<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>aktivisme &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/aktivisme/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "aktivisme"</description>
	<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 16:36:36 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Buy Nothing Day [Hari Tanpa Belanja]]]></title>
<link>http://hitammerah.wordpress.com/?p=66</link>
<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 01:25:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>hitammerah</dc:creator>
<guid>http://hitammerah.id.wordpress.com/2008/09/19/buy-nothing-day-hari-tanpa-belanja/</guid>
<description><![CDATA[
buy nothing day
“Wuaduh lebaran koq lagi-lagi belanja belanja belanja, konsumsi konsumsi, beli be]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&#62;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;                                                                                                                                            &#60;![endif]--></p>
[caption id="attachment_67" align="alignleft" width="200" caption="buy nothing day"]<a href="http://hitammerah.files.wordpress.com/2008/09/200px-buy_nothing_day.gif"><img class="size-full wp-image-67" title="200px-buy_nothing_day" src="http://hitammerah.wordpress.com/files/2008/09/200px-buy_nothing_day.gif" alt="buy nothing day" width="200" height="192" /></a>[/caption]
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>“Wuaduh lebaran koq lagi-lagi belanja belanja belanja, konsumsi konsumsi, beli beli beli !!!”</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hari Tanpa Belanja atau lebih dikenal “Buy Nothing day” awal mulanya dirayakan tiap tanggal 28 November atau hari sabtu setelah perayaan thanksgiving tapi kalo di sini biasanya dirayakan pada hari sabtu pekan terakhir di bulan November. Dan sekarang ide awal tentang Buy Nothing day tersebut berkembang menjadi Buy Nothing Week. Tapi aku postingin artikel ini lantaran kalo di endonesa sekaranglah moment yang menurutku cukup tepat. Moment lebaran dimana biasanya orang-orang pada suka belanja-belanja yang gak penting dan banyak mall juga gelar diskon. Dan menurutku diskon tuh semacem jebakan konsumerisme, dimana seharusnya barang tersebut nggak kalian butuhkan lantas kalian beli karena murah harganya dan diskon pastinya yaaa taulah barang-barang yang gak laku-laku [hehe, koq malah ngelantur ke diskon ???]. Oke berikut ini sedikit sejarah dan penjelasan Buy Nothing Day yang aku dapatkan dari berbagai sumber…</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Apa Hari Tanpa Belanja<span> </span>itu?</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hari Tanpa Belanja adalah sebuah ide sederhana untuk bersikap lebih kritis pada budaya konsumen dengan jalan mengajak kita untuk tidak berbelanja selama sehari. Ini adalah suatu bentuk perlawanan terhadap budaya konsumerisme.<!--moreBaca Terusannya ...--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Dari mana Hari Tanpa Belanja<span> </span>berasal?</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hari Tanpa Belanja telah dimulai sejak 1993 oleh Adbuster—sebuah kolektif aktivis media yang berpusat di Kanada yang bertujuan meningkatkan kesadaran kritis konsumen (idenya berasal dari Ted Dave, pendiri Adbusters). Kini Hari Tanpa Belanja telah dirayakan secara internasional di lebih dari 30 negara.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Apa tujuannya?</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebagai konsumen, kita seharusnya mempertanyakan produk-produk yang kita beli dan perusahaan-perusahaan yang membuatnya. Idenya adalah untuk membuat orang berhenti dan berpikir tentang apa dan seberapa banyak yang mereka beli telah berpengaruh pada lingkungan dan negara-negara berkembang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Siapa yang merayakan?</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kamu, Kalian! Ini adalah perayaan kita! Beritahu teman-teman, pasanglah poster dan jangan belanja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Mengapa ada perbedaan tanggal perayaan?</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Di Amerika Serikat dan Kanada, Hari Tanpa Belanja biasanya dirayakan sehari setelah hari perayaan Thanksgiving. Namun di Indonesia, Hari Tanpa Belanja biasa dirayakan pada hari Sabtu pada minggu terakhir bulan November dan tidak menutup kemungkinan di Indonesia di adakan beberapa hari sebelum perayaan Idul Fitri, dimana pada hari itu biasanya merupakan klimaks masyarakat Indonesia mendatangi pusat-pusat perbelanjaan didaerahnya masing-masing . Begitu juga ditempat lainnya, hari dipilih berdasarkan hari yang paling memungkinkan pada saat itu orang-orang menghabiskan waktu untuk berbelanja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Apa yang akan saya dapatkan?</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Selama 24 jam atupun seminggu Kamu akan mengambil jarak dari konsumerisme dan merasa bahwa belanja itu tidak terlalu penting. Setelah itu Kamu akan mendapatkan kembali kehidupanmu. Itu adalah sebuah perubahan besar! Kami ingin Kamu membuat komitmen untuk mengurangi belanja, lebih sering mendaur-ulang, dan mendorong para produsen untuk bersikap lebih jujur dan fair. Konsumerisme modern mungkin merupakan sebuah pilihan yang tepat, tetapi tidak seharusnya berdampak buruk bagi lingkungan atau negara-negara berkembang. Satu hal yang sangat menantang tapi akan berbuah kepuasan untuk bisa mencoba hidup tanpa belanja. Ini akan menjadi sebuah prestasi dengan reward nya yaitu diambilnya kembali waktu-waktu yang biasanya Kamu pake "shopping" dengan hal-hal yang bisa kamu gunakan untuk mengembangkan potensimu. Menulis, menggambar, main musik, korespondensi, memasak, olah raga, dll.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Apakah itu berarti saya dilarang belanja?</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Percayalah, sehari tanpa belanja tak akan membuat Kamu menderita. Kami ingin mendorong agar orang-orang berpikir tentang akibat-akibat dari apa yang mereka beli bagi lingkungan dan negara-negara berkembang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Belanja? Apa salahnya? </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebenarnya bukan hanya belanja itu sendiri yang berbahaya, tetapi juga apa yang kita beli. Ada dua wilayah yang perlu kita perhatikan, yaitu lingkungan dan kemiskinan. Negara-negara kaya di Barat (hanya 20% dari populasi dunia) mengkonsumsi lebih dari 80% sumber alam dunia, dan menyebabkan ketakseimbangan dan kerusakan lingkungan, serta kesenjangan distribusi kesejahteraan. Kita patut cemas pada cara barang-barang kita dibuat. Juga banyaknya perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan tenaga kerja di negara-negara berkembang karena murah dan tidak ada sistem perlindungan pekerja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Bagaimana dengan lingkungan?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Bahan-bahan baku dan cara pembuatan yang digunakan untuk membuat barang-barang kita memiliki dampak buruk seperti limbah beracun, rusaknya lingkungan, dan pemborosan energi. Pengiriman barang-barang ke seluruh dunia juga menambah tingkat polusi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Apakah satu hari akan membuat perubahan?</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hari Tanpa Belanja tidak akan mengubah gaya hidup kita hanya dalam satu hari, ia lebih merupakan sebuah pengalaman melakukan perubahan! Kami bertujuan membuat Hari Tanpa Belanja mengendap dalam ingatan setiap orang—layaknya peringatan Lebaran, Natal, atau Tujuh Belasan—agar juga berpikir tentang diri mereka sendiri, tentang keluarga terdekatnya, keluarga, teman-teman, dan masa depan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong>Pikir lagi sebelum membeli! Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini sebelum berbelanja!</strong></p>
<p class="MsoNormal">Apakah saya benar-benar memerlukannya?</p>
<p class="MsoNormal">Berapa banyak yang sudah saya punya?</p>
<p class="MsoNormal">Seberapa sering saya akan memakainya?</p>
<p class="MsoNormal">Akan habis berapa lama?</p>
<p class="MsoNormal">Bisakah saya meminjam saja dari teman atau keluarga?</p>
<p class="MsoNormal">Bisakah saya melakukannya tanpa barang ini?</p>
<p class="MsoNormal">Akankah saya bisa membersihkan dan/atau merakitnya sendiri?</p>
<p class="MsoNormal">Akankah saya bisa memperbaikinya?</p>
<p class="MsoNormal">Apakah barang ini berkualitas baik?</p>
<p class="MsoNormal">Bagaimana dengan harga? Apakah ini barang sekali pakai?</p>
<p class="MsoNormal">Apakah barang ini ramah lingkungan?</p>
<p class="MsoNormal">Dapatkah didaur-ulang?</p>
<p class="MsoNormal">Apakah barang ini bisa diganti dengan barang lain yang sudah saya miliki?</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><strong>Info lainnya tentang Hari Tanpa Belanja</strong></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://www.adbusters.org/abtv/buy_nothing_day_2008.html" target="_blank">Adbusters.org</a></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://www.adbusters.org/abtv/buy_nothing_day_2008.html" target="_blank"></a><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Tanpa_Belanja" target="_blank">Wikipedia Indonesia</a></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://kunci.or.id/htb/#12" target="_blank">kunci.or.id</a></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://kunci.or.id/htb/statis.htm">Statistik Konsumsi</a></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[3 Jam Bersama Tokoh: Utomo Dananjaya, Soegeng Sarjadi, dan Mohammad Abduhzen]]></title>
<link>http://iqraanugrah.wordpress.com/?p=75</link>
<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 17:07:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>Iqra</dc:creator>
<guid>http://iqraanugrah.id.wordpress.com/2008/09/17/3-jam-bersama-tokoh-utomo-danandjaja-soegeng-sarjadi-dan-mohammad-abduhzen/</guid>
