provider">ISP</a>). Sepertinya <i>filter</i> akan dipasang di jaringan <i>Indonesia Internet eXchange</i> (<a href="http://www.iix.net.id/?">IIX</a>).</p>
<p>Kalau menurut saya, ini upaya yang cukup selektif untuk menyikapi perkembangan internet saat ini, khususnya di Indonesia. Sangat selektif karena pemerintah tidak melakukan blok besar-besaran terhadap konten di internet. Kita mengetahui bersama bahwa konten di internet tidak ada batasnya. Konten-konten porno hanya sebagian kecil saja. Masih banyak sebenarnya konten-konten yang "lebih" mematikan daripada situs-situs "biru" yang sekarang berkembang. Contoh saja, konten-konten yang bersentuhan langsung dengan SARA banyak sekali. Mungkin konten seperti itu tidak termasuk di dalam kategori porno, tetapi dampak akibatnya bisa sama mematikan dengan situs-situs dewasa. :)</p>
<p>Tidak hanya konten-konten yang berbau SARA saja, konten seperti <i>cracking</i>, <i>carding</i>, <i>file sharing</i>, dll juga bisa berdampak buruk jika digunakan untuk hal-hal yang dilarang. Dan lagi-lagi, itu merupakan bagian dari dunia internet yang sangat luas itu. Semua orang bisa berpartisipasi menyediakan konten apa saja di internet. Yang dapat membatasi ini hanyalah <b>konten</b> itu sendiri. Analoginya kira-kira seperti ini, tidak mungkin ada orang yang membeli, jika barangnya tidak ada (nihil) di pasaran. Anggap saja, barang yang saya maksud di sini adalah konten. Nah, jika konten tidak tersedia, maka orang pasti tidak ada keinginan memiliki (membeli).</p>
<p>Kembali ke topik tulisan. Saya sangat setuju adanya pemblokan terhadap situs-situs porno karena jelas banyak bahayanya dibandingkan manfaatnya. :D Akan tetapi, saya sangat tidak setuju terhadap pembatasan konten-konten di intenet. Maksudnya adalah ketika ada kelanjutan pemblokan terhadap konten selain porno yang "dilarang" pihak-pihak tertentu. Entah karena hal-hal tertentu atau kebijakan satu pihak belaka. Ini yang bermasalah. Kalau internet sudah dikuasai satu orang saja, nilai objektifitas akan turun drastis. Tidak akan ada lagi yang namanya <b>kontrol sosial</b>. Sama seperti media massa yang "masih" dikuasai oleh sebagian orang saja. Pasti ada saja tekanan sana-sini di dalamnya. Bagaimana tidak, <i>information is  the power</i>. Orang yang kuat adalah orang yang mengetahui informasi. Oleh sebab itu, semoga saja tidak terjadi pemblokan berkelanjutan di internet Indonesia. Kalau situs-situs "biru" boleh saja, tetapi tidak untuk informasi <i>underground</i> lainnya. Karena biasanya informasi dari komunitas <i>underground</i> sangat objektif untuk dipelajari dan dianalisis. :D</p>
<p>Salam,</p>
<p>-IT-</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[pornografi di Indonesia, siap2 diberantas!!]]></title>
<link>http://kamal87.wordpress.com/?p=52</link>
<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 04:40:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>kamal87</dc:creator>
<guid>http://kamal87.id.wordpress.com/2008/03/19/pornografi-di-indonesia-siap2-diberantas/</guid>
<description><![CDATA[Akhir-akhir ini saya semakin muak melihat judul-judul tulisan yang nongkrong di jajaran 100 top-post]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini saya semakin muak melihat judul-judul tulisan yang nongkrong di jajaran <a href="http://botd.wordpress.com/top-posts/?lang=id" target="_blank">100 top-post</a> nya <a href="http://id.wordpress.com/" target="_blank">id.wordpress.com</a>. Saya banyak meliHat judul-judul seperti ini:</p>
<ul>
<li>
<address>foto telanjang sandra dewi bugil (yang ini peringkat pertama, Astaghfirullah...)</address>
</li>
<li>
<address><b>Apa benar sandra dewi bugil ????</b></address>
</li>
<li>
<address><b><span class="l"></span><span class="l">Apa benar sandra dewi bugil ???? « Bali Is My Life</span></b></address>
</li>
<li>
