Tag » Esai

mereka Difabilitas, bukan disabilitas

Belakangan, koridor kampus marak menyebut kata disabilitas secara berulang-ulang. ternyata, hal itu dipicu oleh keluarnya kebijakan kemendikbud yang berisikan aturan bahwa kaum disabilitas tidak bisa mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi atau SNMPTN. 371 more words

Kabar Koridor

mama mama, kekerasan akademikkah semua ini?

Kita sudah pernah membahas kekerasan akademik minggu sebelumnya. komik ini adalah salah satu hasil diskusi yang dipublikasikan ke media online.

Kekerasan adalah segala bentuk perlakuan tidak adil, dan tidak dapat dibenarkan yang kepada seseorang atau sekolompok orang. 373 more words

Esai

PEREMPUAN DAN HANTU ZAMAN

Mengamati wajah zaman… kini rasa-rasanya keberlangsungan hidup kaum perempuan semakin rentan dan rawan adanya. Jangan sampai terulang kembali, masa dimana kaum hawa berada dalam keterpurukan dan keprihatinan, beratus abad yang lalu… zaman jahiliyyah! 514 more words

Esai

Penemuan-penemuan yang Bermanfaat Bagi Kesehatan

1. Penemuan vitamin

Vitamin merupakan senyawa organik yang diperlukan dalam tubuh manusia dalam jumlah sangat kecil, biasanya kurang dari 0,01 gram per hari. Walaupun hanya diperlukan dalam jumlah kecil, tetapi vitamin merupakan senyawa yang sangat penting (vital) bagi tubuh manusia artinya kalau vitamin tersebut tidak terdapat dalam tubuh, maka kesehatan tubuh akan terganggu. 242 more words

Esai

ANTI LACUR


Oleh: Poetry Ann

Sudah dari jauh hari kampanye anti golput sengaja dilakukan oleh KPU demi menekan angka pemilih golput yang terus meningkat tiap kali Pemilu. Dari data yang saya baca di website VOA Indonesia menyebutkan, pada Pemilu tahun 1999 angka pemilih golput sebanyak

Esai

TUHAN LINDUNGI HAMBA DARI “UANG”

Huh. Jika bercerita tentang uang, rasanya bingung harus memulainya dari mana. Terlalu kompleks. Agaknya bisa memuat jutaan bab untuk membahasnya. Namun apa daya… tak bisa dicegah, kali ini kepalaku ingin sedikit bicara soal “uang”. 316 more words

Esai

Zig Zag: Membaca Ketidakketerkaan Manusia

Seberapa kali kita meminta jalan lurus kepada Tuhan dalam rentang muncul –tenggelamnya mentari? Dan seberapa sering Tuhan memberikannya? Jika Tuhan benar-benar memberikan kelurusan jalan apakah kita sendiri sudah siap menjalani “kelurusan” itu sendiri? 749 more words

Tak Berkategori