<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>hidup-saya &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/hidup-saya/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "hidup-saya"</description>
	<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 15:24:19 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[BANDUNG – PURWAKARTA (EKONOMI) Rp 16000,- , PURWAKARTA – BANDUNG (AC) Rp 15000,- ???]]></title>
<link>http://perempuanluarbiasa.wordpress.com/2008/10/06/bandung-%e2%80%93-purwakarta-ekonomi-rp-16000-purwakarta-%e2%80%93-bandung-ac-rp-15000/</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 04:54:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>perempuanluarbiasa</dc:creator>
<guid>http://perempuanluarbiasa.id.wordpress.com/2008/10/06/bandung-%e2%80%93-purwakarta-ekonomi-rp-16000-purwakarta-%e2%80%93-bandung-ac-rp-15000/</guid>
<description><![CDATA[
Dulu sebelum ada tol Cipularang, rute saya menuju Bandung dari Jakarta adalah Jakarta – tol dalam]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&#62;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;                                                                                                                                            &#60;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Dulu sebelum ada tol Cipularang, rute saya menuju Bandung dari Jakarta adalah Jakarta – tol dalam kota – Cikampek – Purwakarta – Padalarang – Bandung. Tapi semenjak tol Cipularang mulai beroperasi maka praktis rute saya menjadi Jakarta – tol dalam kota – tol Cipularang –Bandung. <em>Eits, </em>jangan salah sangka, saya bukan pengendara truk, bis ataupun travel Jakarta – Bandung. Saya memang sering pulang pergi Jakarta – Bandung karena pekerjaan saya di Bandung sementara kedua orang tua tinggal di Jakarta.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Setelah beroperasinya tol Cipularang, saya tidak pernah melewati daerah Purwakarta lagi. Padahal saya masih ingat liak-liuk jalan Purwakarta, dan apa-apa saja yang menghiasi daerah di pinggir jalan tersebut. Ada tukang-tukang mainan anak-anak tradisional, tukang peyeum, oleh-oleh khas Purwakarta seperti simping (yang bentuknya lingkaran pipih) beraneka rasa, colenak, dll. Ibu saya selalu menyempatkan diri untuk mampir di Purwakarta membeli simping kalau beliau menjenguk saya ke Bandung. Pinggiran jalan Purwakarta menjadi tempat yang ramai. Kegiatan perekonomian masyarakat Purwakarta banyak yang berpusat di pinggiran jalan ini. Tapi itu dulu, sekarang saya tidak tahu lagi bagaimana kondisinya, yang jelas omzet para pedagang itu pasti berkurang karena berkurang juga kendaraan yang melewati jalan Purwakarta baik yang menuju Bandung ataupun Jakarta.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Beberapa hari yang lalu saya harus berangkat menuju Waduk Jatiluhur, yang merupakan <em>landmark</em> Purwakarta, untuk mengumpulkan data-data kualitas air. Entah kenapa tiba-tiba saya teringat masa dimana saya sering melewati jalan Purwakarta. Karena itu saya langsung nekat memutuskan untuk pergi menggunakan bis umum. Salah satu kesalahan saya yang cukup fatal adalah saya sebelumnya belum pernah menggunakan bis umum dari Bandung menuju Purwakarta maupun sebaliknya. Tapi saya tetap nekat ingin menggunakan bis umum –hanya Tuhan yang tahu kenapa–.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Pagi itu saya bangun sekitar pukul 06.00, jauh dari harapan saya karena harusnya jam 06.00 saya sudah berada di terminal bis. <span lang="NL">Tapi apa daya, saya tetap harus berangkat juga ke Purwakarta dan tetap nekat ingin naik bis. Akhirnya pukul 07.00 saya berangkat dari rumah dengan menumpang <em>angkot</em> Panghedar-Dipatiukur sampai ke pangkalan bis Damri. Turun dari angkot –tidak lupa membayar tentunya- saya langsung berlari mengejar bis Damri tujuan Leuwih Panjang yang sudah berangkat. Saya harus menunggu 1 jam jika saya ingin naik bis Damri yang berikutnya, dan tidak mungkin karena saya sudah terlambat. Akhirnya saya berhasil mengejar bis Damri tersebut dan duduk manis di dalamnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Tarif bis ini tergolong murah, Rp 1600,- sampai ke terminal yang jaraknya lumayan jauh dan bis ini <em>full music</em>. Mulai dari lagu balada, lagu rock dan tentunya dangdut, lagu lama maupun lagu baru, siap dinyanyikan oleh para pengamen. Saya yang sudah mengantuk akhirnya mengurungkan niat untuk tidur, mana mungkin bisa tidur di sementara pengamen di sebelah saya sibuk menabuh gendang kecilnya ditambah lagi dengan teriakan penjaja barang-barang dagangan serta senggolan pak kondektur yang sibuk memungut bayaran dari penumpang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Pukul 09.30 saya akhirnya sampai di terminal Leuwih Panjang. Saya masuk ke dalam terminal untuk mencari bis yang lewat Purwakarta, karena ternyata tidak ada bis khusus menuju ke Purwakarta. Saya sibuk menjulur-julurkan leher –maklum saya tidak tinggi- mencari-cari bis AC. Tapi ternyata tidak ada bis AC yang lewat Purwakarta, semuanya bis ekonomi. Ok, tidak ada lagi yang bisa saya lakukan, saya sudah sangat terlambat, akhirnya saya naik bis ekonomi tujuan Bekasi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Untungnya bis yang saya naiki tidak menunggu waktu lama untuk berangkat. Di dalam bis ini pun keadaannya tidak jauh berbeda dengan bis Damri yang saya naiki tadi. Saya langsung disambut dengan nyayian dan teriakan-teriakan pedagang. Bahkan kali ini jenis barang dagangan yang dijajakan semakin beragam mulai dari permen jahe sampai ke sandal! Harapan saya untuk bisa tidur langsung sirna. Saya tidak menyalahkan mereka, mereka hanya mencari penghidupan, sama seperti saya dan orang-orang lainnya. Di tengah jalan, kondektur meminta bayaran. Semua penumpang di bis ini memang tidak ada yang membeli tiket di loket, malah saya cukup ragu apa memang ada loketnya. Dan kenapa baru setelah berada di jalan tol kondektur meminta bayaran, karena ternyata bis ini menaikkan penumpang di luar terminal dan di pintu tol. Saya yang tidak tahu berapa tarifnya dan malu bertanya, langsung menyodorkan uang Rp 50000,- dan kondektur memberikan uang kembalian beserta tiket bisnya, tarifnya Rp 16000,-. Ok, ini cukup murah pikir saya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Saat itu di pangkuan saya silih berganti terdapat barang dagangan yang dijajakan. <span lang="NL">Para pedagang menyodorkan dengan paksa barang dagangan mereka ke pangkuan saya dan penumpang lainnya. Permen jahe, wingko babat (saya di Jawa Barat kan?? Bukan Jawa Tengah), kue pukis, buku tuntunan sholat, resep makanan, kamus inggris-arab-indonesia, dompet, sandal sempat mampir ke tangan saya. Berbagai barang dagangan ini dijual dengan harga dari yang termurah misalnya permen jahe Rp 1000,- sampai yang termahal Rp 10000,- yaitu sandal dan dompet. Nyanyian dan tabuhan gendang ditambah petikan gitar juga tetap mengalun. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span lang="NL">Akhirnya bis yang saya tumpangi pun keluar pintu tol Jatiluhur. Saya pun turun dan...bingung. Saya tidak tahu mana angkot yang menuju Waduk Jatiluhur. Berbekal pesan orang tua “malu bertanya sesat di jalan”, maka saya bertanya pada sekumpulan orang yang berdiri di depan rumah makan Ciganea –yang cabangnya di ITB kerap saya sambangi-. Akhirnya dengan menumpang (bukan berarti tidak bayar) angkot merah diantarkanlah saya hingga ke Waduk Jatiluhur. </span>Kemudian cepat-cepat saya selesaikan urusan saya di sana, dan saya kembali pulang ke Bandung. Tidak ada yang aneh dengan perjalanan pulang saya ke Bandung, hanya saja lebih sepi karena tidak ada pengamen di dalam bis lagi, karena saya akhirnya naik bus ac Bekasi-Bandung via Purwakarta yang entah kenapa ada sementara di terminal Leuwih Panjang malah tidak terlihat sama sekali. Hanya satu yang masih mengganjal pikiran saya, kenapa bis ac ini yang notabene lebih nyaman dan eksklusif tarifnya hanya Rp 15.000.-??</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><em><span style="font-size:16pt;line-height:115%;" lang="NL">Harga berbanding lurus dengan kualitas dan kenyamanan*</span></em><em><span lang="NL"> </span></em></p>