<address><b><span class="l"></span><span class="l">foto sandra dewi bugil « Foto Bugil Artis Cantik Indonesia</span></b></address>
</li>
</ul>
<p>(<i>linknya sengaja tidak dimasukkan, entar malah nambah traffic mereka lagi</i>) dst. Itu yang masuk di top-post, belom lagi blog-blog kecil sampah tak berguna yang jumlahnya jauh lebih banyak lagi yang ikut mempublikasikan konten-konten kotor tersebut.</p>
<p>Dan Alhamdulillah sekarang pemerintah sudah mulai bergerak konkrit memberantas konten pornografi yang jumlahnya sudah membludak di Indonesia. Seperti kita semua tahu, di Indonesia tidak ada satupun mekanisme pembatasan konten yang membuat <i>netter-netter</i> Indonesia dapat dengan mudah mengakses situs2 porno tersebut, dan juga membuat mayoritas akses internet diwarnet-warnet itu mengarah pada situs porno. Pemerintah dalam hal ini <a href="http://www.depkominfo.go.id/" target="_blank">departemen komunikasi dan informasi</a> akan mulai serius dalam menangkal konten-konten negatif yang berseliwera dijagad web Indonesia, berikut cuplikan berita nya:</p>
<blockquote><p> Kabar gembira untuk keluarga Indonesia. Pemerintah dalam hal ini<br />
Depkominfo sedang menyiapkan perangkat hokum dan software untuk<br />
menangkap akses porno di internet</p>
<p>ImageHidayatullah. com--Departemen Komunikasi dan Informasi<br />
(Depkominfo) menyiapkan aturan dan piranti lunak (software) untuk<br />
menangkal akses ke berbagai situs internet yang dinilai berdampak<br />
negatif bagi perkembangan psikologis masyarakat.</p>
<p>"Internet tidak hanya berdampak positif untuk dijadikan bahan menambah<br />
pengetahuan, tetapi di sisi lain dampak negatif dan anti-produktif<br />
ketika pengguna memanfaatkan internet untuk mengunduh (download) situs<br />
yang tidak bermanfaat," kata Menkominfo Muhammad Nuh, di sela Rapat<br />
Dengar Pendapat dengan Komisi I DPR, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin<br />
(17/3) kemarin.</p>
<p>Menurut Nuh, tiga hal yang disiapkan Depkominfo untuk meminimalisasi<br />
masyarakat untuk akses konten internet yang tidak layak, pertama,<br />
level grass root (akar rumput), meningkatkan dan menumbuhkan kesadaran<br />
tentang self censoring ataupun self filtering, yaitu kemampuan mandiri<br />
dalam memilah situs yang baik dan layak.</p>
<p>"Cara ini mensyaratkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat harus<br />
terus dilakukan, di samping harus disiapkan secara cuma-cuma atau<br />
gratis men-down load software di website Depkominfo," kata Nuh.</p>
<p>Kedua, pada level jaringan terbatas (limited network), seperti<br />
struktur jaringan teknologi informasi di lingkungan kampus, lembaga<br />
pendidikan, departemen. "Struktur jaringan pemanfaatan atau penggunaan<br />
internetnya dapat diawasi dan dibloking situs-situs negatif," katanya.</p>
<p>Ketiga, di tingkat tertinggi, pemerintah akan bekerja sama dengan<br />
perusahaan penyelenggara jasa internet (ISP) untuk memblok trafik<br />
terhadap situs-situs negatif.</p>
<p>"Pemblokiran ini bukan pada konten, karena ini akan lebih sulit tetapi<br />
dilakukan pemblokiran pada semua situs yang ditengarai bermuatan<br />
negatif," ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, pemblokiran ini bukan upaya menghambat masyarakat di dalam<br />
mengakses berbagai informasi, tetapi lebih pada upaya menghambat<br />
masyarakat dari pengaruh negatif. "Beberapa negara juga melakukan hal<br />
yang sama memblok situs negatif agar tidak bisa diakses," kata mantan<br />
Rektor ITS ini.</p>
<p>Ia mencontohkan di China router di backbone nasional dapat memblok<br />
situs-situs yang berbahaya baik untuk ideologi negara maupun<br />
pornografi.</p>
<p>"Bukan hanya itu, di negara tirai bambu itu, situs pencarian semacam<br />
Google. MSN Spacenya Microsoft di-bloking untuk self censorship situs<br />
