<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>gigitan &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/gigitan/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "gigitan"</description>
	<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 08:53:51 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[GIGITAN HEWAN]]></title>
<link>http://biomagnet.wordpress.com/?p=27</link>
<pubDate>Mon, 12 May 2008 17:14:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>biomagnet</dc:creator>
<guid>http://biomagnet.wordpress.com/?p=27</guid>
<description><![CDATA[Gigitan dan garukan oleh hewan walaupun nampak kecil tapi dapat menimbulkan infeksi dan menyebarkan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Gigitan dan garukan oleh hewan walaupun nampak kecil tapi dapat menimbulkan infeksi dan menyebarkan kuman ke bagian tubuh yang lain. Apakah itu berupa hewan peliharaan ataupun hewan yang dijinakkan, gigitan ataupun garukannya dapat membawa penyakit.</p>
<p>Sebagai contoh, suatu infeksi bakteri yang disebut penyakit “cat scratch” ditularkan lewat garukan anak kucing, sekalipun pada tempat garukannya tidak terlihat tanda-tanda infeksi. Perlu diingat bahwa hewan-hewan tertentu dapat menularkan rabies dan tetanus.Gigitan manusia pada kulit lebih sering menimbulkan infeksi.</p>
<p>Yang harus dilakukan jika anak tergigit/tergaruk hewan (juga orang gila) :</p>
<p>• Bila luka gigitan/garukan berdarah, lakukan penekanan pada daerah luka dengan kasa atau handuk bersih sampai darah berhenti. Jika tersedia, penolong sebaiknya menggunakan sarung tangan latex atau karet untuk mencegah pemaparan terhadap cairan tubuh dari orang lain.</p>
<p>• Bersihkan luka dengan sabun dan air bersih yang mengalir lebih kurang 5 menit. Jangan mengoleskan antiseptik atau apapun pada luka</p>
<p>• Keringkan luka dan tutup dengan kasa steril</p>
<p>• Hubungi dokter anak anda. Jika anak luka tergigit hewan, anak mungkin perlu antibiotik, suntikan pencegahan tetanus atau mungkin rabies. Luka gigitan atau garukan pada tangan atau wajah sangat rentan terhadap infeksi dan memerlukan evaluasi oleh dokter anak anda.</p>
<p>• Bila luka gigitan/garukan oleh hewan, usahakan agar mengetahui jenis hewan lalu ditangkap, dikurung dan diobservasi untuk kemungkinan rabies.</p>
<p>Segera bawa anak ke unit gawat darurat jika :</p>
<p>1. Perdarahan dari luka tidak berhenti setelah 10 menit penekanan</p>
<p>2. Panjang luka lebih dari 0.5 inci (1,27 cm) atau nampak dalam</p>
<p>3. Hewan penyerang liar atau mempunyai keanehan</p>
<p>4. Bagian tubuh yang terkena cukup luas.</p>
<p>Penulis: <em>Rihi Here Wila</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The Stingers]]></title>
<link>http://jebot.wordpress.com/?p=42</link>
<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 23:17:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>gembloeng</dc:creator>
<guid>http://jebot.wordpress.com/?p=42</guid>
<description><![CDATA[Ookay&#8230; gue dapet dua kasus yang mirip dan sebenernya rada langka.