<p><em><span style="font-size:9pt;line-height:115%;font-family:&#34;">*Kecuali bus jurusan Bandung-Bekasi via Purwakarta</span></em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lebaran nya sudah tibaa...]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=42</link>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 11:43:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/10/05/lebaran-nya-sudah-tibaa/</guid>
<description><![CDATA[Lebarannya sudah tiba.. yookk salam salaman
Lebarannya sudah datang.. yook maap-maapan
Alhamdulillah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Lebarannya sudah tiba.. yookk salam salaman</p>
<p>Lebarannya sudah datang.. yook maap-maapan</p>
<p>Alhamdulillah, lebaran dateng. Banyak yang bersuka ria. Ibu -ibu sibuk dengan menu masakan yang akan dihidangkan pas hari suci lebaran. Anak- anak sibuk dengan baju baru nya yang katanya sih hadiah berpuasa. Remaja- Remaja sibuk ber sms dan bertelepon ria menghubungi pacar pacarnya yang pergi pulang kampung. Inikah lebaran tahun ini?.. hanya hingar bingar suara musik di malam 1 syawal (<em> takbiran istilahnamah..</em>) dan canda tawa di hari yang katanya kita kembali suci.</p>
<p>Solat ied, Sayah ikut di Masjid Agung Arjasari. Tidak terlihat agung karena ga ada kubah emasnya. Ga terlihat agung juga karena karpetnya juga bukan karpet emas. Karpet Hijau biasa yang sudah tau lah gimana baunya, apek karena jarang dicuci. Mungkin pengurus masjidnya malas karena ga ada uang <em>buburuhnya. </em>Masjid yang jadi pusat kegiatan keagamaan desa Arjasari ini terlihat mewah meski kondisi pisiknya ga mewah. Mewah karena smuah warganya tumplek hadir di dalamnya. Sampai Barisan ibu -ibu sajah meluber ke halaman masjid, sungguh suasana yang bikin sayah terharu. Kenapa hanya pas Solat Ied sajah masjid ini penuh.</p>
<p>Jam 06.00 barisan shaf yang disiapkan Panitia Dadakan sudah penuh, sayah sajah yang datang jam 06.10 kebagian duduk di luar, dihalaman masjid. Halaman Masjid berubah fungsi sementara menjadi seperti warung kopi karena smuah yang disanah hanya Ngobrol sambil tertawa dan salam salaman, silaturahmi katanya. Pukul 06.30 Imam masjid berdiri dan mimpin Solat Ied berjamaah, khusuk dan sangat cepat. yang dibaca hanya surat pendek di juz amma. Entah dia ga hapal atau untuk efisien waktu. Sayah ikut sajah ketika Imam mengangkat tangan dan teriak AllohuAkbar.. Alloh Maha Besar yang menciptakan sayah, Bulan Romadhon dan ibu sayah, Kok ibuuu??? Ya iyaa tanpa dia sayah ga akan berada di jajaran shaf pas banget pintu. huff...!! Solat pun selesai dan saatnya Imam menjadi Khotib untuk membacakan khutbah Iedul Fitri.</p>
<p>Pujian kepada Alloh dan Rosul dibacakan Pak Khotib tapi sesudahnya dia bacain pidato Bupati..(aduh ini yang sayah ga ngerti kenapa dibacain disinih..) panjang dan membuat smuahnya bosannd ya iyaa dia baca teks hampir 5 halaman, klo efisiensi membaca teks cuman 5 menit perhalaman berarti kan butuh 25 menit saja.Lha ini jam setengah 8 masih belum beres. Raut muka bapak bapak sudah ga enak dilihat. apalagi ibu ibu yang kepanasan duduk di halaman masjid. Klo sajah ini rapat dewan sayah sudah interupsi. sang Khotib membuang buang waktu dengan membaca pidato Bupati 5 halaman dan 5 halaman lagi isi khutbah nya... aduuuhhh ini baru saja lebaran masa sudah dongkol lagi. Hemat sayah sih Pak Khotib kasih aja ceramah singkat yang menark, kreatif dan kena sasaran.. maap yahh bapak Khotib ( katanya sih dia camat :p ah gpp lah biar terkenal ditulis disinih )</p>
<p>Ketupat lebaran , Opor ayam, sambal kentang goreng dan krupuk, menu Favorit kluarga sayah di rumah tanpa itu sih kami ga sebut itu hari lebaran..hahahahha! Semuanya bersedih ketika mamah menangis, tapi kembali lagi tertawa ketika ketupat dan Opor ada di depan kami..heuhue anehh!!</p>
<p>Lebaran yang hebatt, ramadhan yang luar biasa. Semoga sayah bisa merasakan nya kembali tahun depan.. Aminn</p>
<p>MInnal Aidzin Wal Faidzin</p>
<p>- Sayah dan Kluarga -</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips Kuat Berpuasa]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=28</link>
<pubDate>Wed, 24 Sep 2008 11:46:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/09/24/tips-kuat-berpuasa/</guid>
<description><![CDATA[Telat yah kalau sayah nulis ini. Ramadhan udah hampir meninggalkan kita, eh sayah nongol dengan tuli]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Telat yah kalau sayah nulis ini. Ramadhan udah hampir meninggalkan kita, eh sayah nongol dengan tulisan ini. sayah ga mau disebut ikut-ikutan.  Sayah juga ga mau dicap sebagai penulis yang insidensial (klo orang rame nulis satu judul, yang lainnya ikutan nulis ) hehehe.. walaupun kadang blog ini sayah biarkan. sayah biarkan bukan karena sayah malas, tetapi memberi kesempatan bagi blog sayah biar dia kreatif sendiri dan bisa nulis sendiri. dan Hasilnya gagal. Blog sayah ga bisa nulis sendiri harus dibantu sama sayah saja. Capekk !!</p>
<p>Ok.. Sayah sudah berpuasa selama 24 hari dan alhamdulillah 4 kali gagal makan nikmat pas Adzan Maghrib  ( batal puasanya gara gara itu tuhh.... ). Alesannya banyak.. dan sayah ga mau jadi sombong karena sayah ga tamat puasa 4 kali terus sayah bilang bilang ke kamuh kalo sayah ga puasa. Nanti Alloh murka ke sayah karena sayah riya dan takabur.</p>
<p>Tips nya ini   :</p>
<p>1. Niat</p>
<p>2. Niat aja ga cukup klo kita nya ga makan sahur. Sok aja klo kamuh ga makan sahur, pasti bakal jadi alesan buat batalin puasanya.</p>
<p>3. Pergi Ke kantor ga usah cium cium istri, atw telpon telpon Pacar. Taukan maksudnya..?</p>
<p>4.Nah ini yang penting, di tas kerja jangan diselipin Energen, Roti isi, dan rokok.</p>
<p>5. Curigain semua temen kantor kamu. Dia puasa apa engga? Klo ga puasa jangan diajak ngobrol ujungnya ngajak makan siang bareng :P</p>
<p>6. Di Meja kerja bikin catatan kecil, tapi yg bisa dilihat dri arah mana saja. tulisannya seperti ini                      " Hey, Klo batal ga dibeliin Baju Lebaran lho "</p>
<p>7. Waktu Istirahat usahakan jangan keluar ruangan. Kalo bisa ruangan nya kunci,  takutnya ada temen kamu masuk ke ruangan dan bawa Bungkusan Nasi Padang</p>
<p>8. Kalo ada yg ngajak untuk batal puasa, kamu bilang aja " Sayah sedang berpuasa, dan kata rasul bahwa Orang yg berpuasa itu .... ( Lu bacain Surat Albaqoroh 187 -189)" Nah jamin temen lu yang ngajak batal bakal kabur .</p>
<p>hehhee.. ampuh ga ?? Selamat Berpuasa yaaa ....</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Crayon]]></title>
<link>http://perempuanluarbiasa.wordpress.com/?p=13</link>
<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 02:12:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>perempuanluarbiasa</dc:creator>
<guid>http://perempuanluarbiasa.id.wordpress.com/2008/09/17/crayon/</guid>
<description><![CDATA[Teman : hari ini sepi banget ya&#8230;
Saya : yang sepi &#8220;hati&#8221; lo bukan &#8220;hari ini]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Teman :</strong> <em>hari ini sepi banget ya...</em></p>
<p><strong>Saya : </strong><em>yang sepi "hati" lo bukan "hari ini"</em></p>
<p><strong>Teman :</strong> <em>iya...</em></p>
<p><strong>Saya : </strong><em>hati lo sepi gak ada warna-warninya. Makanya jual crayon lo.</em></p>
<p><strong>Teman :</strong> <em>koq?</em></p>
<p><strong>Saya :</strong> <em>iya, jual crayon lo ke orang lain, biar ada orang yang bisa ngewarnain hati lo.</em></p>
<p><strong>Teman :</strong> <em>hehe, mau jual ke siapa?</em></p>
<p><strong>Saya :</strong> <em>gw gak tau siapa aja yang pernah mampir ke toko lo. Tapi pesan gw, kalau jual crayon jangan yang warna hitam ya...</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cincin Kawin]]></title>
<link>http://perempuanluarbiasa.wordpress.com/?p=9</link>
<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 06:37:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>perempuanluarbiasa</dc:creator>
<guid>http://perempuanluarbiasa.id.wordpress.com/2008/06/04/cincin-kawin/</guid>
<description><![CDATA[dia   : aku masih punya utang atau janji yang belum aku lunasin gak ke kamu?