<description><![CDATA[Ini bukanlah nama sebuah acara konser musik di stasiun televisi swasta (lagipula, biasanya konser-ko]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Ini bukanlah nama sebuah acara konser musik di stasiun televisi swasta (lagipula, biasanya konser-konser tersebut hanya berlangsung selama 1 jam), melainkan silaturrahim saya ke ”tokoh-tokoh”, yaitu senior-senior saya di Pelajar Islam Indonesia (PII). Kebetulan saya memang sudah berjanji untuk <em>sowan </em>ke beliau-beliau ketika liburan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><br />
<span style="font-size:small;">Awalnya saya menghubungi Pak Utomo Danandjaja, atau yang lebih terkenal dengan sebutan Mas Tom. Saya disambut dengan suara lembut dan kebapakan beliau, yang mempersilakan saya untuk datang ke kantor beliau.</span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial;">Bagi yang tidak terlalu akrab dengan dunia pergerakan dan intelektualisme, terutama aktivisme Islam, mungkin anda akan bertanya-tanya siapakah <a title="Utomo Danandjaja" href="http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/u/utomo-dananjaya/index.shtml" target="_blank">Utomo Dananjaya</a> ? Pak Tom merupakan salah satu ikon penting dalam gerakan neo-modernisme Islam, bersama <a title="Cak Nur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nurcholish_Madjid" target="_blank">Nurcholish Madjid</a> atau Cak Nur. Ketika Cak Nur menjabat sebagai ketua PB HMI, Pak Tom adalah ketua PB PII. Beliau adalah sahabat dekat Cak Nur, dan bersama-sama Cak Nur mereka merintis <a title="Paramadina" href="http://paramadina.sapua.com/index.html" target="_blank">Paramadina</a>, lembaga yang berkembang besar hingga sekarang. </span><span style="font-family:Arial;">Kebetulan juga, Pak Tom ini satu kampung dengan saya, di <a title="Kuningan" href="http://www.kuningankab.go.id/" target="_blank">Kuningan</a>, tempat <a title="Perundingan Linggarjati" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perundingan_Linggarjati" target="_blank">perundingan Linggarjati</a> dilaksanakan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Akhirnya pada hari Kamis tanggal 11 kemarin, saya bertemu dengan Pak Tom di kantor beliau, <a title="IER-Paramadina" href="http://ier-paramadina.blogspot.com/" target="_blank">Institute for Education Reform (IER) </a>di Wisma Kodel, Kuningan. Segera saja Pak Tom menyambut saya dengan hangat, dan mempersilakan saya untuk duduk dan mengobrol tentang berbagai hal. Langsung saja diskusi mengenai berbagai hal, mulai dari politik, pendidikan, aktivisme, hingga analisa sosiologis terkini mewarnai perbincangan kami.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Di tengah-tengah asiknya pembicaraan, tiba-tiba datang <a title="Kak Abduh" href="http://g1s.org/tag/mohammad-abduhzen/" target="_blank">Mohammad Abduhzen</a>, atau yang biasa kami (anak-anak PII) panggil sebagai Kak Abduh. Kak Abduh ini alumni PII juga, dulu sempat aktif di PB. Sekarang beliau banyak aktif di dunia intelektualisme dan pendidikan, bersama-sama Pak Tom aktif di IER Paramadina, serta aktif juga sebagai salah satu pengurus di PB PGRI. Beliau sedang berencana untuk mencalonkan diri merebut kursi DPD sebagai senator yang mewakili kampungnya, Sumatera Selatan. Saya pernah duduk dalam satu forum bersama beliau sebagai pembicara di seminar nasional tentang pendidikan pada Muktamar Nasional PII di Ambon, tahun 2006. Seringkali saya mengobrol dengan anaknya, <a title="Firas" href="http://profiles.friendster.com/60324960" target="_blank">Firas</a>, yang aktif juga sebagai pengurus wilayah PII di Sumatera Selatan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Obrolan kami tentu saja berlangsung semakin menarik dan hangat, setelah Kak Abduh izin untuk menemui tamu, tiba-tiba masuklah seorang pria seumuran Pak Tom. Dengan nada bicara yang bersemangat, langsung saja beliau menambah “panas”nya pertemuan kami dengan berbagai diskusi dan analisa mengenai isu-isu aktual dan terkini. Belakangan saya ketahui bahwa ternyata beliau adalah Pak <a title="SSS" href="http://www.cps-sss.org/" target="_blank">Soegeng Sarjadi</a>, beliau dulunya pernah aktif di berbagai pergerakan Islam, termasuk PII. Beliau lebih terkenal sebagai salah satu eksponen angkatan 66, yang kemudian mendirikan <em>think-tank institute </em>bernama<a title="SSS" href="http://www.cps-sss.org/" target="_blank"> Soegeng Sarjadi Syndicated</a>. Kak Abduh yang tadinya mau pergi akhirnya menyempatkan diri dulu untuk bergabung dalam pembicaraan kami.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Saya sendiri lebih banyak terkesima – dalam artian yang sesungguhnya, dan menikmati perdebatan di antara “sesepuh-sesepuh” saya. Bukan karena saya tidak tertarik atau malu untuk berkomentar, tapi saya merasa bahwa belajar banyak dari mereka dengan cara seperti itu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Saya sendiri merasa beruntung bisa bertemu dan kenal dengan para intelektual senior seperti mereka. Sejak bergabung dengan pergerakan Islam, terutama PII, alhamdulillah saya banyak menemukan dan kenal dengan “kakak-kakak dan bapak-bapak ideologis” yang dari mereka, saya belajar banyak, bukan hanya mengenai pergerakan dan aktivisme, tapi juga berbagai pelajaran kehidupan yang berharga.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Akhirnya sesi 3 jam ini – dari jam 10.30 hingga13.30 – saya akhiri dengan berpamitan dengan Pak Tom. InsyaAllah saya sudah berjanji akan bertemu lagi dengan beliau-beliau ini selama Ramadhan, untuk kembali “terlena” dalam<span> </span>silaturrahim dan diskusi yang mengasyikkan dan mencerahkan.</span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[WIN!]]></title>
<link>http://a6aktivism.wordpress.com/?p=20</link>
<pubDate>Fri, 12 Sep 2008 19:41:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>Drik</dc:creator>
<guid>http://a6aktivism.id.wordpress.com/2008/09/12/win/</guid>
<description><![CDATA[
Mvh,
Asexuella Pacifistmaffian
Andre intressante bloggar om asexualitet, sexualitet, Jonas val, Qru]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://a6aktivism.files.wordpress.com/2008/09/qruiser.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-19" title="qruiser" src="http://a6aktivism.wordpress.com/files/2008/09/qruiser.jpg" alt="" width="450" height="337" /></a></p>
<p>Mvh,</p>
<p>Asexuella Pacifistmaffian</p>
<p>Andre<a href="http://www.intressant.se"> intressante </a>bloggar om <a href="http://www.bloggar.se/om/asexualitet">asexualitet</a>, <a href="http://www.bloggar.se/om/sexualitet">sexualitet</a>, <a href="http://www.bloggar.se/om/Jonas val">Jonas val</a>, <a href="http://www.bloggar.se/om/Qruiser">Qruiser</a>, <a href="http://www.bloggar.se/om/HBT">HBT</a>, <a href="http://www.bloggar.se/aktivism">aktivism</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Utopia, Hidup Sejahtera yang Merata]]></title>
<link>http://latuperissamedia.wordpress.com/?p=42</link>
<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 11:12:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudylatuperissa</dc:creator>
<guid>http://latuperissamedia.id.wordpress.com/2008/08/26/utopia-hidup-sejahtera-yang-merata/</guid>
<description><![CDATA[Sesaat setelah membaca sebuah artikel yang ditulis oleh seorang Guru Besar FE UKSW, dengan Judul Neo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sesaat setelah membaca sebuah artikel yang ditulis oleh seorang Guru Besar FE UKSW, dengan Judul <a href="http://economy.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/08/20/212/138270/neoliberalisme-vs-neososialisme">Neo-liberalisme dan Neo-sosialisme</a>, dalam sudut pikiran saya mulai muncul sebuah respon balik. Respon berbentuk pertanyaan-pertanyaan, yang muncul karena ternyata kita sedang berada pada dunia yang terus berusaha untuk "sempurna". Sayangnya, keadaan (Entah <em>Walfare State</em> ataupun <em>Social State</em>) yang diidamkan tidak kunjung tiba, yang ada hanyalah kontradiksi dalam sebuah dialektika yang tak berujung pangkal.</p>
<p>Contoh simple, Kehadiran "<em>Reagenomics</em> dan <em>Thatcherism</em>", oleh sebagian orang dianggap sebagai obat mujarab bagi krisis ekonomi yang tejadi di akhir tahun 70-an hingga awal tahun 80-an. Persoalan efisiensi <!--more-->pasar yang digembar-gemborkan melalui reduksi intervensi pemerintah dalam kebijakan fiskal dan kebebasan seluas-luasnya kepada individu untuk berperan di pasar, menjadi trend disosialisasikan ke Negara-negara sedang berkembang. Neo-liberalime dipropagandakan layaknya angin surga yang akan menyegarkan dan mensejahterakan sebagian besar umat manusia.</p>
<p>Tapi apa lacur, hingga sekarang angin surga yang ditawarkan tampaknya belum benar-benar menjadi angin surga. Bahkan tidak sedikit negara sedang berkembang mengalami "angin topan" yang memporakporandakan tatanan ekonomi mereka di penghujung abad ke 20. Menjadi teringat dengan ungkapan seorang teman saya, "Apapun tidak akan pernah menjamin apapun" saat kita berhadapan dengan kenyataan hidup. Sangatlah wajar ketika ada kelompok yang mempertanyakan kegagalan konsep penataan ekonomi tersebut.</p>
<p>Realitas kehidupan mutlak akan selalu menunjukkan dua sisi ekstrim yang terus berinteraksi menciptakan keseimbangan. Menarik pemikiran dari filosofis tersebut, ketika kita melihat ada satu wilayah yang sejahtera, di sebelah sisi yang lain akan terlihat kebalikaannya. Artinya, saat kita berdiskusi tentang kesejahteraan dan kemakmuran, sebenarnya disaat itulah kita akan memberikan ruang untuk "pemiskinan" terjadi. Makanya tidaklah aneh sosialis utopia muncul kepermukaan mempertanyakan paham kapitalisme.</p>
<p>Disinilah kita sama-sama diperhadapkan pada persoalan yang tak akan berujung. Ketika impian indah penataan ekonomi dalam sebuah sistem sosial ataupun sistem ekonomi pasar yang mengedepankan privatisasi dan liberalisasi pasar digembar-gemborkan, kesemuanya akan menuai pro dan kontra. Sehingga benar adanya kita, keabadian itu utopis dan kefanaan adalah yang hakiki.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Aktivisme og akademia, kondomer og konferanseutmattelse - AIDS-konferansen i Mexico]]></title>
<link>http://marteliten.wordpress.com/?p=18</link>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 11:23:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>Tante Grønn</dc:creator>
<guid>http://marteliten.id.wordpress.com/2008/08/14/aktivisme-og-akademia-kondomer-og-konferanseutmattelse-aids-konferansen-i-mexico/</guid>
<description><![CDATA[Dette er kun en test. Besøk den egentlige bloggen min hvis du vil lese mer!
