<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>angin-lalu &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/angin-lalu/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "angin-lalu"</description>
	<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 19:50:43 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[racunista]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=371</link>
<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 07:47:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=371</guid>
<description><![CDATA[Saya mulai keracunan sesuatu yang nista. Cerpenista. Sekali nyemplung, rasanya ga pengen brenti. Pad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mulai keracunan sesuatu yang nista. <a href="http://hermansaksono.com/cerpenista/">Cerpenista</a>. Sekali nyemplung, rasanya ga pengen brenti. Padahal waktu awal2, ketika <a href="http://hermansaksono.com">Momon</a> cerita soal cerpenista, ketika isinya baru satu dua judul, saya tidak begitu peduli. Bukan tak tertarik, tapi takut ga sempet.</p>
<p>Tapi dari hari ke hari, saat menyaksikan <a title="duo ndoro ndobos" href="http:///">dua tetua</a> <span style="text-decoration:line-through;">adat</span> blog bagai tak terkendali <span style="text-decoration:line-through;">curhat-curhatnya</span> sepak terjangnya di sana, saya jadi gemes pengen nimbrung. Melamarlah saya ke Momonista, eh, Hermanista, eh, Herman Saksono, maap. Begitu bisa login, saya lepas kontrol, lalu keracunan.</p>
<p>Di sela kesibukan, halah..., selalu saja saya mengklik salah satu cerpenista, ikut nyumbang satu dua kalimat. Jam pulang tiba, saya tak bergeming. Terlalu asik mengikuti jalan cerita yang mulai nista. Ah, cerpenista kini jadi racunista.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[waktu]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=366</link>
<pubDate>Tue, 08 Jul 2008 12:12:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=366</guid>
<description><![CDATA[masih seperti kemarin2. menyiasati waktu agar ia tak berkhianat pada kita. pertama hanya 12 jam, seb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>masih seperti kemarin2. menyiasati waktu agar ia tak berkhianat pada kita. pertama hanya 12 jam, sebagian besar berisi lelap lelah. lalu pagi datang, tawar menawar waktu disertai cemberutan, dan sukses menambah 120 menit, lagi-lagi sebagian besar dalam lelap.<br />
berikutnya, kau tertahan sesuatu. hanya tersisa enam jam buat kita. membuatku tak bisa memejamkan mata. menghitung saat 360 menit mengakhiri dekapmu. kali ini tak boleh ada rengekan, harus berakhir. lalu enam jam berikutnya kutemukan celah. lalu bersua lagi, tak sampai 60 menit.<br />
waktu...tak pernah bermurah hati. seharusnya kita mengaturnya lebih cermat kali lain.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[telpon serem]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=360</link>
<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 07:00:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=360</guid>
<description><![CDATA[Suatu hari di angkot, dua anak SMA berbagi cerita. Dan gw nguping. Salah satu dari mereka bercerita,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari di angkot, dua anak SMA berbagi cerita. Dan gw nguping. Salah satu dari mereka bercerita, akhir2 ini sering mendapat telpon malem2 tapi ga begitu jelas siapa penelpon itu. Suaranya pun ga jelas, hanya merintih2 minta tolong. Agak2 horor gitu deh. Terus2an mendapat telpon seperti itu, si siswi yang hanya tinggal berdua dengan kakaknya, akhirnya memberanikan diri menjawab panggilan minta tolong itu.</p>
<p><em><strong>Penelpon ga jelas</strong> : tolong, mbak mau nolongin saya...?</em> [dengan suara gemeteran]<br />
<strong>Siswi A</strong>: [ikut gemeteran] : mau ditolongin apa? kamu siapa?<br />
<em><strong>Penelpon ga jelas</strong>: tolong mbak, tolongin saya...</em><br />
<strong>Siswi A</strong>: Iya, mau ditolong apa?<br />
<em><strong>Penelpon ga jelas</strong>: Tolong mbak, lepasin tali pocong saya</em></p>
<p>Siswi A lalu menjerit dan melempar handphonenya. Lalu dia membangunkan kakaknya. Berdua, mereka memberanikan diri menjawab telpon ketika penelpon ga jelas itu kembali menghubungi.</p>
<p><em><strong>Penelpon ga jelas</strong>: Tolongin saya, Mbak, lepasin tali pocongnya</em><br />
<strong>Kakak Siswi A</strong>: Kenapa mau dilepasin?<br />
<em><strong>Penelpon ga jelas</strong>: Terlalu kenceng ikatannya, Mbak. Tolongin saya, lepasin tali pocongnya</em><br />
<strong>Kakak Siswi A</strong>: Hah? Jangan main-main kamu. Mungkin ukurannya S, jadi kekecilan<br />
<em><strong>Penelpon ga jelas</strong>: Iya, Mbak. Makanya tolong dilepasin tali pocongnya...<br />
</em><br />
Tanpa sadar keduanya meladeni telpon tengah malem stengah serem stengah sarap itu sambil terkikik2 dan akhirnya si penelpon ga jelas pun jadi ikut ngakak. Mendengar itu, gw ikutan ketawa tapi begitu nyampe rumah jadi serem sendiri dengan dering hp gw. Sialnya, itu malem Jumat dan gw sendirian di rumah. :p</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[[sok]sibuk]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=350</link>
<pubDate>Wed, 28 May 2008 06:18:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=350</guid>
<description><![CDATA[ke[sok]sibukan menjauhkanku dari segalanya. dari semua orang, dari semua hal. aku capek
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>ke[sok]sibukan menjauhkanku dari segalanya. dari semua orang, dari semua hal. aku capek</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[bahagia]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=348</link>
<pubDate>Sat, 24 May 2008 09:21:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=348</guid>
<description><![CDATA[Orang-orang yang katanya sangat bahagia, sesungguhnya tidak memiliki segalanya. Mereka hanya memanfa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Orang-orang yang katanya sangat bahagia, sesungguhnya tidak memiliki segalanya. Mereka hanya memanfaatkan apa yang ada pada mereka dengan sebaik-baiknya. Kalo saja gw lebih peka, mungkin saat ini gw udah merasa menjadi orang paling bahagia di dunia. Karena, konon segala apa yang ada pada kita dari Tuhan, adalah untuk memberi kebahagiaan sejati. Tapi gw lebih banyak tidak bersyukur pada apapun. Padahal gw udah punya semuanya. Termasuk kamu. Eh? :p</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[perubahan]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=343</link>
