<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>artikel-kesehatan &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/artikel-kesehatan/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "artikel-kesehatan"</description>
	<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 18:08:15 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[All Solutions for Adult- Acne]]></title>
<link>http://allacneproblems.wordpress.com/?p=3</link>
<pubDate>Sat, 04 Oct 2008 08:54:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>csglobal</dc:creator>
<guid>http://allacneproblems.id.wordpress.com/2008/10/04/all-solutions-for-adult-acne/</guid>
<description><![CDATA[This new web site provides clear and vivid help for acne sufferers who do not have a clear idea of h]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>This new web site provides clear and vivid help for acne sufferers who do not have a clear idea of how they should approach acne. The blog is a social platform created to allow readers to share their experience on different kinds of acne treatment. It also allows readers to share their personal opinions on certain commonly debated acne related topics.</p>
<p>Because the effectiveness of acne treatment varies from every individuals, Adult-Acne-Tips.com only meant to guide its users, not to drive them to utilize any particular any treatment. The message folks from Adult-Acne-Tips.com wants to bring is that, there is not yet any acne treatment that has a 100% success rate for everyone, and following hype on the “best acne treatment” will not guarantee acne free for anyone.</p>
<p>Special mention of the web site feature includes its very own acne product reviews. Choosing the right products for acne treatment plan is a critical move, and the web site hopes to help its users to ease their trouble in making the right decision.<br />
Other useful parts explains the initially befuddle relation between diet and acne, and also on food that every acne sufferer should avoid. There is also information on different types of acne and different kinds of acne causes, and how an acne sufferer should approach treating them. Not only that, there is an online acne store, where users can buy acne products at a competitive price.</p>
<p>Many interesting blog posts can be found at the web site, some controversial titles include “Yes, chocolates cause acne”, unlike what typical acne web site label as a myths. These are all based on the one-sided opinion from the owner of the web site. The whole idea behind these blog post is to make learning about acne more interesting, more fun.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bahaya Radiasi Monitor Komputer Pada Mata]]></title>
<link>http://jagakesehatan.wordpress.com/?p=107</link>
<pubDate>Fri, 03 Oct 2008 06:18:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>zidni</dc:creator>
<guid>http://jagakesehatan.id.wordpress.com/2008/10/03/bahaya-radiasi-monitor-komputer-pada-mata/</guid>
<description><![CDATA[Penggunaan komputer dalam pekerjaan sehari-hari merupakan hal yang lumrah saat ini.  Hampir setiap o]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Penggunaan komputer dalam pekerjaan sehari-hari merupakan hal yang lumrah saat ini.  Hampir setiap orang di sebuah kantor menggunakan komputer untuk menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan.  Namun, monitor sebagai salah satu piranti dari komputer memiliki bahaya radiasi bagi mata, jika digunakan dalam waktu yang lama.</p>
<p>Bahaya radiasi monitor komputer bagi mata dapat mengakibatkan gangguan sampai pada kerusakan pada mata.  Berikut behaya yang dapat diakibatkan oleh radiasi monitor komputer pada mata.</p>
<p>Penggunaan komputer sampai dengan 12 jam sehari dengan monitor yang tidak dilapisi oleh filter anti radiasi akan mengakibatkan mata merah.  Monitor komputer sendiri menghasilkan radiasi sinar x, ultravolet, gelombang mikro dan radiasi eletromagnetik berfrekuensi rendah.  Semakin terang monitor anda, maka semakin banyak radiasi yang ditimbulkannya.</p>
<p>Dampak berikutnya dari radiasi monitor komputer adalah mata yang bergetar dan berkedip, lalu dapat berlanjut memicu rabun jauh atau mata minus, katarak, keguguran dan epilepsi.  Sementara dampaknya akan dirasakan mulai 15 sampai 20 tahun kemudian.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips Menjaga Kesehatan Mata]]></title>
<link>http://jagakesehatan.wordpress.com/?p=105</link>
<pubDate>Fri, 03 Oct 2008 06:17:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>zidni</dc:creator>
<guid>http://jagakesehatan.id.wordpress.com/2008/10/03/tips-menjaga-kesehatan-mata/</guid>
<description><![CDATA[Penggunaan alat-alat elektronik seperti komputer, game station, televisi sampai ke pemutar DVD, cepa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Penggunaan alat-alat elektronik seperti komputer, game station, televisi sampai ke pemutar DVD, cepat atau lambat akan memberikan dampak negatif bagi mata.  Untuk itu menjaga kesehatan mata mutlak diperlukan para pengguna komputer dan alat elektronik lain yang memiliki potensi radiasi.</p>
<p>Berikut ini beberapa tips menjaga kesehatan mata:<br />
1.	Gunakan monitor yang memiliki refresh rate lebih besar dari 70 Hertz<br />
2.	Setiap 45 menit sekali arahkan pandangan ke pemandangan di luar yang jauh selama 15 menit<br />
3.	Sering mengedipkan mata dan menggerakkan mata ke atas, kana dan kiri<br />
4.	Pilih monitor dengan radiasi rendah<br />
5.	Kurangi tingkat brightness dan contrast pada monitor<br />
6.	Gunakan filter atau kacamata hitam<br />
7.	Makan sayur-sayuran dan buah-buahan<br />
8.	Istirahat teratur</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kapan Bayi Prematur Boleh Pulang?]]></title>
<link>http://jagakesehatan.wordpress.com/?p=89</link>
<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 07:51:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>zidni</dc:creator>
<guid>http://jagakesehatan.id.wordpress.com/2008/09/29/kapan-bayi-prematur-boleh-pulang/</guid>
<description><![CDATA[Bayi dengan keliahiran premature, biasanya akan langsung dimasukkan ke dalam incubator untuk membant]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Bayi dengan keliahiran premature, biasanya akan langsung dimasukkan ke dalam incubator untuk membantu proses pernafasan dan menjaga suhu bayi.  Lalu, kapan bayi dengan kelahiran premature dapat diizinkan untuk peluang bersama ibu dan bapaknya?</p>
<p>Berikut parameter yang biasa digunakan untuk mengizinkan bayi premature untuk pulang dari rumah sakit:<br />
1.	Bayi sudah dapat bernafas sendiri<br />
2.	Bayi sudah dapat mempertahankan suhu tubuhnya dalam ruangan<br />
3.	Bayi sudah dapat menyusu, baik melalui AI ataupun susu botol</p>
<p>Setelah sampai di rumah, ibu dan bapak sebaiknya mengontrol perkembangan bayi tersebut dengan memperhatikan susu bayi.  Ibu harus menyusiui bayi setiap 1,5-2 jam sekali, untuk mengukur konsumsi cairan bayi adalah dengan melihat pokok basah si bayi, enam sampai delapan pokok basah baik bagi bayi.</p>
<p style="text-align:left;">Perbanyak suplemen vitamin D, E dan K untuk bayi.  Tak lupa asam folat dan zat besi untuk bayi.  Usahakan bayi selalu dalam posisi terlentang untuk menjaga pernafasan bayi.  Jaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas ataupun dingin dan selalu hindari bayi dari asap rokok.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ednahospital.org/photos/premature_baby_africa_hospital.jpg"><img class="aligncenter" src="http://www.ednahospital.org/photos/premature_baby_africa_hospital.jpg" alt="" width="473" height="354" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Glimpse Skin Care to be Launched Soon by XanGo]]></title>
<link>http://skincareproductinfo.wordpress.com/?p=3</link>
<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 11:07:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>csglobal</dc:creator>
<guid>http://skincareproductinfo.id.wordpress.com/2008/09/27/glimpse-skin-care-to-be-launched-soon-by-xango/</guid>
<description><![CDATA[Glimpse is the new skin care line of products that XanGo will be launching in the fall of 2008. Thes]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Glimpse is the new skin care line of products that XanGo will be launching in the fall of 2008. These products will be exclusive to XanGo distributors, and are patented.</p>
<p>Glimpse products include a cleanser, toner, serum and moisturizer with no added fragrance and are for both men and women. It is all natural and uses an exclusive technology that uses xanthones, the powerful antioxidants found in the mangosteen fruit. This formulation is exclusive to XanGo, and Glimpse will only be available from XanGo. It will never be sold in stores.</p>
<p>Exclusive to Glimpse are the Bioactive X3 complexes. These are</p>
<p>1. pericarp oil from the mangosteen, which is an excellent anti-inflammatory</p>
<p>2. polymeric extract which neutralizes free radicals, an anti-oxidant</p>
<p>3. bioactive acidic extract which has antibacterial properties, especially helpful for such conditions as acne.</p>
<p>These extracts enhance each other and penetrate the skin readily.</p>
<p>The demand for natural skin care products is huge and is one of the fastest growing market segments. For this reason many XanGo distributors are starting advertising campaigns ahead of the anticipated launch and training new distributors on these new products so they will be ready to go as soon as they are available to the public.</p>
<p>The Glimpse skin care line has been developed by a team of experts who have previous experience with launching other skin care products for major cosmetic companies, and are collectively responsible for $14 billion in sales of 5 major brands, all of which became global best sellers within weeks of their inception.</p>
<p>Since XanGo already has a global network of almost a million distributors it is anticipated that demand for Glimpse will be extremely strong. It will be a ground floor opportunity, but with a well established network marketing company.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ciri Ibu dengan Resiko Kelahiran Prematur]]></title>
<link>http://jagakesehatan.wordpress.com/?p=85</link>
<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 07:41:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>zidni</dc:creator>
<guid>http://jagakesehatan.id.wordpress.com/2008/09/25/ciri-ibu-dengan-resiko-kelahiran-prematur/</guid>
