Tag » Fiktif

Dunia yang Telah Berakhir

Ini adalah dunia yang telah berakhir
Tidak ada yang lahir, tidak ada yang mati
Bahkan waktu pun tidak ada
Jika aku sedang mencari tempat untuk dilahirkan, maka aku sadar tidak seharusnya berada di sini… 32 more words

Story

Menatap Dia . "Pulanglah"

Kini aku berbagi rasa yang indah sekaligus “kau tau”. Dalam perjalananku, di sebuah sudut ruang hijau aku menemukannya. Bukan dia yang awalnya menarik perhatianku, aku sedang menatap sosok-sosok di sekitarnya, tanpa sekalipun melirik keberadaannya. 271 more words

Story

Air Mata

Dingin ini, memaksanya untuk meringkuk di balik kardus-kardus kuning yang teronggok berserakan di aspal yang lapang.

Membakar sobekan kertas buku bergambar keluarganya, agar malam terasa lebih hangat nan nyaman. 204 more words

Fiktif

Dia yang Tertidur dalam Kerinduaan

Seorang lelaki tua duduk di kursinya. Bukan sepanjang hari. Seakan sedang menanti. Berjalan ke arah taman kecilnya, menyibukkan diri. Semua tau, ia sedang merindu. Yang dirindukan sebenarnya pun tau sedang dirindukan pria itu teramat sangat. 87 more words

Fiktif

Sapaan Seseorang

Pagi itu, sesosok wanita tua beruban putih terlihat menguraikan setetes air matanya yang duduk di bangku sebuah taman tanpa lalu lalang mesin-mesin berisik pengoyak telinga. 469 more words

Fiktif

Tiga Pagi

Bingung, harus menuai apa untuk pagi ini…
Menempa rasa sakit dibagian perut, menahan kerut tak ada lagi sisa makanan yang akan aku sambut.

Menyalakan suara-suara pelantun kata yang sangat berbeda, teriakkan kebencian tentang perang… 96 more words

Fiktif

Catatan Seorang Penggumam

Tercium anyir tumpukan sampah dibelakang rumah, entah berapa bulan belum aku hanguskan. Apalagi didalam rumah, sejak pekan lalu sudah dikudeta para koloni kecoak. Terkadang seekor ular hitam tak lupa untuk menyambang tanpa aku undang, ini rumah atau kebun binatang ? 91 more words

Fiktif