<pubDate>Fri, 16 May 2008 13:08:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=343</guid>
<description><![CDATA[ini bukan soal pesimis, bukan pula ingin membunuh asa. tapi belajar dari pengalaman, jangan memupuk ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>ini bukan soal pesimis, bukan pula ingin membunuh asa. tapi belajar dari pengalaman, jangan memupuk harapan terlalu tinggi, karena yang abadi adalah perubahan. dia atau kita mungkin telah berubah. bukan lagi manusia yang sama dengan kemarin. bukan lagi si anak manis. bukan lagi si idealis. militansi takkan pernah sama lagi. patron pun telah bergeser. meski sampai berbusa-busa mengoceh tentang objektifitas, penghapusan stigma masa lalu, jangan ditelan mentah2. ingat, setiap orang berubah. dan memang hanya perubahan yang abadi.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[nyaris]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=337</link>
<pubDate>Sun, 04 May 2008 11:34:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=337</guid>
<description><![CDATA[aaaaahhh&#8230;kenapa di sana ga ada signal sih? kangen tau! dua malam-tiga hari tak bisa mendengarm]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>aaaaahhh...kenapa di sana ga ada signal sih? kangen tau! dua malam-tiga hari tak bisa mendengarmu, kau tau seperti apa rasanya? nyaris gila!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Andrea Hirata]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=332</link>
<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 08:46:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=332</guid>
<description><![CDATA[Pekan lalu saya mendengar kabar Andrea Hirata akan datang ke Balikpapan. Gw konfirmasi via sms, kata]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pekan lalu saya mendengar kabar <a href="http://senandung.wordpress.com/2008/01/26/kesan-2/">Andrea Hirata</a> akan datang ke Balikpapan. Gw konfirmasi via sms, katanya bener. Gw sempet ngisengin soal <a href="http://aboutlindachristanty.wordpress.com/">Mbak Linda Christanty</a> yang juga kebetulan lagi di Balikpapan bareng <a href="http://andreasharsono.blogspot.com/">Mas Andreas Harsono</a> yang menggelar workshop Jurnalisme Sastrawi. Tapi ga ditanggepin ma dia, hehehe.</p>
<p>Andrea dijadwalkan jadi pembicara di Telkom siangnya, dan malamnya di Gramedia. Sore2 dia sms: "<em>Nanti ke Gramedia Balikpapan ya, jam 7</em>". Gw ga janji datang, cuma menjawab Insya Allah, soalnya di kantor lagi dipenuhi big-bos, ada pergantian kekuasaan. Tapi Di sela2 'ketegangan kantor' akhirnya gw bisa bolos ke Gramedia, sambil bawa buku2 buat ditandatangani. Gramedia cuma memberi kesempatan 10 menit bertemu sebelum dia naik panggung.</p>
<p>Ga menunggu lama, dia datang. Dia bilang, "<em>Eh, Yati, akhirnya kita ketemu juga ya</em>!" Dia ngajak duduk dan ngobrol. Gw dan 4 temen lainnya langsung nyodorin buku. "<em>Haduh, akhirnya baru ketemu skarang ya, Yat</em>," katanya, diulang lagi. Ngobrol lagi. Lalu 10 menit berakhir. Kami balik ke kantor dan Andrea memulai acaranya.</p>
<p>Esok pagi, Andrea sms ngomentarin tulisan. Katanya memukau [mungkin menyesuaikan dengan judul tulisan :p] tapi gw bilang itu bukan tulisan gw. Sebenernya gw kesel karena ada beberapa hal yang lupa gw tanyain. Meski sering imel2an dan sms-an tapi gw mo nanyain soal khusus saat ketemu langsung. Terpaksa pertanyaan itu akhirnya gw layangkan via sms juga. Andrea janji akan menjawabnya di imel, kalo inget :p. Tapi ada hal yang lebih ngeselin! Ternyata dia berkunjung ke tetangga kami tapi tidak ke kami. Huh!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[kepribadian]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=326</link>
<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 03:05:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=326</guid>
<description><![CDATA[Abis baca ini kemarin, jadi tertarik untuk tau gimana kepribadian gw sebenernya. Untung ada matahari]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Abis <a href="http://ndorokakung.com/2008/04/16/kepribadian-pecas-ndahe/#more-716">baca ini</a> kemarin, jadi tertarik untuk tau gimana kepribadian gw sebenernya. Untung ada <a href="http://matahari-ku">matahari</a> yang bantuin, karena gw masih bingung ma postingan <a href="http://ndorokakung.com/2008/04/16/kepribadian-pecas-ndahe/#more-716">ndoro itu</a>. Pertama, ikuti <a href="http://www.personalitytype.com/quiz.html">kuisnya</a> dulu. Lalu, hasilnya menyatakan, kepribadian gw INFJ. Orang2 INFJ katanya, typenya kek gini: <em>creative, original, and independent; thoughtful, warm, and sensitive; global thinkers with great passion for their unique vision; cautious, deliberate, and planful; organized, productive, and decisive; reserved and polite. The most important thing to INFJs is their ideas, and being faithful to their vision</em>. :p Wew....bener ga seh?</p>
<p>Selanjutnya, ya baca penjelasan lainnya. Orang kayak gw, katanya banyak berkarier sebagai: <em><strong>Special education teacher</strong>, Alcohol and drug addiction counselor, Universal design architect, Holistic health practitioner, Diversity manager/trainer, Speech/language pathologist, Career counselor, Environmental attorney, Director of religious education, <strong>Therapist</strong>, <strong>Editor</strong> / art director (web sites), <strong>Writer</strong>, <strong>Mediator</strong> / conflict resolver, Planned giving officer, Religious educator</em>. Hmm...apa itu berarti, gw udah cocok di sini? Nah lho, ditagih ma matahari, kapan nulis buku? Ya ya ya...tar kalo ada ide :p [yang dibold...sedang dijalani dan menarik untuk ditekuni]</p>
<p>Trus... How to Love an INFJ kek gw? Nih!<br />
* Appreciate my unique vision and many creative ideas<br />
* Respect my deeply held beliefs and values<br />
* Share your feelings and express your opinions<br />
* Give me time alone to pursue my interests and passions in depth<br />
* Try to keep our home orderly<br />
* Above all - trust my inspiration and encourage me to make my dreams come true</p>
<p>Trus..., What works with INFJs?<br />
* respect their need for privacy, quiet, and time alone to play, think, or dream<br />
* express your love in little, thoughtful ways like love notes; talk one to one<br />
