<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>daging &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/daging/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "daging"</description>
	<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 11:32:15 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Pencemaran Makanan oleh Produk Babi]]></title>
<link>http://forumhalal.wordpress.com/?p=40</link>
<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 11:30:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>sagitakirana</dc:creator>
<guid>http://forumhalal.wordpress.com/?p=40</guid>
<description><![CDATA[1. Daging Babi
Pencemaran oleh daging babi biasanya berupa pencampuran dalam bakso, siomay, bakmi go]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>1. Daging Babi</p>
<p>Pencemaran oleh daging babi biasanya berupa pencampuran dalam bakso, siomay, bakmi goreng, sate jeroan. daging babi teksturnya empuk, serat halus, tersedia di pasaran, dengan harga sangat murah, rasanya lezat sebagai sumber protein hewani.</p>
<p>2. Tulang Babi</p>
<p>Penggunaan tulang babi yang biasanya beredar di pasaran adalah gelatin, arang tulang, dan bahan lem. Dari gelatin akan dihasilkan soft capsule obat dan permen. Sedangkan arang tulang biasanya digunakan untuk filter air minum.</p>
<p>3. Bulu Babi</p>
<p>Penggunaan bulu babi adalah untuk dibuat kuas roti, kuas kosmetik, kuas cat tembok, dan kuas lukis.</p>
<p>4. Kotoran (feses) Babi</p>
<p>Kotoran babi dapat digunakan untuk pupuk. Hal ini sudah dilakukan di jepang untuk tanaman apel dan sayur-sayuran. Di Indonesia metode ini juga dilakukan didaerah Batu raden, wonosobo dan temanggung.</p>
<p>5. Lemak babi</p>
<p>lemak babi biasanya dapat diolah menjadi beberapa produk makanan, yaitu lemak babi (lard) emulsifier makanan, minyak dan gliserin.</p>
<ul>
<li>Emulsifier Makanan</li>
</ul>
<p>Pengemulsi digunakan untuk mengekalkan lemak yang tersebar didalam air atau titisan air yg tersebar didalam lemak. Makanan yang membutuhkan pengemulsi ini antara lain <em>mayonaise</em>, es krim, coklat, dan margarin. Tanpa bahan pengemulsi ini, maka akan muncul dua lapisan yang tidak saling menyatu dalam makanan tersebut. Bahan yang dijadikan pengemulsi adalah <em>lesitin</em> dan turunan lemak seperti<em>digliserida </em>dan <em>monogliserida</em>. Sumber pengemulsi mungkin datang dari tumbuhan atau hewan. Biasanya pada hewan sumbernya adalah babi. Tapi bahan yang biasa digunakan sebagai emulsi adalah lesitin. Bahan ini biasanya berasal dari kuning telur atau kacang soya. Tetapi pengemulsi yang dibuat dari mono atau digliserida perlu dilihat lagi sumbernya.</p>
<ul>
<li>Lard (Lemak babi)</li>
</ul>
<p>Lard merupakan lemak yang diolah (rendering) dari lemak babi. Sumbernya dapat berasal dari seluruh bagian babi. Kualitas terbaik lard diperoleh dari lemak yang berada di sekitar ginjal. Sedangkan kualitas terendah berasal dari lemak yang berada di sekitar usus kecil. Sebagai bahan minyak makan, penggunaannya cukup luas dalam berbagai masakan. Karena titik lelehnya lebih tinggi dari mentega, maka penggunaan lard dalam penggunaan kulit pie dapat menghasilkan produk yang lebih renyah. Selain itu, lard juga digunakan dalam pembuatan jenis-jenis kue pastry agak tekstur dan flavor (rasa) yang dihasilkan meningkat. Penggunaan lainnya adalah sebagai salah satu bahan pembuatan sabun.</p>
<ul>
<li>Minyak babi</li>
</ul>
<p>Minyak babi biasanya digunakan untuk penyedap aneka masakan seperti bakmi dan aneka masakan seafood.</p>
<ul>
<li>Gliserin</li>
</ul>
<p>Penggunaan gliserin pada babi biasanya untuk pembuatan softdrink, sabun, dan facial-hand and body lotion.</p>
<p>6. Organ dalam babi</p>
<p>Penggunaan organ dalam babi antara lain sbb :</p>
<ul>
<li>Transplantasi, misalnya transplantasi ginjal, jantung dan hati.</li>
<li>Penggunaan plasenta babi biasanya untuk kosmetika (hand &#38; body lotion, facial lotion)</li>
<li>Adanya hasil berupa enzim seperti amilase, lipase, pepsin, dan pankreatinin yang digunakan untuk bahan tambahan pengolahan makanan</li>
<li>penggunaan usus babi biasanya digunakan untuk casing atau pembungkus sosis.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Susu Kambing: Khasiat Susu dan Daging Kambing..! ]]></title>
<link>http://susukambing.wordpress.com/?p=34</link>
<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 00:30:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>santriasli</dc:creator>
<guid>http://susukambing.wordpress.com/?p=34</guid>
<description><![CDATA[ Kepopuleran susu kambing dewasa ini semakin bertambah. Tidak heran jika harga susu kambing jauh di ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="postbody"> Kepopuleran susu kambing dewasa ini semakin bertambah. Tidak heran jika harga susu kambing jauh di atas harga susu sapi.<br />
Susu kambing memang memiliki karakteristik yang berbeda dengan susu sapi, ataupun air susu ibu (ASI). Susu kambing memiliki daya cerna yang tinggi, memiliki tingkat keasaman yang khas, memiliki kapasitas bufer yang tinggi dan dapat digunakan untuk mengobati penyakit tertentu.<br />
Daging kambing sudah sangat populer bagi masyakarat. Berbagai macam jenis makanan tradisional diolah dari daging kambing seperti misalnya sate, sop, gulai, dan kare. Walaupun demikian, seringkali daging kambing dituding sebagai penyebab darah tinggi dan sakit jantung.<br />
Berikut disajikan nilai nutrisi, kelebihan dan kelemahan susu dan daging kambing.<br />
<strong> Alergi terhadap susu sapi</strong><br />
Susu kambing banyak direkomendasikan sebagai bahan substitusi bagi bayi, anak, dan orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi ataupun berbagai jenis makanan lainnya. Pada bayi, alergi terhadap susu sapi (cow milk allergy) banyak dijumpai, akan tetapi mekanisme terjadinya alergi masih belum jelas. Bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi jika diberikan susu sapi terus-menerus akan menyebabkan reaksi pembesaran lamina propia dan peningkatan permeabilitas molekur makro dan aktivitas elektrogenik lapisan epitel. Gejala klinis seperti ini akan hilang jika bayi tersebut diberikan makanan bebas susu sapi. Jadi, potensi susu kambing sebagai pengganti susu sapi pada bayi ataupun pasien yang alergi terhadap susu sapi sangatlah besar.<br />
Gejala alergi terhadap protein susu biasanya timbul pada bayi yang berumur dua sampai empat minggu, dan gejalanya akan semakin jelas pada saat bayi berumur enam bulan.<br />
Bagian tubuh yang terserang alergi ini adalah saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan kulit. Gejala-gejala yang tampak akibat alergi terhadap protein susu di antaranya muntah, diare, penyerapan nutrisi yang kurang sempurna, asma, bronkitis, migren, dan hipersensitif.<br />
Gejala patologis yang terlihat pada bayi yang alergi terhadap susu sapi di antaranya iritasi usus halus, lambat pertambahan bobot badannya, volume feces yang berlebihan, dan bau yang khas. Akan tetapi, perlu diingat bahwa sering kali gejala ini dicampuradukkan dengan gejala tidak tolerannya seseorang terhadap laktose (lactose intolerance).<br />
<strong> Kelebihan susu kambing </strong><br />
Susu kambing dilaporkan telah banyak digunakan sebagai susu pengganti susu sapi ataupun bahan pembuatan makanan bagi bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi. Alergi pada saluran pencernakan bayi dilaporkan dapat berangsur-angsur disembuhkan setelah diberi susu kambing.<br />
Dilaporkan bahwa sekitar 40 persen pasien yang alergi terhadap protein susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu kambing. Pasien tersebut kemungkinan besar sensitif terhadap lactoglobulin yang terkandung pada susu bangsa sapi tertentu.<br />
Diduga protein susu (-lactogloglobulin yang paling bertanggung jawab terhadap kejadian alergi protein susu.<br />
Susu kedelai sering pula digunakan sebagai salah satu alternatif pengganti susu sapi bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi. Walaupun demikian, masih terdapat sekitar 20 persen-50 persen dari bayi-bayi yang diteliti memperlihatkan gejala tidak toleran terhadap susu kedelai. Oleh sebab itu, susu kambing bubuk lebih direkomendasikan untuk susu bayi. Panas yang digunakan selama proses pengolahan susu mengurangi reaksi alergi. Denaturasi panas merubah struktur dasar protein dengan cara menurunkan tingkatan alerginya.<br />
Susu kambing mengandung lebih banyak asam lemak berantai pendek dan sedang (C4:0-C12:0) jika dibandingkan dengan susu sapi. Perbedaan ini diduga menyebabkan susu kambing lebih mudah dicerna. Ukuran butiran lemak susu kambing lebih kecil jika dibandingkan dengan susu sapi atau susu lainnya. Sebagai gambaran ukuran butiran lemak susu kambing, sapi, kerbau, dan domba bertutur-turut adalah: 3,49, 4,55, 5,92, dan 3,30 mm.<br />
Dari hasil penelitian Mack pada tahun 1953 disimpulkan bahwa kelompok anak yang diberi susu kambing memiliki bobot badan, mineralisasi kerangka, kepadatan tulang, vitamin A plasma darah, kalsium, tiamin, riboflavin, niacin, dan konsentrasi hemogloninnya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelompok anak yang diberi susu sapi. Disamping itu, susu kambing memiliki kapasitas bufer yang lebih baik, sehingga bermanfaat bagi penderita gangguan pencernaan.<br />