 
Med jetlag og både ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em>Dette er kun en test. Besøk den egentlige <a href="http://martedensmarte.blogg.no" target="_blank">bloggen min </a>hvis du vil lese mer!</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">Med jetlag og både mannlige og kvinnelige kondomer i bagasjen har jeg kommet tilbake fra den store <a href="http://www.aids2008.org/" target="_blank">AIDS-konferansen</a>. Jeg hadde egentlig tenkt å live-blogge fra konferansen, men tidsforskjell, et travelt konferanseprogram, 25000 konferansedeltagere og mer enn fem millioner biler i Mexico City gjorde sitt til at det ble lite tid og overskudd til blogging. Jeg trodde jeg skulle på en akademisk konferanse. Og det skulle jeg for så vidt. Men at jeg skulle komme midt oppe i aktivistmøter og NGO-verdenen var jeg ikke så forberedt på.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><a href="http://www.aids2008.org/" target="_blank">AIDS2008</a> har vært en opplevelse på mange måter. Det føles som et privilegium å få høre på noen av verdens fremste AIDS-forskere. Å treffe <a href="http://www.heard.org.za/" target="_blank">gamle kjente</a> ved en tilfeldighet blant 25000 deltakere var også ganske spesielt. Og det er en ganske annerledes konferanse når det hver dag foregår demonstrasjoner utenfor konferansesalene. En dag da jeg kom ut fra fellesforedraget om morgenen, lå det masse folk på gulvet med brune tepper over seg. De ville ha tak over hodet til HIV-positive rundt om i verden. En annen dag kom et demonstrasjonstog med masker og underlige kostymer, men ikke så lett å forstå hva det gjaldt siden alle plakatene var på spansk. Og hver dag kom jeg hjem med vesken full av kondomer, som alltid ble delt ut over alt.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">Og det som gjør denne konferansen helt spesiell er nettopp denne blandingen av akademia, NGO-verdenen og aktivister. Akademikerne presenterer forskningsresultater, og NGO?ene deler erfaringer med ulike prosjekter i ulike settinger og aktivistene kjemper for sine kampsaker. Det er jo ikke så rart. Men det kjennes litt rart når alt dette skjer på et og samme møte. Det er vanskelig å lese fra programmet, og som akademiker blir man fort overrasket over at det man skulle tro var en forskningspresentasjon faktisk er et innlegg om rettighetene til transkjønnete eller prostituerte. Og det er vel noe av grunnen til at andelen forskere blir mindre for hvert år denne gigantiske konferansen arrangeres. </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">Men ikke misforstå meg. I et sånt felt trenger vi å ha aktivistene og grasrotbevegelsen tilstede. Faktisk bør vi helst være aktivister selv, noe som kan gjøre oss til bedre forskere. Vi trenger også det fargerike og inkluderende fellesskapet for å forstå alle aspekter av denne omfattende samfunnsutfordringen. Forskerne skal ikke sitte i sin egen lille boble og bare publisere vanskelig tilgjengelige forskningsresultater i akademiske tidsskrift som mesteparten av verden ikke har tilgang til. Men arrangørene må være flinkere til å sile ut gode presentasjoner og sette sammen et program som samler presentasjoner både tematisk men også etter type presentasjon. Slik at man vet hva man får. Jeg hører veldig gjerne på organisasjonene sine erfaringer eller et brennende engasjert innlegg om fattigdomsbekjempelse, når det er det jeg er ute etter og det er det jeg vet jeg får. Men når jeg går på en sesjon for å høre om forskningsstudier om HIV-testing i lavinntektsland er det nettopp det jeg vil høre om.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">Som akademikere er vi jo også vant til en rimelig grå forsamling, mens konferansebefolkningen var ganske så fargerik. Afrikanere i fargerike og flagrende gevanter. Homofile menn som ikke var redd for å vise sine feminine sider. Og ikke alle som så ut som kvinner var faktisk kvinner. I global village fikk organisasjoner fra hele verden vist seg fram, og der fikk man virkelig følelsen at hele verden var samlet på ett sted. For en opplevelse!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">Men med 25 000 deltakere og et omfattende konferanseprogram, masse stands og global village er det lett å få konferanseutmattelse (conference fatigue). Bussen til konferansesenteret gikk kl 7.15 hver morgen, og dagen kunne fylles fullt og helt med spennende program og masse inntrykk helt fram til sent på kvelden. Og da var det ganske uforutsigbart hvor lang tid det ville ta å komme tilbake til hotellet, siden trafikken i Mexico City er uforutsigbar, kaotisk og noen ganger nærmest stillestående.</p>
<p>Det kjennes egentlig ganske godt å være tilbake i lille, rolige Bergen med en befolkning som er en hundredel av befolkningen i Mexico City, og hvor man kan gå over gaten uten å være bekymret for liv og helse.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Da kjører vi blogg]]></title>
<link>http://bb1984.wordpress.com/?p=3</link>
<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 17:12:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>bb1984</dc:creator>
<guid>http://bb1984.id.wordpress.com/2008/08/09/intro/</guid>
<description><![CDATA[Velkommen til nok en nyoppretta blog på inter-tuben, min aller første.
Etter å ha blitt inspirert]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Velkommen til nok en nyoppretta blog på inter-tuben, min aller første.</p>
<p>Etter å ha blitt inspirert av andre bloggere og diverse forum har jeg omsider bestemt meg for å prøve å skrive en blogg. I min første post vil jeg introdusere meg selv og si noe om hva som er hensikten med denne bloggen.</p>
<p>Som bloggtittelen henspeiler, vil denne bloggen omhandle generelt om rusmiddelpolitikken i Norge og spesifikt om myndighetenes, samfunnets og individers krenking av folk som bruker og har brukt kannabis.</p>
<p>Som rekreasjonell bruker av kannabis gjennom en rekke år er jeg drit lei av en rekke aspekter ved myndighetenes håndtering av rusproblematikken. Jeg er drit lei de forenklede løsningene som legges fram av fremtredende autoriteter på området. Jeg er drit lei av å se folk bli tråkket på og ydmyket som konsekvens av disse løsningene. Jeg er drit lei av alle de negative konsekvensene et svart marked medfører: kriminelle miljøer, vold og ukontrollert gate-pushing. Disse problemene ønsker jeg å belyse med denne bloggen.</p>
<p>Det er lite jeg kan gjøre som enkeltperson, annet enn å påvirke folk rundt meg og på nettet til å forstå at <strong>noe er fundamentalt galt i narkopolitikken i norge.</strong> Det er faktisk mange der ute som føler det på samme måten, men som ikke har noen mulighet til å lufte meningene sine fordi det er et kontroversielt tema. Det er her internett og bloggen kommer inn i bildet.</p>
<p>Vi er faktisk mange der ute som ønsker å gjøre noe for å forandre galskapen i systemet og blogging er en fin måte å synliggjøre motstanden av de rådende paradimene i norsk rusmiddelpolitikk.</p>
<p>Så det dere kan forvente på denne bloggen fremover er hovedsakelig kommentarer på ting som skjer i media angående kannabis og ruspolitikk, linker til relevante websteder, generell 'ranting' og litt annet stoff. Bookmark og følg med!</p>
<p>Og kom med kommentarer, det er veldig hyggelig med innspill og forslag og veldig viktig å gi kritikk når du er uenig i noe jeg skriver.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sedikit Sejarah Tentang FOOD NOT BOMBS]]></title>
<link>http://hitammerah.wordpress.com/?p=16</link>
<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 01:50:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>hitammerah</dc:creator>
<guid>http://hitammerah.id.wordpress.com/2008/08/01/sedikit-sejarah-tentang-food-not-bombs/</guid>
<description><![CDATA[ 

”Earth is enough to satisfy every man’s need, but not every man’s greed.” - Gandhi
Sebena]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="font-family:verdana;"><span style="font-size:78%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:28.35pt;font-family:verdana;"><a href="http://hitammerah.files.wordpress.com/2008/08/6a00d8341cfce653ef00e552796bc08833-800wi.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-17" src="http://hitammerah.wordpress.com/files/2008/08/6a00d8341cfce653ef00e552796bc08833-800wi.png?w=265" alt="" width="144" height="155" /></a><em></em></p>
<p><em>”Earth is enough to satisfy every man’s need, but not every man’s greed.” - Gandhi</em></p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya uang yang dihabiskan dunia untuk persenjataan militer dan perang dalam satu minggu cukup untuk memberi makan seluruh manusia di bumi dalam setahun. Ketika miliunan orang kelaparan tiap hari bagaimana kita bisa menghabiskan uang untuk perang. Lebih dari 20.000 orang mati kelaparan tiap harinya. Jika kamu merasa orang lebih membutuhkan makanan dibandingkan bomb maka kami mengundangmu hari ini. Beberapa tahum ke depan kita dapat merubah dunia untuk generasi mendatang dan Food Not Bombs bekerja untuk membuat perubahan tersebut menjadi positif bagi setiap orang. Kita semua adalah sukarelawan pergerakan dengan autonomi group aktif di Amerika, Asia, Eropa, Timur tengah, Australia dan seluruh belahan dunia. Kami menerima dengan tangan terbuka bantuan kamu.<br />
<!--moreBaca Terusannya ...--><br />
Food Not Bombs mengorganisir beberapa proyek dalam komunitas diantaranya:</p>
<ul>
<li>Mendistribusikan makanan gratis untuk orang lokal yang membutuhkan</li>
<li>Menyediakan meja literatur untuk menyediakan informasi tentang makanan, perdamaian dan keadilan</li>
<li>Menyediakan makanan kecil saat demonstrasi dan kegiatan</li>
<li>Mengorganisasi aksi kreatif dalam protes menolak perang dan kemiskinan</li>
</ul>
<p>Kami mengundangmu untuk bekerja bersama kami untuk menyediakan kebutuhan yang penting dan informasi kepada komunitas. Kamu dapat membuat perubahan!</p>
<p style="text-align:justify;">Food Not Bombs adalah salah satu pergerakan revolusi yang tumbuh dengan cepat saat ini dan telah menyebar ke seluruh dunia. Ada ratusan gerakan otonomi berbagi makanan vegetarian gratis dengan masyarakat yang membutuhkan juga kepada penentang perang dan kemiskinan. Energi pergerakan yang berasal dari akar rumput aktif ke seluruh Amerika, Asia, Eropa, timur tengah dan Australia. Food Not Bombs adalah organisasi untuk perdamaian dan mengakhiri pendudukan atas Irak, Afghanistan dan Palestina. Lebih dari 25 tahun pergerakan ini bekerja untuk mengakhiri kelaparan dan mendukung aksi untuk menghentikan globalisasi, pembatasan hak masyarakat, juga eksploitasi dan perusakan bumi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:28.35pt;font-family:verdana;"><a href="http://hitammerah.files.wordpress.com/2008/08/fnb.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-18" src="http://hitammerah.wordpress.com/files/2008/08/fnb.jpg" alt="" width="500" height="352" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Grup pertama dibentuk di Cambridge, Massachusetts pada tahun 1980 oleh aktivis anti nuklir. Food Not Bombs adalah organisasi sukarelawan yang berdedikasi untuk perubahan sosial tanpa kekerasan. Food Not Bombs tidak mempunyai pimpinan dan hirarki yang membuat tiap orang masuk dalam proses pembuatan keputusan. Tiap kelompok menerima makanan dan yang lainnya mendistribusikan dan membuat makanan vegetarian yang disajikan di tempat publik kepada siapa saja. Tiap grup secara merdeka juga menyajikan makanan gratis untuk demo dan kegiatan yang lainnya. Grup San Fransisco telah ditangkap lebih dari 1.000 kali oleh pemerintah untuk membungkam protes mereka menentang kebijakan kota mereka yang tidak berpihak kepada orang miskin. Amnesty international membela sukarelawan Food Not Bombs yang didakwa sebagai ”Prisoner of Conscience” dan akan bekerja untuk pelepasan tanpa syarat. Walaupun kita berdedikasi tanpa kekerasan di Amerika Serikat tetapi selalu dibawah pengawasan FBI dan Pasukan anti teroris, Pentagon dan agen intelegen lainnya. Sejumlah relawan kita ditangkap dengan dakwaan terorisme tetapi tidak pernah terbukti.</p>
