Tag » Baduy

Segar Siang di Sekitar Jembatan Akar

Menjelang malam, Kang Sukma mempersilakan kami berpencar. Para peserta laki-laki tetap tinggal di rumah yang sudah disediakan untuk mereka sementara, kami, para peserta perempuan, harus berjalan menuju rumah pertama yang kami lewati saat memasuki Baduy Dalam. 1.220 more words

Jalan-Jalan

Tentang Perempuan-Perempuan Baduy

Akhirnya! Setelah berjalan kaki, naik-turun bukit, selama hampir 12 jam, kami sampai juga di desa pertama di kawasan Baduy Dalam. Desa Cibeo namanya – sebuah desa yang terlihat lebih rapih dan bersih dengan tata letak rumah yang dibangun berhadap-hadapan. 866 more words

Jalan-Jalan

Pada Suatu Hari Menuju Sebuah Desa Bernama Baduy Dalam

Baduy Luar masih membeku oleh dingin yang membungkusnya. Hening. Hanya suara jangkrik yang terdengar bersahut-sahutan. Orang-orang Baduy Luar seperti terlalu lelap dalam tidurnya.

Suasana pagi itu benar-benar membuatku merinding. 1.344 more words

Jalan-Jalan

Aman ke Baduy Dalam

Untuk kali terakhir, aku kembali menemui dokter yang menanganiku dan penyakitku. Untuk kali terakhir, ia pun kembali memberi penyuluhan seputar wild medicine. Untuk kali terakhir, ia juga mengulangi ritual pemeriksaan sebelum kemudian menuliskan resep obat-obatan yang harganya tak pernah berubah – masih setengah juta rupiah. 871 more words

Jalan-Jalan

Semalam di Baduy

30 menit lewat dari jam 12 siang ketika saya menepi di gerbang selamat datang di kota Rangkas Bitung. Artinya saya telah menempuh waktu selama 90 menit sejak keberangkatan dari tempat tinggal saya di Cikupa, Tangerang. 1.608 more words

Jalan-jalan

Demi Ujung Kulon dan Badak Bercula Satu

Sepulang dari Jambore Sahabat Anak XVI di Bumi Perkemahan Ragunan, aku senang menerima pesan dari dua orang yang sama sekali belum kukenal. Keduanya sama-sama mengaku tertarik untuk ikut mengunjungi Ujung Kulon dan menguji peruntungan untuk bertemu Badak Bercula Satu. 799 more words

Jalan-Jalan