Kandungan folic acid dan Vitamin B12 yang rendah merupakan kelemahan susu kambing. Selain kelemahan ini, susu kambing dapat dikatakan merupakan makanan yang sempurna.<br />
<strong> Penyakit cardiovascular?</strong><br />
Berdasarkan publikasi yang dilakukan oleh USDA, daging kambing mentah memiliki kandungan lemak 50 persen-65 persen lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi, akan tetapi kandungan proteinnya hampir sama. Daging kambing juga memiliki kandungan lemak 42 persen-59 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan daging domba.<br />
Hal yang sama juga dilaporkan untuk daging yang sudah dimasak. Disamping itu, persentase lemak jenuh daging kambing 40 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan daging ayam (tanpa kulit) dan masing-masing 850 persen, 1.100 persen, dan 900 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan daging sapi, babi, dan domba.<br />
Berdasarkan hasil penelitian Devendra, asam lemak yang terkandung pada daging kambing sebagian besar (68,5-72,3 persen) terdiri dari lemak tidak jenuh. Daging kambing mengandung asam lauric, myristic, dan palmitic yang merupakan asam lemah tidak jenuh yang tergolong kedalam kelompok nonhypercholesterolemic masing-masing sebanyak 2,0, 2,6, dan 27,6 persen. Disamping itu, daging kambing mengandung asam lemak tidak jenuh oleic (C:18.1) sebanyak 30,1-37,0 persen, linoleic (C18.2) sebanyak 13,4 persen, dan linolenic (C:18.3) sebanyak 0,4 persen.<br />
Kandungan kolesterol daging kambing ternyata hampir sama dengan daging sapi, domba, babi, dan ayam dan lebih rendah jika dibandingkan dengan beberapa produk susu dan daging ayam olahan dan makanan asal laut. Daging kambing mengandung kolesterol sebanyak 76 mg persen, sedangkan untuk daging sapi, ikan dan domba adalah 70 mg persen. Kandungan kolesterol daging babi dan ayam adalah 60 mg persen.<br />
Tingkatan kolesterol darah kita kurang tergantung pada kolesterol yang terkandung pada makanan yang kita konsumsi. Kandungan kolesterol dalam darah lebih banyak tergantung pada jumlah asam lemah jenuh yang kita konsumsi, terutama rasio antara lemak polysaturated terhadap lemah jenuh.<br />
Oleh sebab itu, untuk mengontrol tingkat kolesterol darah akan lebih efektif dilakukan dengan cara mengurangi konsumsi makanan yang mengandung asam lemak jenuh. Asam lemak polysaturated dan asam lemak monosaturated berada dalam kondisi tidak terlalu padat suhu ruang, sehingga tidak jarang kita melihat ada tetesan lemak pada karkas kambing yang digantung. Pengamatan terhadap tetesan lemak ini dapat digunakan sebagai salah satu metode sederhana untuk menentukan derajat kejenuhan lemak.<br />
Hasil penelitian seperti yang telah dijelaskan di atas menunjukkan bahwa kambing tanpa mempertimbangkan umur, bangsa, dan daerah pemeliharaannya berperan dalam menyediakan daging berkualitas tinggi dan juga sumber lemak yang sehat dengan risiko mengonsumsi kolesterol yang minimum. Disamping itu, daging kambing mengandung lebih banyak zat besi, potassium, dan tiamin yang berhubungan dengan kandungan garam yang lebih rendah.<br />
Daging kambing mengandung semua asam amino esensial dan mengandung lebih rendah kalori. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa susu dan daging kambing tergolong ke dalam bahan makanan yang bersahabat dan sehat untuk dikonsumsi, asalkan saja tidak secara berlebihan</span></p>
<p>Dr Ir Ronny Rachman Noor MRur Sc Laboratorium Pemuliaan dan Genetika Ternak Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penetapan kadar kolesterol pada telur dan feses (Modifikasi Liebermann-Burchard)]]></title>
<link>http://uripsantoso.wordpress.com/?p=341</link>
<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 12:48:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>uripsantoso</dc:creator>
<guid>http://uripsantoso.wordpress.com/?p=341</guid>
<description><![CDATA[1.	Timbang sample (0,01 – 0,1 g) ke dalam tabung. Centrifuge kering, tambahkan 12 ml campuran alco]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>1.	Timbang sample (0,01 – 0,1 g) ke dalam tabung. Centrifuge kering, tambahkan 12 ml campuran alcohol-ether (3:1) sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan batang pengaduk, aduk terus + 1 menit batang pengaduk diangkat dan bilas dengan sedikit campuran alcohol:ether (larutan pengekstrak).<!--more--><br />
2.	Biarkan selama 30 menit.<br />
3.	Centrifuge dengan kecepatan 3000 rpm selama 10 menit.<br />
4.	Dekantasi larutan (supernatan) ke dalam beaker glass kecil yang kering dan uapkan diatas penangas air sampai larutan pengekstrak habis. Residu adalah kolesterol.<br />
5.	Ekstraksi residu (kolesterol) ke dalam tabung berskala dengan khloroform sedikit demi sedikit sampai mencapai 5 ml (tepatkan).<br />
6.	Ke dalam 2 tabung gelas yang lain masing-masing masukan 5 ml standard kolesterol dan 5 ml khloroform (untuk blanko).<br />
7.	Kemudian ke dalam 3 tabung tersebut tambahkan 2 ml asam asetat anhidrat dan 0,1 ml asam sulfat pekat. Kocok dan biarkan selama 15 menit dalam ruang gelap.<br />
8.	Baca absorbansinya pada Spektrofotometer dengan panjang gelombang 420 nm, set 0 absorbansi dengan blanko.</p>
<p>Perhitungan<br />
.    RU x 0,4 x 100 = ……….% kolesterol<br />
     RS  mg sample</p>
<p>RU = pembacaan sample<br />
RS = penbacaan standard<br />
0,4 = kosentrasi kolesterol 0,4 mg</p>
<p>Contoh<br />
R3U1		1. berat sample 0,0189 g 		Abs = 0,270 (RU)<br />
		2. berat sample 0,0253 g		Abs = 0,315 (RS)<br />
		Standard  0,4 mg</p>
<p>Perhitungan:</p>
<p>.     RU x 0,4 x 100 = …..% kolesterol<br />
      RS mg sample<br />
1 = 0,270 x 0,4 x 100 = 2,332 mg/100 mg (2,332%)<br />
       0,245     18,9</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Daging Panggang Saus Jamur]]></title>
<link>http://citarasa.wordpress.com/2008/07/02/daging-panggang-saus-jamur/</link>
<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 18:36:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>citarasa</dc:creator>
<guid>http://citarasa.wordpress.com/2008/07/02/daging-panggang-saus-jamur/</guid>
<description><![CDATA[Bahan:

500 gram daging sapi has dalam.

Bumbu perendam:

2 siung bawang putih, haluskan.
150 gram s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://citarasa.files.wordpress.com/2008/07/dagingpanggangsausjamur.jpg" alt="Daging Panggang Saus Jamur" hspace="10" width="225" height="196" align="right" />Bahan:</p>
<ul>
<li>500 gram daging sapi has dalam.</li>
</ul>
<p>Bumbu perendam:</p>
<ul>
<li>2 siung bawang putih, haluskan.</li>
<li>150 gram saus barbeque, siap beli.</li>
<li>Garam dan merica bubuk secukupnya.</li>
<li>5 sendok makan margarin.</li>
</ul>
<p>Saus jamur:</p>
<ul>
<li>1 sendok makan margarin.</li>
<li>1 buah bawang bombay, cincang halus.</li>
<li>2 siung bawang putih, cincang halus.</li>
<li>1 sendok makan terigu.</li>
<li>50 gram keju parut.</li>
<li>200 ml susu cair.</li>
<li>100 gram jamur kancing, iris tipis.</li>
<li>50 gram kacang polong.</li>
<li>Garam dan merica bubuk secukupnya.</li>
</ul>
<p>Cara membuat:</p>
<p><!--more--></p>
<ol>
<li>Tusuk-tusuk daging dengan garpu.</li>
<li>Lumuri daging dengan bumbu perendam.</li>
<li>Diamkan 25 menit hingga bumbu meresap.</li>
<li>Oven 30 menit atau hingga matang sambil sesekali dioles dengan bumbu perendam. Angkat.</li>
<li>Saus jamur: Panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.</li>
<li>Masukkan terigu dan keju parut, aduk rata.</li>
<li>Tuang susu cair. Masak hingga mengental.</li>
<li>Tambahkan garam, merica, jamur dan kacang polong, aduk rata. Angkat.</li>
<li>Potong-potong daging, siram daging dengan saus jamur.</li>
</ol>
<p>Hasil: 5 porsi.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Amalan Untuk Sihat]]></title>
<link>http://homeopathy2u.wordpress.com/?p=46</link>
<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 14:00:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>homeopathy1</dc:creator>
<guid>http://homeopathy2u.wordpress.com/?p=46</guid>
<description><![CDATA[Menjaga kesihatan adalah dituntut oleh Agama ikuti amalan ini untuk  menjaga kesihatan tubuh badan .]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Menjaga kesihatan adalah dituntut oleh Agama ikuti amalan ini untuk  menjaga kesihatan tubuh badan .<br />
1. Mandi Pagi sebelum subuh  sekurang kurangnya sejam sebelum matahari naik. Air sejuk yang meresap kedalam badan boleh mengurangkan lemak mengumpul.<br />
                                                                                                                                 2. waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (iaitu sujud sekurang kurangnya seminit selepas membaca doa),dengan bersujud  darah akan mengalir keruang otak. </p>
<p>3. Bersenam @ beriadah. </p>
<p>4.. Mengawal makanan.</p>
<p>Mengawal makanan; antaranya<br />
1. Makanlah makanan halal dari segi syarak dan punca rezeki yang halal<br />
.Amalkan memulai makan dengan "Bismillah" dan disudahi dengan "Alhamdulillah".<br />
