<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>jalan-jalan-ke-jogja &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/jalan-jalan-ke-jogja/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "jalan-jalan-ke-jogja"</description>
	<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 21:11:34 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Jalan Jalan ke Jogja: Misteri Masuk Antara Dua Beringin Kraton.]]></title>
<link>http://innerpower.wordpress.com/2007/11/27/jalan-jalan-ke-jogja-misteri-masuk-antara-dua-beringin-kraton/</link>
<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 02:57:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>zlamzani</dc:creator>
<guid>http://innerpower.wordpress.com/2007/11/27/jalan-jalan-ke-jogja-misteri-masuk-antara-dua-beringin-kraton/</guid>
<description><![CDATA[Malioboro, Parangtritis, Tamansari, Prambanan, Imogiri dll itu biasa. Tapi Misteri Masuk Antara Dua ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Malioboro, Parangtritis, Tamansari, Prambanan, Imogiri dll itu biasa. Tapi Misteri Masuk Antara Dua Beringin Kraton?</p>
<p>Blom banyak yang tahu misteri ini. Sekitar 13 tahun yang lalu sempat tren. Bahkan dilombakan. Namanya Lomba <strong>MASANGIN</strong>. Tapi kayaknya sekarang mulai dilupakan. Pengin tau?</p>
<p>Di alkid, alun alun kidul, pelataran belakang kraton jogja, ada dua pohon beringin kurung. Beringin yang diberi pagar tembok. Bersebelahan barat dan timur. kira kira berada di tengah alun alun. Jarak antara dua pagar itu kira kira 5 meter. Blom ngukur sih.</p>
<p><strong><em>Ini misterinya.</em></strong></p>
<p>Anda, dari tepi utara alun alun, berdiri menghadap ke selatan lurus dengan titik tengah antara dua pagar tadi, kemudian kedua mata anda di tutup dengan kain atau apa saja sehingga tidak bisa melihat. Oh ya, jarak tepi alun alun ke pagar pohon beringin kira kira 50 m. Bila anda berjalan lurus ke selatan, logikanya anda akan berhasil melewati celah 5 meter antara pagar tembok tadi.<br />
<strong><em><br />
Tapi bisakah anda?</em></strong><em><br />
</em><br />
Banyak yang tidak berhasil. Ada yang menabrak pagar temboknya, ada yang  melenceng 1 meter, ada yang melenceng 5 meter, bahkan ada yang kembali ke tempat semula. Seberapa jauh melencengnya adalah tergantung seberapa besar dosa dosa anda, itu tahayulnya. Ada ada saja.</p>
<p><em><strong>Anda mau coba?.  Biar gayeng,  sebaiknya rame rame. Jadi bisa saling ngerjain.</strong></em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jalan Jalan Ke Jogja: Nikmati Sate Klathak.]]></title>
<link>http://innerpower.wordpress.com/2007/11/27/jalan-jalan-ke-jogja-nikmati-sate-klathak/</link>
<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 02:54:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>zlamzani</dc:creator>
<guid>http://innerpower.wordpress.com/2007/11/27/jalan-jalan-ke-jogja-nikmati-sate-klathak/</guid>
<description><![CDATA[Pernah ke Jogja? Pernah menikmati sate klathak?  Apa Itu Sate Klathak?
Bila anda di Jogja, antara ja]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><em>Pernah ke Jogja? Pernah menikmati sate klathak?  Apa Itu Sate Klathak?</em></p>
<p>Bila anda di Jogja, antara jam 11 siang s.d 9 malam, jangan lupa sempatkanlah main ke jalan Imogiri Timur. Dari perempatan Terminal Bus Giwangan Yogyakarta kearah makam Raja Raja Imogiri, tepatnya dimulai setelah perempatan pertama. Perempatan Grojogan. <em><strong>Emang ada apa?</strong></em>.</p>
<p>Di sepanjang jalan itu terdapat sekitar 30 warung sate kambing hanya dalam ruas jalan sepanjang 2.5 km. Jadi rata-rata hampir setiap 80 meter ada satu warung sate kambing. Orang sekitar situ saja banyak yang menyebutnya dengan <strong><em>"Jalan Sate"</em></strong>.</p>
<p>Yang spesial adalah <strong>sate klathak</strong>. Sate klathak adalah sate kambing muda yang hanya dibumbui dengan garam saja, sehingga bila di bakar akan ber <em>"Klathak Klathak!"</em>. Berbunyi maksudnya, karena garamnya terbakar. Dipercaya berkhasiat meningkatkan gairah dan stamina pria. Tapi meski hanya dibumbui garam saja, kok ya tetep enak ya?.</p>
<p>Jangan heran, kalo pada saat makan siang, banyak orang kantoran yang jauhnya sekitar 10 kiloan pada menyempatkan makan di jalan sate.</p>
<p>Yang paling sip, menurutku sih, adalah Sate Pak Jam. Tepatnya di Km 6.5 berseberangan dengan pom Bensin Jati. Ada tulisannya. Di bawah pohon mangga. Jangan sampai keliru, karena disekitar pom bensin itu saja ada 4 warung sate yang berdekatan. Kambingnya dijamin masih muda. Jadi empuk. Per porsi cuma Rp. 10.000,- dah masuk mimuman.</p>
<p>Dalam sehari Pak Jam "membunuh" 4-5 ekor kambing muda. Meski begitu,  jangan harap jam 7 malam masih buka. Sudah habis. Lainnya masih buka, sih. Blom pada habis.</p>
<p>Selain sate klathak ada juga Sate bumbu, Thenkleng, Kikil, Lelung, Tongseng, Nasi goreng kambing dll. Tapi yang spesial ya itu tadi, Sate Klathak.</p>
<p>Atau mo yang lebih greeng? Pesen saja tongseng torpedo!!</p>
<p>Jadi dalam sehari, di ruas jalan 2.5 km itu, kira kira 90-100 kambing muda diambil hak hidupnya.</p>
<p>Dari perempatan terminal giwangan ke arah makam raja imogiri, bila sudah melewati <em>trepiklet</em>, berarti anda sudah kebablasen. Sudah lewat dari zona jalan sate. Atau emang mo ke Imogiri?</p>
<p><em><strong>Mau mampir? Aku tinggal di dekat situ.</strong></em></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