<description><![CDATA[Ibu-ibu dengan resiko kelahiran premature dapat dikenali melalui beberapa cirri berikut:
1.	Ibu ters]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ibu-ibu dengan resiko kelahiran premature dapat dikenali melalui beberapa cirri berikut:<br />
1.	Ibu tersebut pernah mengalami kelahiran premature pada persalinan sebelumnya<br />
2.	Ibu dengan kehamilan kembar dua, tiga atau lebih<br />
3.	Ibu dengan rahim atau saluran rahim yang tidak normal, leher rahim lebih pendek dari rata-rata<br />
4.	Ibu hamil dengan gaya hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi rokok, narkoba atau stress tinggi dan jam kerja yang terlalu lama<br />
5.	Ibu hamil dengan penyakit diabetes mellitus, jantung atau gagal ginjal kronis<br />
6.	Ibu hamil yang terlalu kurus ataupun ibu hamil yang mengalami obesitas</p>
<p>Namun, bukan berarti jika cirri-ciri tersebut terpenuhi kelahiran premature tidak dapat dilakukan erawatan mengantisipasi kelahiran prematur.  Salah satu cara perawatan yang bisa diberikan adalah pengobatan dengan terapi obat yang disebut tocolytics yang berguna menghentikan kontraksi.</p>
<p>Selanjtnya dokter akan melakukan terapi kortikosteroid yang berguna mempercepat pembentukan paru-paru dan organ lain pada janin.  Langkah lainnya adalah dengan konsumsi gizi dan istirahat yang cukup bagi si ibu hamil.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pencemaran Melamine di Produk (mirip) Susu]]></title>
<link>http://gayahiduporganic.wordpress.com/?p=228</link>
<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 17:46:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mama Selma</dc:creator>
<guid>http://gayahiduporganic.id.wordpress.com/2008/09/24/pencemaran-melamine-di-produk-mirip-susu/</guid>
<description><![CDATA[ 
Hari ini aku dapat pesan di YM begini:
 
Wina xxx (9/23/2008 1:32:16 PM): INI ADALAH PRODUK-PROD]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Hari ini aku dapat pesan di YM begini:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Wina xxx (9/23/2008 1:32:16 PM): INI ADALAH PRODUK-PRODUK MAKANAN YANG TELAH DITARIK DARI PEREDARAN DIKARENAKAN KONTAMINASI MELAMIN (BAHAN DASAR PEMBUAT PLASTIK) DI SUSU YANG DI PRODUKSI DI CHINA. MELAMIN DICAMPUR KE SUSU UNTUK SECARA BERBAHAYA /ILEGAL UNTUK MENINGKATKAN SECARA PALSU KANDUNGAN PROTEIN DALAM PEMERIKSAAN KANDUNGAN MAKANAN. BERIKUT INI PRODUCT YANG BERBAHAYA DAN DITARIK DARI PEREDARAN --&#62; COKLAT M&#38;M's, COKLAT BATANGAN SNICKERS, MENTOS YOGURT, BISKUIT NABISCO, COKLAT BATANGAN DOVE, WAFER OREO, WANT WANT ONE BABY BITES, SUSU DUTCH LADY, PERMEN LEMBEK SUSU CAP KELINCI PUTIH (YANG SERING KITA MAKAN BERSAMA DENGAN PLASTIKNYA WAKTU KECIL) DAN SEMUA MAKANAN YANG MENGANDUNG SUSU BUATAN , keluar di SCTV tadi pagi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bener gak sih? Ada yang sempat lihat SCTV gak tadi pagi?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Ada yang bisa kasih penjelasan gak ya? Pls share dong</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Jadi ngeri niy, ujung2nya jadi inget salah satu dari <strong><a href="http://gayahiduporganic.wordpress.com/2008/08/19/40-golden-tips-for-better-life-2008/">40 Tips for better life</a></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;color:#00b050;font-family:&#34;">Eat more foods that grow on trees and plants and eat less food that is manufactured in plants.</span></span></strong></p>
<p>Malemnya, salah satu anggota jaringanku si Anton, dengan semangat memberiku beberapa link yang berkaitan dengan berita di atas. Ini dia link2 itu. Btw Thanks ya Anton, the Outgenious :)</p>
<p>Permen White Rabbit <a href="http://www.detiknews.com/read/2008/09/23/161139/1011152/10/permen-white-rabbit-creamy-candy-dijual-bebas-di-surabaya">http://www.detiknews.com/read/2008/09/23/161139/1011152/10/permen-white-rabbit-creamy-candy-dijual-bebas-di-surabaya</a></p>
<p>Susu Tercemar Melamin <a href="http://www.suarapembaruan.com/News/2008/09/19/Internas/int01.htm">http://www.suarapembaruan.com/News/2008/09/19/Internas/int01.htm</a></p>
<p>Susu (diduga) Tercemar Sakazaki <a href="http://forum.detik.com/showthread.php?t=26841">http://forum.detik.com/showthread.php?t=26841</a></p>
<p>BPOM: Semua Produk China Harus Ditarik <a href="http://www.kapanlagi.com/h/0000252786.html">http://www.kapanlagi.com/h/0000252786.html</a> </p>
<p>Mungkin ada yang mau menambahkan???</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Melilea on Singapore Bus!]]></title>
<link>http://gayahiduporganic.wordpress.com/?p=221</link>
<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 09:12:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mama Selma</dc:creator>
<guid>http://gayahiduporganic.id.wordpress.com/2008/09/20/melilea-on-singapore-bus/</guid>
<description><![CDATA[ 
Untuk anda para Melilean, setelah kehadirannya di berbagai tansportsi dan fasilitas umum di Mala]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p>Untuk anda para Melilean, setelah kehadirannya di berbagai tansportsi dan fasilitas umum di Malaysia, kini anda pun dapat menemukan branding Melilea di badan bis SMRT (Singapore Mass Rapid Transit).</p>
<p>Bagi anda yang ingin merasakan berada di bis branding Melilea tsb atau sekedar foto, hehehe narcist dot com, silakan cari bis tsb di route: 700, 106, 961, 855 dan 969. Tidak hana itu, branding Melilea juga dapat ditemui di 30 halte bis di seluruh penjuru SIngapore!</p>
<p><a href="http://gayahiduporganic.files.wordpress.com/2008/09/melilea-buses-in-spore1.jpg"></a><a href="http://gayahiduporganic.wordpress.com/files/2008/09/melilea-buses-in-spore.jpg"></a><a href="http://gayahiduporganic.wordpress.com/files/2008/09/melilea-buses-in-spore.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-223" title="melilea-buses-in-spore" src="http://gayahiduporganic.wordpress.com/files/2008/09/melilea-buses-in-spore.jpg" alt="" width="439" height="603" /></a><a href="http://gayahiduporganic.wordpress.com/files/2008/09/melilea-buses-in-spore1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-222" title="melilea-buses-in-spore1" src="http://gayahiduporganic.wordpress.com/files/2008/09/melilea-buses-in-spore1.jpg" alt="" width="434" height="596" /></a><a href="http://gayahiduporganic.files.wordpress.com/2008/09/melilea-buses-in-spore.jpg"></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tanda-Tanda Kelahiran Prematur]]></title>
<link>http://jagakesehatan.wordpress.com/?p=82</link>
<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 07:39:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>zidni</dc:creator>
<guid>http://jagakesehatan.id.wordpress.com/2008/09/20/tanda-tanda-kelahiran-prematur/</guid>
<description><![CDATA[Ibu yang akan menjalani persalinan dalam minggu akan merasa was-was akan terjadinya kelahiran premat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ibu yang akan menjalani persalinan dalam minggu akan merasa was-was akan terjadinya kelahiran premature.  Kelahiran premature adalah kelahiran bayi sebelum genap 37 minggu sejak ibu pertama kali tidak haid.</p>
<p>Beberapa tanda-tanda yang dapat perhatikan sebelum proses persalinan premature adalah:<br />
1.	Terjadi kontraksi sepuluh menit atau lebih sering sebelum waktu 37 minggu<br />
2.	Perubahan pada cairan vagina atau pendarahan pada vagina<br />
3.	Kram seperti sedang haid atau perut mulas-mulas<br />
4.	Rasa kebas pada punggung bagian bawah<br />
5.	Dorongan janin yang ingin keluar</p>
<p>Jika gejala tersebut terjadi sebelum genap 37 minggu, sebaiknya ibu beristirahat dalam posisi miring, konsumsi air putih atau jus sebanyak satu atau dua gelas.  Jika tanda-tanda tersebut masih berlanjut, sebaiknya segera hubungi dokter atau bidan.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menanggulangi derita wasir]]></title>
<link>http://sdmsardjito.wordpress.com/?p=13</link>
<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 01:57:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>sdmsardjito</dc:creator>
<guid>http://sdmsardjito.id.wordpress.com/2008/09/20/menanggulangi-derita-wasir/</guid>
<description><![CDATA[ Wasir? Ah, itu sangat menyiksa. Begitu kata orang yang pernah menderita wasir. Karena itu, bagi And]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:x-small;font-family:verdana,arial,helvetica;"> Wasir? Ah, itu sangat menyiksa. Begitu kata orang yang pernah menderita wasir. Karena itu, bagi Anda yang kebetulan tak menderita wasir, alangkah baiknya melakukan pencegahan agar tak sampai mengalami hal-hal yang menyiksa itu.</span><br />
<!--more-baca selengkapnya&#62;--><br />
Wasir, ahh sungguh menyiksa. Begitu kata orang yang pernah menderita wasir. Karena itu, bagi anda yang kebetulan tidak menderita wasir, alangkah baiknya melakukan pencegahan agar tak sampai mengalami hal-hal yang menyiksa itu. Namun sebelum itu, tak ada salahnya Anda pahami dulu sepintas seluk-beluk wasir. Seperti dijelaskan spesialis penyakit dalam dari RS Dr Sardjito/FKUGM, dokter Probosuseno SpPD, wasir (<em>hemorrhoid</em>) atau dikenal pula dengan sebutan ambeien adalah suatu pelebaran pembuluh darah balik (vena) pada anus/dubur, teraba seperti bola atau benjolan kecil yang dapat menimbulkan rasa nyeri, gatal, dan ketidaknyamanan. Para ahli membagi <em>hemorrhoid</em> menjadi dua macam:</p>
<p>* <em>Hemorrhoid</em> interna (wasir dalam).<br />
Ini adalah wasir yang terjadi di atas (di dalam). Gejala yang paling sering muncul adalah perdarahan tanpa rasa sakit saat buang air besar dengan feses yang keras.<br />
Wasir ini terbagi menjadi tiga derajat:<br />
1. Derajat I (dini) : tidak menonjol melalui anus (dubur).<br />
2. Derajat II : sudah menonjol dan dapat menonjol melewati dubur sesudah penderita buang air besar.<br />
3. Derajat III : menonjol secara menetap.<br />
Pada derajat I dan II, wasir interna masih dapat hilang secara spontan, tanpa operasi. Namun, penderita juga harus melakukan sejumlah hal untuk memperlancar proses penyembuhan ini. Caranya:<br />
a. Menghirup udara bersih dalam-dalam sambil menarik masuk dubur sekuat-kuatnya (ke dalam), kemudian hembuskan napas pelan-pelan sambil mengendurkan dubur. Ulangi 10-25 kali, 2-3 kali sehari.<br />
b. Lakukan gerakan jongkok pelan-pelan sebanyak 25 kali. Saat jongkok, keluarkan napas dan saat berdiri tarik napas dalam-dalam.<br />
c. Makan sayur dan buah yang cukup banyak.<br />
d. Kurangi konsumsi cabai dan makanan yang pedas-pedas.<br />
e. Tidur cukup.<br />
f. Jangan duduk terlalu lama.<br />
g. Senam /olahraga yang cukup.<br />
h. Mengonsumsi obat, berupa:<br />
- pelancar buang air besar<br />