saya : ada
dia   : ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>dia   :</strong> <em>aku masih punya utang atau janji yang belum aku lunasin gak ke kamu?</em></p>
<p class="MsoNormal"><strong>saya : </strong><em>ada</em></p>
<p class="MsoNormal"><strong>dia   : </strong><em>apa?</em></p>
<p class="MsoNormal"><strong>saya : </strong><em>cincin kawin</em></p>
<p class="MsoNormal"><strong>dia   : </strong><em>…………… (diam, merasa bersalah karena dia tiba-tiba mau menikah dengan perempuan lain bulan agustus)</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[oh..oh.. India_cute]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=24</link>
<pubDate>Sun, 27 Apr 2008 04:56:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/04/27/ohoh-india_cute/</guid>
<description><![CDATA[Fitri.. sebut sajah begitu karena sayah tidak perlu kasih tau siapa nama panjangnya? Kulitnya gelap,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Fitri.. sebut sajah begitu karena sayah tidak perlu kasih tau siapa nama panjangnya? Kulitnya gelap, tidak segelap malam hari, rambutnya panjang tidak sepanjang sungai Musi, tubuhnya kecil tidak sekecil semut rang-rang. Ah, ternyata dia tidak istimewa. Tapi sayah menulisnya disinih, kenapa? Biarin ini kan Blog sayah...weee :P mw protes? Lapor sajah sanah ke MPR.</p>
<p>Setahun yang lalu sayah tidak kenal dia. Entah siapa dia, namanya juga ga kenal makanya sayah ga tau. Kok aneh ga kenal malah diceritain? Biarin sayah lagi ingin menulis dia.</p>
<p>Di suatu hari di malam Jumat Kliwon , Fitri ke tempat sayah bersama adiknya. Oh iyah sayah kenalan sama dia karena adiknya sayah kenal, kenal kenal sekali. Obrolan panjang tidak terasa karena sayah tidak perhatiin dia ngomong, karena pikiran sayah sudah jauh masuk ke Brownies, Brownies Pisang yang dia bawa ( asli...laparr...). Dia ngomong banyak, sayah hanya senyum, Dia Ngomong dua, sayah dengar tiga. Dia bilang Egi, sayah jawab senyum. Kasian dia jauh-jauh dari Turangga hanya untuk melihat sayah senyum, Senyum pengen brownies.hehehe...</p>
<p>Brownis di potong dan sayah dikasih potong. sayah potong tipis-tipis buat dibagikan ke teman dan buat kita makan. Sayah potong tipis biar sisa yang tebal bisa sayah makan ketika mereka pulang, licik ? tidak atuh sayah pintar. Fitri dan adiknya pulang setelah minta ijin karena mereka sudah berlama-lama disini, ditempat sayah kerja hanya sekedar ngobrol, minum teh , dan makan brownies. Sayah pun tak tahu apa kesimpulan pembicaraan tadi. pusing..</p>
<p>Bulan Maret, Hp berbunyi dan sayah angkat, tapi ditutup ohh cuman misskol, Dasar !</p>
<p>hp bunyi lagi, sayah diamkan lama-lama, jaga-jaga takut kena tipu miskol lagi. Hpnya bunyi terus sayah diamkan juga, Sayah ke kamar mandi buang hajat. Hp masih bunyi, sayah angkat eh ditutup lagi, MISKOL lagi ! sayah ga ngerti maksudnya apa, Kalau mo main-main kenapa pake Hp kenapa ga pake Playstation kan lebih rame. Ada sms dari Vita adiknya Fitri. adiknya sayah kenal, kenal, kenal sekali. Dia nanyain gimana lanjutan obrolan yang dulu. Sayah bingung obrolan yang mana? Yang dibalas senyum, bukan katanya. Dia bilang dulu di tempat kerja sayah. Aduh sayah bingung yang mana, yang sayah ingat cuman brownies. Iya katanya tentang Brownies... hahaha makin bingung sayah waktu itu cuman makan brownies tapi ga ngobrol tentang brownies.</p>
<p>PUZZLE NET. yah ternyata kesimpulan makan brownies itu hasilnya itu. Puzzle Net di Turangga tempatnya Fitri Tidur, makan dan Mandi. tapi setahu sayah Dia jarang mandi, tapi tidak bau. sayah sudah coba turutin dia buat ga mandi tapi sayah aneh kok bau. Katanya dia pake Deo-duran, Ohh produk baru mungkin soalnya sayah cuman pake Rexona ( hayooo... bayar royalti kesayah, merknya sudah dipajang disinih ..:p).</p>
<p>Fitri yang sudah sayah anggap sebagai kakak. Kakak yang hitam, kakak yang imut, kakak yang cerewet, kakak yang Bawel, Kakak yang suka marah klo sayah tidak makan nasi atw minum kopi buatannya, Kakak yang perhatian, Kakak yang ga seperti kakak buat adik2nya, Kakak yang manja, Kakak yang suka Chatting, Kakak yang Yonggru ( jangan tanya sayah apa artinya..) Kakak yang suka ngejek sayah, Kakak yang aduh sayah lupa .... terlalu banyak buat dia tpi ada satu yang bikin sayah ingat. Meski Kakak ini ga terlalu cute dibanding Sandra Dewi tpi bagi sayah dan teman-teman sayah, teman-teman dia, Keluarga dia, Pacar-[acar dia, Tetangga-tetangga dia. Dia tetap India Cute</p>
<p>25 April 2008</p>
<p>India Cute, kalimat terbaik buat dia :) sukses Puzzlenet nyah</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[120 Days in Penang: Day Two]]></title>
<link>http://hardyhuang.wordpress.com/?p=55</link>
<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 04:00:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>hardyhuang</dc:creator>
<guid>http://hardyhuang.id.wordpress.com/2008/04/22/240-days-in-penang-day-two/</guid>
<description><![CDATA[Hari ini saya dengan 6 orang anak lab makan nasi Kanda. Ini pertama kalinya saya makan nasi Kanda ya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini saya dengan 6 orang anak lab makan nasi Kanda. Ini pertama kalinya saya makan nasi Kanda yang konon katanya salah satu makanan khas Malaysia tetapi campuran bumbunya cukup membuat hati saya berdebar. Takut jatuh sakit pula di Malaysia.Hehe.... Tapi saya coba juga pada akhirnya. Tentunya setelah itu saya minum air putih banyak-banyak loh. Sangking banyaknya kurasa orang di lab pada bingung lihat saya pulang balik toilet beberapa kali.</p>
<p>Walaupun hari ini agak ruwet dalam memilih penginapan. Tapi untung semuanya berjalan lancar. Pertama-tama saya dan Ms L pergi ke salah satu asrama di universiti. Di tempat administrasi saya dapat kunci pintu, akan tetapi nasib memang, kunci dari pintu kamar tersebut ternyata tidak bisa digunakan. Ms L tidak byaisa masuk ke dalam gedung karena perempuan dilarang di sana. Balik saya ke tempat administrasi dikasihnya pintu ruangan nomor 24. Pergilah saya ke ruangan nomor 24 (setelah susah payah karena tempatnya seperti maze di cerita Minotaur) tapi ternyata tidak bisa juga dipakai. Saya coba tes pakai untuk kamar no 24, eh ternyata sukses. Tapi begitu malangnya di dalam hanya ada kerangka ranjang saja. Sangat parah sekali keadaannya. Tapi ya sudahlah saya balik ke Ms L. Beliau bilang lebih baik pergi ke lab terlebih dahulu.</p>
<p>Di lab ada perkara lagi. Tidak ada tempat duduk untuk saya. Ya sudah numpang saya sebentar di cubicle nya Ms L. Saya masih belum diberi assignment oleh Mr R. Ya keluarkan laptop lah, kerjain tugas Model dan Simulasi saya. Sebenarnya tugas model dan simulasi saya gampang sekali. Tapi saya lagi mau main-main dengan teknologi terbaru Java yaitu JavaFX dan mau mencoba menyelesaikan permasalahannya dengan menggunakan salah satu metode Greedy yaitu Djikstra. Sebenarnya dengan aritmatika 20 menit selesainya algoritma dasar. Tapi daripada kosong tidak ada kerjaan. Bagusan otak-atik saja.</p>
<p>Di lab, para programmer menggunakan komputer dengan rata-rata monitor ada lebih dari 2 buah. Bahkan ada yang sampai 4 monitor. Di lab itu ada 3 divisi yang berbeda. Orang melayu sedikit saja. Ada orang Indonesia, India, Prancis, Chinese, Arab dan lain-lain. Bahasanya pun campur aduk di sana. Bahasa Inggris, Mandarin, Melayu, Indonesia, Hokkien dan tentunya India. Pusing saya lihat.</p>
<p>Selang beberapa saat, saya dapat meja saya. Tapi tiba-tiba ada orang <span style="text-decoration:line-through;">India </span>Arab yang datang dan mengklaim bahwa ini mejanya. Walah. Saya suruh dia tanyakan Ms L saja, karena kan Ms L yang persilakan saya duduk di sana. Tapi ternyata bahasa Inggris ku tidak konek dengan konek dengan bahasa Inggrisnya. Dia bicara cepat kali dan lari-lari intonasinya. Bingung gua. Dia sendiri bingung dengan bahasa Inggris saya. Akhirnya dia ke administrasi, ketemu dengan orang India yaitu Ms Le. Oleh Ms Le, katanya dia tidak boleh duduk di tempat nya lagi karena dia sudah pindah dari research ke mix mode. Tapi orang <span style="text-decoration:line-through;">India</span> Arab itu tetap bersikeras kalau surat keputusan belum keluar jadi dia masih berhak duduk di sana. Akhirnya datang satu orang Chinese yang menyarankan agar besok saya pindah ke tempat lain, kebetulan ada orang Arab lain yang mau meminjamkan tempatnya untuk saya. Yup. Mr Nice Guy. Katanya besok untuk satu minggu dia tidak datang. Ya sudah saya duduk di sana selama satu minggu sampai orang<span style="text-decoration:line-through;"> India</span> Arab itu dah resmi keluar dari lab.</p>
<p>Lanjut ke masalah penginapan. Ms L menemukan satu tempat yang lumayan bagus yaitu di gedung sebelah Mr R dan dia sendiri. Harganya Rm 200 per bulan. Di apartemen itu ada 3 kamar. Satu kamar diisi oleh 3 orang cewek S1. Yang satunya kosong. Satu lagi ya wa loh.Oke lah, gua pindah kesana untuk beberapa saat. Nanti baru pikir lagi selanjutnya. Toh dari kampus wa dah acc. Tunggu apa lagi leh?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[120 Days in Penang: Day One]]></title>
<link>http://hardyhuang.wordpress.com/?p=54</link>
<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 03:43:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>hardyhuang</dc:creator>
<guid>http://hardyhuang.id.wordpress.com/2008/04/22/240-days-in-penang-day-one/</guid>