3. Jangan makan dan minum sambil berdiri, berjalan atau baring.<br />
4.  Biasakan rehat makan (puasa Isnin dan Khamis) bagi menyihatkan perut.<br />
5. Jangan makan makanan yang terlalu panas atau terlalu sejuk                                                       (makanan/minuman yang baru dikeluarkan dari peti ais ).<br />
6.  Kurangkan makan makanan berminyak (bergoreng), berlemak dan berkolestrol.<br />
7.  Kurangkan makan makanan mengandungi garam dan gula yang tinggi.<br />
8.  Kurangkan minuman manis,dan yang  mengandungi kafein dan gas.<br />
9.  Elakkan makan makanan mengandungi bahan perasa,pewarna, pengawet dan MSG makan daging proses: Hot Dog, burger, bebola daging. makan dalam tin...<br />
10.  Amalkan meminum jus buah atau buah-buahan seperti kurma, betik, pisang dan lain-lain pada awal pagi. (makan/minum bahan  yang belum dimasak )<br />
11. Disyorkan makan nasi dengan  lauk yang seimbang dari segi zat dan vitamin. Makanan tinggi kalium; seperti kacang soya, ikan, ubi kentang, pisang dan Makanan tinggi kalsium, seperti ikan salmon, sayur hijau berdaun dan brokoli.<br />
13.  Banyakkan makanan  berasaskan kacang dan bijirin kerana ia adalah sumber protin dan bahan terbaik untuk kecerdasan minda.Dalam diet kurang daging merah,dan  ayam daging<br />
                                                                                                                                                                                                             14.Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk setiap pagi. </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Daging Masak Asam]]></title>
<link>http://mamajiko.wordpress.com/?p=86</link>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 17:10:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>mamajiko</dc:creator>
<guid>http://mamajiko.wordpress.com/?p=86</guid>
<description><![CDATA[Daging Masak Asam
&#8220;Oksekød i tamarindesauce&#8221;
Ingrediencer
600g oksekød skåret i tern
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align:center;">Daging Masak Asam</h1>
<h2 style="text-align:center;">"Oksekød i tamarindesauce"</h2>
<h3>Ingrediencer<a href="http://mamajiko.files.wordpress.com/2008/06/dagingmasakasamphoto.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-87" src="http://mamajiko.wordpress.com/files/2008/06/dagingmasakasamphoto.jpg?w=300" alt="Daging Masak Asam" width="300" height="216" /></a></h3>
<p>600g oksekød skåret i tern<br />
3 spsk. <a title="Tamarind" href="http://mamajiko.wordpress.com/ravarer/tamarind/" target="_blank">tamarindemasse</a><br />
1 valnød stort stykke <a title="galangarod" href="http://mamajiko.wordpress.com/ravarer/galangarod/" target="_self">galangarod</a><br />
1 stykke frisk <a title="Turmeric" href="http://mamajiko.wordpress.com/ravarer/turmeric/" target="_blank">turmeric</a> ca. 2cm<br />
2 store friske chili<br />
1 strå <a title="Citrongræs" href="http://mamajiko.wordpress.com/ravarer/citrongr%c3%a6s/" target="_blank">citrongræs</a><br />
2 løg<br />
3 fed hvidløg<br />
olie til stegning<br />
salt og peber</p>
<p><em>En eksotisk ret fra det indonesiske og malaysiske køkken.</em></p>
<p>Galangarod, turmeric, chili, citrongræs, løg og hvidløg hakkes i små stykker (kan stødes til en krydderpasta hvis dette ønskes). Kom tamarindemassen i en skål med ½ L varmt vand og gnid frugtkødet af kernerne. Brun kødet i en stor gryde. Tilsæt de hakkede krydderier og steg dem med kødet i 2 minutter. Si kernerne fra tamarindesaften og kom saften i kødretten. Tilsæt lidt salt og peber. Lad retten simre i ca. 1½ time til kødet er mørt. Server med ris.</p>
<p><strong>Tip:</strong> Der findes mange udgaver af "Daging Masak Asam". Hovedingredienserne er selvfølgelig Oksekød og tamarinde. Diverse grønsager kan tilsættes retten, fx gulerødder, peberfrugter, bønner mm.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Frustasi makan daging!]]></title>
<link>http://immoz.wordpress.com/?p=473</link>
<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 03:32:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>immoz</dc:creator>
<guid>http://immoz.wordpress.com/?p=473</guid>
<description><![CDATA[Yeeeo, aku makin hari makin aneh saja!
Aku akhir-akhir ini jadi frustasi kalo mau makan malam. biasa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Yeeeo, aku makin hari makin aneh saja!</p>
<p>Aku akhir-akhir ini jadi frustasi kalo mau makan malam. biasanya aku makan malam di penjual mie goreng jakarta di pinggir jalan. di sana aku selalu makan nasi goreng ayam. porsinya gede, daging ayamnya juga banyak. kalo sama temen-temen, kita nombokin beli hot-plate.</p>
<p>Nah frustasinya adalah aku selalu berpikir aku adalah kanibal. aku mirip kanibal kejam dengan makan daging-daging hewan. kadang-kadang aku merasa menjadi orang kejam yang menikmati pembantaian atas hewan-hewan malang itu.</p>
<p>Kadang-kadang terlintas dalam pikiranku membayangkan hewan-hewan itu saat dibawa ke tempat pembantaian, mereka melihat darah teman-temannya yang sebelumnya dibantai manusia tanpa belas kasihan. mereka, hewan malang itu juga melihat mayat-mayat teman mereka tergeletak dalam ember layaknya pemakaman massal. Hewan-hewan itu kemudian mati dengan rasa khawatir, mereka merasakan sakit yang teramat pedih di penghujung hidup mereka.</p>
<p>Potongan-potongan tubuh mereka kemudian di bawa ke rumah-rumah makan, dibumbui dan dimasak, sampai akhirnya potongan-potongan tubuh itu tersaji dalam piring di depanku. cukup tragis kurasa, dan terkadang aku memahami kesedihan mereka.</p>
<p>Ilustrasi di atas cukup untuk membuatku berpikir untuk berubah menjadi seorang vegetarian. Pasalnya, aku juga lebih menikmati makanan sayur-sayuran daripada daging. Dilemanya, aku dah kurus kalo makan sayur terus aku gak akan dapat protein yang cukup, dan akhirnya tubuhku akan semakin kurus.</p>
<p>yang paling aku ingat itu, waktu dulu ke kolam pemancingan bareng <a href="http://immoz.wordpress.com/2008/06/01/inisiasi-pmb-fti-uajy/">teman-teman INISIASI</a>. Meskipun itu adalah hari special kelompok, menyedihkan bagiku melihat ikan yang berusaha terus hidup dengan memakan makanan yang ternyata umpan pancingan. bibir tertembus kail, belum lagi harus berusaha melepaskan diri dari pemancing yang terlihat tersenyum senang. Tubuhnya kemudian 'diotopsi' oleh koki, dilumuri bumbu dan pesaran jeruk nipis, lalu dibakar diatas api dan jeruji besi panas. Melihat muka ikan bakar yang begitu sengsara menahan penderitaannya membuatku takut untuk menyantap daging ikan itu. Aku seakan menjadi seseorang yang kejam, tertawa diatas penderitaan <span style="text-decoration:line-through;">orang</span> ikan lain. Manusia apakah aku ini????!!!!! *memegangi kepala dan berteriak histeris*</p>
<p>Rasanya aku perlu ke psikiater.... em, tidak. itu pakai uang. Aku butuh pencerahan! sampai sekarang aku masih omnivora, bila aku memang bisa menjadi herbivora aku akan senang, tapi dengan perubahan ini kurasa akan mempengaruhi kehidupan sosialku yang bisa saja ikut berubah drastis. Seperti misalnya dengan tidak memakan hidangan daging akan membuatku kelihatan konyol.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Outdoing Myself]]></title>
<link>http://stewiedewie.wordpress.com/2008/06/16/outdoing-myself/</link>
<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 18:59:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>stewiedewie</dc:creator>
<guid>http://stewiedewie.wordpress.com/2008/06/16/outdoing-myself/</guid>
<description><![CDATA[
Today again, I felt like dishing up something Indonesian-like; Sambal Goreng Boncis, Sambal Goreng ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:left;padding:1px;"><a title="Outdoing Myself" href="http://www.flickr.com/photos/stewiedewie/2585004918/"><img style="border:solid 0 #000000;" src="http://farm4.static.flickr.com/3186/2585004918_1c598c3e31.jpg" alt="" /></a><br />
Today again, I felt like dishing up something Indonesian-like; Sambal Goreng Boncis, Sambal Goreng Daging (Babi), Nasi. Ofcourse it's been spiced up with Onion, Garlic, Salt, Sambal Ulek, Gula Jawa. The usual Krupuk (Fried Prawn Crackers), Emping Belindjo (Fried Belindjo Crackers), Rempeyek (Fried Peanut Crackers). I am so happy with the result, I might try this again. It even tastes good! That's why I wanted to share this with all of you. Enjoy!</p>
<p><em>There's one downside: The garlic, how good it tastes in my food, is something I can still taste now. </em></p>
<p><span style="font-size:0.8em;margin-top:0;">Outdoing Myself, originally uploaded by <a href="http://www.flickr.com/people/stewiedewie/">Stewart Leiwakabessy</a>. 16th June, 2008 -- ©Stewart Leiwakabessy</span></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[daging masak halia]]></title>
<link>http://dailydishes.wordpress.com/?p=10</link>
<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 17:02:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>starcool</dc:creator>
<guid>http://dailydishes.wordpress.com/?p=10</guid>
<description><![CDATA[fevret saya ni.. :)  anda cuba ya!