- obat yang dimasukkan ke dalam dubur untuk mencegah infeksi.<br />
- vitamin P misal: venasol, varemoid, essaven, dan lain-lain.<br />
i. Jika gagal dengan semua cara di atas, atau wasir tahap III sebaiknya dioperasi.</p>
<p>* <em>Hemorrhoid</em> eksterna (wasir luar).<br />
Ini adalah varises di bawah otot dan biasanya berhubungan dengan kulit. <em>Hemorrhoid</em> eksterna terbagi menjadi dua jenis yaitu:<br />
1. Akut, berupa bengkak bulat kebiruan pada pinggir anus. Sering terasa sangat sakit dan gatal.<br />
2. Kronis. Ini artinya hemorrhoid yang terjadi sejak lama.<br />
Gejala <em>hemorrhoid</em> eksterna yang sering terjadi adalah ada benjolan di anus (dubur), kadang berdarah, buang air besar campur darah, terasa perih, nyeri, atau panas. Hati-hati jika terjadi perdarahan yang cukup banyak, sebab hal ini dapat menyebabkan anemia (kurang darah).</p>
<p><strong>Penyebab</strong></p>
<p>Apa sih penyebab wasir? Ternyata cukup banyak. Agar lebih jelas, simak yang berikut ini:<br />
* Obstipasi (konstipasi/sembelit) yang menahun.<br />
* Penyakit yang membuat penderita sering mengejan, misalnya: pembesaran prostat jinak ataupun kenker prostat, penyempitan saluran kemih, dan sering melahirkan anak.<br />
* Penekanan kembali aliran darah vena, seperti pada kanker dubur, radang dubur, penyempitan dubur, kenaikan tekanan pembuluh darah porta (di dalam rongga perut), sakit lever jenis sirosis (mengkerut), lemah jantung, dan limpa bengkak.<br />
* Bendungan pada rongga pinggul akibat tumor rahim, atau kehamilan.<br />
* Banyak duduk.<br />
* Mencret menahun.<br />
* Peregangan. Ini misalnya terjadi pada seseorang yang suka melakukan hubungan seksual yang tidak lazim yaitu anogenital.</p>
<p>Lebih jauh Probosuseno menjelaskan, semua orang dapat terkena wasir. Namun yang paling sering adalah multipara (pernah melahirkan anak lebih dari sekali). Insidensinya sekitar 5-35 persen dari masyarakat umum dan terutama yang berusia lebih dari 25 tahun. ''Jarang yang terjadi di bawah usia 20 tahun kecuali wanita hamil,'' katanya.<br />
Seperti halnya penyakit lain, wasir pun bisa menimbulkan komplikasi.<br />
Komplikasi yang dapat terjadi pada penderita wasir adalah:<br />
* Luka dengan tanda rasa sakit yang hebat sehingga si sakit takut mengejan dan takut berak. Karena itu, tinja makin keras dan makin memperberat luka di anus.<br />
* Infeksi pada daerah luka tadi sampai terjadi nanah dan fistula (saluran tak normal) dari selaput lendir usus/anus.<br />
* Perdarahan akibat luka, bahkan sampai terjadi anemia.<br />
* Jepitan, benjolan keluar dari anus dan terjepit oleh otot lingkar dubur sehingga tidak bisa masuk lagi. Sehingga, tonjolan menjadi merah, makin sakit, dan besar. Dan jika tidak cepat-cepat ditangani dapat busuk.</p>
<p>Probosuseno juga memberi tips pada Anda seputar pencegahan wasir.<br />
''Hindari sembelit,'' saran Probosuseno. Hanya itu? Tentu saja tidak. Jurus pencegahan yang lain adalah:<br />
* Jangan sering duduk terlalu lama.<br />
* Makan minum teratur dan banyak mengandung serat (jagung, umbi, katul, biji-bijian, buah, sayur).<br />
* Olah raga teratur.<br />
* Mengurangi/mencegah stres.</p>
<p>Sumber : www.republika.co.id</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tubuh Fit Berkat Bayam]]></title>
<link>http://komplit.wordpress.com/?p=472</link>
<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 02:33:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>Wayne</dc:creator>
<guid>http://komplit.id.wordpress.com/2008/09/19/tubuh-fit-berkat-bayam/</guid>
<description><![CDATA[Anda masih ingat pada film kartun Popeye The Sailorman? Karakter utama film tersebut, Popeye dikisah]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:.2in;"><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Anda masih ingat pada film kartun Popeye The Sailorman? Karakter utama film tersebut, Popeye dikisahkan sangat gemar mengonsumsi bayam, dan memiliki tenaga super.</span></p>
<p style="margin-bottom:.2in;"><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Sebenarnya apa sih, yang terkandung dalam daun bayam yang membuat tubuh Popeye tampak kekar dan bugar setiap kali ia memakannya?<!--more--></span></p>
<p style="margin-bottom:.2in;"><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"><strong>Kandungan dan Manfaat Bayam</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:.2in;"><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Secara umum, bayam yang sering dikonsumsi terdiri atas dua jenis. Bayam biasa dan bayam yang berduri. Sekalipun tampak luarnya agak berbeda, namun secara umum, kandungan dan manfaatnya adalah sebagai berikut:</span></p>
<p>• Daun bayam mengandung zat besi yang diperlukan tubuh untuk merangsang pembentukan sel darah merah. Semakin sering kita mengonsumsi daun bayam maka risiko kurang darah (anemia) yang membuat tubuh lemas, berkurang.</p>
<p>• Daun bayam mempunyai kandungan serat cukup tinggi sehingga baik untuk mengatasi gangguan ginjal dan organ pencernaan yang bermasalah seperti mengatasi sembelit dan melancarkan buang air besar.</p>
<p>• Daun bayam mengandung nutrisi yang berfungsi menurunkan kolesterol, gula darah, melancarkan peredaran darah dan menurunkan tekanan darah.</p>
<p style="margin-bottom:.2in;">
<p style="margin-bottom:.2in;"><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"><strong>Khasiat Bayam sebagai Obat</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:.2in;">• <span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Untuk mengatasi Penyakit Kurang Darah<br />
Sediakan 3 genggam daun bayam merah, cuci bersih lalu tumbuk sampai halus, tambahkan 1 sendok makan air jeruk nipis, kemudian saring. Tambahkan 1 sdm dan 1 butir kuning telur ayam kampung ke dalam air daun bayam. Minum 1 kali sehari selama seminggu. Untuk pengobatan berikutnya, minum ramuan ini 2 x seminggu sampai sembuh.</span></p>
<p>• Untuk Memperkuat Akar Rambut<br />
Ambil 1 ikat daun dan batang bayam segar, cuci bersih dan tumbuk sampai halus. Tambahkan garam halus seujung sendok teh. Aduk rata, peras dan saring airnya, minum sekaligus dan minum 2-3 kali sehari.</p>
<p>• Untuk mengatasi Penyakit Kuning<br />
Masaklah daun bayam bersama daging cumi-cumi dan dimakan selama beberapa hari.</p>
<p style="margin-bottom:.2in;">
<p style="margin-bottom:.2in;"><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"><strong>Khasiat Bayam Duri sebagai Obat</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:.2in;">• <span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Mengatasi Sakit Gigi<br />
Ambil akar daun bayam duri seperlunya, cuci bersih lalu kunyah. Buang setelah akar lumat.</span></p>
<p>• Melancarkan produksi ASI<br />
Ambil satu batang bayam duri segar. Cuci bersih lalu tumbuk sampai halus, kemudian balurkan pada payudara dan lakukan 3-4 kali sehari sampai ASI lancar.</p>
<p>• Meredakan Demam<br />
Ambil segenggam daun dan batang bayam duri segar. Cuci bersih lalu tumbuk, tambahkan air matang secukupnya sampai adonan kental. Tempelkan ramuan ini pada dahi dan pelipis.</p>
<p style="margin-bottom:.2in;"><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">(Sumber: conectique dot com)</span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Yogurt Membuat Gusi Sehat]]></title>
<link>http://komplit.wordpress.com/?p=439</link>
<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 04:18:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Wayne</dc:creator>
<guid>http://komplit.id.wordpress.com/2008/09/17/yogurt-membuat-gusi-sehat/</guid>
<description><![CDATA[Kurang suka yoghurt karena rasanya asam? Mulai sekarang ada baiknya biasakan mengkonsumsi yoghurt ti]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;"><a href="http://komplit.files.wordpress.com/2008/09/yogurt.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-440" title="yogurt" src="http://komplit.wordpress.com/files/2008/09/yogurt.jpg" alt="" width="135" height="103" /></a><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Kurang suka yoghurt karena rasanya asam? Mulai sekarang ada baiknya biasakan mengkonsumsi yoghurt tiap hari. Bukan hanya usus dan pencernaan jadi makin baik tetapi juga gusi jadi lebih sehat. Andapun terbebas dari penyakit jantung!</span></p>
<p>Kabar baik ini untuk pencinta yoghurt. Baik yoghurt cair maupun yang padat. Mau yang rasa alami atau dengan tambahan buah buahan. Semuanya memberi manfaat positif untuk tubuh. Hal inilah yang ditulis oleh D. Milton Stokes, M.S., R.D di majalah <em><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Eating Well</span></em><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"> edisi Agustus lalu.<!--more--></span></p>
<p>Hasil riset terbaru membuktikan yoghurt juga sangat baik untuk kesehatan gusi. Riset dilakukan oleh peneliti Jepang yang mengamati 1.000 orang dewasa yang mengkonsumsi yoghurt secara rutin tiap hari dalam jumlah cukup banyak. Mereka ternyata memiliki gusi lebih sehat.</p>
<p>Hasil riset yang dipublikasikan awal tahun ini di <em><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">The Journal of Periodontology</span></em><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"> menyebutkan probiotik atau bakteri baik bisa menjaga kesehatan gusi. Probiotik merupakan bakteri hidup yang baisanya terdapat dalam produk fermentasi seperti yoghurt dan kefir (fermentasi susu). Dalam penelitian dibuktikan probiotik sangat baik untuk pencernaan dan daya tahan tubuh.</span></p>
<p>"Untuk kesehatan gusi belum bisa disebutkan berapa banyak yoghurt dan produk fermentasi lain perlu dikonsumsi tiap hari," demikian ujar Yoshihiro Shimazaki, D.D.S., Ph.D. dari Kyushu University yang memimpin riset. Namun yang jelas penyakit gigi mempengaruhi 1 dari 3 orang Amerika. Bakteri yang menumpuk di gigi  seperti plak lama-lama membentuk karang dan membuat gusi berdarah. Para peneliti yakin probiotik bisa menghambat pertumbuhan bakteri kurang baik di dalam mulut.</p>
<p>Menjaga kesehatan mulut bukan hanya untuk pergaulan saja. "Jika masalah gusi berdarah dibiarkan, orang akan mudah terserang penyakit jantung," demikian jelas Mr. Shimazaki. Bakteri yang ada dalam mulut juga gusi akan masuk ke dalam aliran darah dan dapat merusak pembuluh darah arteri yang berakibat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung.</p>
