Tag » Baduy

Bermalam di rumah Orang Kanekes, Baduy Dalam

Hopp.. kujejakkan kaki dengan mantap ke atas peron di lantai 2 stasiun. Waktu menunjukkan pukul 6.40 pagi, sinar mentari mulai menerobos belantara beton di Jakarta. Komuter line yang membawa aku dari Bekasi sudah sampai di stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. 1.985 more words

Backpacker

Dilema Sosial Ekologis Dunia Modern

Kabar Banten, 23 November 2012

Cara pandang atau wawasan manusia dalam memandang dan memahami dirinya di dalam dan terhadap alam, ternyata akan berdampak pada bagaimana manusia itu sendiri bersikap atau memperlakukan alam dan lingkungannya dalam hidup keseharian. 1.007 more words

Tahun 2012

Sastra Masa Silam Sunda Banten

Radar Banten, 21 Juni 2012

“Secara budaya dan linguistik, wilayah Banten adalah pertemuan ragam bahasa dan budaya, selain telah menjadi tempat berakulturasinya sejumlah pengaruh dan kebudayaan dari luar Nusantara. 1.650 more words

Tahun 2012

Segar Siang di Sekitar Jembatan Akar

Menjelang malam, Kang Sukma mempersilakan kami berpencar. Para peserta laki-laki tetap tinggal di rumah yang sudah disediakan untuk mereka sementara, kami, para peserta perempuan, harus berjalan menuju rumah pertama yang kami lewati saat memasuki Baduy Dalam. 1.220 more words

Jalan-Jalan

Tentang Perempuan-Perempuan Baduy

Akhirnya! Setelah berjalan kaki, naik-turun bukit, selama hampir 12 jam, kami sampai juga di desa pertama di kawasan Baduy Dalam. Desa Cibeo namanya – sebuah desa yang terlihat lebih rapih dan bersih dengan tata letak rumah yang dibangun berhadap-hadapan. 866 more words

Jalan-Jalan

Pada Suatu Hari Menuju Sebuah Desa Bernama Baduy Dalam

Baduy Luar masih membeku oleh dingin yang membungkusnya. Hening. Hanya suara jangkrik yang terdengar bersahut-sahutan. Orang-orang Baduy Luar seperti terlalu lelap dalam tidurnya.

Suasana pagi itu benar-benar membuatku merinding. 1.344 more words

Jalan-Jalan

Aman ke Baduy Dalam

Untuk kali terakhir, aku kembali menemui dokter yang menanganiku dan penyakitku. Untuk kali terakhir, ia pun kembali memberi penyuluhan seputar wild medicine. Untuk kali terakhir, ia juga mengulangi ritual pemeriksaan sebelum kemudian menuliskan resep obat-obatan yang harganya tak pernah berubah – masih setengah juta rupiah. 871 more words

Jalan-Jalan