** kuantiti ikut kesesuaian anda&#8230; ada sesetengah orang mas]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>fevret saya ni.. :)  anda cuba ya!<br />
** kuantiti ikut kesesuaian anda... ada sesetengah orang masak dalam kuantiti yang banyak, ada sesetengah orang masak dalam kuantiti yang sedikit :)</p>
<p>BAHAN-BAHAN:<br />
Daging<br />
3 ulas bawang putih (dicincang)<br />
1 labu bawang besar(hiris bulat-bulat)<br />
2inci halia (lagi banyak halia lagi sedap)<br />
4 sudu makan sos tiram<br />
1 sudu makan kicap<br />
2 biji cili merah (dipotong serong)<br />
2 biji cili hijau - potong 2 (bagi yang suka pedas)<br />
Sedikit garam</p>
<p>CARA MEMBUAT:<br />
1.   Panaskan minyak. Tumis bawang putih sehingga wangi.<br />
2.   Kemudian, masukkan daging dan kesemua bahan-bahan di atas, gaulkan sehingga sebati di atas api dan sehingga daging tersebut masak.<br />
3.   Masukkan sedikit garam, sedikit gula sebagai perasa.</p>
<p>** Bagi yang suka kuah, masukkan air dan tunggu sehingga kuah menjadi pekat.<br />
:) selamat mencuba!</p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kedaulatan Negara lewat Kebijakan Impor-Ekspor]]></title>
<link>http://achmadfiqar.wordpress.com/?p=74</link>
<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 11:44:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>Fiqar Achmadi</dc:creator>
<guid>http://achmadfiqar.wordpress.com/?p=74</guid>
<description><![CDATA[
Begitu hebohnya masalah ekspor daging dari Amerika Serikat ke Korea Selatan sehingga pemerintahan s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://achmadfiqar.files.wordpress.com/2008/06/daging-as.jpg"><img src="http://achmadfiqar.wordpress.com/files/2008/06/daging-as.jpg?w=108" alt="" width="108" height="81" class="aligncenter size-medium wp-image-76" /></a><br />
Begitu hebohnya masalah ekspor daging dari Amerika Serikat ke Korea Selatan sehingga pemerintahan salah satu negara besar Asia tersebut dipanikkan dengan aksi penolakan rakyat atas kebijakan tersebut. Hebatnya lagi, pemerintah Korsel mengkaji ulang setiap poin kesepakatan kedua negara mengenai hal tersebut.<br />
<!--more--><br />
Ini menunjukkan bagaimana kepedulian masyarakat atas besarnya resiko impor daging tersebut. Saya memperkirakan beberapa pertimbangan mereka :<br />
1.	Produksi daging lokal mungkin akan mengalami penurunan permintaan karena munculnya daging impor tersebut<br />
2.	Besar kemungkinan ini adalah salah satu senjata perekonomian Amerika untuk menguasai pasar Asia di masa yang akan datang<br />
3.	Bukan hal yang mustahil penyakit yang berasal dari hewan menular ke manusia khususnya lewat konsumsi daging berasal dari impor tersebut sehingga kekhawatiran akan mewabahnya penyakit lewat perantara daging tersebut begitu besarnya</p>
<p>Inilah yang saya sebut sebagai wibawa pemerintahan dan pertimbangan yang matang dari sebuah kolektivitas kenegaraan yang ada. Masyarakat tetap mengontrol dan mengawasi sementara pemerintah mengakomodir kepentingan masyarakat.<br />
Bedakan dengan Indonesia :<br />
1.	Sejak jaman Orde Baru mungkin hampir semua negara begitu bebas mengekspor produksi mereka masuk ke negara Indonesia dengan biaya murah dan pertimbangan yang tidak detail<br />
2.	Indonesia yang merupakan lumbung pangan terutama beras malah mengimpor beras dari luar negeri sehingga mutu beras dalam negeri tidak terpacu untuk meningkat dan justru beras Impor yang diminati kebanyakan masyarakat. Akibatnya, sekali lagi kalangan petani Indonesia dirugikan oleh kebijakan dalam negeri sendiri<br />
3.	Daging impor ada di pasar modern dan bebas didapatkan dan dipasarkan dimana-mana. Sangat berbeda dengan sistem di Korsel yang begitu selektif</p>
<p>Maka tidak heran ketika arus globalisasi disalahartikan oleh banyak pihak bahwa pasar bebas akan diterapkan di negeri ini. Bukan hal mustahil Indonesia akan menjadi pintu gerbang mutasi penyakit dunia dan keterpurukan produksi dalam negeri akibat kebijakan impor pemerintahan kita.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pengen kaya mendadak ??? bawa karung, pergi ke senayan tanggal 1 juni besok !!!]]></title>
<link>http://arda86.wordpress.com/?p=101</link>
<pubDate>Fri, 30 May 2008 17:54:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>arda86</dc:creator>
<guid>http://arda86.wordpress.com/?p=101</guid>
<description><![CDATA[Wekekekeke…..aja-aja ada…saya tadi pagi seperti biasa pasti dengerin Prambors fm, siarannya dua ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="EN-US">Wekekekeke…..aja-aja ada…saya tadi pagi seperti biasa pasti dengerin <a href="http://www.pramborsfm.com" target="_blank">Prambors fm</a>, siarannya dua onggok manusia yang diberikan kelebihan oleh Allah SWT, kelebihan yang sangat luar biasa hebatnya yaitu…..jeng-jeng-jeng….mereka adalah pasangan yang mempunyai otak di dengkul :mrgreen: yup mereka adalah Ari Dagink dan Desta. Beruntung banget saya bisa hidup di Jogja yang bisa dengerin prambors tiap hari tanpa harus lewat streaming di Internet. Apalagi kalo koneksi Internet lambat, apalagi kalo biaya Internet mahal, apalagi kalo……….lah ini ko malah bahas beginian, yu’ back to the topic :mrgreen:</span></p>
<p class="MsoNormal"><!--more--><span lang="EN-US">Ceritanya tadi pas ngga sengaja dengerin dagink desta, mereka lagi bacain berita heboh dari <a href="http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/29/time/115218/idnews/946972/idkanal/10">detiknews</a>. Intinya kira-kira gini, besok tanggal 1 Juni 2008 akan ada hujan duit senilai total Rp 100 juta di senayan. Uang senilai Rp 100 juta dengan pecahan 1000, 5000, 10000 dst bakal disebarin dari pesawat mungil Jabiru di kawasan parker timur Senayan. Siapa orangnya yang mau bagi-bagi duit sebanyak itu ??? dia adalah <a href="http://www.dahsyat.com/profile.html">Tung Desem Waringin</a> (di klik aja kalo pengen tau profilnya, kalo pengen liat mukanya <a href="http://images.google.co.id/images?q=tung%20desem%20waringin&#38;ie=UTF-8&#38;oe=utf-8&#38;rls=org.mozilla:en-US:official&#38;client=firefox-a&#38;um=1&#38;sa=N&#38;tab=wi">klik disini</a>).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Kira-kira tujuannya apaan ya, ko mau-maunya bagi-bagi duit segitu banyak ??? sebagai seorang motivator terkenal, apakah menurut TungDes ini adalah salah satu cara untuk memotivasi orang lain ??? kurasa tidak n setelah jalan-jalan ke blog orang ternyata ada beberapa pendapat kalo si TungDes ( nama yang aneh ??? :mrgreen: ) cuman nyari popularitas, ada juga yang bilang ini bakalan datengin korban jiwa, ada yang bilang yang kaya gini nih ngga perlu, mendingan juga disumbangin, ada juga yang bilang ini cuman merendahkan masyarakat, tapi ada juga yang bilang…….ayo rame-rame bawa karung, kita ‘ujan-ujanan’ disana, hekekekekeke……… ( coba tebak siapa yang bilang kaya gitu :mrgreen: )</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="EN-US">Tips dan trik buat yang mo ikut :</span></strong><span lang="EN-US"> khusus bagi yang pake rok ato sarung n ngga mo repot bawa karung, langsung aja angkat rok ato sarungnya buat nadahin duit :mrgreen:</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="EN-US">Nb :</span></strong><span lang="EN-US"> buat om TungDes dari pada buang-buang duit kaya gitu mendingan juga disumbangin ke anak-anak kosan yang lebih membutuhkan, ato disumbangin ke panti kosan, bisa juga ke kosan duafa’, kalo ngga ke fakir kosan dll ( ko kosan semua ya, ngarep banget kayanya :mrgreen: )</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Duri dalam daging-Musa Hitam &amp; Shahril]]></title>
<link>http://rmf7.wordpress.com/?p=71</link>
<pubDate>Thu, 22 May 2008 02:56:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>rmf7</dc:creator>
<guid>http://rmf7.wordpress.com/?p=71</guid>
<description><![CDATA[oleh rmf  sumber www.chedet.com
Saya telah ikuti laporan berkenaan keputusan saya keluar dari UMNO ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>oleh rmf  sumber <a href="http://www.chedet.com">www.chedet.com</a></p>
<p>Saya telah ikuti laporan berkenaan keputusan saya keluar dari UMNO yang disiarkan RTM 1, 8 malam, 19 hb Mei. Komen oleh dua pemimpin UMNO amat menggelikan hati saya.</p>
<p>Tun Musa Hitam dakwa saya adalah ‘duri dalam daging yang sekarang sudah dikeluarkan.’</p>
<p>Tun, apakah Tun lupa Tun jadi duri dalam daging UMNO tahun 1986 - 87 dahulu? Semasa Tun jadi Timbalan Perdana Menteri [di lantik oleh saya]. Tun telah letak jawatan Timbalan Perdana Menteri dan Timbalan Presiden UMNO kerana hendak saya berhenti daripada jadi Perdana Menteri dan diganti oleh Tun. Atas rayuan ahli Majlis Tertinggi, Tun kembali sebagai Timbalan Presiden UMNO. Rupa-rupanya Tun masih punyai niat untuk jatuhkan saya. <span class="fullpost"></span></p>
<p>Oleh itu Tun menghasut Tengku Razaleigh yang menjadi musuh ketat Tun supaya lawan saya. Demikianlah bencinya Tun kepada saya sehingga sanggup terima musuh ketat Tun bertanding Presiden, dan Tun jadi Timbalannya; Tun sebelum itu rayu supaya saya sokong Tun untuk rebut jawatan Timbalan Presiden dalam pertandingan lawan Tengku Razaleigh.</p>
<p>Akhirnya pecahlah UMNO dan muncullah parti serpihan Semangat 46. Tetapi dengan bijaknya Tun tidak menyertainya. Tun selamat dan dilantik oleh saya sebagai perutusan bertaraf Menteri ke Bangsa-Bangsa Bersatu. Tengku Razaleigh terkeluar daripada UMNO Baru dan menjadi mangsa perancangan Tun. Syabas Tun. Saya tak tahu sekarang Tun ahli UMNO atau tidak.<!--more--></p>
<p>Satu lagi pemimpin UMNO ialah Shahrir Samad yang lupa bagaimana dia keluar UMNO, jadi calon bebas dan lawan dengan UMNO, dalam Pilihanraya Kecil dengan simbol kunci.</p>
