<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>garis &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/garis/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "garis"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 12:03:12 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Garis perbedaan]]></title>
<link>http://syarifniskala.wordpress.com/?p=41</link>
<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 02:55:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>syarifniskala</dc:creator>
<guid>http://syarifniskala.wordpress.com/?p=41</guid>
<description><![CDATA[

Semua perbedaan dibatasi oleh garis tipis yang memisahkannya.
 

 Hanya yang mampu melihat garis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div><strong></strong></div>
<p><strong></p>
<p align="center">Semua perbedaan dibatasi oleh garis tipis yang memisahkannya.</p>
<p> </p>
<p></strong></p>
<p align="center"> Hanya yang mampu melihat garis tipis itu dengan jelas, yang mampu bersikap bijak. Sayangnya kebanyakan pribadi, tidak cukup jelas melihat garis itu.</p>
<p>Semua garis pembeda, selalu tipis. Bukankah perbedaan antara satu bangsa dengan bangsa lain hanyalah setebal garis perbatasan yang melingkari keduanya.</p>
<p>Garis pembeda yang ditetapkan oleh manusia, selalu berubah sesuai dengan kepentingan yang mendominasinya. Kita telah menyaksikan bahwa banyak garis yang ditetapkan di masa lalu, kemudian dihapuskan masa kini. Garis tembok Berlin telah diratakan. Garis apartheid telah dihapuskan. Garis aurat ramai akan dihapuskan di Indonesia, dan telah lama tiada di kafilah barat. Konon katanya garis agama, akan dihapuskan oleh kaum liberalis-pluralis?</p>
<p>Kita juga menyaksikan telah banyak dibuat garis baru. Tembok pemisah di Palestina. Garis HAM didewakan. Garis demokrasi dijadikan model wajib. Garis teroris sedang dibentangkan. Mungkin diruangan kedap suara dan terisolasi, garis-garis baru sedang dirancang.</p>
<p>Tapi ada garis yang abadi, yaitu garis yang memisahkan <strong>benar</strong> (haq) dengan <strong>dusta</strong> (bathil).</p>
<p>Kebenaran hanya bersumber dari Yang Maha Benar, sementara kedustaan bisa datang dari mana pun. Yaitu bisa datang dari seorang pemikir yang kecanduan filsafat hingga gelengan dukun di lereng gunung.</p>
<p>Kebenaran hanya datang melalui cara-cara yang benar, terpuji, santun, tulus, ikhlas atau mulia.</p>
<p>Bagaimana mungkin kebenaran disampaikan dengan cara-cara dusta!</p>
<p>Tapi mohon untuk berhati-hati, kedustaan dapat saja menggunakan topeng atau simbol-simbol kebenaran.</p>
<div><strong></strong></div>
<p><strong></p>
<p align="center">Hanya orang yang rabun yang tidak dapat melihat sebuah garis dengan jelas. Semakin rabun, semakin hablur garis batas setiap benda. Kemudian kebutaan-lah yang menghilangkan garis itu seutuhnya dari pandangannya.</p>
<p> </p>
<p></strong></p>
<p style="text-align:left;"> Jika semua upaya melihat dunia ini, tidak menjadikan kita lebih jelas melihat garis terang antara benar dengan dusta, maka dapat dipastikan kita sedang menuju kebutaan yang hakiki. Tanda-tandanya adalah jika Anda rabun terhadap garis antara Pencipta dengan yang Diciptakan, atau jika garis pembeda antara nyata dan tiada semakin hilang. Biasanya kebutaan didahului oleh keangkuhan akan perasaan superioritas dalam berfilsafat.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Garis perbedaan]]></title>
<link>http://superwords.wordpress.com/?p=86</link>
<pubDate>Sat, 28 Jun 2008 02:28:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>superwords</dc:creator>
<guid>http://superwords.wordpress.com/?p=86</guid>
<description><![CDATA[
Semua perbedaan dibatasi oleh garis tipis yang memisahkannya. Hanya yang mampu melihat garis tipis ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight:normal;font-size:12pt;font-family:Arial;"></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-family:Arial;">Semua perbedaan dibatasi oleh garis tipis yang memisahkannya. </span></strong><span style="font-family:Arial;">Hanya yang mampu melihat garis tipis itu dengan jelas, yang mampu bersikap bijak.<strong><span style="font-weight:normal;font-family:Arial;"> – Syarif Niskala</span></strong></span></p>
<p></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konstruksi lingkaran]]></title>
<link>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=633</link>
<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 15:39:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>Johan</dc:creator>
<guid>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=633</guid>
<description><![CDATA[[Kanada 1970] Tiga titik yang tidak kolinear  diberikan. Buatlah lingkaran dengan pusat  sehingga ga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[Kanada 1970] Tiga titik yang tidak kolinear $latex A,B,C$ diberikan. Buatlah lingkaran dengan pusat $latex C$ sehingga garis singgung dari $latex A$ dan $latex B$ terhadap lingkaran itu sejajar.</p>
<p><!--more Lihat Solusi --></p>
<p>Solusi<br />
Buat titik tengah $latex AB$, yaitu $latex M$. Buat masing-masing garis melalui $latex A$ dan $latex B$ yang sejajar $latex MC$. Buat garis yang tegak lurus terhadap $latex MC$ yang melalui $latex C$. Garis tegak lurus ini memotong garis yang melalui $latex A$ dan $latex B$ di $latex X$ dan $latex Y$. Maka lingkaran dengan radius $latex CX=CY$ memenuhi syarat.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://artofmathematics.wordpress.com/files/2008/06/konstruksilingkaran.gif" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Midline lebih panjang dari median]]></title>
<link>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=577</link>
<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 07:04:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>Johan</dc:creator>
<guid>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=577</guid>
<description><![CDATA[[Tournament of Towns 2001] Midline segitiga adalah garis yang menghubungkan titik tengah dari dua si]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[Tournament of Towns 2001] <em>Midline</em> segitiga adalah garis yang menghubungkan titik tengah dari dua sisi segitiga. Pada $latex \triangle ABC$, salah satu midlinenya lebih panjang dari pada salah satu garis beratnya. Buktikan bahwa $latex \triangle ABC$ adalah segitiga tumpul.</p>
<p><!--more Lihat Solusi --></p>
<p>Solusi<br />
Misalkan titik tengah $latex AB$ dan $latex BC$ adalah $latex M$ dan $latex N$ berturut-turut. Maka $latex MN$ adalah midlinenya. Asumsikan midline $latex MN$ ini lebih panjang dari garis berat $latex BK$. Kita buat lingkaran dengan pusat $latex K$ dan diameter $latex AC$. Dengan kesebangunan, kita dapat $latex MN=\frac12AC$, sehingga $latex MN$ sama dengan panjang radius. Karena itu, $latex BK$ kurang dari panjang radius, sehingga $latex B$ berada di dalam lingkaran dan $latex \angle ABC&#62;90^\circ$. Akibatnya segitiga itu tumpul.</p>