<p style="text-align:justify;">Food Not Bombs sering menyediakan makanan dan suplai untuk survivor serangan teroris atau bencana alam. Pada tiga hari pertama setelah gempa bumi tahun 1989 di San Fransisco Food Not Bombs adalah organisasi yang menyediakan makanan untuk korban bencana alam. Food Not Bombs juga salah satu organisasi pertama yang menyediakan makanan untuk pekerja rescue saat serangan 11 September di World Trade Center. Sukarelawan Food Not Bombs juga menjadi yang pertama menyediakan makanan untuk membantu korban Tsunami Asia dan badai Katrina. Sukarelawan kita mengorganisir kolektif nasional program dan menyediakan bis dan truk suplai makanan ke pantai pantai. Selama enam bulan Food Not Bombs menyediakan makanan di New Orleans. Kamu dapat menemukan Food Not Bombs di daerah bencana dan kita siap untuk membantu di masa depan.</p>
<p style="text-align:justify;">Food Not Bombs bekerjasama dengan kelompok seperti Earth First,leonard peiter Defense Komite, Anarchist Black Cross, IWW, Home Not Jail, Anti Racist Action, In Defense Of Animal, Free Radio Movement dan organisasi lainnya yang cutiing ther edge pada perubahan sosial positif dan news letter perlawanan yang diberi nama A Food Not Bombs Menu, kami berharap kamu akan bergabung bersama kita dalam aksi langsung mewujudkan dunia yang bebas dari dominasi pemaksaan dan kekerasan. Makanan adalah Hak bukan Previlege !!!</p>
<p>sumber artikel : www.foodnotbombs.net</p>
<p class="MsoNormal" style="font-family:verdana;"><span style="font-size:78%;"> </span></p>
<p><span style="font-size:78%;"> </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Euro 2008 : Eksploitasi Besar-besaran terhadap Bangsa Penonton]]></title>
<link>http://latuperissamedia.wordpress.com/?p=30</link>
<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 06:28:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudylatuperissa</dc:creator>
<guid>http://latuperissamedia.id.wordpress.com/2008/06/30/euro-2008-eksploitasi-besar-besaran-terhadap-bangsa-penonton/</guid>
<description><![CDATA[Revolusi Industri yang terjadi pada akhir abad 18, telah berhasil me-reform peradaban ekonomi di dat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://latuperissamedia.files.wordpress.com/2008/07/euro-20081.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-33" src="http://latuperissamedia.wordpress.com/files/2008/07/euro-20081.jpg?w=150" alt="" width="150" height="94" /></a>Revolusi Industri yang terjadi pada akhir abad 18, telah berhasil me-<em>reform</em> peradaban ekonomi di dataran eropa. Tak terkecuali, Paradigma ekonomi yang berpondasikan industri padat karya, diformat ulang menjadi industri yang padat mesin dan teknologi. Meski terdapat ekses negatif yang dimunculkan, akan tetapi sebagian besar mahluk berakal telah merasakan kenikmatan dampak dari sejarah dunia ini. Tentunya, Ekonomi yang kapitalistik semakin dipercayai akan memberikan kesejahteraan dunia.</p>
<p>Tetapi tunggu dulu!, bagaimana dengan kesejahteraan yang merata? sudahkah ada kejelasan mengenai <!--more-->ekonomi kapitalis berhasil menggerakkan mesin kesejahteraannya di <em>Bottom of the Pyramid</em> (dli. masyarakat miskin di negara sedang berkembang)?. <em>Trickeldown effect</em> masih harus dipertanyakan, karena ternyata masyarakat di negara sedang berkembang hanya menjadi penonton yang duduk manis, terhipnotis dengan kemegahan dan kemapanan ekonomi negara maju.</p>
<p><strong>Industrialisasi Sepak Bola</strong></p>
<p>Euro 2008, Pagelaran sepak bola akbar di dataran Eropa baru saja usai. Spanyol, negara yang memiliki industri sepak bola yang maju pesat dan berhasil bersaing dengan <em>Premier league</em> Inggris, berhasil menjadi kampiun. Jerman yang sering menjadi barometer persepakbolaan dunia, didudukkan di kursi <em>runner up</em>. Sontak seluruh masyarakat Spanyol turun ke jalan menggelar pesta bagi kemenangan Tim kesayangannya yang haus gelar. Bagaimana tidak haus, sejak 44 tahun silam mereka tidak memiliki gelar apa-apa di kancah sepak bola eropa.</p>
<p>Mengutip ungkapan <em>The Los Angeles Sports and Entertainment Commision</em> pada tahun 2003, mengklaim bahwa rata-rata dampak ekonomi suatu event olahraga akbar terhadap kota yang menyelenggarakannya mempunyai nilai sebesar US $32,2 juta, atau 293 miliar rupiah. Terlepas dari itu, jelas bahwa penyelenggaraan event olah raga merupakan bisnis yang menggiurkan, tidak terkecuali, event sepak bola diyakini menjadi industri bisnis yang berprospek, dengan asumsi pengelolaannya harus benar-benar profesional dan "disiplin".</p>
<p>Tengok saja, diperkirakan 300 juta uero berhasil diraup sebagai keuntungan oleh "panitia penyelenggara". Jika dikonversi ke rupiah, hampir mendekati 4,5 triliun. Angka yang cukup fantastik ini pasti berbeda jauh ketika Indonesia menyelenggarakan Piala Asia 2007 (meskipun sampai sekarang tidak tahu berapa besar pemasukannya, alias tidak ada transparansi).</p>
<p>Terlepas dari itu, Gebyar kemegahan kompetisi sepak bola Euro 2008 memiliki fenomena yang menarik, jika mau kita lihat secara mendalam, terutama jika kita lihat dan kaitkan dengan tatanan ekonomi dunia. Hegemoni ekonomi di dataran eropa ternyata masih terlalu kuat dan berhasil membius hingga negara dunia ketiga dari benua lain. Di dukung dengan kemajuan teknologi Informasi, hampir seluruh mata sempat melihat kemegahannya, tak terkecuali Indonesia. Industrialiasasi sepak bola semakin menjadi-jadi.</p>
<p>Kehadiran Euro 2008 di rumah-rumah masyarakat Indonesia melalui tayangan langsung oleh beberapa stasiun televisi, diyakini memberikan efek-efek teretentu. Euro 2008 yang diselenggarakan dibelahan dunia lain, terasa dekat sekali. Disadari atau tidak, eksplotasi besar-besaran telah terjadi disitu, baik di bidang ekonomi, sosial dan budaya. Bagaimana tidak, Berapa besar biaya yang harus diberikan oleh stasiun televisi nasional untuk dapat menyiarkan secara langsung setiap pertandingan. Tentunya tidak sedikit, meskipun ada sponsorship dan "kapitalis lokal" yang mendukungnya.</p>
<p>Ketika Austria dan Swiss meraup keuntungan seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, bagaimana dengan kemanfaatan yang diterima oleh bangsa Indonesia ataupun negara-negara dunia ketiga lainnya. Tidak lain dan tidak bukan,  Sekedar menjadi tontonan hiburan disela-sela kepenatan aktivitas sehari-hari.  Meskipun ada kegiatan-kegiatan ilegal yang dapat dikaitkan dengan penyelenggaraan Euro 2008, sekali-lagi bisa saja semakin menggemukkan para pemilik modal.</p>
<p>Untuk sementara dapat disimpulkan, ketika sepak bola menjadi sebuah entertainment yang menghibur, industrialisasi sepak bola menjadi sebuah keniscayaan. Dengan Fenomena menarik sepak bola kedalam ranah bisnis multinasional, akan semakin kentara dan jelas hegemoni dan eksploitasi besar-besaran oleh negara maju kepada negara-negara dunia ketiga. Melalui hipnotis "pencintaraan kemapanan", yang dilakukan oleh negara-negara maju, manusia di negara-negara lainnya terbius dengan rayuannya. Tidak sadar, bahwa ternyata mereka hanyalah menjadi bangsa penonton yang baik dan sedang dieksploitasi.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fighters And Lovers = Terror...?]]></title>
<link>http://doqtawotka.wordpress.com/?p=7</link>
<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 21:10:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>doqtawotka</dc:creator>
<guid>http://doqtawotka.id.wordpress.com/2008/06/25/fighters-and-lovers-terror/</guid>
<description><![CDATA[ 
Tøjfirmaet Fighters And Lovers lancerede i januar 2006 en t-shirt kollektion under sloganet ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p><a href="http://doqtawotka.files.wordpress.com/2008/06/fightersandlovers31.jpg"><strong><img class="size-medium wp-image-9 alignright" src="http://doqtawotka.wordpress.com/files/2008/06/fightersandlovers31.jpg?w=300" alt="Fighters + Lovers" width="273" height="181" /></strong></a><strong><span style="text-decoration:line-through;">Tøjfirmaet</span></strong> Fighters And Lovers lancerede i januar 2006 en t-shirt kollektion under sloganet "Look great and stand up for freedom!". Overskuddet fra t-shirtsalget skulle bruges til at etablerer et plakattrykkeri og en radiostation, der skulle drives af de to væbnede politiske bevægelser PFLP i Palæstina og FARC i Colombia.<br />
I februar 2006, efter pres fra de colombianske myndigheder og en anmeldelse fra Venstres Ungdom blev syv aktivister sigtet for at have overtrådt terrorlovens paragraf 114b, der kan give op til 10 års fængsel. Over et år efter sigtelsen besluttede Justitsminister Lene Espersen at rejse tiltale mod de syv aktivister.<br />
I perioden siden sigtelsen har Fighters And Lovers lavet en række nye produkter, happenings og arrangementer. Herunder albummet "CumbiaClash", der er et musikalsk samarbejde mellem københavnske dj´s og colombianske musikere fra befrielsesbevægelsen FARC.</p>
<p>Torsdag den 26. Juni 2008 starter retssagen mod tøjfirmaet Fighters And Lovers igen. I december 2007 blev tøjfirmaet frikendt af Københavns Byret. Byretten mente heller ikke, at Fighters And Lovers havde støttet terrorisme. Det var anklagemyndigheden ikke tilfreds med og ankede derfor dommen til Landsretten. De syv anklagede er sigtede for at overtræde terrorlovens paragraf 114b, der kan give op til 10 års fængsel.</p>
<p>Retssagen indledes med en præliminær afhøring af forsvarets vidne John Dugard. Retsmødet finder sted torsdag den 26. Juni 2008, kl. 13.15 i Københavns Byret, Rådhuspladsen 43-45, sal 36.<br />
De øvrige retsmøder ligger fra den 3. til den 11. september og foregår i Østrelandsret.</p>
<p>Det første af forsvarets vidner, som skal afhøres i Landsretten, bliver den sydafrikanske dommer og folkeretsprofessor John Dugard. Dugard er tidligere Israel- og Palæstina Special Rapporteur for FNs Menneskerettighedsråd, og anses for at være en af de mest kompetente eksperter på området. I oktober 2007 sammenlignede han Israels besættelse af Palæstina med Sydafrikas racistiske apartheid-styre.</p>
<p style="text-align:center;">Læs mere om John Dugaard hos BBC: <a title="BBC" href="http://news.bbc.co.uk/2/hi/middle_east/7044148.stm">http://news.bbc.co.uk/2/hi/middle_east/7044148.stm</a></p>
<p>Alle syv tiltalte blev i december 2007 frifundet i Københavns Byret. Hermed frikendte byretten PFLP og FARC fra at være terrororganisationer. Samtidig underkendte byretten USA’s og EU’s terrorlister. EU’s terrorliste var tidligere i retssagen blevet erklæret ikke juridisk gyldige i Danmark. Anklagemyndigheden ankede kort efter domsfældelsen.</p>
<p>Figters And Lovers bliver selvfølgelig frikendt igen. Det kan ingen være i tvivl om. EU's terrorliste er rent show og har intet hold i virkeligheden. Hvis man ikke anerkender FARC og PFLP som frihedsbevægelser, underkender man selve Europas historie og den væbnede kamp der i hundreder af år, blev kæmpet for frihed mod den diktatoriske overmagt.<br />
Det er en absolut selvfølge, at mennesker i den frie vestlige verden, skal kunne samle penge ind til velgørende formål, bl.a. frihedskamp, i ufrie områder i verden. At man gør væbnet oprør, gør selvfølgelig ikke en til terrorist. Det ville det gøre hvis man boede i Europa, men der har man også mulighed for demokratisk at få indflydelse på sit liv. Det kan man desværre ikke i Columbia (FARC) og Palæstina (PFLP). Så væbnet oprør er selvfølgelig noget man ikke kan klandre disse organisationer for.<br />
I December 2007 blev Fighters And Lovers frikendt, og EU's terrorliste underkendt af Københavns byret. Det samme resultat vil man se, nu hvor sagen kommer for landsretten.<br />
Og det på trods af Venstres Ungdoms latterlige syn på sagen, og justitsministerens manglende indblik i hvad der foregår i verden.</p>
