<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>gunung-putri &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/gunung-putri/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "gunung-putri"</description>
	<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 10:26:59 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[SAE Kampanye Akbar, Rahman Susuri Pasar, Nu Sae Door to Door]]></title>
<link>http://pkscikeas.wordpress.com/?p=79</link>
<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 01:40:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>DPRa Cikeas</dc:creator>
<guid>http://pkscikeas.id.wordpress.com/2008/08/08/sae-kampanye-akbar-rahman-susuri-pasar-nu-sae-door-to-door/</guid>
<description><![CDATA[CIBINONG - Setelah tebar pesona selama dua hari, para cabup/cawabup Bogor 2008 kembali melanjutkan k]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CIBINONG - </strong>Setelah tebar pesona selama dua hari, para cabup/cawabup Bogor 2008 kembali melanjutkan kampanye. Hari ini mereka akan mendatangi berbagai lokasi untuk menemui massanya. Berbagai strategi disiapkan para calon bersama tim suksesnya. Apa saja strategi mereka?</p>
<p>Soenmandjaja-Ace Supeli (SAE) misalnya, menggelar kampanye di tiga titik, Jumat (8/8). Pertama mengadakan dialog dengan tokoh masyarakat Eman di Kampung Giripadang Desa Buanajaya Tanjungsari. Kemudian dilanjutkan dengan aksi sosial ke RS Griya Medika Cileungsi. Puncaknya, SAE menggelar kampanye terbuka di Lapangan KTM Cileungsi.</p>
<p>Pasangan bernomor urut tiga ini mengklaim sedikitnya 5.000 massa menghadiri kampanye akbar tersebut. Nah, untuk menarik simpati massa, selain mendatangkan Presiden PKS Tifatul Sembiring, program-program unggulan pun ditawarkan. Misalnya bagaimana meningkatkan pertanian di wilayah Kabupaten Bogor bagian timur. Selain itu, SAE juga berjanji meningkatkan kesejahteraan buruh yang selama ini cukup memprihatinkan.</p>
<p>“Program-program itu sangat tepat di daerah industri yang banyak menampung buruh. Di Bogor Timur umumnya warga sudah tahu siapa SAE. Tinggal bagaimana mendekat langsung secara emosional dengan warga,” jelas Tim SAE Eko Saeful Rahman kepada Radar Bogor, tadi malam.</p>
<p>Sementara Nungki sareng Endang Kosasih (Nu Sae) dalam kampanyenya akan menggarap masalah kemiskinan mulai hari ini dan seterusnya. Tema kampanye Bersama Kemuliaan Yatim diprediksi bisa menjaring massa. Untuk itu, pasangan Nu Sae hari ini akan mendatangi Pasar Ciampea serta mengunjungi rumah-rumah kumuh. Nungki yang mendapat giliran kampanye di zona C itu akan keliling Cibungbulang dan Pamijahan.</p>
<p>“Kami mengkombinasikan pola kampanye dengan tujuan menyosialisasikan Nu Sae bisa menyejahterakan Kabupaten Bogor. Fokus kampanye kami mengunjungi orang-orang tak mampu,” terang Nungki.</p>
<p>Agar semua program kampanye terwujud, Nu Sae mengadopsi ilmu marketing. Ini dilakukan mengingat metode pemenangan Pilkada sudah berubah. Jika dulu menjual nama partai menjadi kekuatan, kini khusus Pilkada harus menjual figur.</p>
<p>“Kita sodorkan door to door program unggulan yang kita miliki kepada masyarakat,” tegas Nungki di hadapan pengurus baru organisasi sayap Golkar, Soksi dan Wira Karya di aula DPD Golkar, kemarin.</p>
<p>Oleh karena itu, Nungki meminta agar seluruh relawan pasangan Nu Sae bergerak secara door to door ke masyarakat. “Yang penting para relawan tahu dulu produk yang akan dijual, yakni visi dan misi dari Nu Sae,” terangnya.</p>
<p>Sedangkan Ketua Dewan Penasihat DPD Golkar Kabupaten Bogor Awal Kusumah membakar semangat kadernya. Dia mengingatkan kader Golkar supaya tidak menganggap remeh lawan-lawan politik yang kini menjadi kandidat.</p>