<description><![CDATA[Tak terasa telah lewat 1 bulan penantian untuk pergi ke Pulau Penang, akhirnya hari itu datang jua. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tak terasa telah lewat 1 bulan penantian untuk pergi ke Pulau Penang, akhirnya hari itu datang jua. Saya berangkat ke Penang dengan menggunakan pesawat Air Asia. Lirik-lirik bentar ke tiket pesawat, harga tiket mencapai Rp 490.000,-. "Mahal juga ternyata..," begitu pikiran saya waktu itu. Memang harga flight sebenarnya cuma Rp. 159.999,-, tapi dibalik itu ada harga Fuel Subcharge senilai Rp. 180.000,- ditambah harga Administration Fee Rp 70.000,- lagi. Wah ini sih permainan marketing. Di bandara internasional polonia, ketika masuk saya dihampiri seseorang dengan baju agak lusuh. "Naik pesawat Air Asia?" Begitu tandas orang tak dikenal (OTK) ini yang kemudian saya baru tau kalu ini orang mencari nafkah untuk membantu orang mengurus masalah administrasi di sana. Ya karena ini penerbangan internasional saya yang pertama kalinya, saya relakan lah Rp 20.000,- untuk dia, walaupun setelah lewat beberapa saat saya lihat ternyata orang hanya bayar Rp 10.000,- aja. Walah terlambat tuh. Jadi rugi Rp10.000,- saya. Padahal Penang aja belum diinjak, dah ditipu orang Indonesia pula. Parah juga saya. Tapi sudahlah. Pengalaman.</p>
<p>Belum cukup saya ditipu dengan uang, saya mau diperas pula oleh OTK itu. Katanya saya tidak punya tiket pulang dan ditambah saya pertama kali terbang, pihak imigrasi tidak akan mengizinkan gua terbang. Sedikit tidak percaya saya. Saya bilang padanya, kamu urus dulu semuanya. Sewaktu dia sedang menimbang koper. Ternyata koperku lewat dari 15 Kg. Kalau tidak salah, 17.4 Kg. Oleh orangnya dihitung 18 Kg. Untuk setiap kelebihan 1 Kg, saya hendak di-charge seharga Rp 45.000,-. Walamak, 3 Kg berarti Rp 135.000,-. Gila! Penang belum injak dah mesti keluar gitu banyak uang! Saya angkat koper saya ke sekitar tempat duduk di polonia. Di sana saya keluarkan buku Introduction to Algorithm dan satu kotak minuman pati ayam kemudian ditimbang ulang. Jarum timbangan menunjukkan 14.7 Kg. Selamat lah saya.Barang yang kukeluarkan kumasukkan ke dalam plastik yang kemudian kujinjing ke tempat Imigrasi. Di sana, hati agak deg-deg an. Tapi nyata, ga ada apa-apanya toh. Orang imigrasi cuma nanya ke penang ngapain yang dijawab oleh saya "Tugas Belajar". Cap. Lewat. Sialan juga tuh OTK. Nakutin orang.</p>
<p>Ketika di raung tunggu, Saya sms dulu kepada dua orang yaitu Mr P dan Mr S minta doakan gua. Pesawat Air Asia yang mengklaim selalu on time memang nyatanya datang on time. Tapi ternyata setelah duduk di pesawat, saya tunggu-tunggu setelah 35 menit. Kok tidak terbang? Suara pramugari yang menggoda akhirnya mengumumkan lewat pengeras suara. "Pesawat akan mengisi bahan bakar selama 15 menit. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," begitu sahut pramugari tersebut. Gugur deh predikat on timenya di benak saya.</p>
<p>Sampai di Penang jam 6 an. Tunggu bagasi. Keluar ketemu Mr R ternyata sudah jam 6 lewat 20 menit. Ketika Mr R di mobil, beliau telepon Mr P. Pertama-tama telepon dia pura-pura bilang saya tidak ada di airport. Suara Mr P yang terkejut kedengaran di HP Mr R. Suer. Ini bukan ide saya. Saya bahkan tidak ketawa, cuma menaikkan ujung bibir sedikit waktu itu. Untungnya Mr R, cuma bercanda sebentar saja. Kalau tidak bisa heboh Mikroskil. Ntar saya dianggap tidak terbang pula ke Penang.</p>
<p>Oleh Mr R, saya ditawari untuk menginap di rumahnya bareng semalam. Yah, karena dia yang bawa mobil. Tidak etis saya menolak. Oke lah. Berangkatlah kita berdua ke rumahnya (apartemennya). Di sana saya ketemu dengan istri dan anak kedua dari Mr R. Kedua-duanya sangat ramah. Saya diberikan ruangan untuk menginap semalam (saya tebak sih ruangan anak keduanya karena ada fotonya). Selang beberapa saat, anak pertamanya pulang dengan Mr F yang merupakan mahasiswa Phd yang juga merupakan orang Indonesia. Kenalan sebentar dengannya. Dari wajahnya, biasa-biasa saja (saya baru tahu di hari kedua kalau dia programmer Java yang paling tangguh di lab dan telah menerbitkan kurang lebih 16 paper Internasional). Setelah perkenalan selesai. Pak Rahmat berbaik hati membawa saya jalan-jalan untuk membeli kartu SIM Digi. Susah kali bicaranya dengan tukang jualnya. Dia bahasa hokkien campur melayu campur Inggris pula. Bingung gua. Tapi setelah 15 menit bicara panjang lebar tentang cara ngisi pulsa di Penang baru kelar jual belinya hehe...</p>
<p>Sepulangnya ke apartemen Mr R. Saya langsung tulis jurnal sebentar, susun barang dan beberapa aktifitas normal lainnya baru tidur. Besok apa lagi yang akan kutemui.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sahabat Dalam Hidup 2]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=23</link>
<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 15:14:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/04/07/sahabat-dalam-hidup-2/</guid>
<description><![CDATA[Rusli (Mamang)

Susah uy ngomongin dia mah, riweuh. secara dari kita kenal nya ajah udah aneh. sayah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Rusli (Mamang)</p>
<p><img src="http://photos-549.friendster.com/e1/photos/94/56/15056549/1_466889987l.jpg" alt=") hahaha ..)" width="600" height="449" /></p>
<p>Susah uy ngomongin dia mah, riweuh. secara dari kita kenal nya ajah udah aneh. sayah kenal sama rusli tahun 2006, umur yang sedikit kalo dibilang sahabat cuman 2 tahun. Tapi Keterikatan hati ga harus selalu ditentukan sama panjang nya waktu.</p>
<p>Awalnya kita kenalan lewat MIRc. Chat client gitu...? weks, dulu sayah kira dia HOMO (<em>maap russs, sayah hanya ketakutan sajah ada cowok nanya Fs ke cowok lagih :) )</em> Sayah masih ingat ketika pertama kita bertemu ( <em>KOpdaran gitu, setelah kenal dari chat</em>) waktu itu sayah bawa Hardisk 40Giga ke warnetnya Rusli buat Ngopy Film Bokep koleksi dia ( edan, untung sajah waktu itu belum ada UU ITE, heheheh..). dari sana sampai sekarang beugh, kita kayak soulmate ...hehehe mungkin karena sama2 penyuka JAV nya Miyabi (hahahah, itu dulu sekarang ga berani takut kena 1 M )</p>
<p>Pribadi dia yang bisa sayah ambil dia mah orang nya bageur , pendiam tapi semua yang di ucapkan bermanfaat dan memang dewasa. tapi sayah ga suka klo dia mulai menangis ketika menghadapi cewek...:-p weeksss maap mang . pisss ahhh</p>
<p>Nb: hatur nuhun sobat, Inspirasi untuk bertindak dewasa dan bijak sayah dapat dari kamuh</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[8 Kunci Sukses Menuju Pernikahan ]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=22</link>
<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 14:53:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/04/07/8-kunci-sukses-menuju-pernikahan/</guid>
<description><![CDATA[Ini adalah tips dari sayah buat kamuh-kamuh yang pengen sukses menikah
1. Yakin kan dulu usia kamu, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah tips dari sayah buat kamuh-kamuh yang pengen sukses menikah</p>
<p>1. Yakin kan dulu usia kamu, udah 17 tahun keatas.</p>
<p>2. Kalau Kamu Cowok yakinkan dulu kalo kmu itu bukan HOMO :p</p>
<p>3. Buat kamu yang cewek Pastikan Kamu sudah Menstruasi dan belum hamil :-p</p>
<p>4. Oke, setelah yakin semuah sekarang adalah proses pencarian pasangan :)</p>
<p>5. Bikin 100 list nama cewek yang akan kamu dekati.</p>
<p>6. Setelah itu korek informasi tentang mereka sedetail-detailnya ( No celana, No sepatu, No Atm dll)</p>
<p>7. Bikin janji dengan gebetan kamu, Boleh lewat telpon atw pun sms</p>
<p>8. Persentasikan Visi dan Misi Kamu kepada calon tersebut.</p>
<p>nah ,itu 8 Kunci sukses kmu dalam Pernikahan. Ini bukan seperti MLM yang memelihara mimpi. Ini Menikah bung, Hal yang harus kamu wujudkan meski kamu tidak mempunyai BMW seri terbaru atau pun kapal pesiar ..... :-p pisss :)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Becak dan kasih sayang]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=15</link>
<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 06:47:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/02/06/becak-dan-kasih-sayang/</guid>
<description><![CDATA[31 Desember 2007
Sore itu sepulang kerja. Sayah ada janji buat nganterin si nenk yang dateng dari te]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>31 Desember 2007</p>
<p>Sore itu sepulang kerja. Sayah ada janji buat nganterin si nenk yang dateng dari tempat yang jauh (Lampung mah asa deketnyah? naha atuh diketik jauh?Bae ah gimana sayah..!). Rencananya waktu itu dia mw balik lagi ke kampung halamannya. Sayah sudah bersiap-siap agar prosesi antar -jemput itu berjalan lancar. Dari jam 3 sayah sudah mandi, pake baju, celana plus kolor item kesayangan sayah. Jam 4 teng sayah pun bergegas pergi karena teman sayah yang kerja shift 2 sudah tiba lengkap dengan kumis dan jenggotnya (dulu sayah kira itu adalah Taman Juanda, atw proyek penghijauan Pemkot ).</p>
<p>Motor sayah nyalakan, dan mulai beranjak pergi meninggalkan MTC, kata orang tempat ini indah. Klo kata sayah tempat ini jelek. Ga singkron sama nama.  Di hp sayah sudah menunjukan pukul 4.15 dan itu tandanya sayah harus segera sampai di rumah tantenya si nenk ( udah seminggu dai tinggal di Bandung). Kecepatan sayah kira2 150km/jam sudah sekencang Valentino Rossi dan sking kencangnya, sebuah paku kecil menancap di ban belakang motor. Sayah kaget dan g apuguh rarasaan di Hp jam udah pukul 4.30 beuh sudah telat pisan. Dengan tanpa ragu sayah tinggalkan motor di tukang tambal ban plus KTP dan SIM dan uang 10 ribu rupiah untuk jaminan klo sayah nanti bisa balik lagi.</p>
