<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>benny-soebardja &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/benny-soebardja/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "benny-soebardja"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 07:30:46 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[mas benny]]></title>
<link>http://kunangkunangku.wordpress.com/2008/05/08/mas-benny/</link>
<pubDate>Thu, 08 May 2008 07:48:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>kunangkunangku</dc:creator>
<guid>http://kunangkunangku.wordpress.com/2008/05/08/mas-benny/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;wah, mestinya kita ketemu, nih.&#8221;
suara di ujung telepon terdengar antusias. tawanya ber]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>"wah, mestinya kita ketemu, nih."</p>
<p>suara di ujung telepon terdengar antusias. tawanya berderai.</p>
<p>tentu saja, harapannya itu sama dengan keinginan saya, sebenarnya. dan mengapa tidak? dulu, sewaktu saya masih suka keluyuran dan rajin membaca majalah <em>aktuil</em>, namanya selalu melintas di benak saya. namanya dan juga (salah satu) band-nya, giant step. saya pernah punya salah satu album solonya yang suka sekali, yakni <em>give me a piece of gut rock</em>. belakangan dia punya hit <em>apatis</em>, ciptaan ingrid wijanarko yang dia nyanyikan untuk album <em>dasa tembang tercantik 1978</em>.</p>
<p>dia memang benny soebardja, musisi yang termasuk besar namanya di lanskap musik rock di sini. anda tak tahu? silakan belajar kembali sejarah dan kerjakan pekerjaan rumah anda.</p>
<p>malam itu saya menelepon untuk mewawancarai mas benny sehubungan dengan rencana sharkmove, band yang didirikannya pada 1970, sebelum giant step, untuk tampil reunian. mas <a title="music for life" href="http://gwmusic.wordpress.com/" target="_blank">gatot</a>, teman yang sangat bersemangat mempromosikan acara reunian itu (sms-nya yang penuh tanda seru masuk di telepon saya mungkin sampai tiga kali), memberikan nomor telepon seluler mas benny. mulanya saya ragu, saya pikir salah sambung, sebab yang menjawab telepon seorang perempuan. setelah saya memperkenalkan diri dia mengatakan, "tunggu sebentar, ya", saya baru merasa lega. terdengar suaranya memanggil mas benny.</p>
<p>"sebenarnya saya malah mau menelepon, tapi tertunda-tunda," suara yang saya dengar dari seberang sangat <em>familar</em>. "saya baru saja selesai latihan."</p>
<p>kedengarannya menyenangkan. latihan. andai saya bisa menyaksikan mereka menyiapkan diri setelah lama sekali absen. "saya sudah 30 tahun tidak main. sudah karatan," kata mas benny.</p>
<p>sebenarnya saya memang berharap bisa mengobrol di suatu tempat, bermuka-muka; di tempat mereka berlatih tentu bakal luar biasa menyenangkan, lebih daripada yang saya harapkan. tapi begitu banyak pekerjaan di kantor yang membuat keinginan ini tak bisa terwujud. apa boleh buat. telepon tinggal satu-satunya pilihan. saya merasa mengobrol singkat melalui telepon cukup untuk menulis berita pendek tentang rencana penampilan sharkmove di acara <em>rock dua generasi</em> yang digelar i-rock!</p>
<p>didirikan di bandung pada 1970, sharkmove terdiri atas benny (gitar, vokal), soman loebis (<em>keyboard</em>, perkusi), janto diablo (bas, <em>flute</em>), dan sammy zakaria (drum). mereka sempat merilis album berjudul <em>ghede chokra's</em> (musica studio's) sebelum akhirnya bubar pada tahun yang sama, tak lama setelah soman meninggal karena kecelakaan lalu lintas. dari <em>ghede chokra's</em> bisa dikatakan bahwa sharkmove tergolong pioner di ranah musik di sini. di album ini benny dan kawan-kawan memadukan rock dengan harmoni tradisional serta elemen progresif. tapi dari sisi popularitas mereka memang kalah dibandingkan, misalnya, dengan harry roesli (lewat <em>titik api</em>, 1976) atau, apalagi, dengan guruh gipsy (<em>guruh gipsy</em>, 1976).</p>
<p>kenapa mesti reuni?</p>
<p>"saya melihat sharkmove kurang diapresiasi di negeri sendiri," kata mas benny. "padahal album sharkmove belum lama ini dirilis oleh label dari jerman, shadoks music."</p>
<p>selain itu, mas benny menambahkan: "saya sekalian mau melepas anak saya yang bersama band-nya, idealego, mau merilis album."</p>
<p>ya, siapa yang tak akan melakukan hal yang serupa demi anak kesayangan, sekalipun mungkin mesti bersusah payah mengulang sesuatu yang sudah lama ditinggalkan?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Republik Dangdut]]></title>
<link>http://yusranpare.wordpress.com/?p=211</link>
<pubDate>Wed, 26 Mar 2008 08:39:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>yusranpare</dc:creator>