<p>“Setiap kader harus punya motivasi. Jika tidak, lebih baik jangan menjadi kader. Ingat militansi kader lain patut diwaspadai. Dan motivasi yang harus ditumbuhkan sekarang berusaha keras memenangkan pasangan Nu Sae,” tegasnya.</p>
<p>Bagaimana dengan Rachmat Yasin-Karyawan Fathurachman (Rahman)? Pasangan bernomor urut 5 ini juga memiliki strategi jitu. Hari ini mereka akan berkunjung ke zona D yang meliputi sebagian besar wilayah Kabupaten Bogor bagian Barat. Pasar tradisional Cigudeg menjadi fokus kampanye Rahman. Rencananya, artis Komeng akan menemani Rachmat Yasin  bersama sang istri untuk menyapa warga.</p>
<p>Dari Pasar Cigudeg, Rachmat mendatangi warga di Kampung Ciparigi Desa Parakanjaya Cigudeg. Di sana pria yang juga ketua umum Persikabo ini akan membuka kompetisi sepakbola Pasirgintung Parakanmuncang. Agenda penting lainnya menggelar dialog terbuka dengan tokoh masyarakat di wilayah tersebut.</p>
<p>Sedangkan Cabup Karyawan Fathurachman bersama istrinya akan menyusuri daerah paling ujung Bogor Barat. Mulai dari Leuwisadeng, Tenjo hingga ke Parungpanjang. Karyawan pun akan terus menyapa simpatisannya. “Pasangan Rahman akan bertemu di salah satu masjid di Kecamatan Leuwisadeng guna melaksanakan salat Magrib berjamaah,” ungkap Media Center Rahman David Rizar Nugroho.(ndi)</p>
<p>Sumber : Radar Bogor</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Visi dan Misi SAE]]></title>
<link>http://pkscikeas.wordpress.com/?p=68</link>
<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 01:38:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>DPRa Cikeas</dc:creator>
<guid>http://pkscikeas.id.wordpress.com/2008/08/07/visi-dan-misi-sae/</guid>
<description><![CDATA[
H. Tb Soenmandjaja SD – H. Ace Supeli
Pengusung:
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA  (PKS)

VISI
“Mewuju]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pkscikeas.files.wordpress.com/2008/08/sae.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-67" src="http://pkscikeas.wordpress.com/files/2008/08/sae.jpg" alt="" width="201" height="151" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="font-size:10pt;">H. Tb Soenmandjaja SD – H. Ace Supeli</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-size:10pt;">Pengusung:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-size:10pt;">PARTAI KEADILAN SEJAHTERA  (PKS)<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong><span style="font-size:10pt;">VISI</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">“Mewujudkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">yang melayani dan amanah menuju Bogor lebih baik </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">dan sejahtera”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong><span style="font-size:10pt;">MISI</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">1. Memimpin dan membina Pemerintah Daerah Kabupaten <span> </span>Bogor yang bersih, peduli, profesional, berwibawa, dan terpercaya dalam memberikan pelayanan publik yang <span> </span></span><span style="font-size:10pt;">partisipatif, berkualitas, efisien, efektif, dan transparan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">2. Meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha <span> </span>Esa menuju masyarakat madani.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">3. Meningkatkan kualitas kesehatan dan pemerataan kesempatan memperoleh pelayanan kesehatan masyarakat terutama untuk kalangan tidak mampu.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">4. Meningkatkan kesempatan memperoleh pendidikan <span> </span>terutama untuk menuntaskan wajib belajar sembilan tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">5. Meningkatkan peran serta dan pemberdayaan perempuan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">6. Meningkatkan perekonomian dengan mendorong tumbuhnya nvestasi yang berbasis industri, pertanian, pariwisata, serta <span> </span>sektor koperasi dan Usaha Kecil Menengah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">7. Meningkatkan hubungan industrial antara pengusaha, <span> </span>pekerja/buruh, dan lingkungan masyarakat sekitar yang harmonis, seimbang, dan saling menguntungkan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">8. Meningkatkan kualitas dan pelestarian lingkungan hidup <span> </span>yang berkelanjutan</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[1pdn Trip: Cioray 8 Juni 2008]]></title>