CASE #1
Laki-laki dewasa den]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ookay... gue dapet dua kasus yang mirip dan sebenernya rada langka.</p>
<p><strong>CASE #1</strong></p>
<p>Laki-laki dewasa dengan luka bekas seperti cambukan di seluruh badannya, meriang, kejang-kejang, kesakitan. This guy was said to be <em>dihakimi oleh massa</em> karena dituduh mencuri. Keluarganya bawa ke IGD dan meng-klaim bahwa tuduhan itu nggak benar dan tidak ada buktinya karena si pasien ini ada di tempat lain dan saat ditangkap itu bukan <em>on the site</em> tapi dikepruk di tempat lain. Oh well, that's not what matters kan?</p>
<p>Intinya, kenapa ini orang menggigil gak karuan? Luka nyeri, obviously. Dan sekarang ada demam. Selidik punya selidik *emang pulisi?* keluarga korban ternyata mempermasalahkan cambuk yang dipake oleh pengeroyok, karena cambuknya dari buntut ikan pari, which was known for causing the death of Steve Irving, the crocodile man.</p>
<p>Ookay.. now what do I do? Hehehe. Simple. What I did was, and this is recommended for all Stingray sting cases, ambil air panas/hangat, kompres tempat luka-lukanya. It'll relieve the pain and somehow reduce the toxicity. Jadi prinsipnya adalah sebenernya sengatannya sendiri tidak mematikan seketika, tapi memang painful sekali. Kompres panas itu merangsang kulit untuk lebarin pori-pori jadi toxin-nya akan keluar. I know di kasus gue ini belum tentu karena itu since itu cambuk udah dikoleksi artinya ya kemungkinan besar toxin-nya dah nggak ada, but who knows? And in the end, si pasien merasa lebih nyaman, padahal gue belum kasih analgetik. :)</p>
<p><strong>CASE #2</strong></p>
<p>Nah, yang ini beda lagi. Anak kecil, lagi bobo' bangun kesakitan dan di situ ada seekor... KALAJENGKING. Yep, Milo the scorpion. *if you know what I mean... hahaha* Haiyaa.. ada lagi yak yang aneh-aneh begini.</p>
<p>Prinsipnya malah kebalikan dari stingray. Kalo di kasus scorpio, the recommended action adalah kompres tempat gigitan dengan es batu. Kalo perlu tambahkan antihistamin, dan kortikosteroid topikal. Bisa juga ditambah dengan Diphenhydramin injeksi kalo gatal sekali. Abis itu ya disarankan tanya-tanya ke veterinarian punya serumnya nggak.</p>
<p><strong>CASE #3</strong></p>
<p>Yang ini sebenernya udah lama, tapi worth to mention kayaknya di topik ini. Snake bite. Ini sama repotnya. Repot di nyari terapi alias serumnya. Nggak pernah di-stok karena jarang, dan harganya mahal... Caranya gampang, kalo ada luka gigitan ular, siapin SABU (Serum Anti Bisa Ular), injeksi setengahnya di luka bekas gigitan, dan sisanya intramuskular. Done. Selanjutnya ya tinggal liat reaksinya. Dulu pernah dapet juga yang kegigit ular gini, tapi dibawa pas orangnya udah gagal nafas, dan sudah terganggu sistem saraf lainnya. Sampe di IGD ya tinggal berdoa. Udah gitu pas gue buka luka bekas gigitannya (dateng dalam keadaan terbalut rapet) di situ ada item-item nempel di tempat gigitan. Gue tanya keluarganya, ini apa dan jawabannya adalah... jantung kodok. Kata mereka itu antidote untuk gigitan ular.. :(</p>
<blockquote><p> <em>Moral of the Story:</em></p>
<p><em>Gue banyak belajar sebenernya dari internet untuk yang beginian. Soalnya ya kasusnya jarang sih. But the bright side is, I'm learning new stuffs here.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[gigit gigitan]]></title>
<link>http://defal.wordpress.com/?p=19</link>
<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 05:50:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>snydez</dc:creator>
<guid>http://defal.wordpress.com/?p=19</guid>
<description><![CDATA[Denny keliatan demen banget mengulum bibir nya sampe berdecap decap. terus ketika diperhatiin koq ka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://defal.wordpress.com/files/2008/02/41o0qjlwjql.jpg" title="baby teether"><img src="http://defal.wordpress.com/files/2008/02/41o0qjlwjql.thumbnail.jpg" alt="baby teether" style="padding:3px;" align="left" /></a>Denny keliatan demen banget mengulum bibir nya sampe berdecap decap. terus ketika diperhatiin koq kaya'nya ada titik gigi di gerahamnya.</p>
<p>Akhirnya kemudian dibelikanlah gigit gigitan bayi. berhubung <b>desi</b> meminta bahwa harus bermerek <a href="http://www.pigeon.co.id/" target="_blank">pigeon</a>,  setelah berkeliling di beberapa toko di ITC ambasador, ketemu juga toko yang jualan merek pigeon dalam variasi banyak. soalnya kebanyakan hanya jual 1 bentuk doang.</p>
<p>ternyata <b>denny </b>tidak begitu familiar dengan <i>teether</i> tersebut. sehingga jika diberikan ketangannya, hanya untuk dipegang sebentar dan kemudian dilepas. <b>denny</b> lebih <i>prefer</i> untuk memakan bajunya, baju saya atau <b>desi</b>, atau bedong / bantalnya.</p>
<p>ketika coba dipancing dengan ditaruh dimulutnya, pertama mungkin masih asing, hanya diemut sebentar kemudian dilepas.<br />
tapi besok besoknya dicoba lagi, sudah mulai di gigit gigit. tapi <b>denny</b> masih belum ngeh kalo dia boleh dan bisa memegang <i>teether</i> tersebut.</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