* ask for their input and ideas ahead of time; include them in decision making</p>
<p>How to Spot INFJs:<br />
* reserved, proper, and cautious at first<br />
* creative, visionary, and complex<br />
* decisive with strong convictions and values<br />
* thoughtful, figurative language<br />
Tips for Communicating with INFJs:<br />
* Present your idea in terms of your vision with an emphasis on the larger goals<br />
* Appeal to their creativity<br />
* Expect a careful consideration and then an in-depth discussion of ideas</p>
<p>Jelas banget kan, gw orang yang seperti apa? Tapi sebenernya ada satu kata yang bisa menggambarkan gw secara keseluruhan: Moody! :p</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[blogger day]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=316</link>
<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 12:45:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=316</guid>
<description><![CDATA[Jumat lalu saya baca berita di Kompas tentang blogger day 2008 yang diselenggarakan oleh British Cou]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Jumat lalu saya baca berita di <a href="http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.28.17561059&#38;channel=1&#38;mn=1&#38;idx=1">Kompas tentang blogger day</a> 2008 yang diselenggarakan oleh British Council. Wah, ada nama <a href="http://ndorokakung.com">Ndorokakung</a>, <a href="http://radityadika.com">Radit Kambing</a>, dll. Eh, ada alamat imel pula, buat daftar. Katanya pesertanya dibatasi 100 orang. Dan saat itu, udah 80 blogger yang terdaftar. Iseng, cobain daftar aaah ... pengen liat gimana kalo <a href="http://ndorokakung.com">Ndoro</a> sepanggung ma<a href="http://blog.diansastrowardoyo.net"> Dian Sastro</a> :d</p>
<p>Eh, isengnya stengah, seriusnya stengah sih :p soalnya pengen ngetes juga, kalo misalnya gw cantumin kata "gw dari kaltim" yang kesannya anak kampung banget, ketrima ga ya? Tapi gw juga bilang kalo pas tanggal segitu gw akan berada di Jakarta untuk ikut acara lain yang salah satu penyelenggaranya juga adalah British Council.</p>
<p>Harapan gw kecil banget bakal lolos soalnya gw inget Pesta Blogger tahun lalu, sampe ratusan orang yang ikut dan puluhan yang ga bisa terdaftar. Yah, paling2 gw cuma setitik debu dari belantara padang pasir...hayah, apa seh?! :p</p>
<p>Nah, pas tadi pagi gw baca <a href="http://ndorokakung.com/2008/03/31/blogger-day-pecas-ndahe/">postingan Ndoro</a>, dengan sok yakin gw comment bakal ketemu di acara itu sama Ndoro. Tapi gw sama sekali ga inget soal imel itu. Malem2 bau inget :d. Cepet2 gw cek imel. Dan ada balesannya! Gw terdaftaaaarrr!!! Aduh...begimana ini??? Pas gw cocokin lagi jadwalnya, yah, keknya ga keburu deh kalo mo ikut acara itu :( Gimana dong, bisa dijual ga nih undangannya? Hihihi....! Eh, tapiii...gw juga ga punya laptop :( katanya ke sana harus bawa laptop. Mmm... <strike><a href="http://tikabanget.com">tika</a> mau ga ya</strike> ada yang mo tuker undangan ma laptop? huahahaha...</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[bolak-balik]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=312</link>
<pubDate>Sun, 23 Mar 2008 06:48:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=312</guid>
<description><![CDATA[dari kamis kemaren badan gw ga enak banget, meriang2, pegel, dll. tapi hari itu setelah ribut2 kecil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>dari kamis kemaren badan gw ga enak banget, meriang2, pegel, dll. tapi hari itu setelah ribut2 kecil, dan karena kesel banget, gw memaksakan diri jalan, ga ke dokter, pokoknya menyiksa diri, [hiii, masochist :p] meski sempet tidur lagi karena udah ga kuat nahan sakit.<br />
besoknya ga ngantor, ga kuat. besoknya dah lumayan 'sembuh'. jadi mulai lagi bandelnya. eh, malemnya, panas lagi dan ditambah dengan sakit tenggorokan. hari ini setelah agak enakan, gw ke kantor. lapeeer mulu, mungkin karena masa penyembuhan halah :p tapi minggu kantin tutup, jadi ga bisa makan macem2.<br />
sorean dikit....hmm...kok ga enak lagi nih badannya? capek ga sih bolak balik sakit2 mulu? :(</p>
<p><i>*postingnggapentingsamasekalitapidaripadanggaposting</i>*</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[desperate]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/?p=308</link>
<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 07:55:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/?p=308</guid>
<description><![CDATA[obrolan rada desperate
dia: eh ngomong2 soal Roy itu, gila aja uda 26 komentar. wah perlu juga nih b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>obrolan rada desperate</p>
<p><a href="http://setengahmateng.com">dia</a>: eh ngomong2 <a href="http://liemz.wordpress.com/2008/03/15/blogger-versus-roy-suryo/">soal Roy itu</a>, gila aja uda 26 komentar. wah <b>perlu</b> juga nih bikin <a href="http://liemz.wordpress.com/2008/03/15/blogger-versus-roy-suryo/">tulisan kyk begitu</a> <b>buat cari sensasi</b>. biar banyak yg ke blog guwah<br />
<i>gw: heh? oon ! ga usah. <b>ga usah ngerusak reputasi</b> kurang pengunjung dengan cara2 kek gitu</i></p>
<p><i></i>dia: harus dong.....seleb harus menempuh <b>segala cara supaya teteup jadi seleb</b><br />
<i>gw: gw dongg...kemana2 ngomong: "gw ga suka blog gw riuh" tapi tetep heran, <b>kok <a href="http://bergerak.blogspot.com">blog gw ga dikunjungi org</a></b> yak? buktinya commennya segitu2. jarang nyampe 10 komentar</i></p>
<p>dia: ya eyalah...isi blog lo kan <b>provokatip</b> abis gituh. tapi paling gak <b>di sotbox</b> masi banyak orang yg <b>bilang salut</b>. kalo gw sekarang jd susah posisinya. bokap yg uda ngebiayain domain ama yang laen2 trus2an nanya, "mana gah respon orang" trus gw liatin blog gw yg lama. dia bilang "ini bukannya blog gagah yg lama? Haaa jadi <b>buat apa papa keluarin duit buat blog</b> gagah yang baru" haaaaaaaaaaaaa. dan ternyata, dari traffic report terbukti pengunjung <a href="http://gagahput3ra.blogspot.com">blog gagahput3ra.blogspot.com</a> lebih banyak daripada <a href="http://setengahmateng.com">setengahmateng.com</a>. nah <a href="http://bergerak.blogspot.com">lu</a>, <a href="http://hermansaksono.blogspot.com">Momon</a>, <a href="http://anangku.blogspot.com">Anang</a>, <a href="http://tikabanget.com">Tika</a>, seleb blog semua tuh<br />
<i>gw: *ngakakngakak* hue? gw? ancur dunia. benci banget gw ada sebutan seleb</i></p>