<p>Karena itu sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi yoghurt tiap hari agar gusi tetap sehat dan jantungpun menjadi sehat pula. Jadi, tingkatkan saja konsumsi yoghurt dalam <em><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">smoothies</span></em><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"> atau </span><em><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">shakes </span></em><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">demi kesehatan Anda!</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">(Sumber: detik dot com)</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Manfaat Buah Untuk Menjaga Kesehatan Kulit]]></title>
<link>http://jagakesehatan.wordpress.com/?p=72</link>
<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 07:30:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>zidni</dc:creator>
<guid>http://jagakesehatan.id.wordpress.com/2008/09/15/manfaat-buah-untuk-menjaga-kesehatan-kulit/</guid>
<description><![CDATA[Kulit rata-rata penduduk wilayah tropis adalah agak gelap atau sawo matang. Kulit sawo matang mengan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kulit rata-rata penduduk wilayah tropis adalah agak gelap atau sawo matang.<span> </span>Kulit sawo matang mengandung melanin yang berfungsi menangkal efek sinar ultra violet yang berbahaya bagi tubuh.<span> </span>Tanpa melanin, pembuluh darah kulit akan melebar dan mengakibatkan penuaan dini bahkan sampai kanker kulit.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Bahkan jauh sebelum produk-produk kecantikan kulit banyak terdapat di pasaran, penduduk wilayah tropis telah menggunakan buah-buahan sebagai bahan mencerahkan dan menjaga kesehatan kulit.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Salah satu contohnya adalah dengan menggunakan buah-buahan sebagai lulur mandi alami.<span> </span>Lulur mandi yang berasal dari buah pepaya tanpa kulit yang diblender bersama dengan bijinya dapat mengangkat kulit mati dan juga melunakkan kulit.<span> </span>Selain itu lulur yang berasal dari bengkuang mengandung <em>licorice </em>yang bermanfaat mencerahkan kulit.<span> </span>Sedangkan lulur dari tepung beras mengandung vitamin B yang membuat kulit lebih sehat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://jagakesehatan.wordpress.com/files/2008/09/juice.jpg"><img class="size-full wp-image-73 aligncenter" title="juice" src="http://jagakesehatan.wordpress.com/files/2008/09/juice.jpg" alt="" width="465" height="279" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Selain penggunaan buah-buahan sebagai lulur mandi, buah juga baik dikonsumsi sebagai jus.<span> </span>Konsumsi jus buah dapat bermanfaat menjaga kesehatan dan kecerahan kulit dari dalam tubuh.<span> </span>Konsumsi jus buah dapat pula ditambah dengan konsumsi jus sayur berdaun hijau.</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ketika Dokter Memaknai Sholat...]]></title>
<link>http://perpustakaankedokteran.wordpress.com/2008/09/15/ketika-dokter-memaknai-sholat/</link>
<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 04:21:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>Lolytasari Batubara</dc:creator>
<guid>http://perpustakaankedokteran.id.wordpress.com/2008/09/15/ketika-dokter-memaknai-sholat/</guid>
<description><![CDATA[Shalat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di akhirat nanti, tetapi gerakan-gerakan shalat pal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Shalat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di akhirat nanti, tetapi gerakan-gerakan shalat paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari sudut medis, shalat adalah gudang obat dari berbagai jenis pnyakit.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Allah, Sang Maha Pencipta, tahu persis apa yang sangat dibutuhkan oleh ciptaanNya, khususnya manusia. Semua perintahNya tidak hanya bernilai ketakwaan, tetapi juga mempunyai manfaat besar bagi tubuh manusia itu sendiri. Misalnya, puasa, perintah Allah di rukun Islam ketiga ini sangat diakui manfaatnya oleh para medis dan ilmuwan dunia barat. Mereka pun serta merta ikut berpuasa untuk kesehatan diri dan pasien mereka.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Begitu pula dengan shalat. Ibadah shalat merupakan ibadah yang paling tepat untuk metabolisme dan tekstur tubuh manusia. Gerakan-gerakan di dalam shalat pun mempunyai manfaat masing-masing. Misalnya:</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;margin:0 0 6pt;"><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:Arial;"><strong><span style="font-size:small;">Takbiratul Ihram</span></strong></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar tlinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah. Gerakan ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah, getah bening (limfe), dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancer ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancer. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:Arial;"><strong><span style="font-size:small;">Ruku’</span></strong></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Ruku’ yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Gerakan ini bermanfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi serta fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat saraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi untuk merelaksasikan otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah sarana latihan bagi kemih sehingga gangguan prostate dapat dicegah.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:Arial;"><strong><span style="font-size:small;">I’tidal</span></strong></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Bangun dari ruku’, tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan setinggi telinga. I’tidal merupakan variasi dari postur setelah ruku’ dan sebelum sujud. Gerakan ini bermanfaat sebagai latihan yang baik bagi organ-organ pencernaan. Pada saat I’tidal dilakukan, organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Tentu memberi efek melancarkan pencernaan.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:Arial;"><strong><span style="font-size:small;">Sujud</span></strong></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai. Posisi sujud berguna untuk memompa getah bening ke bagian leher dan ketiak. Posis jantung di atas otak menyebabkan daerah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan sujud dengan tuma’ninah, tidak tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Posisi seperti ini menghindarkan seseorang dari gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik ruku’ maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:Arial;"><strong><span style="font-size:small;">Duduk di antara sujud</span></strong></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Duduk setelah sujud terdiri dari dua macam yaitu iftirosy (tahiyat awal) dan tawarru’ (tahiyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. pada saat iftirosy, tubuh bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan saraf nervus Ischiadius. Posisi ini mampu menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarru’ sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (uretra), kelenjar kelamin pria (prostate) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, posisi seperti ini mampu mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarru’ menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:Arial;"><strong><span style="font-size:small;">Salam</span></strong></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Gerakan memutar kepala ke kanan dank e kiri secara maksimal. Salam bermanfaat untuk bermanfaat untuk merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala sehingga mencegah sakit kepala serta menjaga kekencangan kulit wajah.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial;">Gerakan sujud</span><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:&#34;"><strong> </strong></span></span><span style="font-family:Arial;">tergolong unik. </span><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:&#34;"><strong>Sujud memiliki falsafah bahwa manusia meneundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi</strong></span></span><span style="font-family:Arial;"> (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang di dalami Prof. Soleh, </span><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:&#34;"><strong>gerakan ini mengantarkan manusia pada derajat setinggi-tingginya. </strong></span></span><span style="font-family:Arial;">Mengapa?</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial;">Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan oksigen. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yang memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, </span><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:&#34;"><strong>sujud yang tuma’ninah dan kontinu dapat memicu peningkatan kecerdasan seseorang.</strong></span></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal. Darah tidk akan memasuki urat saraf di dalam otak melainkan ketika seseorang sujud dalam shalat. Urat saraf tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini berarti, darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikuti waktu shalat, sebagaimana yang telah diwajibkan dalam Islam.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Riset di atas telah mendapat pengakuan dari Harvard University, Amerika Serikat. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan diri masuk Islam setelah diamdiam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud. Di samping itu, gerakan-gerakan dalam shalat sekilas mirip gerakan yoga ataupun peregangan (stretching). Intinya, berguna untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan shalat dibandingkan gerakan lainnya adalah di dalam shalat kita lebih banyak menggerakkan anggota tubuh, termasuk jari-jari kaki dan tangan.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-size:small;"><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:Arial;"><strong>Sujud </strong></span></span><span style="font-family:Arial;">adalah latihan kekuatan otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial;">Masih dalam posisi sujud, manfaat lain yang bisa dinikmati kaum hawa adalah otot-otot perut (rectus abdominis dan obliqus abdominis externus) berkontraksi penuh saat pinggul serta pinggang terangkat melampaui kepala dan dada. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk </span><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:&#34;"><strong>mengejan lebih dalam dan lebih lama</strong></span></span><span style="font-family:Arial;"> </span><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:&#34;"><strong>yang membantu dalam proses persalinan. </strong></span></span><span style="font-family:Arial;">Karena di dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami, otot ini justru menjadi elastis. </span><span class="StrongEmphasis"><span style="font-family:&#34;"><strong>Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan dan mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi)</strong></span></span><span style="font-family:Arial;">.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Setelah melakukan sujud, kita melakukan gerakan duduk. Dalam shalat terdapat dua jenis duduk: iftirosy (tahiyat awal) dan tawaru’ (tahiyat akhir). Hal terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, di daerah ini terdapat tiga liang yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih. Saat tawarru’, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum. </span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Pada dasarnya, seluruh gerakan shalat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung dengan lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar. </span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial;">Menuru penelitian Prof. Dr. Muhammad Soleh dalam desertasinya yang berjudul </span><span><span style="font-family:Times New Roman;">“</span></span><span style="font-family:Arial;">Pengaruh Shalat Tahajud terhadap Peningkatan Perubahan Respon Ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu Pendekatan Neuroimunologi</span><span><span style="font-family:Times New Roman;">”</span></span><span style="font-family:Arial;"> dengan desertasi itu, Soleh berhasil meraih gelar doctor dalam bidang ilmu kedokteran pada program pasca sarjana Universitas Surabaya yang dipertahankannya beberapa waktu lalu.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Shalat tahajud ternyata bukan hanya sekedar shalat tambahan (sunah muakkad), tetapi jika dilakukan secara rutin dan ikhlas akan bisa mengatasi penyakit kanker. Secara medis, shalat tahajud mampu menumbuhkan respons ketahanan tubuh (imunologi) khususnya pada imunoglobin M, G, A, dan limfositnya yang berupa persepsi serta motivasi positif. Selain itu, juga dapat mengefektifkan kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Selama ini, ulama melihat ikhlas hanya sebagai persoalan mental psikis. Namun, sebetulnya permasalahan ini dapat dibuktikan dengan teknologi kedokteran. Ikhlas yang selama ini dipandang sebagai misteri dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui sekresi hormon kortisol dengan parameter kondisi tubuh. Pada kondisi normal, jumlah kortisol pada pagi hari normalnya antra 38-690 nmol/liter. Sedangkan pada malam hari atau setelah pukul 24.00, jumlah ini meningkat menjadi 69-345 nmol/liter. </span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“</span><span style="font-family:Arial;">Kalau jumlah hormone kortisolnya normal, dapat diindikasikan bahwa orang tersebut tidak ikhlas karena merasa tertekan. Demikian juga sebaliknya,” ujarnya seraya menegaskan temuannya ini membantah paradigma lama yang menganggap ajaran agama Islam semata-mata dogma atau doktrin.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0 0 6pt;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Menurut Dr. Soleh, orang stress biasanya rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi. Dengan melakukan tahajud secara rutin dan disertai perasaan ihklas serta tidak terpaksa, seseorang akan memiliki respon imun yang baik serta besar kemungkinan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker. Berdasarkan perhitungan medis, shalat tahajud yang demikian menyebabkan seseorang memiliki ketahanan tubuh yang baik.</span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Teh Hijau Membuat Antibiotik Lebih Efektif ]]></title>
<link>http://komplit.wordpress.com/?p=434</link>
<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 03:56:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>Wayne</dc:creator>
<guid>http://komplit.id.wordpress.com/2008/09/15/teh-hijau-membuat-antibiotik-lebih-efektif/</guid>
<description><![CDATA[Para ahli Alexandria University di Mesir baru-baru ini menemukan, minum the hijau membantu membuat a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;">Para ahli <em>Alexandria University</em><span style="font-style:normal;"> di Mesir baru-baru ini menemukan, minum the hijau membantu membuat antibiotik menjadi 3 kali lebih efektif dalam mengatasi kuman yang disebut </span><em>superbug.</em><span style="font-style:normal;"> Para ahli menguji kombinasi teh hijau dengan antibiotik terhadap 28 mikro-organisme penyebab penyakit dari dua kelas yang berbeda. Dalam setiap kasus, teh hijau meningkatkan aktivitas antibiotik dalam membunuh bakteri.</span></span><a href="http://komplit.files.wordpress.com/2008/09/green-tea1.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-435" title="green-tea1" src="http://komplit.wordpress.com/files/2008/09/green-tea1.jpg" alt="" width="145" height="139" /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"><span style="font-style:normal;">Studi dilakukan karena teh hijau sudah populer di Mesir. Para ahli ingin tahu, apakah minum teh dapat mempengaruhi khasiat antibiotik. Khasiat teh hijau benar-benar mengagetkan para periset. Dalam beberapa kasus, the hijau dengan kadar rendah pun efektif. Hasil studi dipresentasikan pada rapat ke 162 </span><em>Society for General Micobiology</em><span style="font-style:normal;"> di </span><em>Edinburg International Conference Centre </em><span style="font-style:normal;">di Scotlandia.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><span style="font-style:normal;">(Sumber: Tabloid Aura)</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MENGENAL FORMALIN DAN BAHAYANYA ]]></title>
<link>http://yusufjie.wordpress.com/?p=156</link>
<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 05:58:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>yusufjie</dc:creator>
<guid>http://yusufjie.id.wordpress.com/2008/09/13/mengenal-formalin-dan-bahayanya/</guid>
<description><![CDATA[FORMALIN adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk.  
Di dalam formalin terkandu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">FORMALIN</span></span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk.<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Di dalam formalin terkandung sekitar 37% formaldehid dalam air.<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Biasanya ditambahkan metanol hingga 15% sebagai pengawet.<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Formalin dikenal sebagai bahan pembunuh hama (desinfektan) dan banyak digunakan dalam industri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Formalin dipasaran diperdagangkan dengan nama yang berbeda-beda antara lain:</span></strong><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Formol</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Morbicid</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Methanal</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Formic aldehyde</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Methyl oxide</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Oxymethylene</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Methylene aldehyde</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Oxomethane</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Formoform</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Formalith</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Karsan</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Methylene glycol</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Paraforin</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Polyoxymethylene glycols</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Superlysoform</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Tetraoxymethylene</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>v<span style="font:7pt &#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Trioxane </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> <!--more--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Penggunaan Formalin</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pembunuh kuman </span><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>à</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> pembersih : lantai, kapal, gudang dan pakaian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pembasmi lalat dan berbagai serangga lain</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bahan pembuatan sutra buatan, zat pewarna, cermin kaca dan bahan peledak</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pengeras lapisan gelatin dan kertas (fotografi)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bahan pembuatan pupuk dalam bentuk urea</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bahan pembuatan parfum</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bahan pengawet kosmetika </span><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;" lang="SV"><span>à</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"> pengeras kuku</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Pencegah korosi untuk sumur minyak</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bahan untuk insulasi busa</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bahan perekat untuk produk kayu lapis <em>(plywood)</em></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Dalam konsentrasi yag sangat kecil (&#60;1 %) digunakan sebagai pengawet untuk berbagai barang konsumen seperti pembersih rumah tangga, cairan pencuci piring, pelembut, perawat sepatu, shampoo mobil, lilin dan karpet.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Cara Penyimpanan Formalin :</span></span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="square">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Jangan disimpan di lingkungan bertemperatur di bawah 15<sup>0</sup>C.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Tempat penyimpanan harus terbuat dari baja tahan karat, alumunium murni, polietilen atau poliester yang dilapisi fiberglass.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Tempat penyimpanan tidak boleh terbuat dari baja biasa, tembaga, nikel atau campuran seng dengan permukaan yang tidak dilindungi/dilapisi.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Jangan menggunakan bahan alumunium bila temperatur lingkungan berada di atas 60<sup>0</sup>C.