<p style="text-align:center;">Jeg tillader mig her at bringe et link til en side, hvor man kan købe Fighters And Lovers' udstyr.<br />
Støt sagen, støt PFLP og FARC!<br />
<a href="http://butik.modkraft.dk/index.php?cPath=53&#38;osCsid=73060ad47e3cc3410bdc72a1746490f0">http://butik.modkraft.dk/index.php?cPath=53&#38;osCsid=73060ad47e3...</a></p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p>...</p>
<p>Kilde:<br />
<a href="http://www.arbejderen.dk/index.aspx?F_ID=49829&#38;TS_ID=1&#38;S_ID=36&#38;C_ID=43">http://www.arbejderen.dk/index.aspx?F_ID=49829&#38;TS_ID=1&#38;S_ID=36...</a><br />
<a href="http://www.fightersandlovers.org/">http://www.fightersandlovers.org/</a>  </p>
<p>...</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jeg vil ikke bli omvendt.]]></title>
<link>http://a6aktivism.wordpress.com/?p=11</link>
<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 23:26:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>Drik</dc:creator>
<guid>http://a6aktivism.id.wordpress.com/2008/06/13/jeg-vil-ikke-bli-omvendt/</guid>
<description><![CDATA[Folk har ingen jævla respekt, og jeg blir så arg! I løpet av de siste to dagene har jeg hatt samt]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Folk har ingen jævla respekt, og jeg blir så arg! I løpet av de siste to dagene har jeg hatt samtaler med relativt sexuelle folk, og de fatter ingenting. Det virker nesten som om de tror at de kan omvende meg ved å skrive en masse sexuelle saker til meg. Minner nesten om "du er kanskje lesbisk nå.. men vent til du har hatt en riktig mann" argumentet. Fy og bleh!</p>
<p>Desverre er jeg dum og kopierte ikke samtalsloggen fra msn (noe jeg kanskje burde begynne å gjøre i fremtiden.. ettersom jeg diskuterer sex en del med folk og det kunne lede til interessante blogginnlegg), men en av samtalene gikk altså sånn:</p>
<p>A. : *flashes*<br />
meg: O.o;<br />
A.: Still asexual?<br />
meg: Yes. very much so.<br />
A.: Aw, thats boring.<br />
meg: uhm, what makes you say that?<br />
A.: Cause then I cant tell you that I'm touching myself right now<br />
meg: eer.. you just told me and.. too much information, thank you very much<br />
A. : *licks*<br />
meg: erhm.. why did you lick me?<br />
A. : Cause I felt like it?<br />
meg: I dont want to be licked<br />
A. : Aaaaw</p>
<p>Okej, det var kanskje ikke så respektløst som det føltes som når vi hadde samtalen, men jeg blir så irritert når folk gang på gang kommer med sexuelle invitasjoner eller hint når jeg har sagt at jeg ikke vil ha noe med det å gjøre.<br />
Ja, jeg har vært kåt. Ja, jeg kan fortsatt bli kåt. Ja, jeg har hatt sex. Det betyr ikke at jeg vil ha sex, eller kan ha sex for den saks skyld. Mine kjønnshormoner styrer ikke mitt liv. Selv om kroppen sier "ja, men sex hadde jo vært trivelig nå", så betyr ikke det at jeg faktisk vil ha sex. Biologiske funksjoner behøver ikke nødvendigvis gjenspeile viljen (se bare på fittfødde som har lubrikert under en voldtekt. Det betyr ikke at de VIL bli voldatt). Jeg trives bra uten sex, thank you very much. Derimot vil jeg gjerne ha flere kramar og kyssar i mitt liv. For intimitet og kärlek er noe jeg behøver.</p>
<p>Har en først hatt sex og sagt det til noen kan en aldri ta det tilbake. Da er det obligatorisk å være sexuell resten av livet. Med mindre en mister kjønnsorganet i en ulykke, går inn i sølibat eller blir brutalt voldtatt. Du har inget valg. Og om du virker overbevisende nok, så er det bare fordi du er psykisk sjuk eller i en fase som snart går over. Sex er jo like naturlig som behovet av å innta oksygen og næring, og asexualitet er en forstyrrelse som må kureres. Ingen kan vel leve et liv uten sex!</p>
<p>Jeg blir så arg.<br />
Upp till kamp.</p>
<p>Les andres <a href="http://intressant.se">intressante</a> åsikter om <a href="http://www.bloggar.se/om/asexualitet">asexualitet</a>, <a href="http://www.bloggar.se/om/sex">sex</a>, <a href="http://www.bloggar.se/om/våldtäkt">våldtäkt</a>, <a href="http://www.bloggar.se/om/psykiatri">psykiatri</a>, <a href="http://www.bloggar.se/om/sexism">sexism</a>, <a href="http://www.bloggar.se/om/aktivism">aktivism</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Klistrig aktivism]]></title>
<link>http://a6aktivism.wordpress.com/?p=10</link>
<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 09:28:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mikaela</dc:creator>
<guid>http://a6aktivism.id.wordpress.com/2008/06/12/klistrig-aktivism/</guid>
<description><![CDATA[
Att synas är att finnas. Klistermärken är ett av de verktyg vi använder för att synas. Vi kans]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://a6aktivism.files.wordpress.com/2008/06/a6-synas1.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-9" src="http://a6aktivism.wordpress.com/files/2008/06/a6-synas1.png?w=300" alt="Klistermärken" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Att synas är att finnas. Klistermärken är ett av de verktyg vi använder för att synas. Vi kanske inte har tillräckligt med resurser för att alla människor någon gång skall stöta på ett A6-klistermärke, nej det är inte ett verktyg som kommer på en omvälvande effekt på sexualundervisningen i skolorna men kanske, kanske ser någon ordet "asexualitet" och får för sig att kolla upp det på nätet. Kanske hittar någon sig själv, kanske ökar vi någons förståelse, vidgar någons vyer. Vi vet inte vilka reaktioner dessa klistermärken orsakar, men det vi menar är att synas och därmed finnas.</p>
<p>Som vildvittrorna säger: "Syns inte - finns inte!"</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Europride!]]></title>
<link>http://a6aktivism.wordpress.com/?p=7</link>
<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 16:27:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>Drik</dc:creator>
<guid>http://a6aktivism.id.wordpress.com/2008/06/11/europride/</guid>
<description><![CDATA[Det kommer att finnas samtal och debatt kring asexualitet på Europride.
Tittel: Samtal kring asexua]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Det kommer att finnas samtal och debatt kring asexualitet på <a href="http://www.stockholmpride.org">Europride</a>.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Tittel:</strong> Samtal kring asexualitet</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Dag:</strong> Måndag 28/7</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Tid:</strong> 16:45 - 1730</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Lokal:</strong> Konferensrum 1</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Info:</strong> Vill du prata om asexualitet, hur det funkar i det privata, eller i samhället i stort? Är asexualitet bara något privat, eller kanske t.o.m. politiskt? Är det något de berörda inte behöver tala högt om, eller kan<br />
det vara en form av aktivism ATT tala om det? Ett samtal som blir vad vi tillsammans gör det till.<br />
Max 20 besökare.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Medverkande:</strong> Rikkie H, Fredrik Stillerud (jag :P) m.fl</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Arrangör: </strong><a href="http://asexuellt.blogspot.com">Nätverket Asexuell</a></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><strong>Tittel:</strong> Transsexuell + asexuell = sant?</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Dag: </strong>Tisdag 29/7</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Tid:</strong> 17:00 - 17:45</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Lokal: </strong>Konferensrum 1</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Info: </strong>Måste en vara asexuell för att få genomgå en könskorrigering? Är alla transsexuella asexuella? Är det möjligt att vara sexuell och samtidig transsexuell? Detta diskuterar vi i denna panel om transsexualism och asexualitet</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Medverkande:</strong> Rikkie H, Fredrik Stillerud, Immanuel Brändemo m.fl</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Arrangör: </strong><a href="http://asexuellt.blogspot.com">Nätverket Asexuell</a></p>
<p>Ses vi där?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mendudukan Kembali Makna Anarki]]></title>
<link>http://latuperissamedia.wordpress.com/?p=28</link>
<pubDate>Fri, 30 May 2008 11:35:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudylatuperissa</dc:creator>
<guid>http://latuperissamedia.id.wordpress.com/2008/05/30/mendudukan-kembalikan-makna-anarki/</guid>
<description><![CDATA[Judul berita di sebuah media beberapa waktu lalu menyebutkan, Kapolri : Pendemo Anarkis Akan Ditinda]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://latuperissamedia.files.wordpress.com/2008/05/logo-anarki.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-29" src="http://latuperissamedia.wordpress.com/files/2008/05/logo-anarki.jpg?w=117" alt="" width="111" height="111" /></a>Judul berita di sebuah media beberapa waktu lalu menyebutkan, <em>Kapolri : Pendemo Anarkis Akan Ditindak Tegas</em>. Melihat judul tersebut, saya mulai gusar. Kegusaran saya muncul karena ternyata kata Anarkis sekarang sering di pakai untuk memaknai tindakan kekerasan ataupun brutal oleh sekelompok orang. Demonstrasi yang berakhir ricuhpun disebutkan dengan tindakan anarki. Melihat fenomena ini, maka kata "anarki" telah dimaknai secara keliru. Keliru karena dapat saja menjadi pembodohan bagi publik, sebagai upaya menolak,<!--more--> mendiskriditkan, memojokkan suatu ideologi / paham (isme) yang belum tentu semua ideal-ideal yang diusungnya seperti itu.</p>
<p>Perlu diperjelas dahulu, saya bukanlah penganut faham anarki (anarkisme),  meskipun dalam beberapa hal terdapat pemikiran-pemikiran paham yang sedikit memberi warna ideal-ideal pribadi saya. Terutama yang bersinggungan dengan topik pembicaraan dinamika sosial.</p>
<p>Jika kita menilik dari Etimologi kata anarki, Kata anarki merupakan kata serapan dari bahasa Inggris <em>anarchy</em> atau <em>anarchie</em> (Belanda/Jerman/Prancis), yang berakar dari kata Yunani <em>anarchos/anarchein</em>. Selanjutnya, kata tersebut adalah bentukan dari "a" (tidak/tanpa/nihil/negasi) yang disisipi "n" dengan <em>archos/archein</em> (pemerintah/kekuasaan atau pihak yang menerapkan kontrol dan otoritas - secara koersif, represif, termasuk perbudakan dan tirani). <em>Anarchos/anarchein</em> = tanpa pemerintahan atau pengelolaan dan koordinasi <em>tanpa</em> hubungan memerintah dan diperintah, menguasai dan dikuasai, mengepalai dan dikepalai, mengendalikan dan dikendalikan, dan lain sebagainya. Sedangkan Anarkis berarti orang yang mempercayai dan menganut anarki. <em>(wikipedia Indonesia)</em></p>
<p>Memang pada perjalanan sejarahnya , para penganut paham anarki dalam berbagai aksinya kerap kali menggunakan tindakan kekerasan sebagai "metode" untuk menyampaikan ide-gagasannya. Bahkan ada beberapa penganut mengatakan tindakan kekerasan merupakan langkah yang cukup ampuh dalam memperjuangkan gagasannya. Lebih lanjut lagi, tindakan kekerasan dan sejenisnya harus dilakukan ketika berhadapan dengan "kapitalisme" dan "negara" dalam konteks sistem.</p>
<p>Kita mengetahui bersama dan sejarah membuktikan ketika paham (isme) kapital berkolaborasi dengan negara (sampai kepada sistem), dapat terlihat begitu kuat dan dominannya kolaborasi itu. Sebenarnya tidak hanya kapitalisme, sosialisme, komunisme, atau paham yang lainpun memungkinkan demikian. Wal-hasil amatlah wajar ketika dominasi ingin dipatahkan, dan kaum anarki melakukan hal itu. Kapitalis pun  pernah melakukan hal yang sama bahkan lebih keras, akan tetapi caranya dibungkus lebih "indah".</p>
<p>Akan tetapi, ketika kita mau menilik lebih jauh gagasan serta idealogi yang ditawarkan oleh paham anarki pada awalnya, gagasannya tidak menyentuh sama sekali dengan tindakan/aksi kekerasan. Sama halnya dengan beberapa paham yang lainnya. Yang menarik lagi, seorang pemikir anarkis, Alexander Berkman, mengatakan,</p>