<guid>http://yusranpare.wordpress.com/?p=211</guid>
<description><![CDATA[ 
SEJAK Sabtu sampai Selasa 22-26 Maret 2008 ratusan orang, laki perempuan, dan hampir seluruhnya ka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h3><a title="audisi_20080322aya01-071.jpg" href="http://yusranpare.wordpress.com/files/2008/03/audisi_20080322aya01-071.jpg"><img src="http://yusranpare.wordpress.com/files/2008/03/audisi_20080322aya01-071.jpg" alt="audisi_20080322aya01-071.jpg" width="446" height="273" /></a><a title="kdi-juri-20080325aya03-171.jpg" href="http://yusranpare.wordpress.com/files/2008/03/kdi-juri-20080325aya03-171.jpg"><img src="http://yusranpare.wordpress.com/files/2008/03/kdi-juri-20080325aya03-171.jpg" alt="kdi-juri-20080325aya03-171.jpg" width="210" height="162" /></a> <a title="kdi1.jpg" href="http://yusranpare.wordpress.com/files/2008/03/kdi1.jpg"><img src="http://yusranpare.wordpress.com/files/2008/03/kdi1.jpg" alt="kdi1.jpg" width="225" height="162" /></a></h3>
<h3><span style="color:#339966;"><strong><span style="letter-spacing:-0.15pt;">SEJAK</span></strong><span style="letter-spacing:-0.15pt;"> Sabtu sampai Selasa 22-26 Maret 2008 ratusan orang, laki perempuan, dan hampir seluruhnya kawula muda, antre mengikuti audisi Kontes Dangdut Indonesia (KDI). </span><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Heboh abis!! Suasana Hotel Victoria di tepi Sungai Martapura Banjarmasin, ibarat sedang terkena demam hebat. Demam dangdut.</span></span></h3>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Konon di kota-kota lain juga terjadi hal serupa manakala berlangsung audisi KDI, sebagaimana pula gegap gempitanya audisi Indonesian Idol yang -- entah kenapa-- seolah-olah membuat Indonesia jadi bagian dari Amerika.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Dangdut memang sudah jadi arus musik "asli Indonesia" yang menjangkau hampir semua lapisan dan strata warga di tanah air. Itu sebabnya, meski dari segi mobilisasi massa sedikit berada di bawah Indonesian Idol, namun KDI --yang sudah memasuki tahun ke lima-- terasa lebih "mempribumi". </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Dangdut nmusik pribumi? Ya, dangdut ‑‑bermula dari istilah sinis dan mengejek untuk irama musik Melayu yang menggelitik‑‑ kini bisa dibilang merajai musik di berbagai lapisan masyarakat di tanah air.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Dulu, "Dangdut itu musik tahi kucing!" pekik seorang rocker saat itu (pertengahan 1970‑an). Kalau tak salah, yang menghujat musik Oma itu adalah pentolan Giant Step, grup rock ternama dari Bandung.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Boleh jadi, Giant Step pun rocker sejati made‑in republik. Sebab grup inilah yang pertama kali berani manggung dengan lagu‑lagu rock gubahan sendiri ketika publik musik rock didemami Deep Purple, Led Zeppelin dan Rolling Stone.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Polemik yang disulut 'tahi kucing!' itu akhirnya berpuncak pada dialog yang memperhadapkan Benny Soebardja, pentolan Giant Step dengan Oma Irama, komandan Soneta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Dan, polemik itu berpuncak di Senayan dalam sebuah duel sungguhan antara dua kelompok musik. Saat itu tahun 1979. Inilah sesengguhnya duel maut pertama dalam pentas musik kita, dan hingga kini mungkin belum tertandingi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Itu terjadi di Istana Olahraga (Istora) ‑‑kini Gelora Bung Karno‑‑ hampir 30 tahun silam. Berdiri di satu sisi adalah God Bless, dengan Achmad Albar sebagai komandan. Di kubu berlawanan, tegaklah Oma Irama memimpin pasukan Orkes Melayu‑nya, Soneta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Ini duel paling spektakuler di ujung dekade itu, sekaligus sebagai puncak perseteruan panas dan tajam lewat polemik yang meluas di antara para seniman. Di situ pula revolusi musik dangdut di tanah air mencapai titik ledak, dan virusnya menjalar serta mendemami hampir setiap orang hingga saat ini, (</span><a href="http://curahbebas.wordpress.com/">http://curahbebas.wordpress.com</a>).