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bahaya bila Terpapar oleh Formalin </span></span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="SV"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bahaya utama</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"><span>          </span><span>Formalin sangat berbahaya jika <span style="text-decoration:underline;">terhirup, mengenai kulit dan tertelan.<span>  </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"><span>          </span>Akibat yang ditimbulkan dapat berupa : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"><span>          </span>- Luka bakar pada kulit</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"><span>          </span>- Iritasi pada saluran pernafasan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"><span>          </span>- Reaksi alergi dan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"><span>          </span>- Bahaya kanker pada manusia</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="SV"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bahaya jangka pendek (akut)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bahaya jangka panjang (kronis)</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><em><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"><span style="text-decoration:none;"> </span></span></span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bahaya jangka pendek (akut)</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Apabila tertelan maka mulut, tenggorokan dan perut terasa terbakar, sakit menelan, mual, muntah dan diare, kemungkinan<span>  </span>terjadi pendarahan , sakit perut yang hebat, sakit kepala, hipotensi (tekanan darah rendah), kejang, tidak sadar hingga koma.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bahaya jangka panjang (kronis)</span></span></em><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI">Apabila tertelan akan menimbulkan iritasi pada saluran pernafasan, muntah-muntah dan kepala pusing, rasa terbakar pada tenggorokan, penurunan suhu badan dan rasa gatal di dada.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Selain itu juga dapat terjadi kerusakan hati, jantung, otak, limpa, pankreas, sistem susunan syaraf pusat dan ginjal.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Apa dasar hukum dalam pelarangan penggunaan formalin pada pangan ?</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="SV"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bahan berbahaya seperti formalin merupakan bahan kimia yang dilarang penggunaannya dalam pangan menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 722/Menkes/Per/IX/1988. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Sedangkan tata cara perniagaannya diatur dengan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 254/MPP/Kep/7/2000</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Impor formalin hanya boleh dilakukan oleh<span>  </span>Importir Produsen Bahan Berbahaya (IP-B2)</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bagaimana mengetahui secara pasti adanya formalin pada produk pangan?</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Deteksi formalin secara kualitatif maupun kuantitatif secara akurat hanya dapat dilakukan di laboratorium dengan menggunakan pereaksi kimia.</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bagaimana mengenali kemungkinan suatu produk pangan mengandung formalin sebagai pengawetnya ?</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Ciri-ciri </span></span></strong><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">produk</span></span></strong><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN"> yang mengandung formalin</span></span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">MIE BASAH :</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar (25oC) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10oC)</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Bau agak menyengat, bau formalin</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Tidak lengket dan mie lebih mengkilap dibandingkan mie normal </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span> </span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">TAHU :</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar (25oC) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10oC)</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Tahu terlampau keras, namun tidak padat</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bau agak mengengat, bau formalin (dengan kandungan formalin 0.5-1ppm)</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">BASO :</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Tidak rusak sampai 5 hari pada suhu kamar (25oC) </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Teksturnya sangat kenyal</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">IKAN SEGAR :</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar (25oC) </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Warna insang merah tua dan tidak cemerlang, bukan merah segar<span>  </span>dan warna daging<span>  </span>ikan putih bersih</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="SV"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Bau menyengat</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">, bau formalin </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">IKAN ASIN :</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar (25oC)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Bersih cerah</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Tidak berbau khas ikan asin</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Tindak lanjut yang telah dilakukan Badan POM RI sehubungan dengan temuan tersebut adalah sebagai berikut ini.</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="IN"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Terhadap produk pangan olahan yang mengandung formalin, maka produsen yang bersangkutan harus melakukan hal-hal<span>  </span>sebagai berikut :</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="IN"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Penarikan produk berformalin tersebut dari peredaran untuk diamankan</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="IN"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Terhadap produk yang telah diamankan dilakukan pemusnahan</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="SV"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Terhadap 8 produsen mie basah telah ditindaklanjuti dengan tindakan pro justisia (proses pengadilan) dan hukuman yang diberikan adalah denda 350-500 ribu subs 4 hari-1 bulan kurungan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="SV"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Untuk produk pangan olahan hasil industri rumah tangga, Balai besar/balai POM bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat melakukan pembinaan dan produknya dimusnahkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"><span>•<span style="font:7pt &#34;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Untuk ikan segar dan hasil laut, Badan POM RI mengirim surat<span>  </span>kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan setempat, dengan tembusan kepada Dirjen PK2P serta Dirjen Perikanan Tangkap, Departemen Kelautan dan Perikanan Jakarta. Dengan demikian tindak lanjutnya dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Setempat.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sumber : File dari Tim Sosialisasi Badan POM RI yang dilaksanakan di Kolaka</span></strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[APAKAH AMANDEL HARUS DIOPERASI ?]]></title>
<link>http://yusufjie.wordpress.com/?p=144</link>
<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 05:14:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>yusufjie</dc:creator>
<guid>http://yusufjie.id.wordpress.com/2008/09/13/apakah-amandel-harus-dioperasi/</guid>
<description><![CDATA[March 1, 2008 by d132a 
Banyak saya mendapat pertanyaan seperti ini, ada beberapa hal yang perlu dil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="post-info" style="margin:auto 0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">March 1, 2008 by <a title="Posts by d132a" href="http://d132a.wordpress.com/author/d132a/"><span style="color:#000000;">d132a</span></a> </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Banyak saya mendapat pertanyaan seperti ini, ada beberapa hal yang perlu diluruskan mengenai operasi amandel, karena banyak berita dari mulut ke mulut yang tidak sepenuhnya benar, seperti apabila amandel diangkat bisa menyebabkan kebodohan.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Amandel (dalam bahasa medis disebut tonsil) adalah kelenjar di dalam rongga mulut bagian dalam yang letaknya di kiri dan kanan, umumnya sebesar kelereng.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Fungsinya membantu pertahanan tubuh bagi anak-anak di bawah usia 6 tahun melawan penyakit. Mulai anak usia 6 tahun ke atas fungsi amandel akan digantikan oleh pertahanan tubuh yang lain.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Dengan bertambahnya usia seharusnya amandel tersebut akan mengecil dengan sendirinya, kecuali apabila sering terjadi infeksi/peradangan seperti batuk pilek dan adanya faktor alergi pada badan, amandel akan bertambah besar.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Amandel yang harus dioperasi apabila terjadi infeksi yang berulang pada tenggorok (seperti batuk pilek) umumnya lebih dari 6 kali dalam setahun terakhir, karena apabila dibiarkan justru akan berbahaya karena infeksi dapat menjalar ke paru-paru dan jantung.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Juga apabila ada sumbatan jalan nafas, seperti mengorok yang berat pada saat tidur, dimana kadang-kadang dapat menyebabkan berhenti bernafas akibat sumbatan amandel yang besar. Hal ini tidak boleh dibiarkan terlalu sering berulang karena akan dapat mengakibatkan gangguan oksigen ke otak karena sumbatan nafas tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Jadi apabila amandel itu memang mengganggu barulah dianjurkan untuk diangkat.</span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Sumber : http://d132a.wordpress.com/</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;"> </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA]]></title>
<link>http://yusufjie.wordpress.com/?p=141</link>
<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 01:57:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>yusufjie</dc:creator>