<p>Asumsikan $latex MN$ lebih panjang dari $latex AN$. Buat lingkaran dengan pusat $latex N$, dan jari-jari $latex MN$. Misalkan $latex ML$ adalah diameter. Karena $latex AN$ kurang dari $latex MN$ yang adalah radius lingkaran, maka $latex A$ berada di dalam lingkaran, dan $latex \angle BAC&#62;90^\circ$. Akibatnya segitiga itu adalah segitiga tumpul.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://artofmathematics.files.wordpress.com/2008/06/tot.gif"><img class="aligncenter size-medium wp-image-578" src="http://artofmathematics.wordpress.com/files/2008/06/tot.gif?w=300" alt="" width="300" height="115" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Garis-garis di papan]]></title>
<link>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=557</link>
<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 08:15:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>Johan</dc:creator>
<guid>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=557</guid>
<description><![CDATA[[Belarus 1999] Beberapa segmen garis dibuat di papan tulis. Kita dapat menghapus dua segmen garis, k]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[Belarus 1999] Beberapa segmen garis dibuat di papan tulis. Kita dapat menghapus dua segmen garis, kemudian membuat satu segmen garis baru. Panjang segmen garis baru ini harus merupakan tinggi dari segitiga siku-siku yang kaki-kakinya adalah segmen garis yang dihapus. Kita lakukan ini terus sampai hanya tersisa satu segmen garis. Buktikan bahwa urutan penghapusan segmen tidak mempengaruhi panjang segmen terakhir. Tentukan panjang segmen terakhir jika ada 2 segmen sepanjang 2, 3 segmen sepanjang 3, 6 segmen sepanjang 6.</p>
<p><!--more Lihat Solusi --></p>
<p>Solusi<br />
Jika garis yang dihapus panjangnya $latex a,b$ dan garis baru panjangnya $latex h$, maka $latex ab=\sqrt{a^2+b^2}h$, sehingga $latex \frac{1}{h^2}=\frac{1}{a^2}+\frac{1}{b^2}$. Maka, jika awalnya ada segmen-segmen sepanjang $latex a_1,a_2,\ldots,a_n$, segmen terakhir panjangnya $latex x$, maka $latex \dfrac{1}{x^2}=\dfrac1{a_1^2}+\dfrac1{a_2^2}+\ldots+\dfrac1{a_n^2}$, dan tidak bergantung pada urutan penghapusan. Untuk pertanyaan kedua, maka panjang akhirnya adalah $latex \dfrac{2}{2^2}+\dfrac{3}{3^2}+\dfrac{6}{6^2}=1$.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Garis yang membagi segitiga]]></title>
<link>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=556</link>
<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 08:01:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>Johan</dc:creator>
<guid>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=556</guid>
<description><![CDATA[[Belarus 1999] Titik  berada pada sisi  dari  sehingga . Misalkan  adalah titik tengah , dan  adalah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[Belarus 1999] Titik $latex K$ berada pada sisi $latex BC$ dari $latex \triangle ABC$ sehingga $latex BK\le KC$. Misalkan $latex M$ adalah titik tengah $latex AC$, dan $latex N$ adalah titik pada $latex AC$ sehingga $latex BN\parallel KM$. Buktikan bahwa segmen $latex KN$ membagi segitiga menjadi dua bagian yang luasnya sama.</p>
<p><!--more Lihat Solusi --></p>
<p>Solusi<br />
Perhatikan bahwa $latex \displaystyle\left[BMN\right]=\left[BNK\right]$, karena $latex BN\parallel KM$ dan alas keduanya adalah $latex BN$. Maka $latex \displaystyle\left[KNC\right]=\left[KOMC\right]+\left[OMN\right]=\left[KOMC\right]+\left[BOK\right]=\left[BCM\right]$. Tetapi $latex BM$ adalah garis berat, sehingga $latex \displaystyle\left[BCM\right]=\frac12\left[ABC\right]$. Terbukti.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[BELAJAR CORELDRAW ITU MUDAH SERI 2]]></title>
<link>http://ardansirodjuddin.wordpress.com/?p=169</link>
<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 06:43:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>ardansirodjuddin</dc:creator>
<guid>http://ardansirodjuddin.wordpress.com/?p=169</guid>
<description><![CDATA[Tutorial 3 : Membuat Berbagai Garis
Setelah kita belajar memulai Coreldraw dan mengenal jendela kerj]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Tutorial 3 : Membuat Berbagai Garis<br />
Setelah kita belajar memulai Coreldraw dan mengenal jendela kerja Coreldraw, sekarang saya lanjutkan dengan materi membuat garis. Oke kita mulai :<br />
<strong> Membuat Garis lurus</strong><br />
Langkahnya :</p>
<ol>
<li> Pilih Freehand tool, lihat gambar berikut :<br />
<a href="http://ardansirodjuddin.files.wordpress.com/2008/06/garis-lurus2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-170" style="vertical-align:baseline;" src="http://ardansirodjuddin.wordpress.com/files/2008/06/garis-lurus2.jpg?w=300" alt="" width="400" height="300" /></a></li>
<li><!--more-->Klik satu kali untuk menentukan titik awal garis.</li>
<li>Gerakkan pointer tanpa menekan tombol mouse kearah lain sesuai dengan kebutuhan. Klik untuk menentukan titik ujung garis.</li>
<li>Klik kanan pada warna (Color palette) untuk memberi warna garis.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong> Membuat gari lurus bersambung</strong></p>
<ol>
<li>Pilih bezier tool, lihat gambar      berikut :<br />
<a href="http://ardansirodjuddin.files.wordpress.com/2008/06/garis-lurus-bersambung2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-171" style="vertical-align:baseline;" src="http://ardansirodjuddin.wordpress.com/files/2008/06/garis-lurus-bersambung2.jpg?w=300" alt="" width="400" height="300" /></a></li>
<li>Klik satu kali untuk menentukan titik  awal garis</li>
<li>Gerakkan pointer ke arah lain tanpa      mendrag</li>
<li>Klik untuk membuat sambungan garis</li>
<li>Ulangi langkah 3 dan 4 untuk membuat  sambungan lainnya</li>
<li>Klik untuk mengakhiri garis</li>
</ol>
<p>Tunggu tutorial berikutnya</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[FPI VS AKKBB ATAU PRO AHMADIYAH VS KONTRA AHMADIYAH?]]></title>
<link>http://idrusali85.wordpress.com/?p=651</link>
<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 06:12:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>yg nulis</dc:creator>
<guid>http://idrusali85.wordpress.com/?p=651</guid>
<description><![CDATA[Oleh : Idrus Ali
Setelah pristiwa 1 Juni 2008 dimonas FPI DAN AKKBB menjadi sorotan media masa, bahk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Idrus Ali<br />