<link>http://antoix.wordpress.com/?p=772</link>
<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 08:53:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>antoix</dc:creator>
<guid>http://antoix.id.wordpress.com/2008/06/18/ciora/</guid>
<description><![CDATA[Saat duduk dan kehabisan kalori (gak ada mie di warung atas) kemarin, kocak mendengar cerita Om Iye ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Saat duduk dan kehabisan kalori (gak ada mie di warung atas) kemarin, kocak mendengar cerita Om Iye menirukan gaya menulis Huro, HDmessa, dll... Kocak!! Jadi tulisan ini dengan sedikit adjustment... (Moga2 halaman udah berkurang)</p>
<p>Menuju titik start kali ini tidak ribet, parkir mobil juga tidak perlu gedor2 pintu mall yang masih tutup. Hanya Mbah Rektor terus2an sms dan akhirnya nelepon "jam makan siang ditunda ke jam 4 nih!!..." Sebuah ancaman muncul saat saya angkat telp sambil genjot. Gara2 rombongan telat berkumpul...</p>
<p>Semua masih sama seperti trip 1pdn Cioray sekitar Desember lalu. Sampai di 'warung terakhir'. Cyclo sudah menunjuk belasan km hanya melewati jalan datar. Senangnya akhirnya bisa gowes bareng legend2 di 1pdn secara bersamaan: rektorat lengkap (Rektor, puri, puro+nyasar), Om Dj yg baru lepas dari ancaman typus (Gile lo Bro!! Gejala typus dilawan dg CiOray), Om Eko dan AkiSupri (baru ngeh ini yg namanya Aki), Om Bambang, Om Lilik, Om Oni, Om DaniChagi (sabar banget jadi sweeper), Om Ian, lengkap kan? Cuma tetep aja kurang kagak ada nOta... (We miss you Bro!).</p>
<p>Ditambah tamu2 kehormatan seperti Om Mito, Prof Tony Kamurang, Bimar 'The Legend' kaos merah... Kurang apa coba?</p>
<p>Kurang Bayu!!! (Kemudian diketahui sedang mencuci)<br />
Iya, saya dan Om Oni udah dari Kamurang celingukan cari Bayu... "Mana Bayu To? Gak ada dia bisa gawat nih kita..."</p>
<p><img src="http://antoix.files.wordpress.com/2008/01/cioray_vertikal.jpg" alt="veritkal" /></p>
<p>Bener kan?<br />
Semuanya ngebut! Tau2 nyampe kebun kopi, jembatan kayu yg hanyut, rumah pertama, warung deh! Halah! Baru jam 11 siang!</p>
<p>Sayangnya si Mamang warung lagi 'belanja ke pasar'. Aduh betapa tidak beruntungnya kami, kali ini tanpa indomie rebus. Hanya teh celup panas, silver queen, kerupuk, air mineral, dan NATA DE COCO! Buset, Om Bambang mempertahankan reputasinya sebagai pembawa makanan aneh saat bersepeda. Setelah bacang, nasi uduk, kwetiaw, kali ini nata de coco BESERTA SENDOKNYA!!</p>
<p>Habis puas istirahat tapi badan masih lemes karena blom makan kita nengokin "Goa Tumpeng" dulu. Perjalanan menuju goa ini ternyata asik banget. Singletrack dan nanjaaaaaakkkk terus. Feel-nya beda dengan track sebelumnya karena ini bener2 jalan setapak alias singletrack. Ini bakal jadi track favorit, saya yakin!!</p>
<p>Kemudian? TURUNAN!!!!<br />
Sebelumnya acara turun selalu terasa 'tidak penting' bagi trip 1pdn. Tapi buat saya kali ini beda. Hanya berselang 6 bulan, hanya karena perbedaan tiga jam hujan saja, track turunan penuh derita nan tak kunjung padam berubah menjadi turunan mengasyikkan... Saya sampai tereak2 sendiri excited banget membandingkan <a href="http://antoix.wordpress.com/2008/02/03/oray3/">trip serupa 6 bulan lalu</a>!!! Waktu itu dari warung jam 2, sampai di kampung jam 6 sore (maghrib). Kali ini dari warung jam 12 sampai di Kamurang jam 3 kurang dikit.</p>