tersebut," kata Nuh. [ant/www.hidayatull ah.com]</p>
<p><a href="http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&#38;task=view&#38;id=6548&#38;Itemid=65" rel="nofollow" target="_blank">http://hidayatullah .com/index. php?option= com_content&#38; task=view&#38; id=6548&#38;Itemid= 65</a></p></blockquote>
<p>Intinya adalah depkominfo yang saat ini dipimpin oleh pak M. Nuh mantan rektor ITS berencana akan membuat regulasi yang ketat untuk memberantas konten-konten negatif yang ada di internet Indonesia. Saya sangat bersemangat mendengar berita ini, dan semangat saya menjadi bertambah besar melihat komentar rekan-rekan saya dimilis MIFTA mengenai rencana pemerintah ini. Berikut beberapa komentarnya</p>
<blockquote><p><b>Agus Nizami (Ketua MIFTA) </b></p>
<p>&#62; Alhamdulillah.<br />
&#62;  Dan  pemblokiran  pada  situs  menurut  saya  akan  membuat  pengelola  situs  untuk<br />
&#62;  berhati-hati  agar  situsnya  tidak  dimanfaatkan  untuk  menyebarluaskan<br />
&#62;  pornografi  atau  hal  negatif  lainnya.<br />
&#62;<br />
&#62;  Wassalam</p></blockquote>
<p>--------</p>
<blockquote><p><b>Bayu Widyasanyata </b></p>
<p>pemerintah sudah menyelesaikan satu langkah..di level strategis.<br />
nah sekarang di level teknisnya, mudah2an MIFTA bisa berkontribusi disini.</p>
<p>apa itu?<br />
"URL Blacklist" -- baik internasional maupun LOKAL.<br />
nah lokal ini yg menurut saya juga tak kalah beratnya untuk dilengkapi.</p>
<p>contoh s/w komersialnya, misal urlblacklist. com, yg sdh compatible dng<br />
squid atau dansguardian.</p>
<p>nah untuk lokal, nanti MIFTA bisa buat site yg bisa dikerjakan bersama<br />
berisi URLBlacklist "made in Indonesia" yang berisi URL-URL porno<br />
buatan Indonesia.<br />
misal, apa ada di "cerita seru" di URLBlacklist. com ? ;-)<br />
*saya belum sempat coba.. mudah2an bisa nanti malam dansguardian - di<br />
lab saya :)</p>
<p>nanti ada submitternya, dan juga verifiernya.<br />
nanti bisa juga kerjasama dng project "Jangan Bugil Di Depan Kamera",<br />
mungkin mereka punya listnya juga. atau project senada yg lain...</p>
<p>saya yakin, database lokal Indonesia ini pasti diminati para ISP.<br />
Insya Allah...</p>
<p>ada yg berminat memulai?</p></blockquote>
<p>------</p>
<blockquote><p><b>Hendra </b></p>
<p>&#62;  Sekedar  masukan,  selain  melakukan  "black  campaign"  terhadap<br />
&#62;  situs2  porno  dkk  tsb,  kita  juga  perlu  melakukan  "soft<br />
&#62;  campaign"  atau  "hard  campaign"  terhadap  keberadaan  situs2<br />
&#62;  yang  bercontent  positif.  Situs2  yg  baik  tersebut  hrs<br />
&#62;  disosialisasikan  ke  masyarakat  (sekolah,  kampus,  kantor,<br />
&#62;  warnet,  dll).  Artinya  kita  juga  butuh  daftar  directory  situs2<br />
&#62;  Indonesia.  Jadi  masyarakat  tahu  bahwa  anak  bangsa  Indonesia<br />
&#62;  itu  punya  situs  bermanfaat  yang  banyak  sekali.  Sekaligus<br />
&#62;  memotivasi  agar  masyarakat  juga  bisa  membuat  content  positif<br />
&#62;  di  mana  saja,  dan  Indonesia  menjadi  "upload  nation"  setelah<br />
&#62;  bertahun2  lamanya  menjadi  "download  nation".<br />
&#62;<br />
&#62;  wassalam,  hendra<br />
&#62;  www.hdn.or.id</p></blockquote>
<p>------</p>
<blockquote><p> <b>Romi Satria Wahono</b></p></blockquote>
<blockquote><p>Saya  sudah  provokasi  dengan  kenyataan  bahwa  China  yang  komunis  saja  berani<br />
menangkap  ratusan  orang  pembuat  situs  porno,  juga  secara  progresif  memblok<br />
situs-situs  porno.  Indonesia  yang  negara  religius  kok  kayak  gini  :(</p>
<p>Saya  sajikan  peta  dan  kondisi  pornografi  di  Indonesia,  termasuk  beberapa<br />
portal,  forum  diskusi  dan  komunitas  yang  intens  membantu  maraknya  konten<br />
pornografi  :)</p>
<p>Salam,<br />
---<br />
Romi  Satria  Wahono<br />
<a href="http://romisatriawahono.net/" target="_blank">http://romisatriawahono.net</a><br />