<blockquote><p><em>"Anarkisme bukan Bom, ketidakteraturan atau kekacauan. Bukan perampokan dan pembunuhan. Bukan pula sebuah perang di antara yang sedikit melawan semua. Bukan berarti kembali kekehidupan barbarisme atau kondisi yang liar dari manusia. Anarkisme adalah kebalikan dari itu semua. Anarkisme berarti bahwa anda harus bebas. Bahwa tidak ada seorangpun boleh memperbudak anda, menjadi majikan anda, merampok anda, ataupun memaksa anda. Itu berarti bahwa anda harus bebas untuk melakukan apa yang anda mau, memiliki kesempatan untuk memilih jenis kehidupan yang anda mau serta hidup didalamnya tanpa ada yang mengganggu, memiliki persamaan hak, serta hidup dalam perdamaian dan harmoni seperti saudara. Berarti tidak boleh ada perang, kekerasan, monopoli, kemiskinan, penindasan, serta menikmati kesempatan hidup bersama-sama dalam kesetaraan."</em> <sup>(<a title="Alexander Berkman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alexander_Berkman">Alexander Berkman</a>, <em>What is Communist Anarchist</em> <a title="1870" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1870">1870</a> - <a title="1936" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1936">1936</a>)</sup></p></blockquote>
<p>Kebebasan yang benar-benar bebas dan mengedepankan hakekat eksistensi manusia yang idependen adalah ideal yang diusung oleh anarkisme.  Bahkan seorang Mikhail Bakunin(1814-1876),  tokoh Anarki yang paling  revolusioner pun tidak mengusung model kekerasan dalam perjuangan  paham anarki. Meskipun Bakunin memiliki pernyataan yang keras terhadap dominasi negara yang penuh dengan kemunafikkan pada saat itu. -Hingga saat inipun mungkin saja masih terjadi, ketika otorita negara memainkan peran untuk mengeksploitasi masyarakat bahkan komponen negara lainnya untuk kepentingan pribadi ataupun kelompoknya-</p>
<p>Memang model kekerasan pernah diusung oleh sekelompok penganut paham anarki. Tetapi itu tidak cukup <em>fair </em>ketika kita melakukan generalisasi makna, dan bahkan cenderung mendiskriditkan, menciderai pemahaman atau menempatkannya pada makna konotatif.  Jika saya mau melihat dari pemikiran negatif , sekiranya ini adalah sebuah upaya yang sistematis dari paham-paham yang terus dipertanyakan oleh paham anarki untuk terus melakukan dominasi dan hegemoninya. Dan menurut hemat saya upaya sistematis ini merupakan tindakan kekerasan, brutal dan membunuh "karakter" <em>isme</em> anarki.   Maka siapa disini yang bisa dikatakan identik dengan kekerasan???</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[9/11: Dårlig info, propaganda og desinformasjon i Norge]]></title>
<link>http://svnlsenetter.wordpress.com/?p=968</link>
<pubDate>Wed, 21 May 2008 13:46:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>Anders</dc:creator>
<guid>http://svnlsenetter.id.wordpress.com/2008/05/21/darlig-info-propaganda-og-desinformasjon-i-norge/</guid>
<description><![CDATA[Hvorfor holde oss til det vi vet, når vi kan gjette oss til det vi ikke vet?
9/11-sannhet i Norge e]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Hvorfor holde oss til det vi vet, når vi kan gjette oss til det vi ikke vet?</strong></p></blockquote>
<p>9/11-sannhet i Norge er i ferd med å drukne i spekulasjon, feilinfo og regelrett desinfo. Ikke bare fra MSMs og Skepsis.nos side, men også fra såkalte sannhetssøkere. </p>
<p>Tåkeprat og svadateorier er uhyre skadelig for sannhetens fremmarsj. Hvilket ofte er intensjonen.</p>
<blockquote><p>The result is the same; the truth is obstructed with “misleading” information. How can we tell if someone is intentionally trying to mislead us?  Is intent relevant?  Not if the truth about 9/11 can be obfuscated by any misleading arguments regardless of intent.  We do not need to distinguish intent to show that misinformation and disinformation equally harm our ability to discern the truth.  Therefore, we should equally understand and combat both misinformation and disinformation.</p></blockquote>
<blockquote><p>“<strong>Does their speculation get us any closer toward building a nationwide political movement and arresting the 9-11 plotters?</strong> Or <strong>is it a divisive strawman that will isolate us from the mainstream media</strong> and average Americans? … <strong>Suddenly it appears the controlled demolition, WTC 7, NORAD stand down, hijacking drills, war games, ‘Angel is Next’ call to Bush, living hijackers, double-agent hijackers, CIA insider put options, and ‘al-Qaeda’ links to Anglo-American intelligence are not enough.</strong>  Now every researcher has their own <strong>pet theory about no planes, no hijackers, no phone calls, no Pentagon Boeing, and no flight 93 crash</strong> (they claim it landed it Cleveland and the wreckage in Shanksville was, you guessed it, planted).”</p></blockquote>
<p>Dette er en liten liste over norske 9/11-nettsteder med dårlig info. </p>
<ul>
<li><strong>9/11 Truth Norway</strong> - ingen-fly-ved-Pentagon (“hullet var for lite”-teori) og<br />
sivilingeniør med "bomber i kjelleren" isteden for <a href="http://svnlsenetter.wordpress.com/category/squibs/">squibs</a>, etc ...</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Xiandos info</strong> - side med desinfo/feilinfo, ugrunnede personangrep, etc ... </li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Rolf Kenneth</strong> - conspiratainment; desinfo/feilinfo i monn</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><a href="http://svnlsenetter.wordpress.com/2008/03/17/unity-to-stupidity-berit-as-sprer-desinformasjon-sannhetss%c3%b8kerene-ikke-sa-opptatt-av-sannhet-allikevel/">Berit Ås</a> / PK Gruppen</strong> - samme som Rolf Kenneth ... </li>
</ul>
<p>Mer om de overnevntes, Skepsis-folkets og MSMs teorier / propaganda <em>in a jiffy</em> ...</p>
<blockquote><p><a href="http://svnlsenetter.wordpress.com/2008/01/22/cosmos-intervjuer-jim-hoffman-om-desinformasjon-splittelse-og-kennenbunkport-warning-kontroversen/"><br />
Cosmos intervjuer Jim Hoffman om desinformasjon</a></p>
<p>Hoffman: I think it’s useful to put it in a little broader context… if you look at the history of disruption in [other movements] in the past, <strong>the disinformation component isn’t as large or as important as it is in the case of 9/11</strong>… articles about COINTELPRO list… infiltration, psychological warfare, harassment through the legal system, extra-legal force and violence—those are the types of tactics that were more prominent in those operations. With 9/11… <strong>the facts of the attack are so important just disinformation… takes on a much bigger component… the main [purpose of this disinformation] is to ridicule sceptics of the official story.</strong> It becomes less viable to do really nasty things like killing people… that would actually give us more credibility. <strong>That puts all the more emphasis on the necessity to muck things up by promoting false theories, bad information, muddying the waters—all kinds of disruption to create a hostile environment in which rational critique is not possible… shrouding the verifiable evidence, clear case for an inside job—a key component of the cover-up of 9/11</strong>. . . .</p></blockquote>
<ul>
<li><a href="http://svnlsenetter.wordpress.com/2008/05/13/to-viktige-pentagon-sp%c3%b8rsmal/">To viktige Pentagon-spørsmål</a></li>
</ul>
<p>Det er på tide å skru på <strong>bullshitdetektoren</strong>, folkens. Å hoppe fra den ene dårlige teorien til den andre er ikke fremskritt. </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mempersoalkan Kenaikan BBM Dan Nasionalisasi?]]></title>
<link>http://latuperissamedia.wordpress.com/?p=25</link>
<pubDate>Wed, 21 May 2008 10:06:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudylatuperissa</dc:creator>
<guid>http://latuperissamedia.id.wordpress.com/2008/05/21/kenaikan-bbm-vs-privatisasi/</guid>
<description><![CDATA[Sekali lagi, kita sibuk membicarakan kenaikan BBM. Pemerintah dengan segala cara meyakinkan bahwa BB]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-26 alignleft" src="http://latuperissamedia.wordpress.com/files/2008/05/minyak-bumi.jpeg?w=131" alt="" width="131" height="130" />Sekali lagi, kita sibuk membicarakan kenaikan BBM. Pemerintah dengan segala cara meyakinkan bahwa BBM harus naik. Ekses kenaikan itu akan di barengi dengan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT), seperti yang sudah-sudah. Meski bukan menjadi rahasia lagi, pengalaman penyaluran BLT sarat dengan problematika, sehingga banyak pemerhati ekonomi dan sosial yang mengatakan kebijakan pemerintah tersebut tidak tepat jika dilakukan untuk membantu mengangkat masyarakat dari golongan tidak mampu dari munculnya jeratan himpitan ekonomi dampak dari kenaikan BBM.</p>
<p>Disisi lain, membumbung tingginya harga minyak dunia menyebabkan bangsa Indonesia, yang katanya <!--more-->gemah ripah loh jinawi, tidak kuat membendung dampak yang ditimbulkannya. Pemerintah menyatakan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) mengalami tekanan hebat.  Subsidi BBM sulit untuk dipertahankan.</p>
<p>Mahasiswa dan Elemen-elemen Masyarakat turun kejalan, meneriakkan penolakkan terhadap kenaikan harga komoditas penting bagi dunia ini. Seruan-seruan beraneka ragam, dan jika dikerucutkan akan mengarah kepada kegagalan pemerintah dalam mengelola pemerintahan untuk mesejahterakan rakyatnya. Bisa dimaklumi, karena rakyat akan semakin sulit ruang geraknya untuk mendapatkan penghidupan yang layak.</p>
<p>Meskipun demikian, tidaklah secara langsung saya sepakat dengan beberapa tuntutan mahasiswa dan beberapa elemen masyarakat yang lain, terutama yang menuntut penolakkan kenaikan BBM             atas alasan yang cenderung dipaksakan. Semisal, "Tolak Kenaikan BBM, dengan menasionalisasi Pengelolaan Pertambangan energi di dalam Negeri". Ketidaksepakatan saya karena ada beberapa pertanyaan yang muncul terkait dengan persoalan tersebut, antara lain :</p>
<p><em>Pertama,</em> Persoalan  Nasionalisasi pengelolaan bukan persoalan menggusur pedagang kaki lima di pasar (yang selama ini pemerintah jago melakukannya). Ini ada kaitannya dengan pemerintahan sebelumnya. Sudah ditandatangani apa kita mau dikatakan bangsa yang tidak bisa di "cekel cangkeme" (tidak bisa dipegang mulutnya, orang jawa bilang).  Meski kita sudah terkenal dengan bangsa yang memiliki budaya korup.</p>
<p><em>kedua,</em> Jika memang benar itu direalisasikan, apa iya    nasionalisasi  yang dilakukan mampu  mendukung pengupayaan perbaikan kesejahteraan masyarakat?. Kok saya agak pesimis, jika melihat pengelolaan pertamina hingga sekarang ini. Jangan-jangan muncul masalah baru lagi privaitisasi tersebut. Tambah runyam bangsa ini. Kalau dulu dirampok oleh bangsa asing, sekarang dijarah oleh bangsa sendiri.</p>
<p><em>ketiga, </em>dimanakah hubungan  langsung antara  menasionalisasi dengan fluktuasi harga BBM?. Menurut saya  banyak asumsi yang harus ada dalam mengaitkan kedua variable tersebut.  Tidak serta merta variable satu mempengaruhi variable yang lain. Aneh jika tuntutan itu di gabungkan dalam satu isu. Yang ingin saya katakan disini,  tuntutan tersebut harusnya sejak dulu di teriakkan, tidak gagap setelah bangsa ini menghadapi ketidakmampuan daya belinya terhadap BBM. Ternyata kita bangsa yang gagap dan sporadis.</p>
<p>Tetapi secara keseluruhan saya salut dengan perjuangan teman-teman mahasiswa diseluruh penjuru tanah air. Kita tetap harus mengedepankan kepentingan masyarakat, diatas kepentingan kelompok / golongan. Eksistensi penggeber kepentingan dan aspirasi masyarakat yang murni harus tetap dijaga. Meski kadang compang-camping dan sepenggal-sepenggal.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[En pussig skrue]]></title>
<link>http://svnlsenetter.wordpress.com/?p=921</link>
<pubDate>Tue, 13 May 2008 15:10:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>Anders</dc:creator>
<guid>http://svnlsenetter.id.wordpress.com/2008/05/13/en-pussig-skrue/</guid>
<description><![CDATA[
Kommentar unødvendig. Forhåpentligvis.