<p>Jam 5 Sore. Rumah tante si nenk rame banget, yah karena si nenk na mw pulang ajah, smua  bersalaman dan ada yang nangis juga. Sayah hanya melotot sajah di pinggir becak yang sudah sayah pesan tadi dari depan. itu juga di sms si nenk dulu da kecewa mungkin motor sayah nya rusa. kita bedua naek becak plus barang bawaan nya si nenk. setelah nego sma si mang nya. sayah heran si mang ini kuat banget. Enya gelo wee dia mw anterin kita ampe Caringin dari M.toha ( da jauh ceuk sayah mah ..!)</p>
<p>Si mamang lancar-lancar aja genjot becaknya meski beban dri kita plus barang2 si nenk mungkin lebih dari berat kudanil (:0). apalagi Nenk punya badan yang agak  berbeda dari sayah sedikit lebih berisi. Perempatan M.Toha di lahap abis sama si mamang. Dia pikir itu lap terakhir dari perjalanan ini, padahal didepan masih ada lap-lap yang masih panjang. Sayah teh kepingin turun buat bantu si mamang. tapi sayah nyadar bozz bisa remuk tulang klo bawa becak ini. dan Ketakutan sayah pun terbayar sudah (dritadi takut ga nyampe..). si mang menepi ke pinggir jalan, sayah kira si mamang capek dan mw istirahat.its Ok klo gitu mah pikir sayah. dan ternyata si mang dengan malu-malu berkata.</p>
<p><b>Mamang </b>   : Cep, Nenk punten sigana mang dugi kadieu wee nyah</p>
<p><b>Sayah</b>         : Alah, emang aya naun mang. Isri ngalahirkeun kitu??</p>
<p><b>Mamang </b>   : Sanes ai acep...</p>
<p><b>Nenk </b>           : Iah mang kenapa...? ( <i>sok ikut campur ajah inimah kyk yg ngerti bhsa<br />
</i><i>sunda</i>)</p>
<p><b>Mamang  </b>    : Eta asep sok tinggal ban anu palih kenca na bitu....!</p>
<p><b>Sayah </b>          : Wah maenya mang ? Naha tiasa nyah ? asli ieu teh leres (<i>Sayah asli</i> <i>menahan tawa karena sebelah kiri tempat duduknya si nenk</i>)</p>
<p><b>Sayah</b>            : Ow.. enya mang leres bitu sigana beurat teuing nya mang...? (<i>sayah masih</i> <i>tertawa sambil menatap si mamang </i>)</p>
<p><b>Mamang </b>      : Duka atuh eta mah sep, mang moal ngawaler. Punten wee nya dugi kadieu (sayah lihat si mamang tertawa tapi ditahan)</p>
<p><b>Sayah </b>           : Enya atos wee mang ieu ongkosna nuhun nya mang!! (<i> 15rebu lumayan</i> <i>mang bisa ketawa puas, aya caritaeun ka istri mamang. aya hiburan sore hari lah</i>)</p>
<p>Setelah si mamang pergi, sayah dan si nenk asli tertawa terus. Ngakak aja ternyata kita ngga nyadar bodi. Apalagi nenk yang "Maap" lebih besar dari sayah. Hari itu memang akhir Tahun yang Indah</p>
<p>-  Terima kasih -</p>
<p>Nb. :</p>
<p>- Nenk, sekarang aa ga berani naek becak lagi. Takut Bannya bocor lagi</p>
<p>- Mamang becak, nuhun nya lamun teu bitu da moal resep..hehehe</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sahabat Dalam Hidup 1]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=17</link>
<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 05:10:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/02/04/sahabat-dalam-hidup-1/</guid>
<description><![CDATA[Arti teman bagi sayah sangat besar dan semuanya juga berpengaruh dalam hidup sayah. Sayah justru leb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Arti teman bagi sayah sangat besar dan semuanya juga berpengaruh dalam hidup sayah. Sayah justru lebioh respect kepada teman-teman sayah dripada pacar sayah sendiri. Terkadang teman bisa jadi bahan inspirasi dan solusi, dan ga jarang mereka bisa memulai kontroversi sehingga kita kadang sebel sama dia.</p>
<p>Sederet nama pernah menemani sayah dalam menjalani hidup selama 2o tahun ini. Disini sayah akan menceritakan mereka satu persatu, dengan harapan Sayah tidak akan melupakan mereka. dan kenangan bersama mereka akan jadi masa lalu sayah yang indah</p>
<p><b>Jalni ( Aconk )</b></p>
<p><img src="http://photos.friendster.com/photos/94/56/15056549/33857179135401m.jpg" alt="Sayah dan Aconk (baju merah)" height="150" width="200" />Sayah bingung ceritain dia darimana, terlalu banyak adegan hidup dan peristiwa yang sayah lewati bersama dia. Sejak masuk SMPN 3 Bandung sayah sudah berkenalan dengannya. 3 tahun bareng dia di smp ga memutuskan hubungan sahabatan kita..heheh dan akhrinya kita masuk ke STM yg sama, Jurusan yg sama, dan akhirnya Kelas yang sama juga (<i>aneh dri dulu bareng mulu..)</i>. Dia orang berada ga kayak sayah ga punya apa-apa. Dia punya solidaritas dan loyal yang tinggi buat sayah. Dulu Sayah suka ngikutin gaya dia dalam hidup sehari-hari. Ikut-ikutan pake kacamata gede, ikut-ikutan rambut di spike, ikut-ikutan beli parfum yang sama.hahahah...dia jadi inspirasi sayah.</p>
<p>Selera dan type cewek yang  kita suka juga sama. Kelas satu STM  sempet dia suka sama cewek yang sayah taksir juga (<i>alhamdulillah cewek itu jadi istri dia sekarang). </i>Terkadang kebersamaan kita terlalu egois sehingga lupa ma temen2 sayah yang lain. Malah kakaknya Aconk pernah bilang klo kita itu homo (<i>amit-amit dah homoan ma</i> <i>dia..!sayah tau dia kadang garuk2 selangkangan..hehe</i>), secara gitu kemana-mana pasti bareng. Makan bedua, tidur bedua, ngapel bedua, maen game bedua. Hal yg paling seru ketika kita berdua, dihukum lari lapangan sekolah gara-gara telat dateng karena keasyikan maen PS. Asli itumah yang lari cuman kita berdua sajah, Sayah dan Aconk.</p>
<p>Ditulis disini Aconk ga bakal muat 200 halaman. Penuh senyum, becanda yang garing, Obsesi tinggi untuk maju, Bersemangat dan kadang2 lemah oleh wanita (<i>hampura nya da maneh mah kitu..hahah)</i>. Dulu di kamarnya dia, kita pernah berjanji dan membuat satu warisan yang harus disepakati. warisan aneh sih, tapi sayah sering tertawa jika mengingat itu .</p>
<p><b>Aconk </b>   : " Gie, mun urang maot kumaha siah?"</p>
<p><b>Sayah</b>    : "Enya dikubur atuh kehed, ngan urang moal milu nyah?"</p>
<p><b>Aconk </b>  : " Koplok....huuh mun maot kan urg ninggalkeun pamajikan jeung anak2 urang"</p>
<p><b>Sayah</b>  : " Geus wee atuh pamajikan maneh titipkeun ka urang..hahaha"</p>
<p><b>Aconk</b> : " ahh embung...". "tapi gie sigana alus tah mun kitu"</p>
<p><b>Sayah </b>: "Kitu kumaha....???"</p>
<p><b>Aconk</b>: " Huuh kitu mun urang maot, urang nitip istri urang ka maneh. Mun maneh maot ge istri maneh di kawin ku urang"</p>
<p><b>Sayah</b> : " Ahhh gobloggg sia..."</p>
<p><b>Aconk</b>: " Bener lah setuju, engke urg nyieun warisan jang si Villia kitu. Maneh ge nyieun warisan jang si neneng kitu huuh..jadi adil, urang percaya ka maneh uy. Lamun ka lalaki lain mah teu percaya.."</p>
<p><b>Sayah</b> : "Huuh sih,urg ge kumaha mun maot..enya lah siap jadikeun ieu mah ..asal nu kawin jeung maneh si Villia ulah nu lain? hahahah..."</p>
<p><b>Aconk</b> : "Sarua urang ge asal nu kawin jeung maneh si Neneng , ulah si Farida....hahahah"</p>
<p><b>Sayah dan Aconk</b> : " hahahahha....goblooggg "</p>
<p>Mengingat hal itu semakin buat sayah yakin dia memang sahabat yang baik dan rela bagi2 istri sama sayah (<i>wakaka, klo dia meninggal..hehehe)</i>. Pernah ada masalah sama Aconk yang bikin kita ga komunikasi beberapa bulan. Hidup hampa uy ga ada dia mah, ga ada yang riweuh, ga ada yang nraktir Pempek, ga ada bunyi kentut dimana mana. Tapi Alhamdulillah setelah dia menikah sama Vilia (<i>sigana warisan jadi uy,hahahah)</i> semua berjalan normal dan kita kembali lagi meski engga kayak dulu (<i>ga bisa bobo bareng lagih, ada istrinya sekarang mah,,hehe)</i></p>
<p><i>Conk, sing janten bapa anu bageur jeung Sholeh </i>. Amiinnnn</p>
<p>Teman -teman sayah yang lain berikutnya sayah akan tulis satu persatu. Gendot, Yazid, Angga Haseum, PowerRangers, Rusli dan semuanyah. Urutan bukan berarti prioritas dalam mempengaruhi hidup sayah.</p>
<p>Nb:</p>
<p>1. Neneng ,Nama panggilan  pacar sayah saat STM dulu</p>
<p>2. Farida, Cinta pertama sayah. Tapi Aconk ga suka sama dia setengah mati ( <i>sayah juga heran..)</i></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sayah mah ga GauL]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=14</link>
<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 02:53:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/02/02/sayah-mah-ga-gaul/</guid>
<description><![CDATA[&#8221; Sia mah teu gaul ajigh&#8230;..hahaha&#8221;
Kalimat itu yang sering sayah dengar. Terkadang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>" Sia mah teu gaul ajigh.....hahaha"</p>
<p>Kalimat itu yang sering sayah dengar. Terkadang kalimat itu diarahkan buat sayah, cerminan orang desa yang baru tau Kota Bandung. Sayah mah suka terbayang gimana klo sayah masuk Las Vegas, di Bandung aja <i>disirikanna </i>udah parah pisaann.</p>
<p>Gaul itu juga sayah bingung. Definisi nya itu kayak apa? Orang-orang menyebut dia <i>Gaul </i>klo dia pake anting-anting di telinganya (<i>sayah ga gitu, jadi sayah ga gaul). </i>Orang-orang juga bilang <i>Gaul </i>Kalo tiap hari kerjaannya nongkrong di BSM, BIP atw di Circle-K (<i>sayah ga suka duduk disana, pusing dan mendingan kerja. Sayah ga gaul lagi kan?)</i>.Banyak orang bilang <i>Gaul </i>itu kalo kita Minum Tequila sama Ngerokok Ganja (<i>sayah minum mix-max sajah sudah pusing, komo ngagele. Pembuktian ketiga sayah  tidak gaul. Gaul </i>itu klo kita pakaian nya sobek-sobek dan serba hitam (<i>mamah suka marah klo pake baju sobek, sayah ga gaul lagi uy )</i>. <i>Gau</i>l itu klo tiap malem kita dugem (<i>sayah mendingan bobo, karena besok kerja ).</i>yang lebih parah dari orang-orang yang bilang mereka Gaul itu klo mereka suka sama pasangan yang sejenis (<i>Alhamdulillah pacar sayah mah cewek tulen, jadi sayah ga gaul lagi atuh yah)</i></p>