</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Kini, rasa‑rasanya tak satu pun orang Indonesia tak kenal dangdut. "Sejak rapat‑rapat raksasa di masa Demokrasi Terpimpin, acara panggung yang paling banyak dibanjiri massa adalah panggung dangdut Oma Irama," tulis William H Frederick, doktor sosiologi Universitas Ohio, AS, yang pada 1980‑an meneliti Oma dan fenomenanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">"Kemampuannya" mengundang massa itu pula yang kemudian membuat Oma jadi rebutan partai politik, sampai kemudian ia jadi anggota parlemen. Ia juga loncat dari PPP ke Golkar dan balik lagi ke PPP, ketika angin perubahan mulai terasa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Kini, rasa-rasanya tak pernah ada acara hiburan yang tanpa dangdut. Mulai dari perhelatan khitanan di lorong kampung, hingga acara kaum elit di hotel berbintang. Mulai dari kedai karaoke di tepi-tepi jalan sekitar kawasan pertambangan di pedalaman, hingga resepsi pergantian petinggi negeri di republik ini. </span><span style="letter-spacing:-0.15pt;">***</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;"><a title="kdi.jpg" href="http://yusranpare.wordpress.com/files/2008/03/kdi.jpg"><img src="http://yusranpare.wordpress.com/files/2008/03/kdi.jpg" alt="kdi.jpg" width="438" height="285" /></a></p>
<h2><span style="color:#33cccc;"><em><span style="letter-spacing:-0.15pt;">"Kayapa Habar Sabarataan?"</span></em></span></h2>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><strong><span style="letter-spacing:-0.15pt;">BAGI</span></strong><span style="letter-spacing:-0.15pt;"> dangdut mania pasti tak asing lagi dengan artis dangdut pendatang baru, Lita Lia di gelaran KDI 4 lalu. Dengan dangdut keroncong dan seriosanya, dia berhasil memukau pedangdut senior yang jadi juri KDI. Bahkan bintang muda KDI duta Banjarmasin masuk di jajaran 6 besar KDI 4. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Sekian lama tak muncul ke Kota Seribu Sungai, tiba-tiba saja Lita memberikan <em>surprise</em> dengan mengunjungi redaksi <em>Banjarmasin Post</em> bersama dua staf Media Relation TPI, Suska dan Pipit. Tak ayal, ketiganya disambut antusias meriah awak redaksi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Dengan senyum khasnya dibalut baju terusan abu-abu, Lita menyapa pimpinan redaksi <em>BPost</em>, <strong>Yusran Pare</strong>, Umi Sriwahyuni, Harry Prihanto dan lainnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">"Senang banget bisa ke Banjarmasin setelah setahun lebih di Jakarta dan Samarinda. <em>Kayapa habar pian sabarataan</em>, baik-baik <em>aja kalo</em>," sapanya kepada awak redaksi <em>BPost</em> dalam Bahasa Banjar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Demikian halnya staf Media Relation TPI, Suska Dianingka. Menurutnya sagat terkesan dengan kerjasama bersama <em>BPost</em> sejak mulai digelar KDI di Banjarmasin, beberapa tahun lalu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">"Semoga kerjasama kita bisa berlanjut di masa mendatang," papar Suska sambil menikmati wadai Banjar yang katanya baru pertama kali ditemui di <em>BPost</em>.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Di sela-sela acara, Lita dan Suska menerima cinderamata berupa boneka Bekantan dan Kamus Bahasa Banjar. Tak ketinggalan koran kecil berbingkai yang jadi cinderamata khusus <em>BPost</em>. "<em>Kok</em> korannya cepat sekali jadi <em>ya</em>? Bagus banget," kata Lita dengan seang bercampur kaget.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Lita yang juga penyanyi kelahiran Samarinda, April 1988 tak hanya piawai membawakan tembang dangdut dengan gaya keroncong dan seriosanya lho. Pengagum Rita Sugiarto ini juga piawai menyanyikan lagu-lagu Banjar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:12pt;" align="left"><span style="letter-spacing:-0.15pt;">Seperti ditunjukkanya saat bertandang di koran terbesar di Kalimantan ini, Lita menyanyikan lagu Rita Sugiarto dan lagu Banjar dengan hebohnya. Bahkan, kalam melantunkan Lagu Banjar, Lita duet dengan awak redaksi, Martini. </span><strong><span style="letter-spacing:-0.15pt;">(ncu)</span></strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[my favourite indonesia artist ]]></title>
<link>http://moguse.wordpress.com/2008/01/21/my-favourite-indonesia-artist/</link>
<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 08:29:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>hono</dc:creator>
<guid>http://moguse.wordpress.com/2008/01/21/my-favourite-indonesia-artist/</guid>
<description><![CDATA[Berikut merupakan 10 musisi lokal dan karya2 mereka yang bisa dipercayai kualitasnya :
1. Indra Lesm]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>Berikut merupakan 10 musisi lokal dan karya2 mereka yang bisa dipercayai kualitasnya :</b></p>
<p><b>1. <a href="http://www.indralesmana.com">Indra Lesmana</a></b> : Seorang maestro jazz indonesia yang mempunyai bakat sejak kecil ini sangat mengagumkan di beberapa albumnya seperti <b>children of fantasy, reborn dan ost rumah ketujuh</b>. Indra Lesmana mempunyai kemampuan yang sangat manis dalam membuat komposisi sebuah lagu, baik itu yang sulit maupun yang mudah dicerna secara awam.<br />