<p>Musti punya prediksi BMG sebelum ke Cioray!! Bisa beda 180derajat. Saat makan soto Permata, saya jadi lega karena rekan2 senior 1pdn menceritakan penderitaan 6 bulan lalu itu dengan perasaan mirip seperti yg (diam2) saya rasakan juga: putusasa, pengen ninggal sepeda, benci lumpur dan tanah, menggigil kedinginan kelelahan dan kelaparan...</p>
<p>Sementara CiOray kemarin, seperti yg di-amin-i Om Ian, memberikan pemandangan alam mirip foto2 indah di majalah sepeda....</p>
<p>Jadi?<br />
RUGI YANG GAK NGIKUT!!!</p>
<p>Lihat foto2nya di <a href="http://1pdn.multiply.com">http://1pdn.multiply.com</a></p>
<p>seperti ditulis di milis ipdn-cycling@yahoogroups.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Basic Training For School Organization]]></title>
<link>http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/?p=22</link>
<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 07:48:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>quantumpelajarmuslim</dc:creator>
<guid>http://quantumpelajarmuslim.id.wordpress.com/2008/03/19/basic-training-for-school-organization/</guid>
<description><![CDATA[


Sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menjalankan organisasi baik di OSIS, ROHI]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-1.jpg" title="brain-1.jpg"></a><a href="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/logo.jpg" title="logo.jpg"></p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/logo.thumbnail.jpg" alt="logo.jpg" /></div>
<p></a></p>
<p>Sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menjalankan organisasi baik di OSIS, ROHIS maupun Eskul yang lain, Quantum Pelajar Muslim bekerja sama dengan OSIS SMU Negeri 1 CIleungsi mengadakan pelatihan untuk pengurus OSIS, ROHIS dan Eskul SMU/SMK. Pelatihan ini dilaksanakan di Sekolah ISlam Terpadu FAJAR HIDAYAH Kota Wisata.</p>
<p>Dalam pelatihan ini peserta dibekali dengan beberapa materi yang bisa meningkatkan kemampuanya untuk menjadi pengurus di organisasi masing-masing. Diantaranya adalah : Leadership, SWOT Analysis, Manajemen Organisasi dan workshop pembuatan perencanaan program kerja dan proposal. Disamping itu peserta diberikan juga pelatihan-pelatihan pengembangan kepribadian dalam bentuk out bond maupun games.</p>
<p>Berikut beberapa dokumentasi kegiatan "Basic Training for School Organization"</p>
<p align="center"><a href="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-1.jpg" title="brain-1.jpg"><img src="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-1.jpg" alt="brain-1.jpg" /></a></p>
<p align="center"><a href="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-2.jpg" title="brain-2.jpg"><img src="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-2.jpg" alt="brain-2.jpg" /></a></p>
<p align="center"><a href="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-3.jpg" title="brain-3.jpg"><img src="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-3.jpg" alt="brain-3.jpg" /></a></p>
<p align="center"><a href="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-4.jpg" title="brain-4.jpg"><img src="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-4.jpg" alt="brain-4.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-5.jpg" title="brain-5.jpg"></a></p>
<p align="center"><a href="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-6.jpg" title="brain-6.jpg"><img src="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-6.jpg" alt="brain-6.jpg" /></a></p>
<p align="center"><a href="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-5.jpg" title="brain-5.jpg"></a></p>