<p>dia: heh  serius gw. temen gw bilang gini kemaren "Gah, lu tahu Yati gak?" "<a href="http://bergerak.blogspot.com">Yati yg punya<b> blog politik</b></a> itu lho". gara2 dia liat blog lu ada di link-an blog gw. trus dia bilang <b>salut</b><br />
<i>gw: kalo gw seleb....kok yang <b>comment dikit banget walopun udah berhari2</b> dipajang?</i></p>
<p>dia: <b>karena lu masi masang sotbox</b>. lu perhatiin deh. orang kyknya lebih milih nulis di sotbox daripada di comment<br />
<i>gw: apa harus gw <b>pindahin ke wordpress</b>? kalo banyak yg comment kan gw pasti rajin posting. tapiii... gw emang ga memenuhi syarat jadi seleb....<b>gw males banget blogwalking</b></i></p>
<p>dia: iya deh ntar gw aja <b>pura2 jd orang laen</b> comment disitu. nomor 1 : namanya Rizal, dia bakal comment "Pertamaaaxxxxx"<br />
<i>gw: asem! jangan dodol. <b>a***g banget</b> deh kalo gitu </i></p>
<p>dia: itu sih <b>rata2 blogger kan. yg tabrak lari</b>...yg penting komen dulu<br />
<i>gw: yg di senandung, pengunjungnya jauh lebih banyak. padahal <b>ngomong remehtemeh</b>. apa emang gitu ya selera pembaca di inet? <b>selera komentator</b></i></p>
<p>dia: gw sih gak tahu. gw soalnya apa aja dibaca. tp mungkin emang tulisan tuh musti yg bentuknya <b>pertanyaan ya. jd si komentator mau komen</b>. ah, tapi blog gw aja gak ada yg komen<br />
<i>gw: hmmm...<b>dan...berita duka</b>. minimal komen: ikut berduka</i></p>
<p>dia: oh iya, bener<br />
<i>gw: jadi? ayo kita rumuskan...lalu posting! judulnya: "kenapa blog gw pengunjungnya dikit"?</i></p>
<p>dia: kesian bener. gak ah, gw <b>anak SMA. bisa jadi bulan2an</b> kalo gw tulis gituan<br />
<i>gw: yah, dodol. ini kan postingan jawaban soal: trik dan tips meningkatkan jumlah pengunjung. atau <b>tips dan trik jadi seleblog</b></i></p>
<p>dia: yah itu sih lu aja yg nulis. "Yati's Guide To Become Seleb In The Blogosphere" kereeeen<br />
<i>gw: beuh....ga! dibilang org lebih suka berita duka. jadi judulnya harus: "kenapa sih blog gw pengunjungnya dikit?"</i></p>
<p>dia: halah...biar judulnya gitu gw komen gini aja deh "PErtaaaamaaxxxx" <b>biar dibilang bebal jg gpp </b></p>
<p><i>* catatan: semua yang cetak tebel, harus jadi perhatian kalo mo jadi seleb blog. zigghhh, ga penting banget!</i></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[konyol]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2008/03/11/konyol/</link>
<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 06:45:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2008/03/11/konyol/</guid>
<description><![CDATA[Saya sering sekali melakukan hal-hal konyol. Bertindak tanpa berpikir. Dan selalu menyesalinya kemud]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sering sekali melakukan hal-hal konyol. Bertindak tanpa berpikir. Dan selalu menyesalinya kemudian. Tapi mengulanginya lagi dilain waktu. Huff...padahal keledai saja mungkin tak akan terperosok lubang yang sama tiga empat kali. Tapi saya, sering! Hukuman apa yang pantas? Pengasingan?</p>
<p><i> *sedang didera mual2 dan pusing, huaaa...ga enak banget rasanya :(</i></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[revisi jadwal]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2008/03/07/revisi-jadwal/</link>
<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 07:07:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2008/03/07/revisi-jadwal/</guid>
<description><![CDATA[seperti ikut nyepi, hariku sepiii sekali. seperti sendirian di dunia ini meski di sekitarku banyak y]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>seperti ikut nyepi, hariku sepiii sekali. seperti sendirian di dunia ini meski di sekitarku banyak yang lalu lalang, banyak suara, banyak bunyi2an. mataku masih sembab, suaraku masih sedikit parau. aku baru bisa memejamkan mata saat matahari muncul sejenak tadi pagi sebelum gerimis membasuhnya. sepertinya aku kembali lagi pada hari2 seperti dulu. saat malamku menjadi siang dan siangku menjadi malam. memulai hari saat matahari telah condong ke barat. memulai ritual bulanan untuk selalu mengunjungi dokter. harus selalu ingat untuk mencekoki mulut dengan obat2an. memastikan butir2 mungil itu ada dalam tasku kemanapun aku pergi.<br />
tidak, aku tidak sedang mengeluh. aku hanya sedang menuliskan revisi jadwalku.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[biarkan saja]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2008/02/28/biarkan-saja/</link>
<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 12:13:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2008/02/28/biarkan-saja/</guid>
<description><![CDATA[banyak kekhawatiran. banyak kekecewaan. tapi saya ga boleh ikut campur. itu hidupnya, bukan hidupku.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>banyak kekhawatiran. banyak kekecewaan. tapi saya ga boleh ikut campur. itu hidupnya, bukan hidupku. dan saya bukan siapa2. jadi biarkan dia dengan keasyikan barunya, permainan barunya. toh kalau jatuh, dia pasti bisa bangun sendiri. udah biasa kok :) main lumpur bikin kotor? ah, nggak juga. malah bisa dibiayai negara, asal ceritanya hebat. kalo ga kotor kan ga belajar.</p>
<p>sudah, sudah...biarkan saja dia. usianya sudah diambang dewasa kok, walopun usia bukan patokan kedewasaan dan kesadaran. berharap saja suatu hari hatinya akan tersentuh saat tak sengaja melihat malaikat kecil sedang bermain petak umpet di pojok rumah yang telah dihuni sarang laba2.</p>
<p>sebenernya dia sudah bisa membedakan putih dan hitam, tapi dia suka berada di wilayah abu-abu itu. meski suram, katanya dia adem di sana karena adanya tersamarkan. udah, biarkan saja. saya memang cuma anak kecil yang tak tau apa2 dan tidak berhak atasnya.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[masih bermasalah]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2008/01/29/masih-bermasalah/</link>
<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 06:31:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2008/01/29/masih-bermasalah/</guid>
<description><![CDATA[Gw masih bermasalah dengan sensi. Belum ilang meski gw udah tidur [dan sekarang udah ngantuk lagi]. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Gw masih bermasalah dengan <a href="http://senandung.wordpress.com/2008/01/28/bungkam/">sensi</a>. Belum ilang meski gw udah tidur [dan sekarang udah ngantuk lagi]. Tapi gw juga ga mungkin nurutin <a href="http://senandung.wordpress.com/2008/01/28/bungkam/#comment-1441">nasehat <strike>iblisnya</strike> Miskan</a>. Gw bermasalah dengan hampir semua orang. Kalo bicara gw suka ga mikir dulu. Jadinya, gw kedengeran ketus, sinis, dan kasar buat orang lain, yang celakanya, di telinga gw dengernya datar aja. Yang bermasalah sebenernya, otak, telinga, atau mulut gw?</p>