<p>Aduh ternyata sayah memang bukan anak Gaul (Alhamdulillah)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[mamah..oh mamah]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=13</link>
<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 02:31:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/02/02/mamahoh-mamah/</guid>
<description><![CDATA[Sayah yakin semua orang mempunyai ibu (sayah lebih suka bilang mamah). ada milyaran ibu di dunia ini]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sayah yakin semua orang mempunyai ibu (<i>sayah lebih suka bilang mamah)</i>. ada milyaran ibu di dunia ini, bahkan lebih mungkin itu ditambah cewek-cewek yg nantinya akan jadi mamah juga. Mamah sayah ga terlalu cantik dibanding Luna Maya, Iya sedikit lebih beruntung Luna Maya dee..karena dia lahir lebih muda dari mamah sayah. Mamah sayah memilik badan yang L size makanya dia ga suka klo pake <i>tanktop </i>atau <i>hotpants. </i>dia lebih milih pake baju gede plus kerudung lebar. Mamah ga punya keahlian istimewa. Dia ga bisa Nyanyi kayak Mbak <i>Maia Ahmad. </i>Beliau juga ga bisa nari kayak <img src="///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" /><i>venna Melinda, </i>atau goyang patah-patah ala <i>Mbak Annisa.</i> Meski ga bisa itu semua tetapi beliau justru pintar merawat anak-anaknya.</p>
<p><img src="http://photos.friendster.com/photos/94/56/15056549/33040047038505m.jpg" alt=")" height="266" width="200" />Mamah ga pernah ngasih duit lebih klo anak2 nya ga memerlukan. Sayah dulunya jengkel sama dia, kok sayah ga boleh dapet uang lebih. Ternyata sekarang setelah kerja sayah tau kalo nyari duit itu susah (<i>include omelan boss dll.).</i> Mamah sayah itu ga punya malu lho...Waktu saya STM dulu sayah diusir keluar sekolah karena blum bayar SPP. Sayah pulang dan bilang sama mamah klo sayah ga boleh ujian gara-gara itu. Mamah ibarat spiderman langsung pergi ke sekolah, bincang-bincang sama wali kelas, kepala TU, Kepala Jurusan, Kepala Bidang Administrasi, Kepala Sekolah. Upppsss....!! Sayah heran, kenapa mamah ga malu ngomongin keadaan kluarga sayah (<i>saat itu lagi parah karena papah sakit dan blum kerja lagih). </i>Mamah senyum dan bilang klo besok sayah boleh ikut ujian. sayah heran, kok bisa? padahal kan SPPnya blum lunas gitu? Mamah tersenyum dan bilang sayah ga usah mikirin itu jadi urusan mamah katanya. huhuhu...sayah nangis dan bilang " Mamah...Nuhun..."</p>
<p>Tahun 2008, Mamah tetap seperti itu. Masakan yang dia bikin untuk anak2 dan suaminya pun tetap begitu. Kami pun suka, Goreng tempe, Tumis Kangkung dan sambal terasi serasa Steak, Spagheti di restoran mahal. Disaat makan mamah suka bilang klo kita itu kudu bersyukur, dan jangan ngeluh. Mamah bilang klo suatu saat dia tua, dia ingin tinggal dengan menantunya yang baik dan ga galak sama mamah, katanya sih mamah ga mw dapet <i>stroke </i>gara-gara berantem sama menantu. Sayah cuman senyum ga berkomentar (<i>doain aja mah supaya sayah bisa cari menantu buat mamah yg kayak gitu, aminn</i>)</p>
<p>Sayah bangga bisa lahir dari rahim dia. Sayah juga Bangga bisa hidup bareng dia. Mamah sayah tentu ga sespesial mamah kamuh. Tapi meski dia ga berarti buat kamuh, Sayah sangat sayang beliau. Dan kamuh juga harus sayang sama mamah kmu</p>
<p>(<i>mamah punya cita-cita naek haji, doakeun abdi mah supados tiasa angkat sasarengan , aminn )</i></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[kalimat singkat 1]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=12</link>
<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 05:16:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/02/01/kalimat-singkat-1/</guid>
<description><![CDATA[1. Matahari selalu berputar mengikuti porosnya, dan bulan juga berputar mengikuti porosnya tapi kita]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>1. Matahari selalu berputar mengikuti porosnya, dan bulan juga berputar mengikuti porosnya tapi kita berputar mengikuti arah mata uang dan inflasi</p>
<p>2. Tangan dan kaki tidak akan akur, jika mereka membahas sopan mana antara kanan dan kiri.</p>
<p>3. sayah tidak akan membeli sandal seharga 400ribu. akan berpikir lagi untuk membelinya jika sandal itu dipakai di kepala.</p>
<p>4. Keanehan pada seseorang bisa jadi satu kelebihan pada dirinya</p>
<p>5. Sinetron ada bukan untuk menghibur tapi untuk membuat kita malas dan menampung iklan</p>
<p>6. Bintang Porno tidak enjoy melakukan aktingnya meski dengan pacar sendiri.</p>
<p>7. Maling teriak maling, koruptor teriak polisi sembunyi</p>
<p>8. Lampu merah di buat untuk dilanggar</p>
<p>9. Bila Ku mati, Kau jangan mati</p>
<p>10. Love is Cinta, Cinta is Duit ga ada Duit ga Cinta</p>
<p>11. hidup ini mudah yg bikin susah adalah mimpi</p>
<p>12. Dangdut is the music of my country, Korupsi is the habit of my country</p>
<p>13.  Indonesia itu kaya. saking kayanya beli beras aja impor</p>
<p>14. Game tidak akan hilang selama ibu masih melahirkan bayi</p>
<p><i>continued...</i></p>
<p>9.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[antara sayah , dia dan kentut]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=11</link>
<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 04:24:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/01/28/antara-sayah-dia-dan-kentut/</guid>
<description><![CDATA[sayah : nenk, cinta ga ma aa??
dia           : cinta atuh aa&#8230;da nenk mah sayang ma aa teh
s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>sayah</b> : nenk, cinta ga ma aa??</p>
<p><b>dia      </b>     : cinta atuh aa...da nenk mah sayang ma aa teh</p>
<p><b>sayah</b> : Kok bisa nenk? kan aa mah ga punya apa2. kerjanya juga ngga jelas, ngeband juga   blum puguh.</p>
<p><b>dia</b>          : emang nenk pernah minta aa apa gitu? da nenk mah ga minta apa2.</p>
<p><b>sayah </b>: nenk teh mw terima aa apa adanya gitu...? nenk rela</p>
<p><b>dia</b>         : RELA.....aa, sumpah demi Alloh</p>
<p><b>sayah</b> : syukur nenk atuh ai nenk rela mah...aa teh jadi sayang ke nenk</p>
<p><b>dia</b>         :  iah atuhkan nenk cinta ma aa..</p>
<p><b>sayah</b> : Klo cinta nya nenk ke aa  ibaratnya kayk apa??</p>
<p><b>dia</b>         : sebesar gunung, setinggi langit ,seluas samudera a...</p>
<p><b>sayah</b> : alah hebadd uy kmuh...muaaaacchhh</p>
<p><b>dia</b>         : Klo aa ibarat apa?cintanya ke nenk</p>
<p><b>sayah</b> : mmmmm.....ibarat kentut nenk :)</p>
<p><b>dia     </b>    : haaaaaaaaaaaaa ..geuleuh si aa mah :( jahattttttt</p>
<p><b>sayah</b> : denger dlu....kentut kan ga ada wujudnya tapi kerasa da kecium baunya :) tah cintanya aa ke nenk teh kyk itu.</p>
<p><b>dia</b>        : aaaaaaaaaaaaaah si aa mah wae .....teu romantis :(</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Buat kamu yang Jomblo]]></title>
<link>http://egisandi.wordpress.com/?p=10</link>
<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 03:52:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>egisandi</dc:creator>
<guid>http://egisandi.id.wordpress.com/2008/01/28/buat-kamu-yang-jomblo/</guid>
<description><![CDATA[1. Maap mungkin anda punya sifat yang kurang baik, perbaiki bosss;)
2. Maap mungkin anda kurang nyam]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>1. Maap mungkin anda punya sifat yang kurang baik, perbaiki bosss;)</p>
<p>2. Maap mungkin anda kurang nyaman klo diajak ngobrol ma cewek</p>
<p>3. Maap mungkin anada juga ga terlalu pEde</p>
<p>4. Maap mungkin anda kudu ke salon dlu buat Manicure n Pedicure</p>
<p>5. Maap mungkin anda hanya bawa motor Mio sedangkan yg lain bawa Mercy</p>
<p>6. Maap juga mungkin anda ga terlalu ganteng</p>
<p>7. Maap juga klo mungkin anda terlalu pemalu dan malu maluin</p>
<p>8. Maap nih klo sayah bilang kasian deh loe</p>
<p>9. Maap juga nih klo sayah bilang itu mah derita loe</p>
<p>10. Maap yah mas mending mas ngumpet aja deh klo da cewek mungkin mereka takut.</p>
<p>11 . Maap lagi maap sayah ga maksud ngatain kmu kok</p>
<p>12. Maap yah yg kesindir</p>
<p>13. Maap udah ah capek</p>
<p>End.</p>
<p>(Saya engga aneh klo kmu melihat keanehan sebagai kelebihan )</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ngobrol Santai Dengan Head Product Smart FM]]></title>
<link>http://hardyhuang.wordpress.com/2007/10/27/ngobrol-santai-dengan-head-product-smart-fm/</link>
<pubDate>Sat, 27 Oct 2007 15:45:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>hardyhuang</dc:creator>
<guid>http://hardyhuang.id.wordpress.com/2007/10/27/ngobrol-santai-dengan-head-product-smart-fm/</guid>
<description><![CDATA[Hari ini saya dengan staf saya Okky berkesempatan untuk wawancara ngobrol bareng dengan Head Product]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hari</strong> ini saya dengan staf saya Okky berkesempatan untuk <span style="text-decoration:line-through;">wawancara</span> ngobrol bareng dengan <em>Head Product</em> Smart FM di Medan mas Yudi. Mas Yudi ini orangnya gaul banget nih dan bicaranya juga sangat luwes serta enak diajak ngobrol. Mungkin karena mas Yudi karirnya dimulai dari penyiar radio juga ya dan kebetulan dia dulu juga bekas reporter. Itu sebabnya beliau sangat <em>welcome</em> kita.</p>