<a href="http://ilmukomputer.com/" target="_blank">http://ilmukomputer.com</a></p></blockquote>
<p>...............................................................................</p>
<p>Dan masih banyak lagi yang lainnya, masing2 mengeluarkan ide-ide yang sangat bagus. Kalau mau tahu komentar-komentar lengkapnya, daftar aja sana ke milisnya: <a href="http://groups.yahoo.com/group/mifta-perjuangan/" target="_blank">mifta-perjuangan@yahoogroups.com</a></p>
<p>Dari komentar tersebut saya melihat sebuah semangat yang sangat besar dari para praktisi didunia IT untuk memberantas pornografi di internet yang selama ini sudah berperan serta dalam pendangkalan akhlak bangsa secara sistematis dan perlahan-lahan. Oleh karena itu, saya juga ingin menularkan semangat ini kepada teman-teman blogger semua bahwa <i>bersama kita bisa</i> (kayak pernah denger ya :p ) memberantas pornografi di Indonesia. Berikut saya akan coba merangkum pendapat-pendapat yang tertulis diatas dan juga saya akan menyumbangkan pemikiran saya tentang bagaimana caranya <b>membumihanguskan</b> pornografi di Indonesia:</p>
<ol>
<li>Yang pertama dari pihak pemerintah sebagai pembuat kebijakan (dan Alhamdulillah sudah mulai dikerjakan). Pemerintah harus mampu membuat kebijakan yang dapat memblokir atau paling tidak meminimalisir konten-konten pornografi yang wara-wiri dijagad web Indonesia.</li>
<li>Praktisi kelas atas (yang udah terkenal dan punya kredibilitas publik yang tinggi, seperti <a href="http://romisatriawahono.net" target="_blank">mas romi</a>) bisa ikut membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk upaya pemberantasan pornografi ini (Sesuai dengan yang dibilang pak agus diatas)</li>
<li>untuk para <i>computer scientist reseacher</i>, pornografi ini merupakan lahan riset yang sangat besar kebermanfaatannya bagi seluruh dunia (<a href="http://lifestyle.chandraprasetyo.com" target="_blank">chandra prasetyo</a>: <a href="http://chandra.csui05.org/2008/03/indonesia-tidak-boleh-jadi-surga.html" target="_blank">Indonesia tidak boleh jadi surga pornografi</a>, teman saya dikampus <a href="http://www.cs.ui.ac.id" target="_blank">fakultas ilmu komputer UI</a> sudah punya minat kesini, ayolah chan, riset dibidang ini!). Saat ini masih sedikit software anti pornografi yang dapat membedakan mana gambar porno dan mana gambar bukan untuk kemudian langsung diblok. Kalaupun ada, tingkat presisinya masih kurang memadai. Dengan berbagai macam teori-teori njlimet mengenai <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Image_processing" target="_blank">image processing (pengolahan citra)</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Artificial_intelligence" target="_blank">artificial intelligence (kecerdasan buatan)</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pattern_recognition" target="_blank">pattern recognizing (pengenalan pola)</a>, dan juga <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Neural_network" target="_blank">neural network (jaringan saraf tiruan)</a> kita bisa, PASTI BISA, membuat sebuah program yang dapat secara akurat membedakan mana gambar yang porno dan mana gambar yang bukan.</li>
<li>Untuk para kuli-kuli IT (Network administrator, programmer, IT Helpdesk, penjaga warnet dsb), bisa langsung terjun kelapangan mengimplementasikan pemblokiran terhadap konten-konten pornografis. Disini, kita bisa memberikan efek langsung yang dapat secara instan mengurangi akses ke konten-konten berbau pornografi.</li>
<li>Untuk LSM-LSM seperti <a href="http://mifta.org" target="_blank">MIFTA</a>, <a href="http://janganbugildidepankamera.org/" target="_blank">JBDK (Jangan Bugil Di Depan Kamera)</a> dkk yang peduli dengan hal ini, bisa membantu membuat list website-website blacklist yang harua dihindari. Selain itu, LSM juga bisa membuat list web-web whitelist sebagai counter attack pada konten-konten negatif tersebut (Hal ini sudah coba dilakukan oleh MIFTA disini: <a href="http://internida.mifta.org/" target="_blank">http://internida.mifta.org/</a>)</li>