<p><i>*) eh, ini ga boleh terlewatkan. gw mo bilang SELAMAT buat <a href="http://matahari-ku">my luv</a> atas kebahagiaannya hari ini. masih banyak waktu kok, say, buat <a href="http://rencanaindahpenuhrahasia.hahaha">agenda kita yang satu itu</a> :) miss u too, dear</i></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[janji-politisi]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2008/01/22/janji-politisi/</link>
<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 06:33:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2008/01/22/janji-politisi/</guid>
<description><![CDATA[Sejak akhir Desember lalu, sepertinya beban kerja gw tiba2 nambah. Penyebabnya, banyak libur, yang b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak akhir Desember lalu, sepertinya beban kerja gw tiba2 nambah. Penyebabnya, banyak libur, yang berarti banyak temen-temen yang cuti. Gw akhirnya kecapean, sampe<a href="http://senandung.wordpress.com/2008/01/12/ramalan/"> muncul gejala typus</a> itu. Dalam kondisi sibuk kala itu, gw terpaksa banyak berjanji. Nanti...nanti...nanti, gitu mulu jawaban gw ke orang2. Paling banyak janji nulis! Dan sampe sekarang belum terealisasi. Gw dah kayak politisi deh...tukang janji2...aaarrgghhh!!!</p>
<p>Janji nulis itu, antara lain ke http://mycityblogging.com/balikpapan, nulis soal2 pendidikan untuk sebuah website [God, ini pake deadline, karena biasanya ada bayarannya], nulis review buku buat milis Balikpapan-book-lover, trus nulis buat blog sendiri yang ada tiga biji [sokorin, blog kok banyak2]. Janji buat blog sendiri ini antara lain nulis soal perjalanan, cerita2 lokal Kalimantan <strike>Timur</strike>, dan soal sosok berkesan dalam hidup. Tulisan <a href="http://senandung.wordpress.com/2008/01/19/kesan-1/">sosok ini udah dimulai</a>, semoga gw bisa konsisten melanjutkannya pekan depan.</p>
<p>Ada lagi satu, berat nih, gw janji nulis buat blog yang akan dibuat <a href="http://hermansaksono.blogspot.com">Momon</a>. Bukan sekedar janji nulis, gw terikat soal moral. Hehehe...berat yak! Tunggu ya, <a href="http://hermansaksono.blogspot.com">Mon</a>, kapasitas otak gw keknya lagi butuh diinstal ulang nih :d dah berat banget jalannya. Banyak janji yang udah terlewati begitu saja, misalnya nulis essay dan puisi buat di buku kumpulan penulis lokal. Ah, lupakan itu!</p>
<p>Hei...nulis buat kerjaan di <a href="http://www.tribunkaltim.com">koran</a>? Aaaah, kacau gw, nih! Trus ngirim tulisan ke <a href="http://www.pantau.or.id">Pantau</a> juga! Ah...ini yang paling berat. Seharusnya gw udah menerapkan ilmu yang gw dapet dari pelatihan di <a href="http://www.pantau.or.id">Pantau</a>, tapi sampe sekarang gw belum nulis apa2. Manajemen waktu gw, bukan kacau, tapi....[ya ampun, gw baru nyadar sekarang], waktu gw habis di depan komputer, di <a href="http://www.tribunkaltim.com">KANTOR</a>. Sampe ga ada waktu buat diri sendiri dan janji2 itu??? Duh, maafkan, ini menyedihkan, sangat!</p>
<p>Baru inget lagi, gw lom ngecek kelengkapan tulisan soal pendidikan, foto-foto, janji bantuin ponakan gw yang mo bikin taman baca, janji nyariin film2 yang layak buat anak2 di taman baca temen gw, update berita di <a href="http://www.tribunkaltim.com">portal</a>....aaarrrggghhh, bisa tepar sebelum waktunya nih!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ramalan]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2008/01/12/ramalan/</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2008 15:09:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2008/01/12/ramalan/</guid>
<description><![CDATA[Dua hari lalu, nona ini ngasih tau kalo dia abis wawancara ma peramal. Dia lalu nanyain shio-ku dan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Dua hari lalu, <a href="http://desojombang.blogspot.com">nona ini</a> ngasih tau kalo dia abis wawancara ma peramal. Dia lalu nanyain shio-ku dan shio-nya <a href="http://dianlestariningsih.multiply.com">Dian</a>. Hasilnya, jelek banget. Masa gw diramalkan bakal sakit-sakitan, penyakit lama akan datang lagi dan tahun ini saya akan mengalami kesedihan. Ramalan shio Dian juga agak2 jelek gitu. Celakanya ramalan ini berlaku setahun! Matilah! Saya dan <a href="http://dianlestariningsih.multiply.com">Dian</a> bilang, mungkin sebaiknya kita nyari ramalan lain saja, yang lebih menyenangkan.</p>
<p>Soal ramalan, percaya ga percaya sih. Tapi ketika <a href="http://desojombang.blogspot.com">Marta</a> menceritakan ramalan itu, kondisi saya memang lagi bener2 ga sehat. Dan gejala2nya mengarah ke penyakit lama, typus. Zaman SMP sampe kuliah, saya pelanggan sakit itu. Hueksss...! Saya males ke dokter, soalnya udah hapal luar kepala omongan dokter. Saya minum ramuan obat herbal dan masih percaya akupuntur. Saya bosan dengan antibiotik yang rada2 udah ga mempan di badan saya.</p>
<p>Sebisanya saya memperbanyak istrahat karena obat penyakit ini adalah istrahat. Saya masih ngantor. Soalnya bingung juga kalo diem di rumah doang. Kalo udah bener2 ga berdaya, ya langsung opname aja. Kalo di rumah sakit, jelas ada yang ngurusin. Lha kalo gw sakit di rumah, apa ga makin parah? Ga mungkin banget gw ga banyak gerak karena apa2 mesti dikerjain sendiri.</p>
<p>Hmmm...kalo dah gini, baru kangen rumah :( Juga kangen dia banget [jangan sakit juga dong, say... sedih dengernya]. Eh iya, ini bukan sengaja bersamaan lho sakitnya sama <strike>Paman Gober</strike> Soeharto. Bosen ga sih liat berita dia mulu di tipi, koran, radio, internet....! <a href="http://bergerak.blogspot.com/2008/01/menunggu-kematian-paman-gober.html"><strike>Mending baca cerpennya aja!</strike></a> Bete kan dengerin kata2 pemaafan dari orang2 yang sama sekali ga disakiti sama dia. Heran! Nambah2in pikiran gw aja. Lho...?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[bocor]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2008/01/11/bocor/</link>
<pubDate>Fri, 11 Jan 2008 05:17:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2008/01/11/bocor/</guid>
<description><![CDATA[Berkali-kali saya mengalami ini&#8230;.