<b> -sayang di era 90'an Indra Lesmana membawakan pop standar-</b></p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/PBb9sH3-q4o'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/PBb9sH3-q4o&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
<p><b>2. <a href="http://www.naifband.com">Naif</a> </b>: Band jebolan IKJ ini tetap menjaga kualitas musiknya sampai album ketiga dan disaat nama mereka besar di pasaran, alhamdulilah kualitas musik mereka tidak luntur sedikitpun.</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/1XNLUR8IHpM'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/1XNLUR8IHpM&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
<p><b>3. <a href="http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/i/ismail-marzuki/">Ismail Marzuki</a></b> : komponis besar ini memang bukan pahlawan belaka, lagu-lagu ismail marzuki benar-benar menyentuh perasaan terdalam. Beliau begitu sopan dan lantang dalam menyuarakan perjuangannya dengan cara mengajak kita untuk mencintai negara ini! - hingga saat ini karya2 ismail marzuki masih begitu layak untuk didenger.</p>
<p><b>4. <a href="http://www.myspace.com/puresaturday">Pure Saturday</a> </b>: band pop yang dibilang sebagai pionir pergerakan indie ini memang sangat memukau di debut albumnya! sebuah album dengan lirik dan nada yang akan kalian ingat untuk waktu yang sangat panjang.</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/qKfQlyvfJhc'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/qKfQlyvfJhc&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
<p><b>5. <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ermy_Kulit">Ermy Kulit</a></b><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ermy_Kulit"> </a>: mungkin bagi anda yang berumur 20an akan sangat sulit menemukan tembang-tembang manis yang dinyanyikan ibu ini! -saya sarankan tanya orang tua kalian dan bila kalian beruntung percayai saya kalau dia memang mempunyai bakat untuk menjadi penyanyi besar.</p>
<p><b>6. <a href="http://www.netralmusik.com/">Netral</a> </b>: jati diri! itulah yang bisa kalian temukan di beberapa album awal mereka. sebuah band aneh dengan musik yang sangat menarik untuk dinikmati dengan caranya sendiri. netral mempunyai kapasitas sebagai band besar saat dimana bagus masih kurus, saat miten memainkan gitar dan bimo masih berflanel ria!  hell yeah!!</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/d9GVSMgM8Zo'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/d9GVSMgM8Zo&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
<p><b>7. <a href="http://profile.myspace.com/index.cfm?fuseaction=user.viewprofile&#38;friendid=78587037">Sore</a></b> : sebuah band ibu kota yang begitu lembut dan sangat pintar dalam menciptakan sekaligus menawarkan suasana yang menjadi latar atau tema-tema lagu mereka.</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/FslUbkRgVf4'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/FslUbkRgVf4&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
<p><b>8. <a href="http://profile.myspace.com/index.cfm?fuseaction=user.viewprofile&#38;friendid=43238713">Mocca</a></b> : band asal bandung ini mampu mempengaruhi dan mengajak masyarakat banyak untuk menyanyikan lirik berbahasa inggeris yang pada saat itu masih terdengar aneh dikuping masyarakat kita. Lebih jauh band ini membawa suasana baru dengan mengenalkan musik pop asal swedia yang dikenal dengan nama<i> swedish-pop</i>.</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/GEMS46DiUAY'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/GEMS46DiUAY&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
<p><b>9. <a href="http://www.korantempo.com/news/2002/4/25/Budaya/3.html">Potret</a></b> : aksan, anto, dan melly - 3 orang ini memang mempunyai kualitas dalam bermusik! coba kalian tengok kembali seberapa cocok musik ini menjadi bagian masa muda yang menyenangkan.</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/-AZuExMqbvY'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/-AZuExMqbvY&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
<p><b>10. <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Benny_Soebardja">Benny Soebardja</a></b> : 1970an benny lari dari hingar bingar rock standar yang biasa membawakan The Beatles, Rolling Stones, Led Zeppelin, Deep Purple atau Black Sabbath. benny soebardja waktu itu datang dengan art rock'nya yang lebih melihat King Crimson dan Jethro Tull sebagai sandaran yang lebih menarik untuk di angkat.</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