<p>Siapakah kamu yang nak kritik tindakan saya? Jika tidak kerana kakak Tun Musa sebagai Ketua Wanita Johor Bahru datang pagi-pagi ke rumah saya untuk merayu supaya Dato dibenar kembali ke pangkuan UMNO, Dato akan jadi duri dalam daging UMNO lebih lama. Walaupun Dato maki hamun saya semasa pilihanraya kecil saya bersetuju Dato masuk balik UMNO.</p>
<p>Saya ucap tahniah kerana Dato dapat sekali lagi jadi Menteri. Jagalah harga barang baik-baik. Tak usahlah komen tentang diri saya.</p>
<p><span style="font-style:italic;">Tepuk dulang paku serpih.<br />
Katakan orang awak yang lebih</span></p>
<p><span class="fullpost"><span style="font-style:italic;">note:</span></span></p>
<p><span class="fullpost"><span style="font-style:italic;">Selama 28 tahun mengikuti jejak jejak Tun Dr Mahathir Mohamad dan belajar mengenai erti perjuangan , belajar mengenai kepentingan parti, agenda parti dan  akhirnya kita dapat melihat  kesudahan  tindakan untuk meyelamat kan Parti  bukan untuk menyelamatkan pemimpin . Sikap berdiam diri dan membuat teguran oleh Tun dengan cara bersopan masih tidak difahami oleh kepimpinan tertinggi sebaliknya mengatakan bahawa Tun adalah penyebab kekalahan  PRU 12 yang lalu-Spesis apakah mereka ini,  bak kata orang anjing pun akan taat pada tuannya..</span></span></p>
<p><span class="fullpost"><span style="font-style:italic;">Blog Post tun kali ini amat mengelikan hati saya.. apa tidaknya  Shahril  pernah gunakan kakak  Tun Musa  untuk merayu kepada Tun Dr. Mahathir untuk masuk UMNO dan pernah keluar dari UMNO  dan bertanding parti bebas pulak... tak sedar diri punya spesis ( saya gunakan perkataan spesis ni hanya untuk makhluk yang tak ada harga diri)  begitu juga Musa lagi terukkkkk.... ( nak letakkan spesis apa pun aku tak tau)</span></span></p>
<p><span class="fullpost"><span style="font-style:italic;">Melalui ayat ayat yang Tun gunakan kali ini amat senang  dah mudah difahami.. dan  mengelikan hati saya., jarang sekali Tun berbahasa sedemikian... hehehehe....</span></span></p>
<p><span class="fullpost"><span style="font-style:italic;">ayat yang paling best  :  Untuk musa  jaga harga barang baik baik</span></span></p>
<p><span class="fullpost"><span style="font-style:italic;">Ayat untuk shahril : Siapa kamu  yang nak  kritik tindakan saya....</span></span></p>
<p><span class="fullpost"><span style="font-style:italic;">hehehe... padan muka korang berdua....<span style="font-style:italic;"><strong>Tepuk dulang paku serpih.<br />
Katakan orang awak yang lebih</strong></span></span></span></p>
<p><span class="fullpost"><span style="font-style:italic;">Sekarang jelas siapakah <strong>DURI DALAM DAGING DIDALAM UMNO</strong>.</span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sapi Lada Hitam]]></title>
<link>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/14/sapi-lada-hitam/</link>
<pubDate>Wed, 14 May 2008 16:52:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>dewipadi</dc:creator>
<guid>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/14/sapi-lada-hitam/</guid>
<description><![CDATA[ Bahan:200 gram daging sapi bagian lulur dalam, potong 1 1/2 X 1 cm100 gram paprika potong 2 X 1 cm1]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/sapi-lada-hitam.jpg"><img style="border-width:0;margin:5px 20px 0 5px;" height="155" alt="sapi lada hitam" src="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/sapi-lada-hitam-thumb.jpg" width="157" align="left" border="0"></a> Bahan:<br></strong>200 gram daging sapi bagian lulur dalam, potong 1 1/2 X 1 cm<br>100 gram paprika potong 2 X 1 cm<br>1/2 sdm atau lebih kecap asin<br>1 sendok makan kecap manis<br>1/2 sdt tepung maizena<br>1 sdm air<br>1 buah bawang bombay besar, potong memanjang<br></p>
<p><!--more-->
<p>1 sdt lada hitam<br>1 sdm saus tiram<br>1/2 sdt gula pasir<br>garam<br>1 sdm air<br>3 sdm minyak goreng</p>
<p><strong>Cara membuat:</strong></p>
<ol>
<li>Campur daging sapi kecap asin, kecap manis, tepung maizena dan air. Aduk rata. Diamkan selama 1 jam.
<li>Tumis campuran ini. Kalau sudah hampir matang, masukkan merica dan bawang bombay. Aduk-aduk.
<li>Masukkan paprika, bawang bombay, lada hitam, saus tiram, gula pasir dan garam. Aduk dan koreksi rasanya.
<li>Sajikan segera.</li>
</ol>
<p>Untuk 4 porsi</p>
<p><strong>Tip Kuliner:</strong> Kalau Anda suka pedas, lada hitam boleh ditambah.<br><strong>Tip Sehat:</strong> Kandungan betakaroten pada paprika dapat membantu mencegah penyakit jantung koroner dan kanker.</p>
<p>Sumber: Intisari Menu Sehat (gambar dan resep)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tentang Aqiqah]]></title>
<link>http://buletintamtama.wordpress.com/?p=8</link>
<pubDate>Wed, 14 May 2008 07:55:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>lousatyabudi</dc:creator>
<guid>http://buletintamtama.wordpress.com/?p=8</guid>
<description><![CDATA[Aqiqah yang sesuai dengan sunnah
Pelaksanaan aqiqah menurut kesepakatan para ulama adalah hari ketuj]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Aqiqah yang sesuai dengan sunnah</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Pelaksanaan aqiqah menurut kesepakatan para ulama adalah hari ketujuh dari kelahiran. Hal ini berdasarkan hadits Samirah ketika Nabi bersabda, "Seorang anak terikat dengan aqiqahnya. Ia disembelihkan aqiqah pada hari ketujuh dan diberi nama."(HR.Al-Tirmidzi). Tapi bila terlewat dan tak bisa dilaksanakan pada hari ketujuh, ia bisa dilaksanakan pada hari ke-14, hari ke-21, atau kapanpun ia mampu. Menurut Imam Malik, "Pada dzohirnya bahwa keterikatannya pada hari ke-7 atas dasar anjuran, maka sekiranya menyembelih pada hari ke-2, ke-8, ke-10 atau setelahnya, aqiqah itu telah cukup." Karena prinsip ajaran Islam adalah memudahkan, bukan menyulitkan, sebagaimana firman Allah SWT, "Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu."</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">(QS.Al-Baqarah : 185).<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Apakah hukum melaksanakan ibadah aqiqah?</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Hukum melaksanakan aqiqah untuk anak yang baru dilahirkan adalah sunnah dan sangat dianjurkan dalam Islam. Pendapat yang demikian adalah pendapat jumhur imam-imam dan ahli fiqh. Oleh karena hendaklah ibu-bapak melaksanakannya jika ada kemampuan untuk menghidupkan sunnah Rasulullah ini. Sehingga ia juga akan menerima keutamaan dan pahala di sisi Allah SWT. Rasulullah bersabda dalam sebuah hadits, "Sesungguhnya manusia pada hari kiamat akan diminta tanggung jawabnya atas aqiqah, sebagaimana akan diminta tanggung jawabnya atas shalat-shalat lima waktu."</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Daging aqiqah lebih baik mentah atau dimasak?</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Dianjurkan agar dagingnya diberikan dalam kondisi sudah dimasak. Hadits Aisyah ra., "Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya, lalu dimakan (oleh keluarganya) dan disedekahkan pada hari ketujuh."</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">(HR.Al-Bayhaqi).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Bolehkah aqiqah dilaksanakan di lain negara/kota?</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Tidak ada batasan yang mengharuskan agar aqiqah dilaksanakan di negara/kota/kampung tempat kelahiran anak.<span> </span>Anda bisa melakukannya di mana saja sesuai dengan kemasalahatan yang ada.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Hewan untuk aqiqah</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Kambing yang layak dijadikan sembelihan aqiqah adalah yang sehat, baik, tidak ada cacatnya.<span> </span>Semakin besar dan gemuk kambing, tentu semakin baik. Sedangkan masalah harus menyentuhkan anak kepada kambing yang akan disembelih untuk aqiqahnya, jelas tidak ada dasarnya. Hal itu mungkin kebiasaan belaka.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Siapakah yang layak menerima daging sembelihan aqiqah?</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Mereka yang paling layak menerima sedekah adalah orang fakir dan miskin dari kalangan umat Islam. Demikian pula dalam aqiqah. Walau berdasarkan beberapa hadits dan amalan Rasulullah serta sahabat, kita disunnahkan juga memakan sebagian daging tersebut, bersedekah, dan menghadiahkan sebagian lagi.<span> </span>Wallahu'alam.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">(rumahaqiqah)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">pernah dimuat di edisi ke-2 Shafar 1429 H</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bibimbap - Nasi dengan Daging dan Sayuran]]></title>
<link>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/11/bibimbap-nasi-dengan-daging-dan-sayuran/</link>
<pubDate>Sun, 11 May 2008 15:57:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>dewipadi</dc:creator>
<guid>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/11/bibimbap-nasi-dengan-daging-dan-sayuran/</guid>
<description><![CDATA[ Bahan:2 sendok makan minyak1 sendok teh bawang putih cincang250 gram daging potong panjang
Bumbu:1 ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/bibimbap.jpg"><img style="border-width:0;margin:5px 20px 0 5px;" height="123" alt="bibimbap" src="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/bibimbap-thumb.jpg" width="182" align="left" border="0"></a> Bahan:<br></strong>2 sendok makan minyak<br>1 sendok teh bawang putih cincang<br>250 gram daging potong panjang</p>
<p><strong>Bumbu:<br></strong>1 sendok teh minyak wijen<br></p>
<p><!--more-->
<p>1 sendok makan wijen sangrai setengah halus<br>Bumbu penyedap secukupnya<br>2 sendok makan kecap asin<br>(semua bahan dicampur, dibagi dua)</p>
<p>Tauge, bayam rebus secukupnya<br>4 butir telur mata sapi goreng<br>Kimchi, acar wortel, lobak, sambal botol</p>
<p><strong>Cara membuat:</strong></p>
<ol>
<li>Panaskan minyak. Tumis bawang sampai harum. Masukkan daging yang sudah dibumbui. Aduk-aduk sampai matang. Angkat.