<p>Ngobrol – ngobrol santainya diadakan di kantin Mikroskil. Yang hadir di kantin cuma kita, suasana waktu itu sangat sempurna sekali untuk ngobrol santai. Angin sepoi – sepoi semakin menambah mood acara hari itu. Dengan berbekal kan sebuah tape rekorder merek Sony, saya memulai acara ngobrol dengan mengajukan beberapa pertanyaan sederhana kepada mas Yudi seperti seputar karirnya, pengalaman menariknya, dan lain – lain.<!--more--></p>
<p>Banyak hal menarik yang saya dapat dari acara ngobrol santai tersebut(kalau mau liputan lengkapnya beli Mikroskil News Edisi Desember loh he he – sekilas iklan). Satu hal yang menarik yaitu <em>statement</em> mas Yudi yang sangat memotivasi. Mas Yudi berkata bahwasanya jika semua <em>Head</em> Smart FM dari seluruh kota Medan dikumpulkan. Dialah orang yang paling tidak disangka akan menjadi seorang <em>Head</em>. "<em>Orang pikir saya cable guy kali ya</em>". Saya pertama kali ketemu dia pun tidak menyangka kalau mas Yudi itu seorang <em>Head</em>. Tapi faktanya, dia adalah <em>Head</em> paling muda di seluruh jajaran Head Smart FM yang ada di Indonesia. Dan jika saja saya tidak pernah mengobrol santai dengan dia, mungkin saya tidak akan tau bahwa di balik wajahnya yang penuh senyum, dia itu orang yang sudah melalang buana di dunia media. Mulai dari penyiar radio, wartawan sampai pernah ke Timor – Timur untuk panggilan tugas. Bahkan dia juga sudah pernah berkecimpung di dunia politik di daerah kelahirannya Salatiga.</p>
<p>"<em>Penampilan itu bukan hal yang paling utama, tapi yang paling penting adalah kapabilitas kita dalam pekerjaan</em>", sahutnya. Hai orang-orang yang minder dengan penampilan kalian yang membaca blog saya. Hari ini satu lagi bukti kesuksesan orang yang berhasil tanpa mengandalkan penampilan. Gua sebenarnya pun kadang – kadang juga minder dengan penampilan saya. Tapi mendengar hal itu, saya menjadi lebih positif(bukan berarti cuek, cuek salah juga), tidak berpikiran yang negatif dengan penampilan lagi. Yang penting berpenampilan seadanya saja.</p>
<p>Satu lagi pesan terakhir dari mas Yudi adalah: "<em>Jika lebih baik bisa dan memungkinkan, maka baik saja tidak cukup</em>".</p>
<p><strong>Hardy Huang</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Forum Bisnis Smart FM dengan Prie G.S sebagai pembicara]]></title>
<link>http://hardyhuang.wordpress.com/2007/10/04/forum-bisnis-smart-fm-dengan-prie-gs-sebagai-pembicara/</link>
<pubDate>Wed, 03 Oct 2007 17:11:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>hardyhuang</dc:creator>
<guid>http://hardyhuang.id.wordpress.com/2007/10/04/forum-bisnis-smart-fm-dengan-prie-gs-sebagai-pembicara/</guid>
<description><![CDATA[Hari ini saya diajak oleh Puket III, Pak Saliman untuk pergi meliput acara forum bisnis yang diselen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hari ini saya</strong> diajak oleh Puket III, Pak Saliman untuk pergi meliput acara forum bisnis yang diselenggarakan oleh Smart FM. Acara nya dimulai kira-kira pukul 16.00 di gedung Uni land. Saya agak tegang juga hadir di forum bisnis tersebut. Maklum lah, yang hadir itu pebisnis-pebisnis papan atas di kota Medan. Ada pemilik perusahaan seperti bos Sehat Motor yang hadir di sana. Representatif dari Indofood, Allianz,dan ada juga pejabat negeri yang hadir.</p>
<p>Mula-mula agak bingung juga, apakah harus duduk satu meja dengan mereka atau berdiri saja sepanjang acara. Bingung mau duduk di mana. Akhirnya setelah pusing-pusing saya putuskan untuk duduk di meja Mas Prie deh ha ha ha. Posisi di sana cukup strategis karena langsung di depan panggung, dan saya bisa langsung potret kalau ada sesuatu yang unik.<!--more--></p>
<p>Sudah duduk, mata celingak-celinguk ke mana-mana. Kulihat semua orang lagi sibuk tukar kartu nama. Waduh, apalah gua ini. Kartu nama aja ga punya. Gua kan cuma wartawan aja di sana ha ha ha... Tapi berani kan diri lah untuk kenalan ama di samping gua. Rupanya yang duduk di samping kanan gua itu General Manager PT. Mestika Sukses Mandiri. Duh, mental makin down lagi nih. Mau bicara apa ya ama dia? Akhirnya gua lebih banyak cerita tentang Majalah kampus gua Mikroskil News ama dia. Menjual-jual kelebihan kita lah. Dia juga cerita-cerita tentang bisnis e-commerce nya juga. Rupanya www.medankita.com adalah kelolaan perusahaannya toh. Not bad for my first talk with GM.</p>
<p>Di samping kiri gua agak nyambung lah bicaranya, karena dia itu adalah seorang jurnalis. Mas Jalaludin namanya. Kita bicara-bicara seputar pengelolaan tabloid. Wah dapat banyak kritikan dan saran juga nih. Hitung-hitung dia wartawan senior juga lah. Kalau gua sih, belum setahun jadi wartawan. Itu pun part time, lebih banyak kelola design cover dan layout tabloid gua. Jadi agak bingung-bingung kalau soal jurnalistik.</p>
<p>Setelah penutupan acara, selesai memotret big bos dengan Prie G.S, akhirnya saya juga bisa potret bersama dengan Prie G.S he he. Lumayan lah malam ini. Nanti mau lah saya minta sering-sering pergi ke foru m bisnis. Nambah teman dan nambah ilmu.</p>
<p><strong>Hardy Huang</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[List Microsoft Student Partner 07/08 keluar juga!]]></title>
<link>http://hardyhuang.wordpress.com/2007/09/19/list-microsoft-student-partner-0708-keluar-juga/</link>
<pubDate>Wed, 19 Sep 2007 15:51:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>hardyhuang</dc:creator>
<guid>http://hardyhuang.id.wordpress.com/2007/09/19/list-microsoft-student-partner-0708-keluar-juga/</guid>
<description><![CDATA[Akhirnya keluar juga list MSP yang terpilih untuk tahun ini. Ada 50 mahasiswa/i dari kota-kota di se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Akhirnya</strong> keluar juga list MSP yang terpilih untuk tahun ini. Ada 50 mahasiswa/i dari kota-kota di seluruh Indonesia yang termasuk di dalam list tersebut. Untuk daftar lengkap nama - namanya bisa dilihat di <a href="http://geeks.netindonesia.net/blogs/adrian/archive/2007/09/19/Fifty_2100_.aspx">sini</a>. Nama saya dan teman saya Temy juga ada di list itu. Senang juga rasanya setelah melihat nama saya di list. <em>So what's next?<br />
</em></p>
<p><strong>Hardy Huang</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Butterfly Effect di hidup kita]]></title>
<link>http://hardyhuang.wordpress.com/2007/09/19/butterfly-effect-di-hidup-kita/</link>
<pubDate>Tue, 18 Sep 2007 17:23:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>hardyhuang</dc:creator>
<guid>http://hardyhuang.id.wordpress.com/2007/09/19/butterfly-effect-di-hidup-kita/</guid>
<description><![CDATA[Ada satu istilah yang sangat menarik yaitu istilah butterfly effect atau efek kupu-kupu. Satu tindak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ada satu istilah</strong> yang sangat menarik yaitu istilah <em>butterfly effect</em> atau efek kupu-kupu. Satu tindakan yang kecil bisa saja menimbulkan serangkaian kejadian yang akhirnya menghasilkan satu hasil yang sangat besar dampaknya pada lingkungan itulah yang disebut efek kupu-kupu. Kenapa ada kata kupu-kupu di dalamnya? Pertama kali kata kupu-kupu digunakan oleh Philip Merilees pada tahun 1972 yaitu <em>satu kepakan kecil dari sayap kupu-kupu di Brazil bisa menghasilkan tornado besar di Texas</em>.</p>
<p>Di dalam hidup kita efek kupu-kupu juga bisa terjadi. Kejadian yang sangat kecil bisa saja menimbulkan efek yang sangat besar. Contoh yang paling nyata itu bisa dilihat langsung di kehidupan kita. Saya bisa ceritakan hidup saya sekarang yang mungkin adalah hasil dari keputusan kecil yang saya ambil dulu.<!--more--></p>
<p>Ceritanya bermula 3 tahun yang lalu. Tidak ada yang spesial terjadi pada masa itu, cuma saja pada hari itu dari pihak kemahasiswaan akan merekrut panitia orientasi mahasiswa baru. Saya tertarik untuk ikut kegiatan kemahasiswaan tersebut walaupun nantinya kerja akan keras dan bisa dibilang honornya tidak memadai(namanya juga kegiatan kemahasiswaan he he). Saya lamar dan berhasil dipilih melalui serangkaian seleksi dari 350 orang pelamar waktu itu.</p>
<p>Masih tidak ada yang spesial. Ini hanyalah acara kemahasiswaan biasa. Paling juga tambah pengalaman dan tambah teman, itu pikir saya waktu itu. Tapi dalam acara kepanitiaan tersebut lah, saya mengenal seorang sosok yang luar biasa. Dia adalah atasan saya yang pertama yaitu Alex Prawira Maslo. Beliau sendiri pada waktu tersebut adalah pimpinan redaksi dari tabloid kampus yang sekarang. Saya mengenal dia secara langsung dalam kegiatan kemahasiswaan tersebut.</p>
<p>Nah melalui dialah saya tiba-tiba ada satu ketertarikan akan redaksi yang dia pimpin. Saya tidak tertarik pada tabloidnya, tapi tertarik pada sosoknya. <em>Well</em>, waktu itu saya hanyalah mahasiswa biasa yang belum ada satu kegiatan pun di kemahasiswaan. Datang, kuliah, cabut pulang. Saya melamar ke redaksinya dan terpilih juga setelah mengalami berbagai seleksi(satu hal yang saya banggakan adalah saya belum pernah gagal dalam wawancara apapun sampai hari ini ^_^).</p>