<guid>http://yusufjie.id.wordpress.com/2008/09/13/sosialisasi-bahaya-narkoba/</guid>
<description><![CDATA[OLEH : Drs.H. M. SYAHRUDDIN, Apt
KA. SUBDIN  FARMASI DAN MAKANAN MINUMAN 
RAHA, 15 JULI 2006
 
PEN]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">OLEH : Drs.H. M. SYAHRUDDIN, Apt</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">KA. SUBDIN<span>  </span>FARMASI DAN MAKANAN MINUMAN </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">RAHA, 15 JULI 2006</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">PENDAHULUAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Narkotika, Psikotropika dan bahan adiktif lainnya<span>  </span>(Narkoba), dalam satu sisi sangat bermanfaat untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan ilmu pengetahuan. Namun disisi lain sangat berbahaya apabila disalahgunakan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dewasa ini justru pada sisi penyalahgunaan Narkoba yang menunjukkan perkembangan sangat menghawatirkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dampak yang ditimbulkan akibat peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba terbukti sangat merugikan ditinjau dari segala aspek seperti kesehatan, sosial, ekonomi dan keamanan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Apabila tidak ada upaya-upaya pencegahan yang efektif dan berkelanjutan dapat menjadikan bangsa ini kehilangan generasi (Lost Generation).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Perlu penanganan masalah Narkoba secara komprehensif dan multidisipliner.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> <!--more--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Menurut undang-undang :</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Narkoba adalah Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya serta bahan berbahaya.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">I. Pengertian Narkotika menurut UU No 22 tahun 1997<span>  </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis<span>  </span>yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">3 Golongan Narkotika :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>n<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Golongan I :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Heroin (Putau), Ganja (Cimeng), dan Kokain. (Tidak digunakan dalam <span>  </span>bidang kesehatan)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>n<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Golongan II :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Morfin dan Phetidin</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>n<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Golongan III :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Codein dan Doveri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">II. Pengertian Psikotropika menurut UU No. 5 tahun 1997 </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Zat atau obat, alamiah maupun sintetis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">4 Golongan Psikotropika :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Golongan I : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>MDMA (ekstasi), Meskalin dan Lysergida</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Golongan II :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>Amphetamin, Metamphetamin &#38; Secobarbital.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Golongan III :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>Amobarbital, Pentazolin &#38; Siklobarbital. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Golongan IV :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>Nirazepam, Diazepam dan Klordiasepoksid.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">III. Pengertian Zat Adiktif Lainnya menurut Keppres No. 3 tahun 1997</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bahan/Zat yang berpengaruh psikoaktif selain yang disebut Narkotika dan Psikotropika, meliputi :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>1. Alkohol</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>2. Tembakau</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>3. Kafein</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>4. Diperjual belikan secara bebas (Lem, Tinner, Rokok dan lain-lain).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">1. Alkohol</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>u<span style="font-family:&#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mengandung etanol (etil alkohol), menekan susunan syaraf pusat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>u<span style="font-family:&#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Merupakan gaya hidup atau bagian dari budaya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">3 Golongan Minuman Beralkohol :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>n<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">A : etanol 1-5%, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>                   </span>(Bir)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>n<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">B : etanol 5-20%, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>                   </span>(Jenis-jenis minuman anggur<em>)<span>  </span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>n<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">C : etanol 20-45%, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>                   </span>(Wiski, Vodka, TKW, Manson House, Johny Walker, Kamput)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jenis – Jenis Alkohol lain :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>n<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Metanol :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Spiritus (desinfektan, zat pelarut/pembersih) Jika disalahgunakan dapat berakibat fatal walaupun dalam konsentrasi rendah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>n<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Inhalansia (gas yang dihirup), Solven (zat pelarut):</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Mudah menguap, senyawa organik (benzil alkohol), terdapat pada barang keperluan rumah tangga, kantor, pelumas mesin dan sering</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>disalahgunakan. Seperti : Lem, tiner, penghapus, bensin dll.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">2. Tembakau</span></strong></p>
<ul style="margin-top:0;" type="square">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pemakaiannya sangat luas di masyarakat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kadar Nikotin per Batang rokok yang<span>  </span>diserap oleh tubuh<span>  </span>1 – 3 mg</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dosis letal : 60 mg nikotin sekali pakai</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pemakaian rokok dan alkohol pada remaja merupakan pintu masuk penyalahgunaan Napza.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">3. Kafein</span></strong></p>
<ul style="margin-top:0;" type="square">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Zat stimulansia</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dapat menimbulkan ketergantungan jika dikonsumsi melebihi 100 mg/hari atau lebih dari 2 cangkir kopi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ketergantungan psikologis</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Minuman energi sering kali menambahkan kafein dalam komposisinya.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">IV. Pengaruh dan Akibat Penyalahgunaan Narkoba</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Efek terhadap perilaku :<strong></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">1. Golongan depresan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Mengurangi aktifitas fungsional tubuh</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Merasa tenang, pendiam, tidur dan tidak sadarkan diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Opioida (morfin, heroin/putaw, kodein)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Sedatif (penenang)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Hipnotik (obat tidur)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Tranquilizer (anti cemas)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>          </span>- Alkohol dalam dosis rendah, dll.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">2. Golongan Stimulan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>    </span>- Merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>    </span>- Menjadi aktif, segar dan bersemangat.<br />
<span>     </span><span>  </span>Contoh : Kokain, Amfetamin (shabu, ekstasi), kefein.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">3. Golongan Halusinogen<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>    </span>- Menimbulkan efek halusinasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>    </span>- Tidak digunakan dalam terapi medis</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>    </span>- Golongan ini termasuk Kanabis (ganja), LSD, Mescalin, Pensiklidin (PCP)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>    </span>- Berbagai jenis jamur</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Efek terhadap susunan syaraf pusat :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Gangguan daya ingat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Gangguan perhatian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Gangguan perasaan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Gangguan persepsi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Gangguan kendali diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">INTOKSIKASI NARKOBA</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">1.<span>   </span>Golongan Depresan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bicara cadel, jalan sempoyongan, lamban, euporia, apatis, mengantuk, kurang perhatian dan daya ingat terganggu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">2.<span>   </span>Golongan Stimulan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Denyut nadi cepat, tekanan darah naik, mual, muntah, cenderng berkelahi, mulut kering, tak bisa diam, radang berkerut, gemetar dan bola mata bergerak-gerak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">3.<span>    </span>Golongan Kanabis</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Perasaan melambung, perubahan proses berpikir, bicara cepat/sulit berbicara, percaya diri meningkat, halusinasi, konsentrasi menurun, mual, diare, haus, perasaan berat serta kepala pusing.