<li>Untuk saya, Anda, kita semua para blogger. Kita bisa melakukan dua hal. Pertama, kita bisa secara berkesinambungan memenuhi web kita dengan konten-konten yang positif. Sehingga konten-konten busuk macem gitu makin tenggelam diantara hiruk pikuk postingan penuh manfaat yang kita upload. Kedua, kita juga bisa melakukan fake campaign untuk mengecoh netter-netter berpikiran kotor yang senantiasa mencari konten-konten dengan kata-kata yang berbau pornografis. Misal kita bisa rame-rame menuliskan sesuatu dengan judul yang mengandung kata "<i>telanjang</i>" padahal isinya diarahkan pada konten yang positif. Kalau sudah begini dijamin semua konten-konten busuk tersebut bisa tenggelam.</li>
</ol>
<p>Kalau kita semua bisa kompak bergerak maka dijamin 100% kita akan bisa menekan jumlah konten-konten negatif yang "menguasai" dunia maya Indonesia. Pemerintah sudah bergerak, sekarang mana rakyatnya? jangan cuma bisa nuntut tanpa berkontribusi aktif membantu pemerintah memberantas pornografi di Indonesia.</p>
<p><b>Siapapun Anda, dimanapun Anda, apapun keahlian Anda...</b></p>
<p><b>MARI KITA BERKONTRIBUSI AKTIF MEMBERANTAS PORNOGRAFI DI INDONESIA!!</b></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wem gehört Deutschland?Häuser, Fabriken, Wälder, Konten - der stern hat Inventur gemacht:]]></title>
<link>http://kdm13.wordpress.com/?p=102</link>
<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 11:13:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>MobbingRecht&#38;Politik</dc:creator>
<guid>http://kdm13.id.wordpress.com/2008/02/13/wem-gehort-deutschlandhauser-fabriken-walder-konten-der-stern-hat-inventur-gemacht/</guid>
<description><![CDATA[Häuser, Fabriken, Wälder, Konten - der stern hat Inventur gemacht: Das Vermögen der Deutschen bet]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Häuser, Fabriken, Wälder, Konten - der stern hat Inventur gemacht: Das Vermögen der Deutschen beträgt neun Billionen Euro. Doch der Wohlstand ist ungleich verteilt. Wer profitiert am meisten von dem enormen Volksvermögen? Ein Bestandsreport mit hoch spannenden Resultaten. <strong>Zum Bericht:</strong> <a href="http://www.stern.de/wirtschaft/unternehmen/610354.html" target="_blank">www.stern.de/</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Der Sound des Cash- Crashes]]></title>
<link>http://ausgold.wordpress.com/2008/01/22/der-sound-des-cash-crashes/</link>
<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 18:29:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>ausgold</dc:creator>
<guid>http://ausgold.id.wordpress.com/2008/01/22/der-sound-des-cash-crashes/</guid>
<description><![CDATA[Ich mag Minimal Electro. Sogar sehr. Das tut jedoch erstmal nichts zur Sache.Ich kaufte heute eine Z]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ich mag Minimal Electro. Sogar sehr. Das tut jedoch erstmal nichts zur Sache.Ich kaufte heute eine Zeitung und las "Schwarzer Montag an den Weltbörsen". Hmm. Auch ohne großes Geschichtsbewusstsein verleitet das direkt zu einem "Ich-muss-schnell-Konto-leerräumen-Reflex". Ob pleite oder nicht. Nicht das irgendwer auf die Idee kommt, dass wenn mensch pleite ist, noch drauf gezahlt werden muss, wegen unterlassener Hilfeleistung dem armen Weltmarkt gegenüber... Nun stellte ich mir die Frage, wie der Sound des Cash-crashes eigentlich klingt??? Eher heulend bis quietschend? Oder gar knackig-holzig? Borstend-strohig? Wer weiß das schon? Hiermit rufe ich jedenfalls einen Sound-Wettbewerb aus. "Der Sound des Cash-Crashes". Die bzw. der Gewinner bekommen eine Nokia-Aktie geschenkt. Die dürfte sich ja noch etwas halten ;) </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mindset-Setting Goal]]></title>