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/tRj-S-Ktm5Y'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/tRj-S-Ktm5Y&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
<p>Kommentar unødvendig. Forhåpentligvis.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Keprihatinan Mendalam Untuk LK-FTI]]></title>
<link>http://latuperissamedia.wordpress.com/?p=23</link>
<pubDate>Mon, 05 May 2008 10:08:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudylatuperissa</dc:creator>
<guid>http://latuperissamedia.id.wordpress.com/2008/05/05/keprihatinan-mendalam-untuk-lk-fti/</guid>
<description><![CDATA[Minggu, 4 Mei 2008, di selenggarakan kegiatan penyegaran sekaligus pengkaderan Lembaga Kemahasiswaan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu, 4 Mei 2008, di selenggarakan kegiatan penyegaran sekaligus pengkaderan Lembaga Kemahasiswaan, Fakultas Teknologi Informasi, UKSW. Pada kesempatan itu pula, saya diundang untuk memberikan sebuah topik materi untuk acara baik tersebut. Saya menganggap baik, karena dalam pikiran ini terbersit harapan bahwa keberadaan Lembaga Kemahasiswaan (LK) dapat menjadi wadah yang representative untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan mahasiswa dalam konteks pengelolaan organisasi.</p>
<p>Menjawab surat undangan tersebut, saya meluangkan waktu, <!--more-->menyiapkan segala sesuatu sebaik mungkin,  agar kehadiran saya mendatangkan manfaat  bagi seluruh peserta kegiatan. Materi saya siapkan sekaligus dengan strategi penyampaian materi tersebut saya tata sedemikian rupa. Berdasarkan info awal yang saya peroleh mengenai profil dan jumlah peserta, maka untuk lebih mendaratkan materi dengan baik kepeserta, saya menyiapkan beberapa simulasi yang diakhiri dengan diskusi. Itu rencana saya.</p>
<p>Rencana tinggal rencana. Sedikit kaget juga saat waktunya tiba saya harus menyampaikan materi. Semua tidak sesuai dengan info yang saya peroleh. Klarifikasi kepada panitia coba saya lakukan untuk mengetahui mengapa kegiatan tidak sesuai dengan rencana semula. Kesimpulan saya, tidak untuk melebih-lebihkan gambaran situasi, saya menilai kegiatan "penyegaran" bagi para fungsionaris lembaga dan "pembekalan bagi para kader lembaga dipandang hanya sebelah mata. Acara mulia ini ditinggalkan begitu saja oleh peserta, karena alasan tertentu. Dan saya kira tidak terlalu penting atau masih ada orang lain yang bisa mengerjakannya. Hal inilah yang membuat saya gusar.</p>
<p>Jika demikian adanya, dapat saya gambarkan kinerja dari lembaga. Hampir disetiap organisasi, pengetahuan dan pemahaman dasar mengenai organisasi oleh sumber daya manusia organisasi itu sendiriadalah sesuatu yang penting dan tidak bisa diabaikan. Terlebih lagi bagi kinerja dan tata kelola organisasi oleh seluruh komponen organisasi. Dengan demikian, jika kegiatan semacam reorientasi atau pembekalan, ataupun lainnya, diabaikan begitu saja, dapat kita tebak bahwa lembaga kemahasiswaan akan mengalami disfungsi, sebagai akibat nihilnya pengetahuan terhadap lembaga. Selanjutnya akan bermuara kepada matinya lembaga kemasiswaan sebagai "student goverment". Semoga saja saya salah!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Avedøreværket]]></title>
<link>http://krystall.wordpress.com/?p=17</link>
<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 17:00:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>krystall</dc:creator>
<guid>http://krystall.id.wordpress.com/2008/04/30/aved%c3%b8rev%c3%a6rket/</guid>
<description><![CDATA[Greenpeace-aktivister vil overrække banner til DONG
&#8220;Aktivisterne har fået afleveret et mege]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Artikel" href="http://www.greenpeace.org/denmark/press/pressemeddelelser/greenpeace-aktivister-vil-over">Greenpeace-aktivister vil overrække banner til DONG</a></p>
<blockquote><p>"Aktivisterne har fået afleveret et meget vigtigt budskab til regeringen og DONG om at bevare Avedøre2 kul-frit. Nu må politikerne bag lovforslaget om ophævelse af kulstoppet på Avedøre2 tage budskabet til sig og komme på bedre tanker. De ansvarlige politikere skal ikke tro, at presset på dem nu er væk, tværtimod, " siger Tarjei Halland, klima- og energimedarbejder, Greenpeace.</p></blockquote>
<p><a title="Artikel" href="http://www.greenpeace.org/denmark/press/pressemeddelelser/greenpeace-aktivister-losladt">Greenpeace-aktivister løsladt uden for Avedøreværkets område</a></p>
<blockquote><p>Siden mandag morgen kl. ca. 6.30 har aktivisterne protesteret imod DONG's og regeringens planer om at begynde at fyre med kul på det ellers kul-frie Avedøre2.</p>
<p>Aktivisternes opfordring til DONG er således også, at Avedøre2 skal bevares kul-frit, så DONG, Danmark og danskerne fortsat kan være stolte af kraftværksblokken i stedet for at skulle skamme sig over endnu et dansk kraftværk fyret med det stærkt klimabelastende brændsel kul.</p></blockquote>
<p><a title="Skriv til DONG" href="http://www.greenpeace.org/denmark/get-involved/skriv-til-dong"></a></p>
<p>Da vi nu har lært at vi skal tage hensyn til vores klima<br />
- ligger kul på ingen måde i nærheden af den klogeste løsning, tværtimod.</p>
<p>Gør en forskel, <a title="Skriv til DONG" href="http://www.greenpeace.org/denmark/get-involved/skriv-til-dong">Protester imod DONGs kul-planer</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hva driver du med, David Rovics?]]></title>
<link>http://svnlsenetter.wordpress.com/?p=852</link>
<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 13:48:41 +0000</pubDate>
<dc:creator>Anders</dc:creator>
<guid>http://svnlsenetter.id.wordpress.com/2008/04/24/hva-driver-du-med-david-rovics/</guid>
<description><![CDATA[Jeg liker musikken til David Rovics. Der stopper det. Garantert. 