<li>Tauge dan bayam direbus. Campur dengan bumbu minyak wijen. Aduk-aduk.
<li>Sajikan nasi dengan daging, tauge, bayam, telur mata sapi, kimchi, sambal botol, acar wortel, lobak.</li>
</ol>
<p><em>Sumber:Aura Lezat Sehat 11 (gambar dan resep)</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kalbi Chim - Iga Rebus]]></title>
<link>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/11/kalbi-chim-iga-rebus/</link>
<pubDate>Sun, 11 May 2008 15:56:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>dewipadi</dc:creator>
<guid>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/11/kalbi-chim-iga-rebus/</guid>
<description><![CDATA[ Bahan:500 gram iga sapi, rebus empuk4 sendok makan kecap asin3 sendok makan gula1 sendok makan bawa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/kalbi-chim.jpg"><img style="border-width:0;margin:5px 20px 0 5px;" height="121" alt="kalbi chim" src="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/kalbi-chim-thumb.jpg" width="180" align="left" border="0"></a> Bahan:<br></strong>500 gram iga sapi, rebus empuk<br>4 sendok makan kecap asin<br>3 sendok makan gula<br>1 sendok makan bawang putih cincang<br>2 sendok makan daun bawang irisan<br></p>
<p><!--more-->
<p>1 sendok makan wijen panggang yang dihaluskan<br>1 sendok makan kecap wijen<br>1/2 sendok teh merica<br>2 sendok makan ang ciu</p>
<p>1 buah bawang bombay, potong kotak<br>2 buah wortel, potong bulat<br>8 buah biji teratai, rendam rebus<br>2 sendok makan kacang polong</p>
<p><strong>Pelengkap:<br></strong>Kimchi/Acar Korea siap beli</p>
<p><strong>Cara membuat:</strong></p>
<ol>
<li>Campur iga sapi dengan semua bahan dan tambahkan kaldu sapi 1/2 gelas dari rebusan iga. Masak sampai bumbu meresap.
<li>Masukkan bombay, wortel, biji teratai, kacang polong. Aduk-aduk.
<li>Sajikan nasi di piring dengan iga rebus dan kimchi.</li>
</ol>
<p>Untuk 4 porsi</p>
<p><em>Sumber: Aura Lezat Sehat 11 (gambar dan resep)</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sobsanchok - Satai Perkedel Daging dengan Kacang]]></title>
<link>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/11/sobsanchok-satai-perkedel-daging-dengan-kacang/</link>
<pubDate>Sun, 11 May 2008 15:55:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>dewipadi</dc:creator>
<guid>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/11/sobsanchok-satai-perkedel-daging-dengan-kacang/</guid>
<description><![CDATA[ Bahan:250 gram daging cincangGaram, gula, merica secukupnya1 sendok makan kecap asin1 sendok makan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/sobsanchok.jpg"><img style="border-width:0;margin:5px 20px 0 5px;" height="123" alt="sobsanchok" src="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/sobsanchok-thumb.jpg" width="182" align="left" border="0"></a> Bahan:<br></strong>250 gram daging cincang<br>Garam, gula, merica secukupnya<br>1 sendok makan kecap asin<br>1 sendok makan wijen sangrai, haluskan<br>1 sendok teh minyak wijen<br>1/2 buah bawang bombay, cincang<br></p>
<p><!--more-->
<p>1 sendok teh bawang putih, cincang<br>Bumbu penyedap secukupnya<br>1 butir telur<br>1 sendok makan minyak</p>
<p>4 piring nasi putih<br>2 buah wortel rebus<br>50 gram kacang polong<br>Kimchi/acar korea</p>
<p><strong>Cara membuat:</strong></p>
<ol>
<li>Campur daging dengan garam, gula, merica, kecap, wijen, minyak wijen, bombay, bawang putih, bumbu penyedap, telur. Aduk rata.
<li>Bentuk bulatgepeng sebesar kelereng.
<li>Goreng dengan minyak panas sedang sampai matang. Tusuk jadi sate.
<li>Sajikan nasi putih dengan satai daging, wortel, kacang polong, kimchi.</li>
</ol>
<p>Untuk 4 porsi</p>
<p><em>Sumber: Aura Lezat Sehat 11 (gambar dan resep)</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Coto Makassar]]></title>
<link>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/09/coto-makassar/</link>
<pubDate>Fri, 09 May 2008 16:21:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>dewipadi</dc:creator>
<guid>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/09/coto-makassar/</guid>
<description><![CDATA[ Bahan:
1 kg daging sapi
1 ruas lengkuas
3 batang serai
1 sdt merica
1 sdt ketumbar
1/4 kg kacang ta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/coto-makassar.jpg"><img style="border-width:0;margin:5px 20px 0 5px;" src="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/coto-makassar-thumb.jpg" border="0" alt="coto makassar" width="141" height="122" align="left" /></a> Bahan:<br />
</strong>1 kg daging sapi<br />
1 ruas lengkuas<br />
3 batang serai<br />
1 sdt merica<br />
1 sdt ketumbar<br />
1/4 kg kacang tanah<br />
1/2 buah kelapa (ambil santannya)</p>
<p><!--more--></p>
<p>2 butir telur<br />
Garam secukupnya<br />
Penyedap rasa secukupnya<br />
Minyak goreng untuk menumis</p>
<p><strong>Cara membuat:</strong></p>
<ol>
<li>Rebus daging sapi hingga empuk, angkat lalu iris kecil-kecil dan sisihkan.</li>
<li>Haluskan semua bumbu kecuali kacang tanah dan kelapa.</li>
<li>Sangrai kacang tanah lalu dihaluskan dan sisihkan.</li>
<li>Tumis bumbu yang sudah dihaluskan tadi hingga harum, lalu masukkan kacang tanah sangrai yang sudah dihaluskan, lalu tumis kembali hingga kering.</li>
<li>Didihkan kaldu daging lalu masukkan bumbu yang sudah ditumis tadi, kemudian masukkan santan dan telur. Aduk terus hingga matang.</li>
<li>Masukkan daging sapi yang telah diiris kecil-kecil, aduk kembali hingga matang.</li>
<li>Angkat setelah matang. Siap disajikan dengan ketupat atau buras.</li>
</ol>
<p><em>Sumber: Paras/No.42/Tahun IV/Maret 2007 (gambar dan resep) </em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sop Konro]]></title>
<link>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/09/sop-konro/</link>
<pubDate>Fri, 09 May 2008 09:28:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>dewipadi</dc:creator>
<guid>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/09/sop-konro/</guid>
<description><![CDATA[ Bahan:
2 kg iga sapi
2 batang serai
1 ruas lengkuas
2 sdt merica halus
2 sdt ketumbar halus
10 buti]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/sop-konro.jpg"><img style="border-width:0;margin:5px 20px 0 5px;" src="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/sop-konro-thumb.jpg" border="0" alt="sop konro" width="134" height="134" align="left" /></a> Bahan:<br />
</strong>2 kg iga sapi<br />
2 batang serai<br />
1 ruas lengkuas<br />
2 sdt merica halus<br />
2 sdt ketumbar halus<br />
10 butir cengkeh<br />
1 buah pala<br />
1/2 kg kacang tanah</p>
<p><strong></strong></p>
<p><!--more--></p>
<p><strong>Cara membuat:</strong></p>
<ol>
<li>Rebus iga sapi hingga dagingnya empuk, lalu angkat dan sisihkan.</li>
<li>Goreng kacang tanah hingga matang, kemudian haluskan dan sisihkan.</li>
<li>Haluskan semua bumbu (Lengkuas, serai, merica halus, ketumbar halus, cengkeh, pala), kemudian tumis hingga harum.</li>
<li>Masukkan tumisan kaldu tersebut ke dalam kaldu iga, kemudian setelah matang, masukkan iga sapi tersebut, biarkan hingga bumbu meresap dan matang.</li>
<li>Angkat setelah matang dan sajikan dengan nasi atau ketupat.</li>
</ol>
<p><em>Sumber: Paras/No.42/Tahun IV/Maret 2007 (gambar dan resep) </em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Daging Kukus Telur Puyuh]]></title>
<link>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/08/daging-kukus-telur-puyuh/</link>
<pubDate>Thu, 08 May 2008 23:29:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>dewipadi</dc:creator>
<guid>http://resepbunda.wordpress.com/2008/05/08/daging-kukus-telur-puyuh/</guid>
<description><![CDATA[ Bahan:
200 gram daging giling
3 buah hati ayam, giling
2 sdm tepung roti
2 sdm bawang goreng
Garam ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/daging-kukus-telur-puyuh.jpg"><img style="border-width:0;margin:5px 20px 0 5px;" src="http://resepbunda.files.wordpress.com/2008/05/daging-kukus-telur-puyuh-thumb.jpg" border="0" alt="daging kukus telur puyuh" width="152" height="117" align="left" /></a> Bahan:<br />
</strong>200 gram daging giling<br />
3 buah hati ayam, giling<br />
2 sdm tepung roti<br />
2 sdm bawang goreng<br />
Garam dan merica secukupnya<br />
1 sdt biji pala bubuk<br />
1 butir telur</p>
<p><!--more--></p>
<p>10 butir telur puyuh<br />
cetakan kecil</p>
<p><strong>Cara membuat:</strong></p>
<ol>
<li>Campur daging, hati ayam, tepung roti, bawang goreng, garam, merica dan pala bubuk. Aduk rata.</li>
<li>Masukkan telur. Aduk rata.</li>
<li>Siapkan cetakan kecil, olesi minyak. Isi dengan adonan daging. Beri lubang ditengahnya, lalu pecahkan telur puyuh di bagian yang berlubang. Kukus hingga matang.</li>
</ol>
<p>Untuk 10 buah</p>
<p><em>Sumber: Seri Resep Unggulan - Nova (gambar dan resep)</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengakhiri Perdebatan Vegetarian (Vegan)]]></title>
<link>http://hiduplebihmulia.wordpress.com/?p=10</link>
<pubDate>Thu, 08 May 2008 18:03:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>aro</dc:creator>
<guid>http://hiduplebihmulia.wordpress.com/?p=10</guid>
