Tag » Cerpen

Segelas Kopi Baru Saja Menyelamatkan Hidupku Pagi Ini

“Kenapa buku itu disebut jendela dunia ya? Males amat bersihin jendela segede dunia gitu”

“Hahaha Buku kan bisa berbentuk apa aja”

“Ihh.. Dimana-mana.. kertas ya kertas” 309 more words

CERPEN

Matahari Selalu Ada

Title : Matahari Selalu Ada

Author : Cha

Cast : Indah dan Pak Surya

Length : Cerpen

Disclaimer : Cast yang ada punya Tuhan dan orang tuanya sendiri-sendiri tapi ide dan fanfic ini murni milikku. 1.443 more words

Cerpen

Umi dan Siluman di Kepalaku

Sebelumnya, aku mohon jangan coba kalian bertanya mengapa aku begitu membenci Umi. Hanya aku dan dua adikku yang paham tentang itu. Kalian mungkin disayangi secara utuh ketika masih usia sekolah dasar, diantar sekolah, dibekali makanan, dibelikan barang-barang kesayangan, dituruti hobi, disayang-sayang jika sakit, dipahami jika telah kalian beri alasan atas ketidakmampuan atau keengganan kalian melakukan sesuatu, dirayakan ulang tahun. 802 more words

Nazar Shah Alam

Jodoh yang Terikat

Dalam sebulan ini sudah 9 undangan pernikahan yang aku hadari, seminggu hampir 3x dari tetangga, kerabat, dan sahabat. Total sebenarnya 10, plus 1 menghadiri ijab-qabul sahabat dari adikku, bukan berarti sahabatku, aku hanya sekedar kenal. 2.120 more words

Cerpen

UPACARA PEMULUNG (Aksan Lukman)

Bersahutan kokok ayam jantan. Langit di ufuk timur berwarna keperakan. Fajar baru saja menyingsing. Aku segera membangunkan Anto. Anto sama sepertiku, sama-sama seorang pemulung, sama-sama bocah yang tak punya lagi orangtua. 695 more words

Sastra

Prompt #47 Belati Keramat

Angin sore terasa beku, lenguh kerbau terdengar memanjang seperti mengumandangkan kematian. Bimo mengelus belati berkarat di balik punggungnya. Di depannya, ada dua orang laki-laki mengenakan pakaian serba hitam dengan bercadar sarung. 226 more words

Cerpen

You Smile

                   Pagi ini hujan mengguyur Palembang,  suasana dingin dan sejuk kurasa saat ku teranjak dari tempat tidur dan duduk di teras rumah sambil menikmati secangkir kopi hangat dan di temani oleh alunan musik klasik yang menambah nikmatnya pagi hari yang dingin dan sembari menunggu hujan reda. 508 more words

Cerpen