***
John Doraemi, Crimes of the St]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Jeg liker musikken til David Rovics. Der stopper det. Garantert. </p>
<p>***</p>
<p><em>John Doraemi</em>, <a href="http://crimesofthestate.blogspot.com/">Crimes of the State</a>:  <a href="http://crimesofthestate.blogspot.com/2008/04/commondreams-common-blunders-attacking.html">CommonDreams / Common Blunders: Attacking the 9/11 Dissenters</a></p>
<blockquote><p>Rovics' peeve is that a heckler at his anti-war singing performance was rude and belligerent. The poor behavior consisted of shouting from, "<em>a red-faced white man with an ominous hand-written sign reading, '9/11 was a lie.</em>'” Rovics doesn't go into any detail upon what preceded this man's shouting fit (something Rovics may have said on the p.a. system?), but Rovics does take it upon himself to smear everyone seeking the truth of 9/11 because of a few such individuals.</p>
<p>If the same tactic -- the same <em>standard</em> -- is employed against the "anti-war movement," because of the negative behavior of a few individuals... perhaps Rovics could understand his error. Perhaps not.</p>
<p>So, Rovics feels attacked by the "<em>9/11 Truth Movement</em>," and so he feels justified in attacking back, and <em>CommonDreams</em> feels justified in printing his attack. Why? I don't know.</p>
<p>(...)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[James Ridgeway / Mother Jones: Cops and Former Secret Service Agents Ran Black Ops on Green Groups]]></title>
<link>http://svnlsenetter.wordpress.com/?p=801</link>
<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 01:31:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Anders</dc:creator>
<guid>http://svnlsenetter.id.wordpress.com/2008/04/13/james-ridgeway-mother-jones-cops-and-former-secret-service-agents-ran-black-ops-on-green-groups/</guid>
<description><![CDATA[Skremmende interessant og dessverre bekreftende artikkel. Miljøkamp, lissom &#8230;
***
James Ridge]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Skremmende interessant og dessverre bekreftende artikkel. Miljøkamp, lissom ...</p>
<p>***</p>
<p><em>James Ridgeway</em>, <a href="http://www.motherjones.com/">Mother Jones</a>: <a href="http://www.motherjones.com/news/feature/2008/04/firm-spied-on-environmental-groups.html">Cops and Former Secret Service Agents Ran Black Ops on Green Groups</a></p>
<ol>
<a href='http://svnlsenetter.files.wordpress.com/2008/04/green-targets250x2001.jpg'><img src="http://svnlsenetter.wordpress.com/files/2008/04/green-targets250x2001.jpg" alt="" width="250" height="200" class="alignleft size-medium wp-image-803" /></a><br />
Meet the private security firm that spied on Greenpeace and other environmental outfits for corporate clients. A tale of intrigue, infiltration, and dumpster-diving.</p>
<p><strong><br />
By James Ridgeway<br />
Additional reporting by David Corn, Jennifer Wedekind, Daniel Schulman, and Nick Baumann</strong></p>
<p>April 11, 2008</p>
<p>A private security company organized and managed by former Secret Service officers spied on Greenpeace and other environmental organizations from the late 1990s through at least 2000, pilfering documents from trash bins, attempting to plant undercover operatives within groups, casing offices, collecting phone records of activists, and penetrating confidential meetings. According to <a href="http://www.motherjones.com/news/feature/2008/04/082098-Operative-Briefing.pdf">company documents</a> provided to Mother Jones by a former investor in the firm, this security outfit collected confidential internal records—donor lists, detailed financial statements, the Social Security numbers of staff members, strategy memos—from these organizations and produced intelligence reports for public relations firms and major corporations involved in environmental controversies. . . . </ol>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kjønnsnøytral ekteskapslov]]></title>
<link>http://framandkar.wordpress.com/?p=47</link>
<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 02:54:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>Tarald</dc:creator>
<guid>http://framandkar.id.wordpress.com/2008/04/09/kj%c3%b8nnsn%c3%b8ytral-ekteskapslov/</guid>
<description><![CDATA[Helt forferdelig, ikke sant? Bare se her:

]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Helt forferdelig, ikke sant? Bare se her:</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/v1D8bO-qvzI'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/v1D8bO-qvzI&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA["Kalau Bukan Orang Pahang Yang Tolong Pahang, Siapa Lagi?"]]></title>
<link>http://raub2kuantan.wordpress.com/?p=56</link>
<pubDate>Sat, 12 Apr 2008 04:39:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hisyam</dc:creator>
<guid>http://raub2kuantan.id.wordpress.com/2008/04/12/menteri-belia-dan-sukan-temui-pertubuhan-belia-dan-sukan-pahang/</guid>
<description><![CDATA[KUANTAN, 11 April - Pada petang ini saya berkesempatan menghadiri satu majlis ramah mesra di antara ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">KUANTAN, 11 April - Pada petang ini saya berkesempatan menghadiri satu majlis ramah mesra di antara Menteri Belia dan Sukan yang baru, YB. Dato' Ismail Sabri Yaakob dengan pimpinan pertubuhan belia dan sukan negeri Pahang. Majlis yang dinamakan Lawatan Rasmi Menteri Belia dan Sukan ini telah diadakan pada 11 April 2008 jam 4.00 petang bertempat di Dewan Ballroom Hotel MS Garden.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara peribadi saya ingin mengucapkan TAHNIAH kepada beliau kerana telah diberikan kepercayaan oleh YAB Perdana Menteri. Juga ucapan TAKZIAH kepada beliau kerana sesungguhnya tugas dan amanah kepimpinan ini adalah sangat berat dan akan dipersoalkan di hari akhirat kelak.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://raub2kuantan.wordpress.com/files/2008/05/mbs.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-57" src="http://raub2kuantan.wordpress.com/files/2008/05/mbs.jpg" alt="" width="459" height="654" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Selaku salah satu badan gabungan Majlis Belia Negeri (MBN) Pahang, ABIM Pahang juga turut diundang untuk hadir ke majlis ini. Selain saya, rakan-rakan yang turut hadir ialah Amidi, Anderil, Kak Hasni, Mahadi, Salleh, Idahar, Hasfizam, Abu Qassim, Safuan dan beberapa lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Semasa saya sudah menghampiri Hotel MS Garden, Amidi menelefon bertanyakan lokasi saya ketika itu. Saya menjawab sedang mencari parking. Ruang letak kereta MS Garden sudah 'full house'. Lantas Amidi berkata, "Tak payah tergesa-gesa, majlis hanya akan bermula jam 4.00 petang nanti". Saya terkejut sedikit dan bertanya bukankah dalam surat jemputan waktunya adalah jam 3.00 petang? Lantas Amidi membalas, "Dalam perjumpaan dengan YDP-YDP Badan Gabungan pagi tadi, Menteri ada sebut majlis ramah mesra tu jam 4.00petang".</p>
<p style="text-align:justify;">Rupa-rupanya memang betul. Sebaik sahaja saya keluar dari Megamall (kerana terpaksa parking di atas Megamall) dan berjumpa Hasanin di situ, kelihatan pimpinan-pimpinan belia berpusu-pusu menghala keluar daripada MS Garden. Mungkin pergi membasahkan tekak dengan minum petang sambil-sambil berbincang tentang soalan yang hendak ditanya kepada YB Menteri. Atau juga mungkin pergi meninjau-ninjau barang-barang komputer di PC Fair.</p>
<p style="text-align:justify;">Tentatif jam 3.00 petang adalah sesi khas YB. Menteri bersama pegawai-pegawai belia di peringkat jabatan negeri dan pejabat-pejabat belia di daerah-daerah. Apalah agaknya yang disampaikan oleh YB. Menteri kepada pegawai-pegawainya di negeri Pahang ini?? Mungkin ada amanat penting, wallahua'lam. Atau ada gagasan-gagasan baru yang hendak diterapkan di peringkat pegawai-pegawai selalu menteri yang baru.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam ucapannya semasa sesi bersama pimpinan pertubuhan belia dan sukan, YB. Menteri telah menyatakan hasratnya untuk mengkaji semula Dasar Belia Negara supaya lebih sesuai dengan keperluan semasa. Selain itu, beliau juga menggesa pertubuhan belia menganjurkan program-program yang bermanafaat kepada belia di negeri Pahang.</p>
<p style="text-align:justify;">Beliau turut mencuri tumpuan hadirin apabila dengan selambanya berkata, "kalau orang Pahang tak tolong orang Pahang, siapa lagi nak tolong?" yang sudah tentu membawa maksud kedudukannya sebagai Menteri Belia dan Sukan akan dimanfaatkan untuk memperkasa aktiviti belia di negeri Pahang. Pahang akan dijadikan prioriti utama jika ada program-program KBS di peringkat kebangsaan. Malah lawatan beliau pada hari ini adalah lawatan kedua selepas dilantik sebagai menteri. Selain itu, pertemuan dengan MBN Pahang adalah pertemuan yang pertama dengan pertubuhan belia sebagi bukti keutamaan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita doakan semoga YB. Dato' Ismail Sabri Yaakob dapat menunaikan amanah tugas dengan baik. Pada saya bukan mudah untuk mengepalai sebuah kementerian yang bersangkut paut dengan belia dan generasi muda. Apatah lagi dengan landskap politik negara pasca PRU12 yang terang-terang melabelkan pengundi muda mengundi mengikut perasaan dan terpedaya dengan hasutan-hasutan yang membanjiri laman web dan blog. Kepada YB Menteri, diucapkan "Selamat Bertugas".</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bantah 'Fitna', NGO Islam Pahang Seru Boikot Produk Belanda]]></title>
<link>http://raub2kuantan.wordpress.com/?p=43</link>
<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 02:48:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hisyam</dc:creator>
<guid>http://raub2kuantan.id.wordpress.com/2008/04/11/bantah-fitna-ngo-islam-pahang-seru-boikot-produk-belanda/</guid>
<description><![CDATA[KUANTAN, 10 Apr - Terdorong oleh kebangkitan umat Islam seluruh dunia yang marah dengan penerbitan f]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">KUANTAN, 10 Apr - Terdorong oleh kebangkitan umat Islam seluruh dunia yang marah dengan penerbitan filem pendek bertajuk 'Fitna', Badan-Badan Bukan Kerajaan (NGO) Islam negeri Pahang turut menyatakan solidariti mereka. Perkara ini terbukti selepas satu sidang media diadakan pada pagi tadi.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://raub2kuantan.files.wordpress.com/2008/05/boikot-belanda.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://raub2kuantan.wordpress.com/files/2008/05/boikot-belanda.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-45" src="http://raub2kuantan.wordpress.com/files/2008/05/boikot-belanda.jpg" alt="" width="448" height="244" /></a><span style="color:#333399;">Wakil-wakil NGO mempamerkan logo-logo barangan Belanda yang akan diboikot</span></p>
<p style="text-align:justify;">NGO-NGO Islam Negeri Pahang tersebut terdiri daripada 11 pertubuhan iaitu Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) Pahang, Badan Nadwah Islamiah Pahang (NADWAH), Jamaah Islah Malaysia (JIM) Pahang, Wadah Pencerdasan Ummat (WADAH) Pahang, Ikatan Pengkajian Islam Pahang (IKATAN), Majlis Kebajikan India Muslim Pahang (MKIMP) dan Persatuan Cina Muslim Malaysia (MACMA) Pahang.</p>
<p style="text-align:justify;">Turut terlibat juga adalah Gabungan Pelajar Melayu Semenanjung (GPMS) Pahang, Yayasan Amal Malaysia Pahang, Puteri Islam Pahang dan Pertubuhan Kebajikan Islam Malaysia (PERKIM) Pahang. Turut hadir adalah wakil Majlis Perwakilan Pelajar UIAM Kampus Pahang.</p>
<p><a href="http://raub2kuantan.wordpress.com/files/2008/05/boikot_comp.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-60" src="http://raub2kuantan.wordpress.com/files/2008/05/boikot_comp.jpg" alt="" width="460" height="862" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://raub2kuantan.files.wordpress.com/2008/05/boikot_comp.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#333399;">Keratan akhbar Sinar Harian 13 April 2008 </span></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut jurucakap gabungan NGO ini, Ustaz Badrul Huzaini yang juga merupakan Presiden NADWAH, usaha bantahan terhadap filem Fitna ini merupakan langkah terbaik yang perlu dilakukan. Masyarakat Islam di negeri Pahang juga diseru supaya memberikan sokongan dengan memboikot barang-barang yang dikeluarkan oleh negara Belanda.</p>
<p style="text-align:justify;">Langkah kedua yang akan dilakukan adalah dengan turun ke lapangan berjumpa dengan masyarakat umum secara terus bagi mengedarkan risalah yang menyenaraikan logo-logo barangan buatan negara Belanda. Kempen ini akan dilakukan pada 10 dan 11 April bertempat di pasaraya-pasaraya utama di daerah Kuantan. ABIM Pahang akan turun ke pasaraya Tunas Manja Jalan Beserah dan pasaraya Giant pada 11 April untuk tujuan penyebaran risalah ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://raub2kuantan.files.wordpress.com/2008/05/boikot2-comp.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-50" src="http://raub2kuantan.wordpress.com/files/2008/05/boikot2-comp.jpg" alt="" width="460" height="987" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#333399;">Keratan Akhbar Utusan Malaysia Sisipan Timur pada 11 April 2008</span></p>
<p style="text-align:justify;">Langkah ketiga yang telah disepakati bersama adalah usaha advokasi dengan menulis surat kepada kerajaan negeri. Surat ini bertujuan untuk meminta kerajaan negeri supaya mengarahkan penggunaan petrol untuk semua kenderaan rasmi kerajaan negeri hanya menggunakan petrol dan desel Petronas sahaja. Ini bagi memastikan tiada kenderaan rasmi yang menggunakan petrol jenama Shell yang mempunyai hubung kait dengan negara Belanda.</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
