Tag » Harmoni

Sesaat di Kota Melaka

Awal mula menapak di kota ini
Pandangan menatap luas di hadapan
Menyudutkan untuk menyejuk ke tepi
Terik sang surya tak kuat ku tahan.

Berteduh di rindangnya pohon raksasa… 74 more words

Harmoni

Perdamain di Kala senja

Dan matahari mulai terbangun di hadapan
Perkakas siap,pertanda akan segera bergegas
Petualangan panjang menyusuri daratan kehidupan
Menginjak duri,merasakan angin,juga tersandung batu keras

Titik pagi telah jauh kita lewati… 125 more words

Harmoni

MULIA

Lalu, debu dan batu-batu menghujani
Kala lisanku ingin berucap pelan.
Berkata di hadapmu tanpa ada pangkat dan lencana.
Cuma nyali sahaja buatku tetap berucap melawan. 135 more words

Harmoni

Sejarah"mungkin" berulang

Lalu,langkahmu saat ini kan jadi sejarah.
Sejarah dalam hidupmu pribadi.
Lalu butuh berapa waktu lagi tuk kau berubah ?
Ataukah mungkin memilih tuk tenggelam abadi ? 97 more words

Harmoni

Ibuku,Peradaban Ternate Kami

Ibuku..
Untuk sekali tarikan nafas kali ini.
Memandang garis permai di bagian timur negeri ini.
Di timur sana,dari utara-tenggara Maluku.
Kami,yang selalu berusaha,yang mencoba tuk menjadi pemersatu. 194 more words

Harmoni

Tuhan,aku ingin mendengar tangisan kaum tirani.

Tuhan..
Hari- hari kini terasa sedikit panas.
Hati yang terang pun,kini kering dan mengeras.
Hari-hari kini pun mulai memancing badai.
Karna kebiadaban kaum tirani yang tak kunjung usai. 74 more words

Harmoni

Hembusan Angin gersang

Kali ini awan mendung tak tampak.
Sudah jam 4 sore namun panas terik tetap saja lekat terasa.
Sepertinya musim berubah
Penantian yang akan terasa lama jika malam menjelang. 37 more words

Harmoni