Setelah pristiwa 1 Juni 2008 dimonas FPI DAN AKKBB menjadi sorotan media masa, bahkan berkembang menjadi perseteruan antara FPI dan NU, tentu ini adalah hal yang seharusnya tidak boleh terjadi, dan tentunya yang paling dirugikan adalah kaum muslimin Indonesia, dan juga yang paling diuntungkan adalah mereka-mereka yang memiliki kepentingan, entah siapa, tapi yang jelas ada beberapa kejanggalan yang banyak orang tidak tahu, dan memang kebanyakan dari kita mendapat informasi dari media yang bernama tv, dan seperti kita ketahui bahwa tv akan menampilkan berita yang memiliki nilai komersial, atau sangat dimungkinkan ditunggangi oleh orang-orang yang memiliki kepentingan, entah itu isu bbm atau orang-orang kuffar atau juga budak-budak kuffar, yang ingin mempertontonkan islam di Indonesia tidak toleransi, karena ada pihak minoritas yang ditindas, dan sebagainya.<!--more--><br />
Kalau saja kita mau lebih teliti sedikit saja melihat peristiwa tersebut, pasti ada hal-hal yang melatar belakangi sehingga terjadinya bentrok fisik tersebut, seperti orasi yang menjelek-jelekan fpi dengan kalimat kasar, atau juga adanya anggota akkbb yang membawa senjata api dan menembakannya keatas, dan ternyata, merekapun berdemo tidak memiliki izin dari pihak kepolisian, saya tidak pernah mengatakan fpi tidak bersalah, juga pihak akkbb, dengan semangat berafiliasi kepada Islam yang mulia, ada beberapa hal yang ingin coba saya ketengahkan, pertama anarkisme.<br />
Kita bisa sepakat bahwa anarkisme adalah, suatu tindakan yang merusak atau merugikan pihak lain, bisa berbentuk fisik ataupun non fisik, melihat pristiwa sebelumnya pristiwa unas dan trisakti itupun juga tindakan anarkisme, baik dilakukan oleh mahasiswa yang melempar batu, botol, bom molotop, membakar ban dijalan raya, dan lain-lain, juga pihak kepolisian yang merusak ruangan kampus, memecahkan kaca, merusak motor mahasiswa,  korban luka-luka yang cukup banyak, dan lain-lain. Pertanyaannya kemudian adalah, kenapa presiden kita lebih bisa menunjukan ‘gigi taringnya’ ketika terjadi pristiwa monas dari pada pristiwa unnas dan trisakti?, ataukah mayoritas orang negri ini lebih bisa menghargai orang yang membela urusan perut dari pada orang yang membela aqidah islam?, atau juga memang aliran sesat ahmadiyah memiliki kekuatan asing yang cukup kuat, sampai-sampai duta besar amerika untuk indonesia ikut mengutuk tindakan anarkisme dimonas, padahal diwaktu yang sama kita bisa melihat tindakan anarkisme tentara amerika dan israel terhadap warga palestina, bahkan bayi-bayi, kaum wanita, orang yang tak berdaya pun jadi sasaran mereka yang katanya anti kekerasan.<br />
Siapa sebenarnya yang menjadi biang kerok, sehingga terjadi hal yang tidak diinginkan bersama ini, ahmadiyah, ketidak tegasan pemerintah atas keputusan skb, atau anggota fpi yang yang mudah terprofokasi?, saya pikir semua memiliki andil akan terjadinya hal tersebut, namun ada sumber permasalahan yang tidak boleh kita lupakan atau kita remehkan yaitu adanya kelompok yang mengakui adanya nabi/rasul setelah Nabi Muhammad SAW, yaitu ahmadiyah.<br />
Hal yang kedua yang cukup menarik untuk diketahui bersama adalah: Islam garis keras, disalah satu program metrotv, rizal malarangeng dengan programnya save our nation, mengatakan dengan menggebu-gebu dan yakin bahkan hakkul yakin, “sudah saatnya pemerintah membebaskan negri ini dari islam garis keras”, lalu siapa itu islam garis keras?, kalau ada islam garis keras lalu siap islam garis lunak, islam garis lembek, dll.<br />
Ini adalah salah satu pendapat dari orang-orang yang tidak faham tentang islam atau termakan oleh gazwul fikri, dan yang pasti dan harus kita lakukan adalah memohon kepada Alloh SWT untuk selalu diberikan petunjuk agar bisa melihat kebenaran itu sebagai kebenaran dan keburukan itu benar benar bisa kita lihat sebagai keburukan, dan ada pesan dari Al-qur’an : “faida zaalmunafiqu binabaim fatabayyanu”, (apabila datang kepadamu orang munafik membawa berita, maka tabayunlah kamu).<br />
wassalam.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kepada Yth DETASEMEN 88 ANTI TERORIS]]></title>
<link>http://inderakeenam.wordpress.com/?p=26</link>
<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 19:20:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>indera keenam</dc:creator>
<guid>http://inderakeenam.wordpress.com/?p=26</guid>
<description><![CDATA[Kepada YTH,
DETASEMEN 88 ANTI TERORIS
Di Tempat
 
 
Saya melaporkan bahwa ada suatu gerakan terori]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;" lang="IN">Kepada YTH,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;" lang="IN">DETASEMEN 88 ANTI TERORIS</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;" lang="IN">Di Tempat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;" lang="IN">Saya melaporkan bahwa ada suatu gerakan teroris yang sangat membahayakan jiwa masyarakat umum dan keamanan secara umum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;" lang="IN">Kelompok teroris tersebut bernama FPI atau disingkat dengan FRONT PEMBELA ISLAM, adalah suatu kelompok teroris yang setiap saat bisa membunuh siapa saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;" lang="IN">Mohon segera diproses secara hukum dan kelompok teroris tersebut segera dibubarkan, serta para anggota yang diidentifikasi ikut di dalamnya untuk segera dilakukan penangkapan dengan segera.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;" align="right"><span style="font-size:14pt;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;" align="right"><span style="font-size:14pt;" lang="IN">Indonesia, 2 Juni 2008-seterusnya.</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lixo urbano (Seminário)]]></title>
<link>http://flavionogueira.wordpress.com/?p=166</link>
<pubDate>Thu, 15 May 2008 19:14:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>Flavio Pinho Nogueira</dc:creator>
<guid>http://flavionogueira.wordpress.com/?p=166</guid>
<description><![CDATA[O Sindicato dos Garis de São Paulo, o Siemaco, que representa os trabalhadores em empresas de prest]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>O Sindicato dos Garis de São Paulo, o Siemaco, que representa os trabalhadores em empresas de prestação de serviços de asseio e conservação e limpeza urbana de São Paulo, promoverá no dia 16 de maio, em São Paulo, um seminário com o tema “Lixo urbano, energia limpa e desenvolvimento local”.</p>
<p>O seminário tem como objetivo promover a reflexão sobre produção e destinação do lixo urbano, emissões do carbono e a sustentabilidade do planeta nas necessidades de desenvolvimento das cidades e de melhoria da vida dos trabalhadores deste setor. Além de construir diretrizes de políticas públicas que respondam a essas preocupações e anseios e subsidiar a ação de políticas públicas locais com foco no desenvolvimento social e ambientavelmente sustentável.</p>
