<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>gizi-ibu-hamil &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/gizi-ibu-hamil/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "gizi-ibu-hamil"</description>
	<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 19:24:04 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Membentuk Anak Cerdas Sejak Kehamilan (part 2 - tamat)]]></title>
<link>http://parentingislami.wordpress.com/?p=66</link>
<pubDate>Wed, 07 May 2008 02:26:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>parentingislami</dc:creator>
<guid>http://parentingislami.wordpress.com/?p=66</guid>
<description><![CDATA[sambungan dari tulisan sebelumnya&#8230;
dr. ariani,   http://parentingislami.wordpress.com
Manajer ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>sambungan dari <a href="http://parentingislami.wordpress.com/2008/05/06/membentuk-anak-cerdas-sejak-kehamilan-part-1/">tulisan sebelumnya</a>...<br />
dr. ariani,   <a href="http://parentingislami.wordpress.com">http://parentingislami.wordpress.com</a><br />
Manajer pelatihan WISE (Women’s Initiative and Society Empowerment)</p>
<p><strong>Vitamin dan Mineral<br />
Vitamin A</strong><br />
Dalam jumlah optimal  diperlukan untuk pertumbuhan janin.Namun asupan vitamin total tidak boleh melebihi 2.565 IU (Internasional Unit) kecuali dalam bentuk pro-vitamin A.</p>
<p><strong>Vitamin B kompleks</strong><br />
Vitamin B1 dan B2 sertta niasin  diperlukan  dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B6 berguna untuk mengatur penggunaan protein oleh tubuh. Vitamin B12 untuk menjaga agar sel-sel berfungsi normal, khususnya sel-sel saluran pencernaan , sistem urat saraf dan sumsum tulang.Dosis yang dianjurkan 2,2 mikrogram. Banyak terdapat pada hasil tempe dan olahannya seperti tauco, kecap, oncom.</p>
<p><!--more--><br />
<strong>Vitamin C</strong><br />
Dosis yang dianjurkan  50 miligram. Berperan penting dalam  penyerapan zat besi selama hamil untuk mencegah anemia. Selain itu merupakan pembentuk kolagen interseluler, yakni senyawa protein  yang antara lain banyak terdapat dalam tulang rawan dan kulit bagian dalam tulang rawan. Vitamin ini juga berperan dalam proses penyembuhan infeksi dan luka, selain meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan stres.<br />
Sumber : sayuran dan buah-buahan segar, seperti jeruk, pepaya, kiwi, tomat,paprika, serta sayuran berwarna hijau seperti bayam, brokoli dan kol.</p>
<p><strong>Vitamin D</strong><br />
Dosis yang dianjurkan 10 mikrogram atau 400 IU untuk membantu penyerapan kalsium  yang penting dalam pembentukan tulang dan gigi janin. Juga membantu metabolisme fosfor.<br />
Makanan   kaya vitamin ini adalah ikan berlemak seperti sarden, makarel, tuna dan salmon, minyak ikan, telur, susu dan mentega.</p>
<p><strong>Vitamin E</strong><br />
Diperlukan untuk pembentukan sel-sel darah merah serta melindungi lemakdari kerusakan.</p>
<p><strong>Asam folat</strong><br />
Dosis yang dinjurkan 800 mikrogram per hari, khususnya selama 12 minggu pertama. Penting untuk pertumbuhan susunan saraf pusat dan sel darah. Mengurangi  risiko kelainan susunan saraf pusat (spina bifida) dan otak janin.Makanan yang kaya akan asam folat adalah sayuran berwarna hijau gelap (misalnya bayam dan brokoli), buah-buahan segar (misalnya pisang dan jeruk), asparagus, bit merah, kedelai dan sereal.<br />
Asam folat dalam buah-buahan dan sayuran segar mudah rusak akibat proses pemanasan dan pemasakan. karena itu lebih baik dikonsumsi dalam keadaan segar.</p>
<p><strong>DHA</strong><br />
DHA termasuk dalam golongan asam lemak tidak jenuh rantai panjang yang esensial tapi tidak dapat disintesa dalam tubuh dan harus diperoleh dari makanan.<br />
Fungsi DHA adalah membantu mengoptimalkan pertumbuhan otak dan pertumbuhan retina mata.Keberadaannya sangat diperlukan pada masa pertumbuhan otak seseorang, yaitu sejak masa janin hingga usia 2 tahun setelah kelahiran.<br />
Dosis yang dianjurkan 300 mg/hr. Sumber DHA diantaranya ikan salmon, tuna, susu formula yang mengandung DHA.</p>
<p><strong>ZAT besi dan seng</strong><br />
Pada ibu hamil akan terjadi peningkatan volume darah, sehingga pasokan zat besi sangat diperlukan untuk mencegah anemia.</p>
<p><strong>Serat</strong><br />
Membantu kerja sistem eksresi sehingga mudah buang air besar. Banyak terdapat pada buah dan sayuran.</p>
<p><strong>Daftar Pustaka:</strong><br />
1.	Gizi-net. 10 Februari 2004<br />
2.	Parents Guide. Vol V No 6 Maret 2007</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