<link>http://rudyhilkya.wordpress.com/2007/10/16/sal-asalan-1/</link>
<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 23:57:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>krenceng</dc:creator>
<guid>http://rudyhilkya.id.wordpress.com/2007/10/16/sal-asalan-1/</guid>
<description><![CDATA[Semakin hari semakin bagus deh WP neh,
terima kasih kepada para WP-ers yang menggugah semangat daku ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Semakin hari semakin bagus deh WP neh,<br />
terima kasih kepada para WP-ers yang menggugah semangat daku untuk terus menulis sampai seharian tidak beranjak dari depan komputer.</p>
<p>Koneksi aku pake speedy telkom unlimited, kalo orang laen mungkin pake maen gem. entah kenapa sekarang jadi kranjingan nulis trus baikkah burukkah ah masa bodo. Bayaran ne belum ada masalah,</p>
<p>Target saat ini :</p>
<p><!--more pake tag readmore hohohohoho --></p>
<ol> ...&#62;^.^&#60;</p>
<li> ngasi tulisan mulai pada code html</li>
<li> bikin tulisan campur latex</li>
<li> belajar bahasa latin</li>
<li> buat widget di samping, ngecek trafikers</li>
<li> bikin siswaku semangat untuk nge-net</li>
<li> menikmati indahnya dunia di depan layar kompi</li>
<li> merasakan diri terisolasi secara sosial</li>
<li> merasakan kesendirian dan keasikan monorail</li>
<li> menuliskan kegelisahan, futuris, kesedihan dan pengalaman</li>
<li> berharap bisa menjadi penulis buku dan kuliah lagi dengan ongkos murah mudahan gratis</li>
<li> menjadikan investasi berharga di WP hingga tua kelak (selama servernya masih jalan)</li>
<li> mau jadi guru komputer akh.... melek fisika tulen</li>
<li> melihat trafikers bertambah banyak dari berbagai macam belahan dunia (belahan rok juga bisa, disenangi belahan durian, mangga, pisang, jambu, papaya, nanas, duku, duren</li>
<li> berlatih untuk bertahan hidup dengan menyebar opini (biar narsis tapi rajin nulis ^-^</li>
<li>dari pada dugem dan nge-drug lebih baik <font color="red" size="6">NGE-BLOG</font></li>
</ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Question / Frage/ANTWORT]]></title>
<link>http://deigratia.wordpress.com/2007/08/12/question-frage/</link>
<pubDate>Sun, 12 Aug 2007 06:04:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>deigratia</dc:creator>
<guid>http://deigratia.id.wordpress.com/2007/08/12/question-frage/</guid>
<description><![CDATA[


CLICK TO HERE TO SEE THE  OTHER ANSWER  
DAS ANDERE ANWORT IST HIER  



Q What really happens?
A]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.danasoft.com"><img src="http://www.danasoft.com/citysign.jpg" border="0" /></a></p>
<p style="font-family:Arial,sans-serif;font-size:11px;"><a href="http://www.dealighted.com"><br />
</a></p>
<p>CLICK TO HERE TO SEE THE  OTHER <a href="http://deigratia.wordpress.com/2007/09/07/answer-antwort/" target="_blank">ANSWER :)</a></p>
<p>DAS ANDERE <a href="http://deigratia.wordpress.com/2007/09/07/answer-antwort/" target="_blank">ANWORT IST HIER :)</a></p>
<p><a href="http://www.danasoft.com"><img src="http://www.danasoft.com//sig-ger.jpg" border="0" /></a></p>
<p style="font-family:Arial,sans-serif;font-size:11px;"><a href="http://www.dealighted.com"><br />
</a></p>
<p>Q What really happens?</p>
<p>As far as you know, does the earth revolve around the sun or does the sun revolve around the earth?</p>
<p>Place your answer in comments I will create a new Post soon,</p>
<p>Die Frage ist, was ist werklich am passeriern?</p>
<p>Soweit wie du weißt, rotiert die Welt um die Sonne, oder rotiert die Sonne um die Welt?</p>
<p>Bitte gib mir deine Antwort in Anmerkungen legen, dann kann ich Gliech Ihr alle einen Antwort Geben.</p>
<p>"How soon 'not now' becomes 'never'."-Martin Luther</p>
<p>Danke, Thank You,</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