<p>O deputado federal Roberto Santiago (PV-SP) será o moderador do seminário e coordenará o painel de debates apresentados pelos seguintes palestrantes: - Izabel Cristina Galbiatti Vespa (mestre em energia na Agricultura pela UNESP e especialista em educação ambiental e recursos hídricos pela USP) falará sobre “O potencial energético do lixo urbano”. &#124; - Elisabeth Grimberg (coordenadora da área de ambiente urbano do Instituto Pólis de Estudos, formação e assessoria em políticas sociais) abordará o tema “Política nacional de resíduos sólidos”. &#124; - Weber Ciloni (diretor do departamento de limpeza urbana de São Paulo) debaterá “A visão do poder público”. &#124; - Moacyr Pereira(presidente do Siemaco – SP) encerrará o seminário com “A visão dos trabalhadores”.</p>
<p>O seminário é direcionado a prefeitos , empresários do setor , pesquisadores e especialistas e dirigentes sindicais.</p>
<p>Evento acontece no dia 16 de maio de 2008, das 8h30 às 12h30, no Matsubara Hotel – Sala de convenção Kyoto, Rua Cel. Oscar Porto, 836 – Paraíso – São Paulo. Os interessados deverão se inscrever pelo site www.siemaco.com.br ou enviar e-mail para energialimpa@siemaco.com.br.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[On the road]]></title>
<link>http://lixeiradopop.wordpress.com/?p=105</link>
<pubDate>Fri, 09 May 2008 21:22:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>Gari do pop</dc:creator>
<guid>http://lixeiradopop.wordpress.com/?p=105</guid>
<description><![CDATA[E calma, que a gente volta a escrever. Um GARI enrolado com o trabalho de conclusão de curso, enqua]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>E calma, que a gente volta a escrever. Um <em>GARI</em> enrolado com o trabalho de conclusão de curso, enquanto o outro está às voltas com uma questão... ahnnn... digamos... médico-estética (não; não é fimose!).</p>
<p>Bom, esta semana um dos <em>GARIS</em> conseguiu arranjar tempo pra ir, de graça, ao show - pasme! - do <a href="http://lixeiradopop.wordpress.com/2008/04/03/1-3-5/" target="_blank"><strong>Rufus Wainwright</strong></a>. É claro que anotei tudo e vou escrever algo sobre no final de semana. Parece que foi assim: depois que a gente detonou o cara, decidiram nos dar a chance de ouvir e ter uma segunda opinião. Ok, não foi bem assim, mas assim é mais legal!</p>
<p>Por enquanto, leiam o enfadonho texto (enviado pelo <a href="http://www.myspace.com/tijolodevera1" target="_blank">TIJOLO Bernardo Canto</a>) que o Zeca Camargo escreveu no <a href="http://colunas.g1.com.br/zecacamargo/2008/05/08/com-o-perdao-do-cacofato-existe-alguma-coisa-como-%e2%80%9cmusica-gay%e2%80%9d/" target="_blank">blog dele</a>. Só uma observação. No camarim, depois do show, Zeca se derreteu: "Ele <em>[Rufus]</em> é muito fofo, né?"</p>
<p>Comentário nosso: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=jENg9B5J4kI" target="_blank">"se joga, pintosa! Põe rosa!"</a></p>
<p style="text-align:center;"><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/n2a_Pu4BY5U'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/n2a_Pu4BY5U&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DATA VEKTOR]]></title>
<link>http://dennycharter.wordpress.com/?p=224</link>
<pubDate>Mon, 05 May 2008 07:02:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>dennycharter</dc:creator>
<guid>http://dennycharter.wordpress.com/?p=224</guid>
<description><![CDATA[Definisi Umum
Vektor adalah struktur data yang digunakan untuk menyimpan data spasial. Data Vektor a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;"><strong>Definisi Umum</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Vektor adalah struktur data yang digunakan untuk menyimpan data spasial. Data Vektor adalah terdiri dari garis atau lengkungan, yang di definisikan sebagai awal dan akhir sebuah titik yang bertemu yang dinamakan node. Lokasi dan topologi dari node tersebut disimpan secara ekplisit. Atributnya didefinisikan oleh batasan-batasannya (<em>boundary</em>) sendiri dan kurva garis digambarkan sebagai seri dari lengkungan yang saling terhubung.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Vektor berbasis GIS didefinisikan sebagai vektorial dari data geografis. Menurut karakteristik dari model data, objek geografis secara ekplisit digambarkan dengan karakteristik spasial yang di asosiasikan dengan aspek thematic.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Ada cara yang berbeda untuk mengorganisasikan database rangkap ini (<em>Spasial</em> dan <em>Thematic</em>). Biasanya, sistem vektorial terdiri dari dua komponen ; yang pertama mengatur data spasial dan yang lainnya mengatur data thematic. Ini dinamakan dengan organisasi sistem hibrid, dimana terhubung sebagai basisdata relational pada attributnya secara topologi untuk data spasial. Elemen kunci pada sistem ini di <strong>identifikasikan</strong> pada setiap objek. Indentifikasi ini adalah unix dan berbeda untuk setiap objek dan memungkinkan sistem untuk terhubung dengan basis data.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><a href="http://dennycharter.wordpress.com/files/2008/05/raster1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-225" src="http://dennycharter.wordpress.com/files/2008/05/raster1.jpg" alt="" width="510" height="255" /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><strong>Vektor sebagai representasi Data</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Pada model dasar vektor, data geospasial di gambarkan dengan bentuk koordinat. Pada data Vektor unit dasar dari informasi spasial berupa titik, garis (arch) dan poligon. Masing-masing unit ini secara sederhana terkolaborasi sebagai sebuah series untuk satu atau beberapa titik koordinat, sebagai contoh sebuah garis terdiri dari kumpulan beberapa titik, dan poligon merupakan kumpulan dari beberapa garis.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><strong>Model Vektor</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Ada perbedaan dalam penyimpanan dan pengaturan informasi vector. Masing-masing memiliki keuntungan dan kekurangan.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em><strong>1. Koordinat Spageti</strong></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><a href="http://dennycharter.wordpress.com/files/2008/05/raster2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-226" src="http://dennycharter.wordpress.com/files/2008/05/raster2.jpg" alt="" width="510" height="247" /></a></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Sederhana</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">mudah dimanage</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">tidak ada topologi</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">membutuhkan space 	penyimpanan yang besar dan</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">sering digunakan 	pada CAC (<em>Computer assisted cartography</em>).