<p>Resmilah saya sebagai wartawan dan marketing pada redaksi Mikroskil News(nama tabloid) waktu itu. Saya bergabung hanya dalam waktu yang sangat singkat sekali yaitu 6 bulan. Waktu itu, Ko Alex mendapat tawaran yang lebih menarik dari tokoh partai di kota Medan yaitu Sofyan Tan untuk bergabung bersama NGO pimpinannya waktu itu sehingga dia memutuskan untuk berhenti dari jabatan pimpinan redaksinya waktu itu. Saya sendiri juga mendapat tawaran dari jurusan Teknik Informatika kampus saya untuk menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan waktu itu(saya bisa dapatkan jabatan ini juga karena saya didorong secara mental oleh Ko Alex untuk meraih jabatan tersebut). Waktu itu saya juga menjabat sebagai Wakil Ketua Klub Debat Bahasa Inggris(bisa dapat pangkat ini juga karena saya bertemu dengan Erwin Ketua Klub Debat Bahasa Inggris yang waktu itu juga bekerja di Mikroskil News).</p>
<p>Sekeluarnya Ko Alex dari Mikroskil News, Mikroskil News dipimpin oleh suksesornya yang tidak begitu berbakat menurut saya. Walaupun saya tidak bergabung ke dalamnya, saya tau peforma Mikroskil News terus turun sampai akhirnya suksesornya mengundurkan diri. 2 tahun telah lewat pada saat hal itu terjadi. Saya sendiri sudah pada masa akhir jabatan saya sebagai Ketua HMJ.</p>
<p>Mikroskil News diambil ahli oleh Pak Wilianto, kebetulan dia kekurangan orang desain layout dan cover. Saya yang berpengalaman di Mikroskil News memutuskan untuk bergabung kembali ke Mikroskil News dan mencoba untuk mengembalikan kejayaannya walau tidak 100%(yah minimal tiap bulan tetap eksis terbit lah).</p>
<p>Beginilah kondisi saya sekarang, punya pekerjaan yang menyenangkan. Bisa dapat pekerjaan part time dan tetap eksis sebagai mahasiswa. Sekarang saya diberi kepercayaan oleh Pak Wilianto untuk mengatur semua masalah Mikroskil News dari desain, atur rapat dengan wartawan, sampai pengepakan dan distribusi Mikroskil News. Walau status desainer, tapi kerjaan seperti wakil pimpinan redaksi he he he....</p>
<p>Saya mungkin tidak akan mencapai semua itu. Ketua HMJ, Wakil Ketua Klub Debat, Staf tetap Mikroskil News dan bahkan sekarang bisa dibilang hampir semua civitas STMIK Mikroskil kenal saya. Hampir semua ketua jurusan, bahkan sampai Ibu Tien dan Pak Bambang anak dari ketua yayasan pun kenal saya ha ha ha.... Itu semua karena keputusan saya untuk bergabung dengan panitia orientasi mahasiswa baru. Jika saya memutuskan untuk tidak bergabung hari itu mungkin saya hanyalah mahasiswa biasa yang datang, kuliah, cabut pulang. Itulah <em>butterfly effect</em>. Jadi lain kali kalau anda diberi peluang untuk mengerjakan sesuatu, ingatlah hal ini, anda tidak boleh memperhitungkan hasilnya yang kadang-kadang hanya bersifat untuk jangka pendek. Tapi bisa saja suatu hal yang hebat akan terjadi pada anda hanya karena keputusan kecil yang anda ambil hari itu.</p>
<p><strong>Hardy Huang  </strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perubahan Judul KP]]></title>
<link>http://hardyhuang.wordpress.com/2007/09/15/perubahan-judul-kp/</link>
<pubDate>Sat, 15 Sep 2007 16:39:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>hardyhuang</dc:creator>
<guid>http://hardyhuang.id.wordpress.com/2007/09/15/perubahan-judul-kp/</guid>
<description><![CDATA[Atas saran dari pembimbing saya Pak Paulus, saya telah mengubah judul KP ku dari Perancangan Perangk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Atas saran</strong> dari pembimbing saya Pak Paulus, saya telah mengubah judul KP ku dari <strong>Perancangan Perangkat Lunak Kontes Pemrograman Secara Online </strong>menjadi <strong>Analisis Perangkat Lunak Kontes Pemrograman Secara Online</strong>. Ada perubahan dari kata perancangan menjadi analisis. Apakah ini hal bagus? Ya dan tidak.
</p>
<p>"Ya" karena saya bisa mendalami fase analisis dari sebuah perancangan perangkat lunak lebih mendalam, dan kesempatan untuk mengeksplorasi UML tanpa terbebani oleh aspek pemrogramannya.
</p>
<p>"Tidak" karena saya tidak bisa membuat program he he he... Sebenarnya sih membuat model dari sebuah program itu kurang asyik karena hanya berkutat di diagram aja, lebih enak langsung <em>coding</em>. Tapi yah. Sekali-kali membuat program dengan cara yang benar lah. Kalau dulu sih libas aja, langsung <em>coding</em>. Yah mungkin untuk semester ini saya bakalan lebih banyak menghabiskan waktu di UML. Rencananya sih mau bahas UML di blog gua. Moga-moga terlaksana, biar ilmu gua bisa didokumentasikan juga dan di-<em>sharing</em>.
</p>
<p><strong>Hardy Huang</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wawancara Microsoft Student Partner]]></title>
<link>http://hardyhuang.wordpress.com/2007/09/07/wawancara-microsoft-student-partner/</link>
<pubDate>Fri, 07 Sep 2007 16:20:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>hardyhuang</dc:creator>
<guid>http://hardyhuang.id.wordpress.com/2007/09/07/wawancara-microsoft-student-partner/</guid>
<description><![CDATA[Siang hari ini saya tiba – tiba menerima telepon dari Jakarta. Agak terkejut juga melihat angka 02]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Siang</strong> hari ini saya tiba – tiba menerima telepon dari Jakarta. Agak terkejut juga melihat angka 021 di HP saya. Sebenarnya sudah bisa saya tebak siapa yang menelepon karena semalam saya ada mengirim CV dan Statement of Purpose kepada Pak Umar dari Microsoft. Untuk selengkapnya mengenai Microsoft Student Partner, anda bisalangsung saja lihat surat terbuka di <a href="http://geeks.netindonesia.net/blogs/umar/archive/2007/09/04/Pemilihan-Microsoft-Student-Partner-2007_2F00_2008.aspx">sini</a>.</p>
<p>Agak gugup juga saya diwawancara melalui telepon(ini pertama kalinya saya menerima wawancara lewat telepon). Agak berbeda rasanya dibandingkan wawancara langsung. Tapi untunglah Pak Umar orangnya ramah dan humoris, saya agak tenang menjawab pertanyaannya. Pertanyaan yang diajukan oleh Pak Umar berhubungan dengan hal-hal yang mendasar seperti apa saja yang saya ketahui mengenai MSP dan bagaimana prosedur pelaksanaan kegiatan di Sekolah Tinggi saya.</p>
<p>Wawancaranya selesai dengan lancar, moga-moga saja saya terpilih. Ini bisa menjadi pengalaman terbesar saya semenjak saya diangkat menjadi ketua himpunan mahasiswa jurusan TI.</p>
<p><strong>Hardy Huang</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Interview Dengan PR Hotel Bintang 5]]></title>
<link>http://hardyhuang.wordpress.com/2007/08/27/interview-dengan-pr-hotel-bintang-5/</link>
<pubDate>Mon, 27 Aug 2007 15:48:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>hardyhuang</dc:creator>
<guid>http://hardyhuang.id.wordpress.com/2007/08/27/interview-dengan-pr-hotel-bintang-5/</guid>
<description><![CDATA[Grand Angkasa merupakan hotel berbintang  5 satu-satunya di kota Medan dan hari ini saya berkesempat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Grand Angkasa</strong> merupakan hotel berbintang  5 satu-satunya di kota Medan dan hari ini saya berkesempatan untuk meng-<em>interview</em> Public Relationnya Grand Angkasa Ibu Magdalena. Kepergian saya hari ini ke Grand Angkasa disertai juga oleh Pak Mangasi Butarbutar yang merupakan wartawan senior Andalas. Sebenarnya sih dia yang meng-<em>interview</em>,<em><br />
</em>saya cuma menemaninya saja hari ini.<!--more--></p>
<p>Pak Mangasi dan saya naik motor sendiri-sendiri ke Grand Angkasa dari Mikroskil. Sesampainya kita di lapangan parkir, kita langsung menuju ke lobby Grand Angkasa. Di sana kita hampiri Guest Relation(baru pertama kali ada dengar Guest Relation hi hi).  Nah melalui Guest Relationnya lah kita ditemukan dengan Ibu Magdalena yang kemudian menuntun kita ke kantornya.</p>
<p>Kantor PR nya terletak di bawah tangga di lobby. Agak terkejut juga saya posisi kantornya yang pas di bawah tangga. Biasanya kan kalau di bawah tangga, feng shui nya kurang bagus he he… <span style="font-family:Wingdings;">J</span> Entah benar atau tidak saya pun kurang tau tuh. Masuk ke kantor nya. Wah ukurannya cuma setengah dari kantor saya, tapi bisa muat juga 3 orang di dalamnya. Kurasa orang PR lebih sering keluar kantor jadi tidak memerlukan kantor yang besar kali. Di dalam kantor tersebut ada 2 orang cewek Chinese yang lumayan. Satu posisi mejanya di sebelah kanan dan satu lagi di sebelah kiri dari pintu. Yang sebelah kanan kurasa pangkatnya lebih tinggi karena ukuran mejanya lebih besar sedangkan yang satu lagi ukuran mejanya cuma muat satu komputer. Kenapa saya merasa yakin yang satu pangkatnya lebih tinggi? Karena yang sebelah kiri lagi main friendster ama chatting di YM! Sedangkan yang satu lagi sibuk mengerjakan pekerjaannya. Dari intensitas pekerjaan saya menilai, yang kerjaan lebih banyak pasti pangkatnya lebih tinggi karena ga mungkin pangkatnya lebih tinggi tapi berani bermain chatting sedangkan bawahannya sedang bekerja. Atau sebaliknya? Tapi berdasarkan ukuran meja sih ga mungkin ha ha ha… <span style="font-family:Wingdings;">J</span>)</p>
<p>Interviewnya berlangsung cepat dan lancar. Pak Mangasi dengan sigap menanyakan pertanyaan yang penting-penting. Saya Cuma tanya 2 buah pertanyaan saja tuh. Tentang event yang akan diadakan di waktu yang akan datang dan siapa saja orang terkenal yang pernah datang ke sana.</p>
<p>Dari Bu Magdalena sebelum kita pulang dikasih oleh-oleh 4 buah block note dengan logo Grand Angkasa. Lumayan lah daripada pulang tangan kosong.</p>
<p><strong>Hardy Huang</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