<description><![CDATA[Ini adalah tulisan saya yang pertama setelah sekian lama saya menelantarkan blog ini. Sebenarnya pad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span>Ini adalah tulisan saya yang pertama setelah sekian lama saya menelantarkan blog ini. Sebenarnya pada awalnya saya ingin rutin memasukkan tulisan yang berhubungan dengan vegetarian, global warming, dan gaya hidup mulia yang lebih menghargai sesama makhluk hidup di planet ini.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Akhirnya hari ini tulisan pertama saya berhasil saya selesaikan. Ternyata menulis blog bukan pekerjaan yang sederhana, apalagi di tengah segala kesibukan yang ada.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Beberapa waktu yang lalu saya menerima email yang isinya link ke sebuah website yang menyediakan video berjudul “Earthling.” Ternyata link tersebut mengarahkan saya ke </span><!--more ...Baca Lanjutannya...&#62;&#62;&#62; --><span>website google videos yang menayangkan film dokumenter yang di narasi oleh aktor holywood bernama Joaquin Phoenix. Klik di sini untuk melihat video tersebut: <a title="http://video.google.com/videoplay?docid=-1282796533661048967" href="http://video.google.com/videoplay?docid=-1282796533661048967" target="_blank">http://video.google.com/videoplay?docid=-1282796533661048967</a> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sejujurnya saya belum menontonnya hingga selesai karena kesibukan yang tiada habisnya belakangan ini. Saya baru menontonnya hingga setengah film, tetapi sekilas dari narasi di depan saya merasa bahwa video ini menyuarakan pandangan yang layak dicermati, yaitu “Spesiesisme.” Mungkin Anda heran, apa itu spesiesisme? Spesiesisme yang disebutkan disini mengarah pada makna ‘pembedaan/diskriminasi spesies’. Seperti halnya istilah “Rasisme” yang sudah kita kenal yang berarti pembeda-bedaan ras. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Di awal video ini Anda akan melihat cuplikan-cuplikan video yang menayangkan gerakan Nazi yang melakukan pemusnahan ras lain, serta gerakan emansipasi wanita yang menentang diskriminasi gender. Hal ini nampaknya dilakukan untuk membuka mata kita bahwa meskipun hewan adalah makhluk hidup yang posisinya sangat lemah di mata kita, bukan berarti kita berhak membunuh dan mengeksploitasi mereka sesuka hati kita. Cara berpikir bahwa kita berhak menindas dan mengeksploitasi mahluk lain yang lebih lemah seperti itulah yang ada di pikiran Nazi pada saat mereka ingin memusnahkan ras lain, pikiran para penjajah bangsa yang dulu menjajah dan menindas bangsa lain, pemikiran dari orang-orang yang melakukan perbudakan di jaman dahulu, juga pemikiran dari orang-orang yang menindas hak-hak wanita dan orang-orang yang melakukan ekspoitasi wanita di jaman dahulu.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sebagai bangsa yang pernah dijajah, semestinya kitalah orang-orang yang paling tahu bagaimana rasanya harus hidup dibawah penindasan mahluk lain yang lebih kuat, hidup tanpa kebebasan dan kelegaan untuk menjalankan hidup kita sesuai dengan keinginan kita sendiri. Cobalah renungkan, cobalah memposisikan diri Anda sebagai salah satu hewan yang sehari-hari Anda makan. Setiap hari Anda harus menjalankan kehidupan dengan penuh rasa ketakutan, sewaktu-waktu bisa saja salah satu dari keluarga Anda diambil, dibunuh dengan kejam, dan dimakan oleh majikan Anda. Bagaimana rasanya? Sudah banyak dibuktikan bahwa hewan adalah makhluk yang memiliki perasaan, mereka juga merasakan kehilangan dan rasa sedih yang mendalam ketika hidup mereka akan diambil, ataupun kehilangan anak atau orang tua mereka. Bila Anda cukup tega, cobalah untuk melihat-lihat apa yang terjadi di rumah pemotongan, Anda akan melihat hewan-hewan yang menangis sebelum mereka menjalani pemotongan. Mereka berteriak dan meronta-ronta karena mereka juga merasakan sakit yang sangat mendalam. Setelah menjadi vegetarian, saya sering berpikir: mengapa perasaan manusia begitu tumpul? Mengapa mereka tidak mau membuka hati mereka untuk melihat penderitaan yang menimpa mahluk hidup lain yang semestinya mereka hormati pula hak-haknya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sebenarnya salah satu alasan saya berhenti menonton film Earthling di tengah-tengah adalah karena saya sudah tidak tahan menontonnya, hati saya terasa hancur bercampur muak dengan semua yang saya lihat. Saya tidak kuasa untuk melanjutkan lebih jauh lagi. Saya yakin, bila Anda yang belum bervegetarian menyempatkan waktu Anda untuk menonton video ini, Anda pasti tidak akan mengajak para vegetarian berdebat lagi tentang apakah vegetarian itu hal yang benar atau tidak. Hati nurani Anda akan menjawabnya untuk Anda. Tentunya itu juga bila Anda masih punya hati.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Ada satu hal yang sangat konyol yang dilakukan oleh manusia adalah menolak untuk menerima kenyataan. Baru saja kemarin saya melakukan chatting dengan teman saya, dan dia mengirimi saya sebuah video yang menyajikan gambar bayi-bayi yang dibunuh untuk dijadikan alat menyelundupkan narkoba. Tubuh bayi-bayi itu dibedah, kemudian isi perutnya dikeluarkan untuk diganti dengan narkoba. Melihat hal tersebut saya sangat mual dan muak. Tetapi kemudian saya teringat tentang film Earthling yang baru saya tonton beberapa hari sebelumnya, dan saya pun menanyakan pada teman saya apakah dia pernah melihat video pembantaian hewan. Untuk jelasnya, berikut ini cuplikan langsung dari chat saya dengan teman saya itu, untung saya selalu mengaktifkan fitur perekaman pembicaraan: (nama teman saya disamarkan menjadi RM)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:09:40 PM): eh, coba lu lihat videonya</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:09:43 PM): MADNESS !!!</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:10:29 PM): itu nitip heroin di badan bayi ya?</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:10:36 PM): iya</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:10:36 PM): nyelundup maksudnya....</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:10:49 PM): bayinya di bunuh, isi perut di habisin, trus diisi heroin</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:10:54 PM): biar bisa lewat perbatasan</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:10:57 PM): manusia2...............</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:11:11 PM): lho, tapi kan mayat bayi mestinya juga gak lewat gitu aja...?</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:11:34 PM): di gendong lah</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:11:38 PM): kan pura2nya gendong anak</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:11:46 PM): hah, masa gitu?</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:11:49 PM): ada bbrp perbatasan negara, ga make xray</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:11:52 PM): apalagi jalan darat</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:12:08 PM): emang u tau dari mana?</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:12:11 PM): lagian xray kan barang</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:12:17 PM): kl orang kan cuma metal detector</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:12:23 PM): ini video di cuba sih</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:12:26 PM): kl ga salah</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:12:34 PM): kl disini, ya belon ada kasus gitu</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:12:49 PM): cuma bayi ini harus baru, biar badanya ga biru</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:12:59 PM): jadi begitu diculik, langsung diproses kayanya</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:13:01 PM): terrible</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:13:18 PM): manusia2......................................................</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:13:35 PM): u pernah liat vcd pembantaian hewan?</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:13:57 PM): ga pernah</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:14:25 PM): ntar kupinjemin... baru2 ini dapet yang bagus, dengan narasi dari joaquin phoenix....</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:14:41 PM): bandingkan sama video yang kamu baru kasi ke aku tadi soal bayi....</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:15:05 PM): ow, kl terlalu sadis, gua skip deh</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:15:18 PM): gak kok...</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:15:40 PM): cuma pemotongan yang terjadi sehari2 di rumah pemotongan....</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:15:54 PM): kadang kita harus tau apa yang kita makan...</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:16:00 PM): rasanya I'll pass deh</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:16:06 PM): lho....</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:16:19 PM): video itu aja, gua cuma lihat 1 kali doang</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:16:24 PM): itupun udah ngeri</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:16:49 PM): hehehe... u gak pengen tau rahasia lain di balik makanan yang u makan sehari2???</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:16:58 PM): mending kaga </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span style="color:#008000;">Saya (5/7/2008 11:17:21 PM): kita layak tahu sih... &#38; tentunya tidak menutup mata.... menurutku...</span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:18:00 PM): ga ah. let it be.... </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:18:10 PM): I'll pass... I think </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:19:05 PM): hehehe... kadang sebenarnya emang kita tau ya kalo daging is not very good... </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:19:23 PM): so much suffering involved to get just a kg of meat...</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:19:40 PM): sebenarnya aku liat video itu sampe [crying (emoticon)]</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:19:50 PM): rasae sedih banget....