</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em><strong>2.	Vertex dictionary</strong></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><a href="http://dennycharter.wordpress.com/files/2008/05/raster3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-227" src="http://dennycharter.wordpress.com/files/2008/05/raster3.jpg" alt="" width="580" height="255" /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Tidak ada duplikasi namun model ini tidak memiliki topologi</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em><strong>3.	Dual Idependent Map Encoding (DIME)</strong></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><a href="http://dennycharter.wordpress.com/files/2008/05/raster4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-228" src="http://dennycharter.wordpress.com/files/2008/05/raster4.jpg" alt="" width="510" height="439" /></a></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Dikembangkan oleh <em>US 	Bureau of Cencus</em></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Nodes di 	identifikasikan dengan kode</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Penentuan kode 	direksional dalam bentuk “dari node” dan “ke node”</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em><strong>4.	Arc / node</strong></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><a href="http://dennycharter.wordpress.com/files/2008/05/raster5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-229" src="http://dennycharter.wordpress.com/files/2008/05/raster5.jpg" alt="" width="232" height="237" /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<table style="height:215px;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="7" width="448"><col width="33*"></col><br />
<col width="63*"></col><br />
<col width="97*"></col><br />
<col width="63*"></col></p>
<tbody>
<tr>
<td colspan="4" width="100%" valign="top"><strong>Files 1. Koordinat nodes dan vertex</strong></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="13%">ARC</td>
<td width="25%">F_node</td>
<td width="38%">Vertex</td>
<td width="24%">T_node</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="13%">1</td>
<td width="25%">3.2, 5.2</td>
<td width="38%">1, 5.2</td>
<td width="24%">1, 3</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="13%">2</td>
<td width="25%">1,3</td>
<td width="38%">1.8, 2.6, 2.8, 3.3, 3.4</td>
<td width="24%">3.2, 5.2</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="13%">3</td>
<td width="25%">1,2</td>
<td width="38%">3.5, 2.4, 2.7</td>
<td width="24%">5.2, 2.7</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;">
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="7" width="386"><col width="32"></col><br />
<col width="71"></col><br />
<col width="71"></col><br />
<col width="83"></col><br />
<col width="58"></col></p>
<tbody>
<tr>
<td colspan="5" width="370" valign="top"><strong>Files 2. Archs Topology</strong></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="32">ARC</td>
<td width="71">F_node</td>
<td width="71">T_node</td>
<td width="83">R_poly</td>
<td width="58">L-poly</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="32">1</td>
<td width="71">1</td>
<td width="71">2</td>
<td width="83">External</td>
<td width="58">A</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="32">2</td>
<td width="71">2</td>
<td width="71">1</td>
<td width="83">A</td>
<td width="58">External</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="32">3</td>
<td width="71">3</td>
<td width="71">4</td>
<td width="83">External</td>
<td width="58">External</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;">
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="7" width="386"><col width="232"></col><br />
<col width="124"></col></p>
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" width="370" valign="top"><strong>File 3. Topologi Polygon</strong></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="232">Polygon</td>
<td width="124">Archs</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="232">A</td>
<td width="124">1,2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;">
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="7" width="386"><col width="232"></col><br />
<col width="124"></col></p>
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" width="370" valign="top"><strong>File 4. Topologi Node</strong></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="232">Node</td>
<td width="124">
<p align="right">Arcs</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="232">
<p align="right">1</p>
</td>
<td width="124">
<p align="right">1,2</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="232">
<p align="right">2</p>
</td>
<td width="124">
<p align="right">1,2</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="232">
<p align="right">3</p>
</td>
<td width="124">
<p align="right">3</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="232">
<p align="right">4</p>
</td>
<td width="124">
<p align="right">4</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="232">
<p align="right">4</p>
</td>
<td width="124">
<p align="right">5</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><strong>Keuntungan dan kerugian model data<br />
raster dan vector</strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="7" width="410"><col width="211"></col><br />
<col width="79"></col><br />
<col width="76"></col></p>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="211"></td>
<td width="79">
<p align="center"><strong>Raster</strong></p>
</td>
<td width="76">
<p align="center"><strong>Vektor</strong></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="211"><strong>Presisi dalam grafik</strong></td>
<td width="79">
<p align="center">X</p>
</td>
<td width="76">
<p align="center">√</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="211"><strong>Tradisional kartography</strong></td>
<td width="79">
<p align="center">X</p>
</td>
<td width="76">
<p align="center">√</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="211"><strong>Volume data</strong></td>
<td width="79">
<p align="center">X</p>
</td>
<td width="76">
<p align="center">√</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="211"><strong>Topologi</strong></td>
<td width="79">
<p align="center">X</p>
</td>
<td width="76">
<p align="center">√</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="211"><strong>Komputasi</strong></td>
<td width="79">
<p align="center">√</p>
</td>
<td width="76">
<p align="center">X</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="211"><strong>Update</strong></td>
<td width="79">
<p align="center">√</p>
</td>
<td width="76">
<p align="center">X</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="211"><strong>Continues Space</strong></td>