Nelfon ke nomer temen yang namanya tercatat di memori hp, ta]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Berkali-kali saya mengalami ini....<br />
Nelfon ke nomer temen yang namanya tercatat di memori hp, tapi yang menjawab orang lain. Kalo nelpon cowok, yang jawab cewek. Sebaliknya, orang yang saya telfon mengalami hal yang sama. Nomer yang tercatat sebagai penelfon di layar hp-nya adalah nama saya, tapi yang ngobrol ma dia, beda. Biasanya suara laki-laki.</p>
<p>Dua malam terakhir, saat telponan dengan <a href="http://terapikomik.blogdrive.com">si dokter tito</a>, selalu gitu kejadiannya. Saya nelfon, yang jawab perempuan. Walopun cuma berniat ngobrol2 dan ngeledekin dia di telpon, saya kuatir juga jadinya. Saya pikir telfonnya dipegang perempuan teman dekatnya. Apalagi pertanyaannya: "Kamu siapa? Kok mau bicara sama Tito? Tito itu siapa?" Lho? Mati saya, kalo sampe dilabrak lagi! :(</p>
<p>Ketika berhasil kembali ke jalur yang bener, Tito cerita kalo dia juga ngalamin gitu. Nama gw di layar hp dia, tapi yang ngobrol ma dia malah laki-laki. Saya cerita ke Tito kalo saya dan yayang saya sering banget mengalami itu. Ga jadi pacaran deh :p Akhirnya isi pembicaraan seperti ini:</p>
<blockquote><p>Saya: <i>Lho, itu siapa yang jawab telpon? Ga mungkin ibu kan?</i> (pertanyaan kedua, dalam hati doang)<br />
Yayang: Mana? Ga ada siapa-siapa di sini<br />
Yayang: Lha, yang tadi siapa yang make tlp kamu? Ada laki-laki ya di situ?<br />
Saya: <i>Lho, mana? Ga ada! Gw sendirian di sini</i></p></blockquote>
<p><b>Kami</b>: Huh, telkomsel bocor lagi nih! Kok sering banget yak? Operatornya tidur kali ya, jadi salah nyambungin nomer telpon. Atau kabelnya bocor kali :p Hmmm... atau pembicaraan kita lagi disadap intel? *GR mode on* Atau kita ganti nomer aja yaaa...</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[lucu]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2008/01/09/lucu/</link>
<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 05:58:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2008/01/09/lucu/</guid>
<description><![CDATA[Saya lupa sejak kapan saya punya kebiasaan itu. Rasa2nya sih, sejak SMA. Saya suka memberi kejutan d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Saya lupa sejak kapan saya punya kebiasaan itu. Rasa2nya sih, sejak SMA. Saya suka memberi kejutan dengan mengirim surat dan nelponin temen2, baik yang akrab maupun yang sama sekali ga akrab. Masih berlangsung sampai sekarang walaupun tidak sesering dulu.</p>
<p>Reaksi mereka, kebanyakan menyenangkan, bahkan mengharukan. Tapi ada juga yang tidak respek sama sekali. Bahkan yang menyakitkan juga ada. Tapi gpp, saya menganggapnya pelajaran hidup dalam menjalin pertemanan.</p>
<p>Yang tidak respek dan responnya menyakitkan, umumnya karena didahului oleh pikiran negatif terhadap saya. Kalo cowok, saya pasti dikira tergila-gila sama dia dan menganggap saya terlalu agresif dengan nelfon duluan. Kalau cewek, saya nggak tau pasti alasannya. Tapi gosip2 di kemudian hari, saya jadi tau, mereka menganggap saya aneh.</p>
<p>Mmmm...ada juga yang ketakutan dan menganggap saya seorang lesbian. Dia risih dengan sapaan saya di telfon yang menanyakan kabar dan kesehatannya. Sementara yang cowok, setelah puas dengan kesalahannya beranggapan cewek yang nelpon pasti naksir dia, selanjutnya dia nyebarin ke temen2nya bahwa saya naksir dia dan katanya saya sampe rela nelpon2in dia terus.</p>
<p>Awal2nya, saya cukup kesel, bahkan sakit hati. Batin saya, oalaaaah, GR sekali orang-orang ini. Apa salahnya sih saya menyapa dan menanyakan kabar?<br />
Lalu perasaan itu berkembang, menyalahkan diri sendiri. Mungkin saya memang aneh. Apa untungnya buat saya menyapa mereka?<br />
Dan sekarang, cukup jadi bahan tertawaan buat saya. Hidup itu, lucu!<br />
<i></i></p>
<p><i>*) coret2an ini udah cukup lama tersimpan di file. membacanya sekarang seperti membaca sebuah kalimat: "Gw orang yang kesepian...?" Oh, God!</i></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[sungguh]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2008/01/06/sungguh/</link>
<pubDate>Sun, 06 Jan 2008 10:04:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2008/01/06/sungguh/</guid>
<description><![CDATA[Akhir-akhir ini saya sepertinya terlalu sibuk ya? Waktu buatmu hanya sisa-sisa dari rasa letihku. Ak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini saya sepertinya terlalu sibuk ya? Waktu buatmu hanya sisa-sisa dari rasa letihku. Aku egois ya? Ayo, akuilah, katakan YA. Saya sibuk bersenang-senang, seperti tak mengingatmu. Bahkan tak menjawab sms dan telpon kamu.</p>
<p>Bukan, sayang...bukan sengaja. Entah kenapa, waktunya memang selalu tak pas. Saya seperti diuber2 ke(sok)sibukan dan agenda2 nostalgiaan mendadak.</p>
<p>Tapi sungguh, setiap detik saya merindukan kamu. Selalu!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bajaj dan Bus Harry Potter]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2007/12/27/bajaj-dan-bus-harry-potter/</link>
<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 12:52:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2007/12/27/bajaj-dan-bus-harry-potter/</guid>
<description><![CDATA[Dian mendekati bajaj yang baru saja menurunkan penumpang di bawah jembatan penyeberangan Atrium Sene]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Dian mendekati bajaj yang baru saja menurunkan penumpang di bawah jembatan penyeberangan Atrium Senen. "Ke Sarinah berapa, Pak?" tanyanya setengah berteriak.</p>