</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:19:56 PM): kenapa itu semua harus terjadi....</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:20:03 PM): setiap hari lagi....</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:20:38 PM): [not talking (emoticon)]</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:21:33 PM): yah, pokoknya mulai sekarang mengertilah bahwa vegetarian itu punya dasar yang sangat kuat.... </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#008000;"><span>Saya (5/7/2008 11:21:52 PM): kalo gak kesehatan setidaknya masalah etika dan penderitaan....</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#993300;"><span>RM (5/7/2008 11:56:48 PM): [not talking (emoticon)]</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff0000;"><span>Akhir chating..................................................................</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Dari pembicaraan di atas Anda dapat melihat bahwa teman saya termasuk orang yang tidak siap menghadapi kenyataan bahwa apa yang dia makan telah menyebabkan penderitaan yang bahkan dia sendiri tidak sanggup untuk melihatnya. Dan dia bukanlah satu-satunya. Sangat banyak teman-teman maupun keluarga saya sendiri yang menolak untuk melihat kenyataan yang terjadi di rumah-rumah pembantaian hewan. Saya benar-benar tidak habis pikir mengenai tindakan mereka ini. Mereka hanya menuruti kemauan lidah mereka padahal hati nurani mereka tahu bahwa menyebabkan penderitaan yang begitu mengerikan bagi miliaran hewan setiap tahunnya adalah salah. Tetapi karena alasan ‘daging masih enak’, mereka sanggup menutup mata. Sungguh suatu sikap ketidakpedulian yang tidak dapat saya mengerti.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Ada lagi yang lebih parah dari itu. Ada teman-teman saya, maupun orang-orang di luar sana yang sok spiritual sampai berani mencela pandangan spiritual orang lain dengan mengklaim dirinya benar, ajarannya penuh cinta kasih dan lain-lain. Mereka bahkan mencela diri saya maupun orang-orang lain yang bervegetarian seakan-akan saya salah karena bervegetarian. Saya tidak tahu apa sesungguhnya arti cinta kasih bagi mereka. Ternyata saya yang berusaha mewujudkan cinta dan kepedulian saya kepada semua makhluk ciptaan Tuhan saja bisa dianggap sesuatu yang layak dicela bagi mereka. Menolak untuk bervegetarian saja bagi saya sudah sesuatu yang sungguh tidak layak dilakukan orang yang membangga-banggakan cinta kasih. Melepaskan sedikit kesenangan lidah demi kebahagiaan makhluk Tuhan yang lebih lemah darinya saja mereka tidak bisa. Sungguh ironis! Bila saya menjadi mereka, saya sungguh tidak punya muka untuk menghadapi Tuhan penuh cinta kasih yang selama ini mereka banggakan. Cinta kasih apa yang selama ini mereka bicarakan? Saya sungguh tidak mengerti. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Saya harap Anda dapat menyempatkan waktu Anda untuk melihat ataupun men-download video Earthling. Tontonlah bila Anda sanggup, dan informasikanlah kepada teman-teman Anda. Masih banyak orang-orang yang tidak pernah melihat sendiri betapa mengerikannya kejadian-kejadian yang terjadi di rumah pembantaian. Saya pun dulunya bukanlah seorang vegetarian karena saya tidak mengetahui semua kenyataan itu. Tetapi ketika mengetahuinya, dengan seketika saya menjadi vegetarian tanpa perlu tahu tentang implikasi kesehatan, implikasi terhadap kerusakan planet, dan lain-lain.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sesungguhnya tidak perlu ada perdebatan panjang mengenai vegetarian itu perlu atau tidak. Pakailah hati nurani Anda! Itu saja sudah cukup untuk menjawabnya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Semoga informasi ini berguna bagi Anda... Saat ini kita sedang menghadapi bahaya besar karena ketidakpedulian kita terhadap hal-hal seperti ini. Anda dapat mendownload buku Global Warming apabila Anda belum mengetahui tentang bom waktu yang tertanam di planet kita saat ini. Sekaranglah saatnya kita membalas jasa-jasa yang telah diberikan planet ini kepada kita. Marilah kita menghargai semua bentuk kehidupan yang ada di atas Bumi (bahkan tumbuhan sekalipun).</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Film Dokumenter Earthling: <span> <a title="http://video.google.com/videoplay?docid=-1282796533661048967" href="http://video.google.com/videoplay?docid=-1282796533661048967" target="_blank">http://video.google.com/videoplay?docid=-1282796533661048967</a></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Karakteristik Daging]]></title>
<link>http://creasoft.wordpress.com/?p=510</link>
<pubDate>Thu, 08 May 2008 03:12:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>creasoft</dc:creator>
<guid>http://creasoft.wordpress.com/?p=510</guid>
<description><![CDATA[Daging didefinisikan sebagai semua jaringan hewan dan semua produkhasil pengolahan jaringan-jaringan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Daging didefinisikan sebagai semua jaringan hewan dan semua produkhasil pengolahan jaringan-jaringan tersebut yang sesuai untuk dimakan serta tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi yang memakannya (Soeparno 1998). Data dari Direktorat Jenderal Peternakan (2006) menunjukkan bahwa produksi daging sapi di Pulau Sumatera mengalami kenaikan dari tahun-ketahun.   Produksi daging sapi di Propinsi NAD pada tahun 2006 masuk posisi empatbesar di pulau Sumatera (Tabel 1). Data Dinas Peternakan Kabupaten Aceh  Besar tahun 2001 menunjukkan produksi daging sapi hampir 1.000 ton dan pada  tahun 2005 produksi daging sapi mengalami peningkatan menjadi 1.700 ton  dengan urutan produksi tiga besar di Propinsi NAD.</p>
<p>Lawrie (1991) mendefinisikan daging sebagai sesuatu yang berasal dari  hewan termasuk limpa, ginjal, otak serta jaringan lain yang dapat dimakan.  Soeparno (1998) menjelaskan lebih lanjut keadaan fisik daging dapat  dikelompokkan menjadi (1) daging segar yang dilayukan atau tanpa pelayuan,  (2) daging yang dilayukan kemudian didinginkan (daging dingin), (3) daging yang  dilayukan, didinginkan, kemudian dibekukan (daging beku), (4) daging masak, (5)  daging asap, dan (6) daging olahan.</p>
<p>Soeparno (1998) menyatakan bahwa karkas tersusun atas kurang lebih  enam ratus jenis otot yang berbeda ukuran dan bentuknya, susunan syaraf dan  persediaan darahnya serta perlekatannya pada bagian tulang dan tujuan serta  jenis geraknya. Karkas sapi dapat dilihat pada Gambar 1. Kesehatan daging  merupakan bagian yang penting bagi kesehatan makanan dan selalu menjadi  pokok permasalahan yang mendapatkan perhatian khusus dalam penyediaan  daging bagi konsumen.</p>
<p>Daging yang dapat dikonsumsi adalah daging yang berasal dari hewan  yang sehat. Saat penyembelihan dan pemasaran berada dalam pengawasan  petugas rumah potong hewan serta terbebas dari pencemaran mikroorganisme.  Secara fisik, kriteria atau ciri-ciri daging yang baik adalah berwarna merah segar,  berbau aromatis, memiliki konsistensi yang kenyal dan bila ditekan tidak terlalu  banyak mengeluarkan cairan.<br />
Daging sebagai sumber protein hewani memiliki nilai hayati (biological  value) yang tinggi, mengandung 19% protein, 5% lemak, 70% air, 3,5% zat-zat  non protein dan 2,5% mineral dan bahan-bahan lainnya (Forrest et al. 1992).  Komposisi daging menurut Lawrie (1991) terdiri atas 75% air, 18% protein, 3,5%  lemak dan 3,5% zat-zat non protein yang dapat larut. Secara umum, komposisi  kimia daging terdiri atas 70% air, 20% protein, 9% lemak dan 1% abu. Jumlah ini  akan berubah bila hewan digemukkan yang akan menurunkan persentase air  dan protein serta meningkatkan persentase lemak (Romans et al. 1994).  Daging merupakan sumber utama untuk mendapatkan asam amino  esensial. Asam amino esensial terpenting di dalam otot segar adalah alanin,  glisin, asam glutamat, dan histidin. Daging sapi mengandung asam amino leusin,<br />
lisin, dan valin yang lebih tinggi daripada daging babi atau domba. Pemanasan  dapat mempengaruhi kandungan protein daging. Daging sapi yang dipanaskan  pada suhu 70oC akan mengalami pengurangan jumlah lisin menjadi 90 persen,  sedangkan pemanasan pada suhu 160oC akan menurunkan jumlah lisin hingga 50 persen. Pengasapan dan penggaraman juga sedikit mengurangi kadar asam  amino (Lawrie 1991).</p>
<p>Kandungan lemak pada daging menentukan kualitas daging karena  lemak menentukan cita rasa dan aroma daging. Keragaman yang nyata pada  komposisi lemak terdapat antara jenis ternak memamah biak dan ternak tidak  memamah biak adalah karena adanya hidrogenasi oleh mikroorganisme rumen  (Soeparno 1998). Lawrie (1991) menyatakan lemak sapi kaya akan asam  stearat, asam palmitat dan asam oleat.  Protein daging terdiri dari protein sederhana dan protein terkonjugasi.<br />
Berdasarkan asalnya protein dapat dibedakan dalam 3 kelompok yaitu protein  sarkoplasma, protein miofibril, dan protein jaringan ikat. Protein sarkoplasma  adalah protein larut air karena umumnya dapat diekstrak oleh air dan larutan  garam encer. Protein miofibril terdiri atas aktin dan miosin, serta sejumlah kecil  troponin dan aktinin. Protein jaringan ikat ini memiliki sifat larut dalam larutan  garam. Protein jaringan ikat merupakan fraksi protein yang tidak larut, terdiri atas  protein kolagen, elastin, dan retikulin (Muchtadi &#38; Sugiono 1992).</p>
<p><a href="http://creasoft.wordpress.com/files/2008/05/sapi.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-511" src="http://creasoft.wordpress.com/files/2008/05/sapi.jpg?w=300" alt="" width="300" height="156" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