<td width="79">
<p align="center">√</p>
</td>
<td width="76">
<p align="center">X</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="211"><strong>Integrasi</strong></td>
<td width="79">
<p align="center">√</p>
</td>
<td width="76">
<p align="center">X</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="211"><strong>Discontinous</strong></td>
<td width="79">
<p align="center">X</p>
</td>
<td width="76">
<p align="center">√</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[5 Pertanyaan Dasar tentang Desain Grafis]]></title>
<link>http://designtonic.wordpress.com/?p=9</link>
<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 07:44:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>dee</dc:creator>
<guid>http://designtonic.wordpress.com/?p=9</guid>
<description><![CDATA[Anda ingin menekuni dunia desain grafis atau anda mahasiswa desain grafis yang baru saja mulai masuk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="judulartikel" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Anda ingin menekuni dunia desain grafis atau anda mahasiswa desain grafis yang baru saja mulai masuk bangku kuliah dan masih kebingungan menemukan intisari desain grafis? Berikut pertanyaan-pertanyaan dasar yang diurai untuk menjawab keingintahuan tersebut.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 14.2pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span>1.<span style="font:7pt;">    </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Apa sih desain grafis ?</span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Apa desain grafis itu?kalau ada pertanyaan seperti itu, apakah yang terbersit dalam kepala anda? Dahulu banyak orang berpersepsi bahwa desain grafis sama dengan periklanan. Lalu adakah perbedaan antara desain grafis dengan periklanan? Pengertian sementara tentang desain grafis bisa kita sebut sebagai suatu gabungan seni dan teknologi untuk berkomunikasi, mempengaruhi, menyediakan tampilan visual untuk mengkomunikasikan pesan.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span>2.<span style="font:7pt;">    </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Apa saja <span> </span>yang dilakukan desainer grafis? </span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Desainer grafis merencanakan dan mengeksekusi suatu desain yang mengkomunikasikan pesan langsung kepada audiensi spesifik. Mereka biasanya bekerja pada produksi masal pada bidang cetak, film, media elektronik, buku, majalah, surat kabar, periklanan, kemasan, poster, CD, multimedia, web site, rambu-rambu transportasi, peta, dan berbagai bentuk desain informasi lainnya.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Pada dasarnya desainer grafis membangun kesan untuk menampilkan pesan yang ingin disampaikan klien mereka. Biasanya hal ini didukung dengan <em>image(</em> fotografi, film, video, seni, ilustrasi, dsb) dan teks (tipografi) melalui suatu kesatuan bentuk untuk menampilkan isi dan pesan yang jelas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span>3.<span style="font:7pt;">    </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Saya ingin menjadi desainer grafis, darimana saya harus mulai?</span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Banyak lulusan yang tertarik pada desain grafis berpendapat bahwa jawaban pertanyaan diatas adalah dengan belajar <em>software </em>grafis</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">.</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> Mereka terkejut bahwa mereka harus belajar dasar desain</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">.</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> <span>tentang 2 dimensi dan 3 dimensi, observasi dan menggambar. Mereka butuh mengembangkan dasar-dasar bahasa visual untuk berkomunikasi sehingga dimengerti oleh orang lain.</span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Bahasa visual terdiri dari 2 dimensi dan 3 dimensi yaitu: garis, bentuk, tekstur, warna, komposisi, volume, jarak dan dikombinasikan dengan keseimbangan, kesatuan, proporsi, dan ritme.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span>4.<span style="font:7pt;">    </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Apa yang dimaksud dengan proses desain ?</span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Pada prakteknya, proses desain biasanya dimulai dengan klarifikasi tujuan klien dan dilanjutkan dengan menganalisa tujuan tersebut lebih jauh dan mendetilnya.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Di ruang kelas, proses desain dimulai dengan pendahuluan tugas. Sangat penting untuk mendengarkan instruktur/dosen yang sedang menjelaskan tentang tujuan tersebut, hal ini dapat di analogikan dengan desainer profesional sedang mendengarkan kliennya. Sekali anda diberikan tugas tersebut, anda perlu mendefinisikan tujuan tugas tersebut. Akan banyak bermunculan ide-ide cemerlang, tapi ide yang paling cemerlangpun akan tidak berguna bila tidak mengkomunikasikan pesan atau mencapai audiensisi yang diharapkan. Sehingga diperlukan tahapan dalam melakukan proses desain tersebut. </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span>5.<span style="font:7pt;">    </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Mengapa saya harus melakukan seluruh tugas-tugas ini?</span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Tujuan dari pendidikan desain grafis adalah untuk menyiapkan siswa pada dunia kerja nyata.<strong> </strong>Seperti diungkapkan dengan lebih gamblang<strong> </strong>pada artikel <strong>Pendidikan Komunikasi visual Andi S.Boediman. </strong>Bagaimnapun tugas berbasis proyek lebih baik daripada berdasarkan materi kuliah. Ketika siswa mengerjakan tugas-tugas mereka, sebenarnya mereka sedang melakukan <em>learning by doing.</em> Instruktur/dosen membuat tugas-tugas untuk lebih memperjelas prinsip-prinsip desain dan mengembangkan pengalaman siswa dengan berbagai masalah dan media. Sehingga semakin lama tugas-tugas yang diberikan akan semakin bertambah kompleks untuk membangun perbendaharaan visual dari pengalaman-pengalaman siswa.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Kesimpulannya, tujuan dari mahasiswa desain grafis adalah untuk berproses mengembangkan ide-ide cemerlang yang sesuai dengan tugas-tugas yang diberikan. Ide cemerlang yang dimaksud memancing audiensi untuk berpikir. Ide cemerlang adalah dapat berbicara tanpa harus dijelaskan. Ide cemerlang dapat berkomunikasi dengan cepa</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">t</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Apakah anda punya pendapat lain atau justru pertanyaan lain seputar desain grafis?<strong></strong></span></p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Garis dividen segitiga]]></title>