<p><a href="http://quantumpelajarmuslim.wordpress.com/files/2008/03/brain-5.jpg" title="brain-5.jpg"></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Trip IPDN CiOray (bag 3): Turun dari CiOray, bernafas dalam lumpur...]]></title>
<link>http://antoix.wordpress.com/2008/02/03/oray3/</link>
<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 23:04:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>antoix</dc:creator>
<guid>http://antoix.id.wordpress.com/2008/02/03/oray3/</guid>
<description><![CDATA[Tulisan ini lanjutan dari bagian kedua&#8230;
Sesampainya di &#8216;warung mamang&#8217; kami menjum]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini lanjutan dari <a href="http://antoix.wordpress.com/2008/01/29/oray2/">bagian kedua...</a></p>
<p>Sesampainya di 'warung mamang' kami menjumpai warung ini tutup. Waduh! Hujan2 gini, baju basah, semua bawaan basah, dingin setelah berhenti genjot... Disaster kalo warung ini tutup!</p>
<p>Pertama ada rekan yg nekat memanfaatkan keadaan, lihat ada kambing (diikat tali, ikut berteduh di teras warung) lansung sikat sigap bergaya pemerah susu!! Tentusaja si kambing berontak, tapi sang pemerah susu rupanya punya jam terbang cukup tinggi, mayan dapat 1/2 gelas!</p>
<p><img src="http://antoix.wordpress.com/files/2008/01/pict8953_1314.jpg" alt="perahkambing" /><br />
(Foto perah susu kambing)</p>
<p>Sementara anggota yang lain dengan cukup beringas menggedor2 pintu warung. Hehe... Kalap hasil 3 jam genjot tanpa ketemu peradaban. Untung warungnya jadi buka jug karena ini, hidangan pertama adalah air hangat. Aduh!! Itu 'cuma sekedar air hangat' saja sangat nuikmat! Bayangkan badan habis diforsir, haus karena air habis, kedinginan karena kehujanan dan berhenti genjot, cuaca masih dingin dan hujan deras... Setengah gelas air hangat paling nikmaaattt...</p>
<p>Simple things in 'normal life' (air hangat) proven to be really valuable in this situation.</p>
<p>Barangnya sih 'cuma air putih hangat' namun 'value' yan ditambahkan pada minuman ini mungkin setara dengan kopi starbuck. Kopi-nya simple dan biasa saja, tapi 'value' dari seluruh pengalaman ngopi dan pemilihan tempat serta brand positioning starbuck yg membuatnya berbeda! Begitu pula dengan air putih hangat ini, seluruh pengalaman indah dari start, nanjak, sampai mencapai tempat ini menjadi 'value' luarbiasa bagi air hangat. Mungkin kalau bapak warung menjual air hangat ini 20ribu per gelas masih dibeli juga hehe..</p>
<p>Berenti mayan lama, sejam lebih, tiduran dan dilanjut makan mie telor. Hujan tak juga reda, akhirnya hantam saja berangkat lagi.</p>
<p>Pak Rektor paling mendapat banyak komentar karena hari ini semuanya baru: sepeda Titus RacerX, kacamata rudy project, jersey BFEGTB, jam tangan altimeter, tapi giliran mau ujan2an plastik buluk bekas belanja mamang warung diembat juga! Oom Iye juga menemukan helm ala cioray yg sangat cocok untuk medan seperti ini. Mayan, ada yg diketawain...</p>
<p><img src="http://antoix.wordpress.com/files/2008/01/pict8956_1424.jpg" alt="plastik" /><br />
<img src="http://antoix.wordpress.com/files/2008/01/pict8955_1416.jpg" alt="caping" /><br />
(Foto plastik dan caping) </p>
<p>Turun naik di perbukitan kampung Cibuntu, medan jalan makadam basah hujan dan sedikit berlumut. Sempat berhenti 30menit lebih karena rantai salah satu sepeda rekan putus.</p>
<p><img src="http://antoix.wordpress.com/files/2008/01/pict8957_1437.jpg" alt="rantai" /><br />
(Foto rantai diperbaiki)</p>
<p>Jalan naik turun makadam yang cukup menyenangkan karena di setiap sesi tanjakan kita berlomba untuk menyelesaikannya tanpa turun dari sepeda. Begitu turun berarti dilanjut TTB karena gak mungkin dapat momentum awal untuk mulai genjot. sekarang baru paham juga kalau kampung ini disebut 'Cibuntu', dari arah doubletrack klapanunggal memang dipastikan 4WD pun akan terhenti di kampung ini, jalan selanjutnya adalah jalan kampung plus singletrack. Kampung diakhiri dengan turunan makadam panjang dan curam di dekat sebuah sd. Kembali seorang anggota tim kraam dan terjatuh disini. Padahal kita ditonton belasan anak2 dan penduduk.</p>