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">AKIBAT KELEBIHAN DOSIS</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20pt;margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>o<span style="font-family:&#34;">        </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Golongan Depresan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Penekanan sistem pernafasan sehingga<span>  </span>berakibat kematian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20pt;margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>o<span style="font-family:&#34;">        </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Golongan Stimulan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Pembuluh darah diotak pecah sehingga<span>  </span>menimbulkan kematian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">SINDROM KETERGANTUNGAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20pt;margin:0 0 0 20pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:&#34;">           </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ketergantungan fisik</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>    </span>- Toleransi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>   </span><span>   </span>Gejala : Menguap, bersin, beringus, berkeringat, gemetar, nafas cepat dll.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-36pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>§<span style="font-family:&#34;">           </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ketergantungan Psikologis</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Adanya dorongan yang tak tertahankan untuk menggunakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">KO-MORBILITAS/KOMPLIKASI PADA PENYALAHGUNA NAPZA</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ada</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> 3 jenis Ko-Morbilitas yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>1.<span style="font-family:&#34;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ko-Morbilitas Psikiatrik </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Gangguan tidur, gangguan fungsi seksual, cemas, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span><span>  </span>depresi berat (keadaan ini dijumpai pada penyalahguna </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span><span>  </span>heroin/putaw).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Paranoid, psikosis, depresi berat, mania, agitasi, cemas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span><span>  </span>(dijumpai pada penyalahguna ekstasi, shabu dan kokain)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Gangguan psikotrik, cemas, kehilangan motivasi, acuh </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span><span>  </span>tak acuh, dan gangguan daya ingat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span><span>  </span>(dijumpai pada penyalahguna Ganja)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Depresi, cemas sampai panik dan paranoid.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span><span>  </span>(dijumpai pada penyalahguna alkohol dan sedatif – hipnotika)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">2.<span>  </span>Ko-Morbilitas atau Komplikasi Medik</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>Akibat yg ditimbulkan pd organ tubuh :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>a. Opiat (heroin/putaw); </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Paru-paru : Bronkopneumonia, edema paru.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Jantung : Endokarditis</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Hepar : Hepatitis (ditularkan melalui jarum suntik) </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Kemandulan/Impoten pada laki-laki</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Kelainan kulit</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Pd pengguna suntikan biasanya sering menggunakan<span>  </span>baju lengan panjang <span>        </span><span>          </span>untuk menutupi bekas sikatrik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Pada Bumil (Ibu, Janin)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>b. Kanabis (Ganja, gelek, cimeng)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Menurunkan daya tahan tubuh, memperburuk </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>       </span>aliran<span>  </span>pembuluh darah jantung, perubahan dan atropi sel otak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>c. Kokain</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>   </span>- Bisa terjadi Aritmia jantung, ulkus pd lambung, kerusakan paru, anemia dan <span>       </span><span>          </span>malnutrisi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>d. Alkohol</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Tukak lambung, pendarahan usus, kanker hati, sirosis<span>  </span>hepatitis dan kanker</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>        </span>hati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>e. Stimulansia (Ampetamin, ekstasi,<span>  </span>shabudan inex)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Terjadi pendarahan intra kranial, denyut jantung tidak teratur, malnutrisi, <span>                   </span>anemia, dan gangguan jiwa seperti depresi berat paranoid dll.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>f. Inhalansia (lem, tiner)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Terjadi Toksis pd hepar, otak, paru, jantung dan ginjal, cepat lelah serta <span>          </span>kulit membiru.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>3. Co-Morbilitas Sosial/Dampak Sosial</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>Dampak sosial terjadi akibat ketergantungan terhadap zat tersebut dan <span>     </span>akibat dari pengedar atau “bandar” yang mencari keuntungan dengan <span>         </span>mengorbankan masyarakat luas serta pengaruh dari mafia-mafia narkotik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">DAMPAK SOSIAL :</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">1. Lingkungan keluarga</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Suasana nyaman dan tentram dalam keluarga terganggu karena sering <span>                       </span>terjadi pertengkaran, marah, mudah tersinggung, barang berharga sering <span>                  </span>hilang, anak suka berbohong,mencuri, menipu, dll.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">2. Lingkungan Sekolah </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Merusak disiplin dan motivasi belajar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Meningkatnya tindak kenakalan, membolos dan putus sekolah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Mempengaruhi peningkatan penyalahguna diantara sesama teman </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span><span>  </span>kelompok sebaya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">3. Lingkungan Masyarakat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Terciptanya pasar gelap antara pengedar dan bandar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Pengedar sering menggunakan perantara remaja</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Meningkatnya kejahatan di masyarakat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>     </span>- Meningkatnya kecelakaan lalulintas dll.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">PENUTUP</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>n<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Narkoba adalah<span>  </span>zat yang bekerja pada otak sehingga dapat menimbulkan perubahan pikiran, perasaan dan tingkah laku sehingga dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>n<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Penyalahguna Narkoba harus dapat dipelajari kasus demi kasus. Faktor individu, keluarga dan pergaulan tidak selalu sama besarnya dalam menyebabkan seseorang menyalahgunakan Narkoba.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span>n<span style="font-family:&#34;">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Untuk menegakkan diagnosa ketergantungan narkoba ditentukan oleh adanya gejala, tanda klinis, hasil pemeriksaan fisik, laporan pihak ketiga, penemuan zat dan barang/alat yg digunakan serta pemeriksaan laboratorium sebagai penunjang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sumber : File dari Tim Sosialisasi Badan POM RI yang dilaksanakan di Kolaka.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 50pt;"> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kulit Apel Dapat Mencegah Kanker]]></title>
<link>http://komplit.wordpress.com/?p=364</link>
<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 03:55:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>Wayne</dc:creator>
<guid>http://komplit.id.wordpress.com/2008/09/11/kulit-apel-dapat-mencegah-kanker/</guid>
<description><![CDATA[Para periset Institute of Comparative and Environmental Toxicology Cornell University, Amerika, mene]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Para periset Institute of Comparative and Environmental Toxicology Cornell University, Amerika, menemukan belasan senyawa di dalam kulit apel yang dapat menghambat atau membunuh sel-sel kanker di dalam kultur laboratorium. Beberapa senyawa ditemukan mempunyai aktivitas antikanker di dalam seluruh apel.</p>
<p>Para ahli menduga, anjuran makan berbagai jenis buah dan sayuran 5 sampai 12 saji per hari dapat menurunkan resiko penyakit kronik, termasuk kanker. Juga dapat memenuhi kebutuhan untuk kesehatan optimum.<a href="http://komplit.files.wordpress.com/2008/09/apple1.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-365" title="apple1" src="http://komplit.wordpress.com/files/2008/09/apple1.jpg" alt="" width="145" height="96" /></a></p>
<p>Dalam studi, para periset menganalisa senyawa-senyawa secara tersendiri, mengenali struktur senyawa yang menjanjikan dan mengujikan senyawa murni pada pertumbuhan sel kanker di laboratorium.</p>
<p>Berdasarkan hasil analisa, para ahli menyimpulkan, triterpenoids, sejenis molekul larut lemak yang secara alamiah terdapat di dalam kulit apel, melakukan banyak tugas anti kanker. Hasil studi diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry.</p>
<p>(Sumber: Tabloid Aura)</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