<link>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=471</link>
<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 05:40:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>Johan</dc:creator>
<guid>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=471</guid>
<description><![CDATA[[GMO - Olimpiade.org] Katakan sebuah garis dalam segitiga dividen apabila ditarik dari suatu sudut s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[GMO - Olimpiade.org] Katakan sebuah garis dalam segitiga dividen apabila ditarik dari suatu sudut segitiga, dan membagi<br />
segitiga menjadi dua bagian dengan keliling sama.<br />
Buktikan ketiga dividen suatu segitiga selalu berpotongan di satu titik !</p>
<p><!--more Lihat Solusi --></p>
<p>Solusi<br />
Misalkan sisi-sisi segitiga itu adalah $latex a+b$, $latex c+d$, $latex e+f$, di mana $latex a$, $latex b$, $latex c$, $latex d$, $latex e$, $latex f$ adalah segmen garis dari sisi segitiga yang terbagi oleh garis dividen. Perhatikan gambar berikut.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-472" src="http://artofmathematics.wordpress.com/files/2008/04/dividensegitiga.gif" alt="" width="183" height="175" /></p>
<p>Maka didapat tiga persamaan, yaitu</p>
<p style="text-align:center;">$latex e+f+a=d+c+b$, $latex f+a+b=e+d+c$, $latex a+b+c=d+e+f$.</p>
<p>Dari persamaan satu dikurangi persamaan dua, maka $latex e-b=b-e$, yang menyebabkan $latex e=b$. Dengan cara yang sama, dengan membandingkan persamaan-persamaan, didapat $latex a=d$ dan $latex c=f$.</p>
<p>Menurut teorema Ceva, untuk membuktikan ketiga dividen berpotongan di satu titik, cukup dibuktikan bahwa $latex \frac{a}{b}\cdot\frac{c}{d}\cdot\frac{e}{f}=1$. Tetapi</p>
<p style="text-align:center;">$latex \dfrac{a}{b}\cdot\dfrac{c}{d}\cdot\dfrac{e}{f}=\dfrac{a}{d}\cdot\dfrac{c}{f}\cdot\dfrac{e}{b}=1$.</p>
<p>Maka ketiga dividen berpotongan di satu titik.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Garis bagi dan sisi segitiga]]></title>
<link>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=465</link>
<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 07:47:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Johan</dc:creator>
<guid>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=465</guid>
<description><![CDATA[[MathWiki] Pada segitiga ,  adalah garis bagi . Jika , , , , , seperti gambar di bawah, buktikan bah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[MathWiki] Pada segitiga $latex ABC$, $latex BD$ adalah garis bagi $latex \angle ABC$. Jika $latex BD=t$, $latex AD=x$, $latex DC=y$, $latex AB=c$, $latex BC=a$, seperti gambar di bawah, buktikan bahwa $latex ac=t^2+xy$.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-466" src="http://artofmathematics.wordpress.com/files/2008/04/garisbagisisisegitiga.png" alt="" width="300" height="179" /></p>
<p><!--more Lihat Solusi --></p>
<p>Solusi</p>
<p style="text-align:left;">Buat lingkaran luar segitiga dan perpanjang $latex BD$ agar bertemu lingkaran di titik $latex E$. Hubungkan titik $latex C$ dan $latex E$. Karena $latex \angle ABD = \angle EBC$ dan $latex \angle BAD = \angle BEC$, maka $latex \triangle BAD \sim \triangle BEC$. Jadi $latex \frac{BA}{BD}=\frac{BE}{BC}$, atau $latex BE=\frac{ac}{t}$. Dengan cara yang sama, karena $latex \triangle CDE \sim \triangle BDA$, maka $latex DE=\frac{xy}{t}$. Tetapi $latex BE=BD+DE$, sehingga $latex \dfrac{ac}{t}=t+\dfrac{xy}{t}$. Kedua ruas dikalikan $latex t$, sehingga $latex ac=t^2+xy$ terbukti.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-467" src="http://artofmathematics.wordpress.com/files/2008/04/solusigarisbagisegitiga.png" alt="" width="300" height="291" /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Titik sudut persegi pada garis dan parabola]]></title>
<link>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=442</link>
<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 07:12:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>Johan</dc:creator>
<guid>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=442</guid>
<description><![CDATA[[China Competition 2005] Satu sisi dari persegi  berada pada garis , dan dua titik sudut lainnya ber]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[China Competition 2005] Satu sisi dari persegi $latex ABCD$ berada pada garis $latex y=2x-17$, dan dua titik sudut lainnya berada pada parabola $latex y=x^2$. Tentukan luas minimum dari persegi itu.</p>
<p><!--more Lihat Solusi --></p>
<p>Solusi<br />
Misalkan $latex AB$ berada pada garis $latex y=2x-17$, dan koordinat dua titik lainnya adalah $latex C(x_1,y_1)$ dan $latex D(x_2,y_2)$. Karena $latex AB\parallel CD$, maka $latex CD$ berada pada garis $latex L$ dengan persamaan $latex y=2x+b$. Tetapi $latex C$ dan $latex D$ berada pada $latex y=x^2$, sehingga, dengan menggabungkan kedua persamaan, didapat $latex x^2=2x+b$. Jadi $latex x_{1,2}=1\pm\sqrt{b+1}$. Misalkan sisi persegi itu adalah $latex a$. Jadi</p>
<p style="text-align:center;">$latex a^2=(x_1-x_2)^2+(y_1-y_2)^2$</p>
<p style="text-align:center;">$latex a^2=(x_1-x_2)^2+(2x_1-b-2x_2+b)^2$</p>
<p style="text-align:center;">$latex a^2=(x_1-x_2)^2+(2(x_1-x_2))^2$</p>
<p style="text-align:center;">$latex a^2=(x_1-x_2)^2+4(x_1-x_2)^2$</p>
<p style="text-align:center;">$latex a^2=5(x_1-x_2)^2$</p>
<p style="text-align:center;">$latex a^2=5(1+\sqrt{b+1}-1+\sqrt{b+1})^2$</p>
<p style="text-align:center;">$latex a^2=5(2\sqrt{b+1})^2$</p>
<p style="text-align:center;">$latex a^2=20(b+1)$.</p>
<p>Tanpa mengurangi keumuman, dapat diambil titik sembarang $latex (6,-5)$ pada garis $latex y=2x-17$, dan jaraknya ke garis $latex y=2x+b$ adalah $latex a$. Maka</p>
<p style="text-align:center;">$latex a=\dfrac{&#124;17+b&#124;}{\sqrt5}$.</p>
<p>Substitusikan nilai ini ke persamaan di atas, sehingga</p>
<p style="text-align:center;">$latex \displaystyle\left(\frac{&#124;17+b&#124;}{\sqrt5}\right)^2=20(b+1)$</p>
<p style="text-align:center;">$latex \dfrac{289+34b+b^2}{5}=20b+20$</p>
<p style="text-align:center;">$latex 289+34b+b^2=100b+100$</p>
<p style="text-align:center;">$latex b^2-66b+189=0$</p>
<p style="text-align:center;">$latex (b-3)(b-63)=0$.</p>
<p>Maka didapat $latex b_1=3$, $latex b_2=63$. Jadi $latex a^2=80$ atau $latex a^2=1280$. Jadi $latex a^2_{min}=80$.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Garis-garis dan sudut segitiga]]></title>
<link>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=428</link>
<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 10:36:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>Johan</dc:creator>
<guid>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=428</guid>
<description><![CDATA[[OSN 2007] Misalkan  segitiga dengan
.