<p>Selanjutnya? Turunan-tanjakan singletrack dan doubletrack yang fuuulll lumpur!! Ya ampun!! Kita tidak hanya mengahdapi medan turunan dan tanjakan tanah yang licin, namun juga lumpur yang bikin ban sepeda kita jadi donat!!</p>
<p>Sayangsekali baterai cadangan kamera dipakai untuk mengganti bateri GPS jadi tidak ada foto dari kamera saya. Bagaimana mau motret juga? Tangan penuh lumpur karena rutin membersihkan ban setiap bbrp ratus meter.</p>
<p>Saya masih belum paham bagaimana menaklukkan medan model begini, saya sudah ganti ban belakang dg Maxxis Larsen TT 1.9 yang lumayan banget membantu kelancaran roda berputar di tengah lumpur. Tapi ampun rasanya salah banget ambil ban depan 2.1. Bentar-bentar ban depan sudah gak mau berputar lagi, di turunan pun dia stuck harus didorong. Ampuuuunnn...</p>
<p>Saya yg masih pakai V-Brak putuskan lepas brake dan biarkan saja sepeda berjalan turun. Kalo macam2 nanti sepeda tinggal dilepas saja biar bablas sendirian. Bagian turun yang semula diperkirakan cepat dan singkat ternyata ditempuh dalam sekitar 3 jam juga!! Meskipun di 20% akhir kita mulai dapat jalan on-road namun kita melewati 5-6 punggung bukit (artinya harus ttb nanjak di jalan lumpur) dan satu sungai besar. Entah hiburan atau apa, dosen berkata track ini dikala kering bisa ditempuh dalam 1/2-1 jam.</p>
<p><img src="http://images.wahjuak.multiply.com/image/7/photos/32/500x500/3/19-01-08_1546.jpg?et=8exeGGhuwKFB1xHzXGm%2CKg&#38;nmid=78435677" alt="ular lumpur" /></p>
<p><img src="http://images.wahjuak.multiply.com/image/16/photos/32/500x500/5/19-01-08_1553.jpg?et=YavQn150awXIrTtCAlnWzQ&#38;nmid=78435677" alt="Proud Mbah" /></p>
<p><img src="http://images.wahjuak.multiply.com/image/8/photos/32/500x500/2/19-01-08_1544.jpg?et=2xfM4LO2XFNDc6XlBgaKUg&#38;nmid=78435677" alt="perkosa" /></p>
<p><img src="http://images.wahjuak.multiply.com/image/6/photos/32/500x500/4/19-01-08_1551.jpg?et=G8JH%2BtDUsRMz84p01ooDug&#38;nmid=78435677" alt="motor aja kesulitan" /><br />
(Foto track dan racie Mbah)</p>
<p>Bernafas dalam lumpur adalah ungkapan yg tepat sekali. Lumpur all the way..</p>
<p>Singkat kata sampai di loading point sekitar jan 5sore. Umum memang di daerah ini membawa hasil bumi dgn pick-up kecil (sekelas hijet/carry) ke arah citeureup.</p>
<p>Gambaran vertikal dan horisontal track bisa menunjukkan identitas track ini<br />
<img src="http://antoix.wordpress.com/files/2008/01/cioray_vertikal.jpg" alt="vertikal cioray" /></p>
<p>Fuihhh... Kembali ke peradaban!!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Putri Gunung]]></title>
<link>http://putrigunung.wordpress.com/2007/08/03/putri-gunung/</link>
<pubDate>Tue, 22 Apr 2003 11:56:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>gunungputri</dc:creator>
<guid>http://putrigunung.id.wordpress.com/2003/04/22/putri-gunung/</guid>
<description><![CDATA[Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung</p>
<p>Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung</p>
<p>Putri Gunung<br />
Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Putri Gunung]]></title>
<link>http://gunungputri.wordpress.com/2007/08/03/putri-gunung/</link>
<pubDate>Wed, 03 Apr 2002 11:55:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>gunungputri</dc:creator>
<guid>http://gunungputri.id.wordpress.com/2002/04/03/putri-gunung/</guid>
<description><![CDATA[Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung</p>
<p>Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung Putri Gunung</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