<p>Sopir bajaj menjawab, "Sepuluh ribu."</p>
<p>Dian melambaikan tangan pada saya dan <a href="http://desojombang.blogspot.com">Marta</a>, "Yuk, naik."</p>
<p>Saya ragu sebab mata kiri sopir bajaj itu seperti berselimut kabut. Putih. Sepertinya buta. Tapi di belakang kami, klakson kendaraan bersahut-sahutan, diiringi teriakan beberapa sopir meminta jalan. Saya akhirnya naik juga, disusul Marta, lalu Dian. Sopir bajaj langsung tancap gas dan kami terjengkang. Marta dan Dian senyum-senyum kecut, sementara saya berpegangan pada ban serep yang melekat di belakang kursi sopir.</p>
<p>Bajaj berusaha menyalip. Meski dilengkapi kaca spion, sopir menjulurkan kepala untuk melihat kendaraan dari belakang. "Wah, bener nih, matanya ga berfungsi," batin saya. Detik berikutnya, bajaj nyaris menabrak kijang silver. Bersamaan, kami menjerit sambil menumpukan tangan pada pembatas kursi sopir dan penumpang.</p>
<p>Setengah meter di sebelah kanan, sebuah bus akan menepi. Tangan kenek menghalau kendaraan, tak ada yang menggubris. Kenek bus akhirnya meloncat, tapi bajaj tetap menyalip dari sebelah kiri. Kami saling berpandang-pandangan dan duduk makin berdempetan.</p>
<p>"Haduh, kalau saja ini seperti bus Harry Potter yang bisa mengecil saat lewat jalan sempit," bisik saya pada Marta.</p>
<p>"Apa?" tanya Dian.</p>
<p>"Itu, lho, di film Harry Potter. Kan busnya bisa menyesuaikan dengan sempitnya jalanan," jelas Marta.</p>
<p>"Rasanya pengen cepet-cepet terbebas dari kardus berjalan ini," kata saya lagi sambil menggigit jari. Dian langsung menjepretkan kameranya ke arahku. Hasilnya agak gelap. Sisi kanan bajaj ditutupi triplek.</p>
<p>Bajaj terus meliuk-liuk di sela kendaraan lain. Tubuh kami oleng ke kiri dan kanan. Sopir bajaj seperti lupa ada kami di kursi belakang. "Kiri, baaaanggg," teriak kami. Setelah 20 menit akhirnya kami bisa menghirup udara dingin di Sarinah. *</p>
<p><em>*) konon, cerita seperti ini setiap hari terjadi di Jakarta. tapi tak pernah dituliskan. saya hanya mencoba mengumpulkan beberapa yang saya alami</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[maksa dejavu]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2007/12/15/maksa-dejavu/</link>
<pubDate>Sat, 15 Dec 2007 01:00:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2007/12/15/maksa-dejavu/</guid>
<description><![CDATA[Gw beruntung bertemu Martha selama di Jakarta. Juga dengan si nyonya meneer, putri solo yang super t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Gw beruntung bertemu Martha selama di Jakarta. Juga dengan si nyonya meneer, putri solo yang super tomboy itu. Mereka ga pernah mau membiarkan gw dalam kekalutan, dengan ngajakin gw...ngerjain PR :p. Kami akhirnya keliling Jakarta. Senin sore setelah kelas bubar, kami jalan kaki dari Kompas di Palmerah hingga Plaza Senayan. Yup, jalan kaki. Lalu Selasa kami keliling Glodok hingga Kota Tua pake ojek sepeda onthel. Sorenya batal ke TIM dan berteduh di Sarinah. Saat pulang ke kost di Kebayoran Lama, gw dan Martha nyasar 4 kali. Kami dalam keadaan capek dan bener2 kalut. Ga bisa mikir lagi. Belum nulis PR pula. Tak pernah tidur pula.</p>
<p>Kamis kemarin, Martha lagi2 dengan baiknya ngajakin gw ngerjain PR. Pertama gw nemenin ke Ambasador milih2 film. Lumayan pegel dan hasilnya dia pulang me<br />
bawa 30 lebih judul pilm :p. Lalu kami ke Gramedia Matraman. Setelahnya Martha ngajak gw ketemuan ma temen SMA-nya yang ternyata..., <a href="http://bangsari.blogspot.com">Ipul Bang Sari</a>! Ditambah bonus <a href="http://hadik.blogspot.com">Pitik</a> dan Omith (upsss...blognya mana yak?) Kami ketemuan di Sarinah. Pulang dari sana kami naik busway ke Gelora Bung Karno. Kami udah ujan2an sejak sore sepulang dari Gramedia. Makanya kami menggigil sepanjang Kopdar tadi, dan kini...kebelet pipis. Gw lalu membalas kebaikan2 Martha dengan ngajak dia mampir ke Hotel Atlet, Century Park.</p>
<p>"Jangan, ga usah," tolak Martha<br />
"Yeee...pengen pipis kan? Skalian kita pesen taksi sama orang hotel, lebih aman, tau!" gw stengah maksa.<br />
"Ga enaklah, jangan sinting, deh," Martha tetep nolak.<br />
"Yaelah, ga akan ketahuan kalo kita ga nginep di sana, sumpah," gw terus meyakinkan Martha.</p>
<p>Lalu kami berbelok ke halaman hotel, melewati pintu detektor, langsung ke WC. Di sana baru gw jelasin ke Marta, "Barusan gw maksa kamu dejavu. Tahun lalu, Desember, persis kek gini keadaannya. Jakarta ujan deres, gw baru datang dari Kaltim, jam segini juga, gw kebelet pipis, pas lagi nyeri haid juga, di hotel ini juga, di WC ini juga!"<br />
"Wakakakak....kamu sinting ya!" Dan kami ngakak gila dari balik bilik masing2.</p>
<p>Setelahnya kami keluar ke loby, mesen taksi. Ketika petugas hotel beramah tamah, gw ngajak Martha menjauh, takut ditanyain "Nginep di kamar berapa?". Untung taksinya udah datang. Kami pulang, sempet agak sesat juga jalannya, muter jauh, tapi untung kami naik blue bird. Upsss...udah capek kek gini, masuk angin, belum ngetik PR, dan tetep ga bisa tidur. Sampe subuh!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[kalah]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2007/11/16/kalah/</link>
<pubDate>Fri, 16 Nov 2007 07:59:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2007/11/16/kalah/</guid>
<description><![CDATA[ini pengakuan saya&#8230;
hari kemarin akan kucatat sebagai hari kekalahan perang
Perang melawan naf]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>ini pengakuan saya...<br />
hari kemarin akan kucatat sebagai hari kekalahan perang<br />