Misalkan titik  pada sisi  sehingga  garis tinggi, titik  pad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[OSN 2007] Misalkan $latex ABC$ segitiga dengan</p>
<p align="center">$latex \angle ABC=\angle ACB=70^{\circ}$.</p>
<p>Misalkan titik $latex D$ pada sisi $latex BC$ sehingga $latex AD$ garis tinggi, titik $latex E$ pada sisi $latex AB$ sehingga $latex \angle ACE=10^{\circ}$, dan titik $latex F$ adalah perpotongan $latex AD$ dan $latex CE$. Buktikan bahwa $latex CF=BC$.</p>
<p><!--more Lihat Solusi --></p>
<p>Solusi<br />
Buatlah garis $latex BF$. Perhatikan bahwa $latex BD=DC$, $latex DF=DF$, $latex \angle BDF=\angle CDF$, sehingga $latex \triangle BDF\cong\triangle CDF$. Akibatnya $latex BF=CF$. Tetapi $latex \angle FCB=\angle ACB-\angle ACE=60^{\circ}$, sehingga $latex BCF$ adalah segitiga sama sisi. Jadi $latex CF=BC$.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Potongan kue]]></title>
<link>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=340</link>
<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 11:17:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>Johan</dc:creator>
<guid>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=340</guid>
<description><![CDATA[[Bradley POW] Sebuah kue berbentuk lingkaran memiliki jari-jari 1. Kue itu dipotong menjadi delapan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[Bradley POW] Sebuah kue berbentuk lingkaran memiliki jari-jari 1. Kue itu dipotong menjadi delapan bagian yang sama. Berapa jari-jari piring bundar yang tepat memuat potongan kue itu seperti gambar di bawah ini?</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://artofmathematics.wordpress.com/files/2008/03/p95.jpg" alt="Kue" height="163" width="159" /></div>
<p><!--more Lihat Solusi --></p>
<p>Solusi</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://artofmathematics.wordpress.com/files/2008/03/s95.jpg" alt="Solusi kue" /></div>
<p>Buatlah garis yang membagi kue menjadi dua bagian yang sama. Garis ini melalui titik $latex \text{O}$, titik pusat piring itu. Tarik garis tegak lurus dari $latex \text{O}$ seperti gambar di atas. Ini akan membagi dua $latex \text{AB}$. Maka</p>
<p align="center">$latex \cos\dfrac{\pi}{8}=\dfrac{0,5}{r}$.</p>
<p>Maka jari-jari piring itu</p>
<p align="center">$latex r\approx0,5411$.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Diagonal kotak-kotak]]></title>
<link>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=335</link>
<pubDate>Tue, 04 Mar 2008 10:25:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>Johan</dc:creator>
<guid>http://artofmathematics.wordpress.com/?p=335</guid>
<description><![CDATA[[Which Way did the Bicycle Go?] Sebuah persegi panjang berukuran  dibagi-bagi menjadi  persegi. Jika]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[Which Way did the Bicycle Go?] Sebuah persegi panjang berukuran $latex m\times n$ dibagi-bagi menjadi $latex m\times n$ persegi. Jika dibuat garis diagonal dari satu sudut ke seberangnya, berapa persegi yang dipotongnya?</p>
<p><!--more Lihat Solusi --></p>
<p>Solusi<br />
Asumsikan $latex FPB(m,n)=1$. Maka garis diagonal itu tidak memotong titik sudut persegi kecuali di awal dan akhir. Jadi garis itu pasti melalui $latex m-1$ garis vertikal dan $latex n-1$ garis horizontal, totalnya $latex m+n-2$ garis. Maka garis melalui $latex m+n-1$ persegi.</p>
<p>Jika $latex FPB(m,n)=d$, misalkan $latex m=m'd$ dan $latex n=n'd$. Maka persegi panjang itu dapat dibagi menjadi $latex d$ bagian yang sama. Pada setiap bagian, garis melalui $latex m'+n'-1$ persegi. Maka totalnya $latex d(m'+n'-1)=m'd+n'd-d=m+n-FPB(m,n)$.</p>
<p>Maka, secara umum, garis akan melalui $latex m+n-FPB(m,n)$ persegi.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Garis dan Bentuk]]></title>
<link>http://teddykw3.wordpress.com/2008/03/02/garis-dan-bentuk/</link>
<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 16:56:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>teddykw</dc:creator>
<guid>http://teddykw3.wordpress.com/2008/03/02/garis-dan-bentuk/</guid>
<description><![CDATA[Garis dan bentuk merupakan unsur visual yang tak kalah penting. Perannya dalam media adalah sebagai ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Garis dan bentuk merupakan unsur visual yang tak kalah penting. Perannya dalam media adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>pemisah antar bagian</li>
<li>pengarah perhatian</li>
<li>manipulasi ruang</li>
<li>mendukung tampilan artistic</li>
</ul>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dua garis yang sama]]></title>
<link>http://rillusion.wordpress.com/?p=90</link>
<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 09:31:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>michaeljs</dc:creator>
<guid>http://rillusion.wordpress.com/?p=90</guid>
<description><![CDATA[
manakah yang lebih panjang ?
sebenarnya  kedua garis tersebut sama, tapi kelihatan beda karena uju]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rillusion.wordpress.com/files/2008/02/same-line.gif" title="same-line.gif"><img src="http://rillusion.wordpress.com/files/2008/02/same-line.thumbnail.gif" alt="same-line.gif" /></a></p>
<p>manakah yang lebih panjang ?</p>
<p>sebenarnya  kedua garis tersebut sama, tapi kelihatan beda karena ujung-ujungnya.</p>
<p>ini hanya ilusi !</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Segitiga sama sisi dalam trapesium]]></title>
<link>http://artofmathematics.wordpress.com/2008/01/03/segitiga-sama-sisi-dalam-trapesium/</link>
<pubDate>Thu, 03 Jan 2008 10:07:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>Johan</dc:creator>
<guid>http://artofmathematics.wordpress.com/2008/01/03/segitiga-sama-sisi-dalam-trapesium/</guid>
<description><![CDATA[[Olimpiade.org]  adalah trapesium, dengan sisi  sejajar sisi , , , dan . Titik  berada pada sisi  se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[Olimpiade.org] $latex \text{ABCD}$ adalah trapesium, dengan sisi $latex \text{AB}$ sejajar sisi $latex \text{CD}$, $latex \angle\text{ABC}=\angle\text{BCD}=90^\circ$, $latex \text{AB}=6$, dan $latex \text{CD}=8$. Titik $latex \text{E}$ berada pada sisi $latex \text{AD}$ sehingga $latex \triangle\text{BCE}$ adalah segitiga sama sisi. Berapa $latex \text{BC}$?</p>
<p><!--more Lihat Solusi --></p>
<p>Solusi<br />
Buatlah titik $latex \text{F}$ pada $latex \text{BC}$, sehingga $latex \text{EF}$ adalah garis tinggi $latex \triangle\text{BCE}$. Dengan kesebangunan, dapat dilihat bahwa $latex \text{EF}$ sejajar dengen $latex \text{AB}$ dan $latex \text{CD}$, dan titik $latex \text{F}$ berada di tengah $latex \text{BC}$. Maka $latex \text{EF}=(6+8)/2=7$. Dengan trigonometri atau segitiga istimewa, kita dapat melihat bahwa $latex \text{EF}/\text{CE}=\sqrt{3}/2$. Sehingga $latex \text{CE}=14/\sqrt{3}$. Karena $latex \triangle\text{BCE}$ sama sisi, maka</p>
<p align="center">$latex \text{BC}=\dfrac{14}{\sqrt{3}}$.</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