Perang melawan nafsu amarah<br />
dan hari ini adalah hari pemakaman<br />
kemarahan harus dikuburkan sebelum membusuk<br />
tapi ia tak pantas disertai tembakan salvo, tidak juga karangan bunga dan pertanyaan<br />
kecuali senyum<br />
tak perlu diiringi air mata, tidak juga barisan pelantun lagu kematian, pidato<br />
kecuali hening<br />
dalam peti mati, sisipkan saja biola dan sapu tangan<br />
dengan lengking dawainya biar kuiris sepi yang menjalari kami<br />
lalu kubasuh luka di sela bisikan jemari yang meneteskan lara<em></p>
<p>*semuanya memang cuma lelucon, untuk menarik perhatianmu...</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[gajah]]></title>
<link>http://senandung.wordpress.com/2007/11/10/gajah/</link>
<pubDate>Sat, 10 Nov 2007 10:32:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>senandung</dc:creator>
<guid>http://senandung.wordpress.com/2007/11/10/gajah/</guid>
<description><![CDATA[Bahasan blog soal kopas-mengkopas dan contek-menyontek lagi ngetren. Saya akhirnya pengen ikut gerbo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Bahasan blog soal kopas-mengkopas dan contek-menyontek lagi ngetren. Saya akhirnya pengen ikut gerbong yang rame itu sebagai <a href="http://ndorokakung.com/2007/11/10/penumpang-pecas-ndahe/">penumpang</a>. Saya pernah mengalami kejadian serupa. <a href="http://bergerak.blogspot.com/2007/07/miss-cantik-tapi-%20palsu.html">Postingan saya</a> dikopas utuh di <a href="http://gagastika2007.blogspot.com/2007/07/aspal/html">sebuah blog</a>. Saya baru tau postingan saya dikopas, setelah diberitau <a href="http://tikabanget.com">Bu Polwan yang suka kebangetan ituh</a>, hehehe. Rasanya? Aneh...seperti bertemu hasil kloningan setelah dewasa. Rasanya juga agak sebel karena aaya yang sibuk mikir untuk mencari isu lalu merangkai kata, eh, orang lain tinggal masang di blognya seolah2 sebagai hasil karyanya.</p>
<p>Tapi itu udah berlalu dengan penuh pemakluman (apalagi saya nyadar, postingan itu terinspirasi dari hasil liputan kawan saya di lapangan. walaupun bukan kopas, saya tinggal ngembangin bahan yang ada). Mungkin <a href="http://gagastika2007.blogspot.com">yang punya blog</a> lagi ada tugas sekolah, belum bisa bikin tulisan sendiri, tapi konsen bikin blog, isinya tinggal kopas dari blog lain. Atau bisa jadi, kopas itu juga salah satu latihan, hehehe.</p>
<p>Lalu akhir2 ini, blog para seleb sibuk membahas kasus serupa, soal kopas mengkopas. Di blog <a href="http://ndorokakung.com">seleb satu ini</a> bahkan dibikin seperti serial. Mulai dari proses mengagumi sebuah blog, lalu membahasnya karena blog yang telah dicitrakan itu diduga blog yang hanya berisi kopasan. <a href="http://ndobos.com">Seleb lainnya</a> baru saja ngajak saya ngobrol soal itu. Maaf, kopas cetingan kami udah kehapus, tapi kira2 intinya seperti ini: "isinya seperti ini:</p>
<p>Saya: Soal kopas itu, sampe dibahas kek serial ya, Mas, di blognya Ndoro.<br />
Mbilung: Kenapa sampe dibahas rame gitu?<br />
Saya: Mmm...karena dia perempuan, cantik, jadi banyak yang kritik dan sirik<br />
Mbilung: Kira2 kalo saya yang kopas, akan seramai itu juga ga?<br />
Saya: Anda siapa?<br />
Mbilung: Saya seleb<br />
Saya: Mmm...kalo ketahuan<br />
Mbilung: Jadi kalo ga ketahuan, boleh kopas?<br />
Saya: nggak boleeeeeh<br />
Mbilung: Kenapa maling ayam dan pejabat korup nasibnya beda? Padahal sama-sama maling?<br />
Saya: Karena satunya terkenal, satunya orang biasa<br />
Mbilung: Jadi kalo kasusnya kopas blog, kalo seleb yang kopas dan ga ketahuan, gpp?<br />
Saya: Ga boleeeeeehhhh! Jujur kek sama diri sendiri. Tapi kalo kasus kopas, saya juga pernah ngalamin. Saya baru tau setelah dikasih tau sama Tika<br />
Mbilung: Kasus itu juga mungkin sama, tau karena ada yang ngasih tau.<br />
Saya: Ya kalo saya juga tau, punya bukti, saya juga akan ngomong, posting. Jadi penumpang dan ikut ngetop, hehehe<br />
Mbilung: Kalo kamu ngeliat seleb ngopas posting seleb, kamu akan diem aja?<br />
*Mbilung lalu nunjukin gajah di pelupuk mata<br />
Saya: Hah??? Ndoro tau?<br />
Mbilung: Penting ga dia tau?<br />
Saya: *nyengir. Mmm...mungkin semut di seberang lautan keliatan, gajahnya diumpetin. Karena sekarang saya baru ditunjukin gajahnya, ya saya ngasih tau sekarang.</p>
<p>Lalu, saya komentar di blog Ndoro dan Mbilung. Di blog Mbilung saya bilang: <em>Gajah yang di seberang lautan baru keliatan, jadi baru bisa nunjuk sekarang :p nih, <a href="http://ndobos.com/archives/300#more-300">gajahnya</a> dan <a href="http://ndorokakung.com/2006/11/30/hujan-pecas-ndahe/">ini</a>. gajah kembar kan?</em><br />
Di blog Ndoro, saya bilang: <em>ndoro, yang terhormat…, saya mau tanya. gimana pendapat ndoro tentang <a href="http://ndorokakung.com/2006/11/30/hujan-pecas-ndahe/">postingan ini</a> dan <a href="http://ndobos.com/archives/300#more-300">postingan ini</a> ??? kenapa yang itu ga dibahas, dan postingan sarah di bahas sampai beberapa serial? apa karena sarah cantik, ngetop dan perempuan? atau kalo seleb, boleh kopas? segitu aja pertanyaannya. ma kasih</em>. Oh iya, ternyata, comment di tempat Ndoro sekarang pake moderasi.<br />
<a href="http//ndobos.com">Sir</a>, sekian laporan gajah dari seberang lautan :p</p>
<p>UPDATE:<br />
- Comment di blognya <a href="http://ndorokakung.com">Ndoro</a> ga pake moderasi lagi<br />
- Mas <a href="http://ndobos.com">Mbilung</a>, Anda benar, tak ada yang peduli. Kawan memang tak boleh dilibas :p</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
